WhatsApp Icon
KOLABORASI BAZNAS DAN ALFAMIDI, 150 PAKET RAMADAN DISALURKAN DI PURBALINGGA

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS kembali menghadirkan program sosial bertajuk “Ramadan Bahagia” melalui kolaborasi bersama Alfamidi. Sebanyak 150 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pekerja rentan, penyandang disabilitas, serta para guru ngaji yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok yang kerap luput dari perhatian, sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan. Paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok selama Ramadan, sehingga para penerima manfaat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran besar dalam membangun solidaritas sosial. Melalui zakat yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran, kebahagiaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Para penerima manfaat pun menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Bagi para guru ngaji, perhatian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda. Sementara bagi pekerja rentan dan penyandang disabilitas, bantuan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dan tetap mendapat dukungan dari masyarakat luas.

Melalui momentum Ramadan, masyarakat diajak untuk semakin meningkatkan kepedulian dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki dampak besar dalam membantu sesama, memperkuat ekonomi umat, serta menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berzakat, sehingga lebih banyak lagi program kebaikan yang dapat diwujudkan dan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

18/03/2026 | Kontributor: Admin
Keceriaan Siswa TK Kemala Bhayangkari Purbalingga Saat Menunaikan Zakat Fitrah dan Infak di Sekolah

Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di TK Kemala Bhayangkari Purbalingga pada Senin (9/3/2026). Para siswa-siswi TK dengan antusias mengikuti kegiatan pembayaran zakat fitrah dan infak yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga yang hadir langsung ke sekolah.

Sejak pagi, anak-anak sudah berkumpul dengan wajah ceria. Mereka membawa beras zakat fitrah serta uang infak yang telah disiapkan dari rumah bersama orang tua. Dengan didampingi para guru, satu per satu siswa maju ke depan untuk menyerahkan zakat fitrah dan infak kepada petugas BAZNAS.

Tingkah polos anak-anak menambah suasana semakin hangat. Ada yang dengan bangga menunjukkan kantong beras yang dibawanya, ada pula yang dengan hati-hati menyerahkan amplop infak sambil tersenyum malu. Beberapa anak bahkan terlihat sangat bersemangat ketika namanya dipanggil untuk maju ke depan.

Para guru juga memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang makna berbagi dan kepedulian kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan sederhana ini, anak-anak belajar bahwa sebagian rezeki yang mereka miliki dapat membantu orang lain yang membutuhkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter sejak dini. Dengan suasana penuh tawa dan keceriaan, para siswa belajar bahwa berinfak dan menunaikan zakat fitrah merupakan bagian dari kebaikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja.

Melalui kegiatan edukatif ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi dapat tertanam dalam diri anak-anak sejak usia dini, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap sesama.

 

18/03/2026 | Kontributor: Admin
Gerakan Cinta Zakat di Pendopo Dipokusumo, Himpun Dana ZIS Lebih dari Rp36 Juta

Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menguatkan semangat kepedulian dan kebersamaan melalui Gerakan Cinta Zakat yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Perumda, serta para pengusaha di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di Pendopo Dipokusumo Purbalingga.

Gerakan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ASN dan pelaku usaha, dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperluas kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Dana yang dihimpun dalam kegiatan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga untuk kemudian dikelola dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dari kegiatan Gerakan Cinta Zakat tersebut, berhasil dihimpun dana dengan rincian sebagai berikut: zakat sebesar Rp24.206.506, infak Rp5.624.450, sedekah Rp5.267.600, serta zakat fitrah Rp1.812.156. Dengan demikian, total dana yang terkumpul mencapai Rp36.910.712.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga, Drs. Suroto, M.Si, serta unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Dalam sambutannya, Suroto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Gerakan Cinta Zakat. Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Gerakan Cinta Zakat ini, kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya ASN, Perumda, dan para pengusaha di Kabupaten Purbalingga untuk menunaikan zakat semakin meningkat. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Suroto.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

Menurutnya, BAZNAS berkomitmen untuk mengelola dana ZIS secara amanah, transparan, dan profesional sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun ini akan kami kelola dan salurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. Kami berharap Gerakan Cinta Zakat ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” tutur Sudijanto.

Melalui Gerakan Cinta Zakat ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sehingga zakat dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan umat.

