BAZNAS Dampingi Bupati Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir, Pastikan Penanganan Cepat
24/01/2026 | Penulis: Admin
BAZNAS dampingi Bupati tinjau lokasi bencana banjir bandang
Purbalingga — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga mendampingi Bupati Purbalingga melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (25/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi, sekaligus melihat secara langsung kondisi warga serta dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Bencana banjir dan tanah longsor tersebut terjadi pada Jum’at, 23 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah lereng Gunung Slamet. Berdasarkan pantauan visual pada pagi hari, ditemukan empat titik longsor yang menyebabkan aliran material kayu dan bebatuan terbawa banjir bandang ke sejumlah desa.
Lokasi terdampak berada di Desa Kutabawa dan Desa Serang, Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu dan Desa Lambur, Kecamatan Mrebet. Dampak paling signifikan terjadi di Desa Serang, dengan total 48 rumah rusak berat atau tertimbun, 265 jiwa mengungsi, serta sekitar 150 hektare lahan pertanian terdampak. Selain itu, beberapa dusun mengalami keterisolasian akibat dua akses jalan kabupaten dan sejumlah jembatan yang terputus.
Sementara itu, di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, tercatat 78 rumah terdampak, 3 rumah rusak berat, 2 jembatan putus, serta 105 jiwa mengungsi. Banjir bandang juga menyebabkan 12 unit kendaraan hanyut, lahan pertanian jagung terdampak, serta 30 ekor kambing terbawa arus. Di Desa Kutabawa, bencana mengakibatkan 29 rumah rusak ringan, sekitar 50 hektare lahan pertanian gagal panen, hilangnya 1.000 sak pupuk dan alat pertanian, serta akses jalan kabupaten tertutup material longsor sepanjang kurang lebih 12 meter.
Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan pendataan langsung, meninjau kondisi pengungsi, serta memastikan kebutuhan darurat seperti logistik, layanan kesehatan, dan akses evakuasi segera terpenuhi. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Dalam peristiwa ini, tercatat satu korban luka berat serta satu korban meninggal dunia, yakni Solehah (Si Sol), warga Desa Serang, yang telah dimakamkan di Desa Serayu Larangan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan duka cita mendalam serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian bagi para penyintas.
BAZNAS akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, relawan, dan masyarakat luas guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta membantu warga terdampak untuk bangkit dan pulih secara bertahap.
Berita Lainnya
BAZNAS Terima Bantuan Kemanusiaan dari Alumni Haji 2025 untuk Warga Terdampak Bencana di Purbalingga
BAZNAS Purbalingga Laksanakan BAZNAS Sambang Mustahik ke-3 di Desa Tlahab Lor dalam Rangka HUT BAZNAS ke-25
BAZNAS Purbalingga Berikan Penghargaan kepada UPZ Terbaik, Mitra Kerja, dan Pendamping Zaprod Teladan dalam Rangka HUT BAZNAS
Kolaborasi Pemda dan BAZNAS, Bantuan Rp250 Juta Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatra
Zakat Menguatkan Indonesia, BAZNAS Purbalingga Fasilitasi Khitan Massal Gratis
BAZNAS Purbalingga Laksanakan Latihan Dasar Kelompok Program ZMart

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