16/03/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Salurkan 500 Kg Beras Fidyah untuk Warga Miskin di Purbalingga

Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan beras fidyah sebanyak 500 kilogram kepada warga miskin di berbagai wilayah Purbalingga pada Selasa, (10/3/2026). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menyalurkan amanah fidyah dari orang – orang yang membayar fiyah.

Salah satu lokasi penyaluran berada di lingkungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Sebanyak 90 kilogram beras fidyah didistribusikan kepada 30 warga miskin yang membutuhkan. Penyaluran ini dilaksanakan bersama pengurus UPZ Desa Karangnangka agar bantuan dapat tepat sasaran.

Salah satu penerima manfaat adalah Gimin, seorang penyandang ODKB (Orang dengan Kecacatan Berat). Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Meski memiliki keterbatasan fisik, Gimin tetap menjalankan ibadah puasa secara penuh selama bulan Ramadan.

Bendahara UPZ Desa Karangnangka, Kadiyono, menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah menyalurkan beras fidyah kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan,” ujarnya.

Melalui program ini, BAZNAS berharap penyaluran fidyah dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu serta memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

12/03/2026 | Kontributor: Admin
Menag RI Serahkan SK Presiden kepada Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026-2031. Prosesi penyerahan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

?Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang baru untuk lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menyatakan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan ini agar roda organisasi BAZNAS dapat segera berjalan optimal.

?"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS," jelas Nasaruddin Umar.

?"Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun," tambahnya.

?Dia menekankan, pengurus BAZNAS selaku amil harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam penetapan ashnaf atau golongan penerima zakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas, tanpa interpretasi kiasan. Adapun kebutuhan sosial lainnya dapat diakomodasi melalui instrumen sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, serta sumber dana keumatan lainnya.

?Nasaruddin Umar turut berpesan agar pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang terpilih memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas lembaga demi mengangkat martabat bangsa di mata dunia.

?"Mari kita jadi juru bicara yang baik bagi bangsa dan negara. Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya," ujarnya.

Berikut ini nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS Periode 2026-2031: 

1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.

2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.

3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.

4. Saidah Sakwan, M.A.

5. H. Ending Syarifuddin, M.E

6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI

7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.

8. Hj. Neyla Saida Anwar

9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag

10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si

11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M..

10/03/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

KOLABORASI BAZNAS DAN ALFAMIDI, 150 PAKET RAMADAN DISALURKAN DI PURBALINGGA
KOLABORASI BAZNAS DAN ALFAMIDI, 150 PAKET RAMADAN DISALURKAN DI PURBALINGGA
Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS kembali menghadirkan program sosial bertajuk “Ramadan Bahagia” melalui kolaborasi bersama Alfamidi. Sebanyak 150 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pekerja rentan, penyandang disabilitas, serta para guru ngaji yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok yang kerap luput dari perhatian, sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan. Paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok selama Ramadan, sehingga para penerima manfaat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk. Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran besar dalam membangun solidaritas sosial. Melalui zakat yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran, kebahagiaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan. Para penerima manfaat pun menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Bagi para guru ngaji, perhatian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda. Sementara bagi pekerja rentan dan penyandang disabilitas, bantuan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dan tetap mendapat dukungan dari masyarakat luas. Melalui momentum Ramadan, masyarakat diajak untuk semakin meningkatkan kepedulian dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki dampak besar dalam membantu sesama, memperkuat ekonomi umat, serta menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil dan sejahtera. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berzakat, sehingga lebih banyak lagi program kebaikan yang dapat diwujudkan dan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
BERITA18/03/2026 | Admin
Keceriaan Siswa TK Kemala Bhayangkari Purbalingga Saat Menunaikan Zakat Fitrah dan Infak di Sekolah
Keceriaan Siswa TK Kemala Bhayangkari Purbalingga Saat Menunaikan Zakat Fitrah dan Infak di Sekolah
Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di TK Kemala Bhayangkari Purbalingga pada Senin (9/3/2026). Para siswa-siswi TK dengan antusias mengikuti kegiatan pembayaran zakat fitrah dan infak yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga yang hadir langsung ke sekolah. Sejak pagi, anak-anak sudah berkumpul dengan wajah ceria. Mereka membawa beras zakat fitrah serta uang infak yang telah disiapkan dari rumah bersama orang tua. Dengan didampingi para guru, satu per satu siswa maju ke depan untuk menyerahkan zakat fitrah dan infak kepada petugas BAZNAS. Tingkah polos anak-anak menambah suasana semakin hangat. Ada yang dengan bangga menunjukkan kantong beras yang dibawanya, ada pula yang dengan hati-hati menyerahkan amplop infak sambil tersenyum malu. Beberapa anak bahkan terlihat sangat bersemangat ketika namanya dipanggil untuk maju ke depan. Para guru juga memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang makna berbagi dan kepedulian kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan sederhana ini, anak-anak belajar bahwa sebagian rezeki yang mereka miliki dapat membantu orang lain yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter sejak dini. Dengan suasana penuh tawa dan keceriaan, para siswa belajar bahwa berinfak dan menunaikan zakat fitrah merupakan bagian dari kebaikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Melalui kegiatan edukatif ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi dapat tertanam dalam diri anak-anak sejak usia dini, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap sesama.
BERITA18/03/2026 | Admin
Gerakan Cinta Zakat di Pendopo Dipokusumo, Himpun Dana ZIS Lebih dari Rp36 Juta
Gerakan Cinta Zakat di Pendopo Dipokusumo, Himpun Dana ZIS Lebih dari Rp36 Juta
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menguatkan semangat kepedulian dan kebersamaan melalui Gerakan Cinta Zakat yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Perumda, serta para pengusaha di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di Pendopo Dipokusumo Purbalingga. Gerakan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ASN dan pelaku usaha, dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperluas kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Dana yang dihimpun dalam kegiatan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga untuk kemudian dikelola dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari kegiatan Gerakan Cinta Zakat tersebut, berhasil dihimpun dana dengan rincian sebagai berikut: zakat sebesar Rp24.206.506, infak Rp5.624.450, sedekah Rp5.267.600, serta zakat fitrah Rp1.812.156. Dengan demikian, total dana yang terkumpul mencapai Rp36.910.712. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga, Drs. Suroto, M.Si, serta unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Dalam sambutannya, Suroto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Gerakan Cinta Zakat. Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui Gerakan Cinta Zakat ini, kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya ASN, Perumda, dan para pengusaha di Kabupaten Purbalingga untuk menunaikan zakat semakin meningkat. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Suroto. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Menurutnya, BAZNAS berkomitmen untuk mengelola dana ZIS secara amanah, transparan, dan profesional sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. “Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun ini akan kami kelola dan salurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. Kami berharap Gerakan Cinta Zakat ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” tutur Sudijanto. Melalui Gerakan Cinta Zakat ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sehingga zakat dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan umat.
BERITA16/03/2026 | Admin
BAZNAS Salurkan 500 Kg Beras Fidyah untuk Warga Miskin di Purbalingga
BAZNAS Salurkan 500 Kg Beras Fidyah untuk Warga Miskin di Purbalingga
Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan beras fidyah sebanyak 500 kilogram kepada warga miskin di berbagai wilayah Purbalingga pada Selasa, (10/3/2026). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menyalurkan amanah fidyah dari orang – orang yang membayar fiyah. Salah satu lokasi penyaluran berada di lingkungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Sebanyak 90 kilogram beras fidyah didistribusikan kepada 30 warga miskin yang membutuhkan. Penyaluran ini dilaksanakan bersama pengurus UPZ Desa Karangnangka agar bantuan dapat tepat sasaran. Salah satu penerima manfaat adalah Gimin, seorang penyandang ODKB (Orang dengan Kecacatan Berat). Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Meski memiliki keterbatasan fisik, Gimin tetap menjalankan ibadah puasa secara penuh selama bulan Ramadan. Bendahara UPZ Desa Karangnangka, Kadiyono, menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah menyalurkan beras fidyah kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan,” ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS berharap penyaluran fidyah dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu serta memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Admin
Menag RI Serahkan SK Presiden kepada Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031
Menag RI Serahkan SK Presiden kepada Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026-2031. Prosesi penyerahan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). ?Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang baru untuk lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menyatakan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan ini agar roda organisasi BAZNAS dapat segera berjalan optimal. ?"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS," jelas Nasaruddin Umar. ?"Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun," tambahnya. ?Dia menekankan, pengurus BAZNAS selaku amil harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam penetapan ashnaf atau golongan penerima zakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas, tanpa interpretasi kiasan. Adapun kebutuhan sosial lainnya dapat diakomodasi melalui instrumen sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, serta sumber dana keumatan lainnya. ?Nasaruddin Umar turut berpesan agar pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang terpilih memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas lembaga demi mengangkat martabat bangsa di mata dunia. ?"Mari kita jadi juru bicara yang baik bagi bangsa dan negara. Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya," ujarnya. Berikut ini nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS Periode 2026-2031: 1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. 2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. 3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. 4. Saidah Sakwan, M.A. 5. H. Ending Syarifuddin, M.E 6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI 7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP. 8. Hj. Neyla Saida Anwar 9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag 10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si 11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M..
BERITA10/03/2026 | Admin
Kehangatan Ramadan di Rumah Sakit, BAZNAS Purbalingga Bagikan 400 Paket Hidangan untuk Penunggu Pasien
Kehangatan Ramadan di Rumah Sakit, BAZNAS Purbalingga Bagikan 400 Paket Hidangan untuk Penunggu Pasien
Suasana Ramadan yang penuh berkah juga dirasakan oleh para penunggu pasien di rumah sakit. Melalui kepedulian bersama, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan BPRS Buana Mitra Perwira, BJL Digital Printing, Kalika Properti, dan Percetakan Keluarga membagikan 400 Paket Hidangan Berkah Ramadan kepada para penunggu pasien di RSUD Panti Nugroho dan RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga. Di tengah rasa lelah dan cemas saat mendampingi keluarga yang sedang dirawat, paket hidangan ini diharapkan dapat menjadi penguat sekaligus pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Setidaknya, ada sedikit kehangatan yang bisa dirasakan saat waktu berbuka tiba. Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para penunggu pasien yang seringkali harus menghabiskan waktu berhari-hari di rumah sakit. Dengan adanya hidangan berbuka ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan sederhana di bulan suci Ramadan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mitra dan donatur, yaitu BPRS Buana Mitra Perwira, BJL Digital Printing, Kalika Properti, dan Percetakan Keluarga, yang telah ikut menghadirkan kebaikan bagi sesama. Melalui kebersamaan dan kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak kebaikan yang dapat ditebar, sehingga Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga bulan untuk saling menguatkan dan berbagi kepedulian kepada mereka yang sedang membutuhkan.
BERITA08/03/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Terima Dana ZIS dari OJK Purwokerto pada Puncak Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026
BAZNAS Purbalingga Terima Dana ZIS dari OJK Purwokerto pada Puncak Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026
BAZNAS Kabupaten Purbalingga menerima penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto sebesar Rp5.000.000 dalam kegiatan Puncak Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 yang digelar pada Sabtu (7/3/2026) di Taman Kota Usman Janatin, Purbalingga. Penyerahan dana ZIS tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala OJK Purwokerto, Haramain Biladi, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, di hadapan para pengunjung dan peserta kegiatan yang memeriahkan rangkaian acara Ramadan keuangan syariah tersebut. Bantuan ZIS ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen OJK Purwokerto dalam mendukung penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran. Melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dana tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk membantu mustahik dan mendukung berbagai program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh OJK Purwokerto. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Kegiatan Puncak Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 sendiri menjadi momentum untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat, sekaligus memperkuat semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Melalui sinergi berbagai pihak, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan dana sosial keagamaan secara amanah dan profesional.
BERITA07/03/2026 | Admin
Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Purbalingga, BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Bergerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang
Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Purbalingga, BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Bergerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang
Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada Rabu (04/03/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang menutup akses jalan serta menimpa rumah warga di beberapa titik terdampak. Adapun wilayah yang terdampak meliputi Desa Sumingkir dan Meri, Kecamatan Kutasari; Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara; Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari; Desa Pagerandong dan Lambur, Kecamatan Mrebet; serta area Terminal Bobotsari. Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat sempat terganggu karena akses jalan tertutup material pohon tumbang dan sebagian rumah warga mengalami kerusakan. Sebagai bentuk respon cepat, Tim BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga (BTB) bersama tim gabungan dari unsur relawan dan pemerintah setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap guna memastikan akses jalan kembali normal dan lingkungan sekitar aman bagi masyarakat. Komandan Lapangan BTB Purbalingga, Bayu Krisna, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. “Begitu mendapatkan informasi kejadian pada sore hari, tim langsung kami kerahkan ke beberapa titik terdampak. Prioritas kami adalah membuka akses jalan yang tertutup dan memastikan tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar berkat sinergi bersama tim gabungan dan partisipasi warga,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. BTB Purbalingga mengimbau warga agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi potensi bahaya di lingkungan sekitar. Melalui gerak cepat dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan penanganan dampak bencana ini dapat segera tuntas sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. BAZNAS terus berkomitmen hadir untuk memberikan pelayanan terbaik dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Purbalingga.
BERITA05/03/2026 | Admin
Mengabdi Lewat Tani: Terapkan Kurikulum Lumbung Pangan Baznas RI, Santri Al-Mushafiyyah Praktik Matun Bersama Petani Cilapar
Mengabdi Lewat Tani: Terapkan Kurikulum Lumbung Pangan Baznas RI, Santri Al-Mushafiyyah Praktik Matun Bersama Petani Cilapar
PURBALINGGA — Menginjak hari kedua pelaksanaan program Santri Memberdayakan Desa (SMD) Tahun 2026, Selasa (3/3/2026), teori pemberdayaan tak sekadar di atas kertas. Delegasi santri dari Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Mushafiyyah rela melepas peci sejenak dan turun langsung ke hamparan lumpur persawahan Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Bersama para petani setempat, para santri bahu-membahu melakukan matun (penyiangan gulma) pada lahan tanaman padi. Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari Kurikulum Tematik Lumbung Pangan (Komoditas Padi) yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, dengan tujuan mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di tingkat desa. Salah satu santri PPTQ Al-Mushafiyyah, Fatkhul Fahmi Zain, mengungkapkan bahwa turun ke sawah memberikan perspektif baru tentang betapa kompleksnya merawat tanaman padi hingga menjadi beras. "Hari ini kami belajar banyak hal yang tidak ada di buku. Kami berinteraksi langsung dengan para petani, merasakan panasnya matahari, dan mempraktikkan cara mencabut gulma yang benar. Ini adalah bentuk dakwah bil hal (tindakan nyata) kami dalam program SMD 2026," ujar Fahmi di sela-sela kegiatan matun, Selasa (3/3/2026). Edukasi Ekologi Ekosistem Sawah: Mengembalikan Gulma Menjadi Pupuk Dalam praktik matun tersebut, para santri tidak sekadar mencabut rumput liar, tetapi juga dibekali ilmu ekologi pertanian oleh para petani lokal. Gulma yang telah dicabut tidak dibuang ke pematang sawah, melainkan dibenamkan kembali ke dalam lumpur. Salah satu petani Desa Cilapar menjelaskan kepada para santri bahwa teknik membenamkan gulma ini memiliki dampak positif yang sangat signifikan bagi kesuburan tanah, asalkan gulma tersebut belum berbiji atau berkembang biak secara vegetatif. "Gulma yang kita cabut ini ibarat nutrisi yang kembali pulang. Ketika dibenamkan ke dalam lumpur, ia akan terurai menjadi sumber bahan organik yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kegemburan tanah sawah," jelas salah satu petani pendamping kepada para santri. Lebih lanjut, ia merinci manfaat ganda dari teknik tradisional tersebut kepada para peserta SMD 2026. "Selain itu, gulma ini berfungsi sebagai pupuk alami. Unsur hara yang tadinya direbut oleh gulma dari dalam tanah, akan dikembalikan lagi ketika gulma itu membusuk. Sisa-sisa gulma ini juga bertindak seperti mulsa alami yang menjaga kelembaban tanah di sekitar padi," tambahnya. Selain mempraktikkan penyiangan gulma, para santri juga mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai manajemen lahan sawah secara keseluruhan sesuai panduan Kurikulum Lumbung Pangan Baznas RI. Salah satu materi krusial yang dibahas adalah pentingnya pengolahan lahan tahap dua (secondary tillage). Feri Fadli, santri lainnya yang tergabung dalam tim, mencatat dengan saksama tahapan agrikultur yang dijelaskan oleh instruktur pendamping lapangan. "Ternyata proses menanam padi itu persiapannya sangat panjang. Kami diedukasi bahwa setelah tanah dibajak pada tahap pertama, wajib dilakukan pengolahan tahap dua. Tujuannya untuk menghaluskan bongkahan tanah hasil pembajakan dan mempersiapkan tempat tumbuh benih (seedbed) yang ideal," papar Feri. Ia juga menjelaskan tahapan teknis yang dipelajarinya hari ini, yang menjadi kunci keberhasilan panen di kemudian hari. "Tahapannya meliputi penggaruan (harrowing) untuk memecah tanah menjadi gumpalan kecil, lalu perataan (leveling) menggunakan papan perata agar efisiensi irigasi air merata di seluruh lahan. Pengolahan lahan yang baik ini akan menghasilkan tanah yang remah (tilth), sehingga perkecambahan benih dan pertumbuhan akar padi bisa maksimal," lanjut Feri dengan antusias. Melalui integrasi antara ilmu agama dari pesantren dan ilmu agrikultur dari program Baznas RI ini, diharapkan para santri PPTQ Al-Mushafiyyah tidak hanya menjadi agen perubahan spiritual, tetapi juga menjadi pelopor ketahanan ekonomi dan pangan yang mumpuni saat kembali ke masyarakat luas. Program SMD di Desa Cilapar ini masih akan terus berlangsung dengan berbagai agenda sosial dan edukasi hingga 13 Maret mendatang.
BERITA04/03/2026 | Admin
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga Serahkan Sedekah Pendidikan Rp114 Juta Melalui BAZNAS
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga Serahkan Sedekah Pendidikan Rp114 Juta Melalui BAZNAS
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga menyerahkan sedekah pendidikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga pada Senin (02/03/2026). Penyerahan dilaksanakan di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga dengan total sedekah sebesar Rp114.547.200. Penyerahan ini menjadi wujud komitmen dan kepedulian jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Purbalingga. Dana sedekah tersebut akan dikelola dan disalurkan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu, mendukung kebutuhan pendidikan, serta memperkuat akses pendidikan yang merata dan berkeadilan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sedekah pendidikan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan anak-anak di Purbalingga dapat terus bersekolah tanpa terkendala faktor ekonomi. “Melalui sedekah pendidikan ini, kami berharap dapat turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Purbalingga. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Ketika kita menguatkan pendidikan hari ini, kita sedang membangun masa depan daerah,” ungkap Heru. Ia juga menambahkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga sebelumnya telah bergerak cepat membantu siswa-siswa yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Karangreja dan Mrebet. Bantuan yang diberikan berupa pengadaan seragam sekolah bagi 121 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, serta 268 anak jenjang PAUD dan TK. “Anak-anak yang terdampak banjir tetap harus semangat belajar. Kami berupaya memastikan mereka tetap bisa kembali ke sekolah dengan perlengkapan yang layak,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan sinergi yang terus terjalin antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih atas amanah sedekah pendidikan ini. InsyaAllah dana sebesar Rp114.547.200 akan kami kelola secara transparan dan akuntabel serta disalurkan tepat sasaran untuk mendukung program pendidikan bagi siswa yang membutuhkan,” tutur Sudijanto. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS merupakan bentuk nyata gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak anak-anak Purbalingga yang terbantu, sehingga cita-cita mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan dapat terus diwujudkan bersama.
BERITA03/03/2026 | Admin
BAZNAS Salurkan 2,5 Ton Beras Zakat Fitrah
BAZNAS Salurkan 2,5 Ton Beras Zakat Fitrah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunaikan amanah umat dengan menyalurkan 2,5 ton beras zakat fitrah kepada Yayasan Al-Maghfirah Telajung. Penyaluran ini dilaksanakan sebagai bagian dari distribusi zakat fitrah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para mustahik di wilayah Telajung, Bekasi. Beras zakat fitrah yang disalurkan tersebut berasal dari hasil panen petani binaan BAZNAS yang tergabung dalam Gapoktan Citra Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Pengambilan beras dari petani binaan ini merupakan langkah strategis BAZNAS dalam memastikan zakat tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga memperkuat sektor pemberdayaan ekonomi umat. Melalui skema ini, zakat fitrah yang dihimpun dari para muzaki dikelola secara amanah dan profesional, kemudian disalurkan dalam bentuk beras berkualitas yang dibeli langsung dari hasil panen petani binaan. Dengan demikian, distribusi zakat menghadirkan manfaat ganda: meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar para mustahik. Penyaluran 2,5 ton beras ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan konsumsi para santri dan masyarakat prasejahtera yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Maghfirah Telajung, khususnya dalam momentum menjelang Idulfitri. BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak luas. Melalui program ini, BAZNAS menegaskan bahwa zakat bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi instrumen pemberdayaan yang menguatkan ketahanan pangan, mendukung petani binaan, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA02/03/2026 | Admin
Dari Gubug Rapuh Menjadi Rumah Penuh Berkah: Kisah Bapak Solihin Bersama Program RLHB BAZNAS
Dari Gubug Rapuh Menjadi Rumah Penuh Berkah: Kisah Bapak Solihin Bersama Program RLHB BAZNAS
Di sudut Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, berdiri sebuah rumah sederhana milik Bapak Solihin. Dindingnya dulu masih berupa papan dan material seadanya, bagian bawahnya lembap terkena cipratan tanah saat hujan turun. Atapnya tak sepenuhnya rapat, membuat angin malam bebas masuk. Di teras kecilnya, beliau kerap duduk menatap halaman, menjalani hari dengan penuh kesabaran meski harus bertahan dalam kondisi rumah yang jauh dari kata layak. Bapak Solihin adalah seorang warga prasejahtera yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang tidak mampu melindunginya secara maksimal dari panas dan dingin. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Melalui dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki dan disalurkan secara tepat sasaran, rumah Bapak Solihin kini telah berubah. Dinding yang kokoh, lantai yang lebih layak, serta bangunan yang lebih rapi dan kuat kini berdiri menggantikan gubug lamanya. Rumah barunya tampak hijau bersih, dengan jendela-jendela yang memberi cahaya dan harapan baru bagi penghuninya. Program RLHB bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan. Zakat yang dihimpun dan dikelola secara amanah telah menghadirkan perubahan nyata bagi ribuan keluarga, termasuk Bapak Solihin. Dari rumah yang sebelumnya rentan terhadap cuaca, kini menjadi tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan bermartabat. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Bapak Solihin tak lagi merasakan dinginnya angin malam menembus dinding rapuh rumahnya. Ia kini dapat beribadah dengan lebih tenang dan nyaman di rumah yang layak. Inilah bukti bahwa zakat, ketika disalurkan dengan tepat, mampu menghadirkan kehangatan, bukan hanya bagi bangunan, tetapi juga bagi hati dan kehidupan penerimanya.
BERITA02/03/2026 | Admin
Menebar Berkah Ramadan hingga Pelosok Desa, BAZNAS Santuni 36 Marbot di 18 Masjid
Menebar Berkah Ramadan hingga Pelosok Desa, BAZNAS Santuni 36 Marbot di 18 Masjid
Dalam rangka menyemarakkan Amaliyah Ramadan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan Tarling ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang dilaksanakan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat. Pada tahap awal, Tarling digelar di dua titik, yakni Masjid Nurul Iman Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu dan Masjid Al Muttaqin Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja. Di lokasi pertama, kegiatan dihadiri oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Tri Gunawan Setiadi selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan. Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, beserta jajaran. Sementara itu, pada lokasi kedua di Masjid Al Muttaqin Desa Tlahab Lor, kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Dimas Prasetyahani serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Purbalingga, KH Mashudi. Sebagai bentuk kepedulian terhadap para petugas masjid (marbot) yang telah berkhidmat dalam memakmurkan rumah Allah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan sebesar Rp2.000.000,- untuk empat orang petugas masjid di masing-masing titik Tarling. Bantuan ini merupakan apresiasi atas dedikasi para marbot dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan masjid, khususnya selama bulan Ramadan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, disela – sela kegiatan menegaskan bahwa Tarling bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan zakat secara langsung di tengah masyarakat. “Melalui Tarawih Keliling ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa. Bantuan ini adalah bentuk penghargaan atas pengabdian para marbot. Semoga zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS menjadi wasilah keberkahan dan memperkuat kesejahteraan umat,” ungkapnya. Secara keseluruhan, kegiatan Tarling Ramadan 1447 H ini akan dilaksanakan di 18 titik masjid yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Dengan skema bantuan Rp2.000.000,- di setiap titik, total bantuan yang digelontorkan BAZNAS Kabupaten Purbalingga mencapai Rp18.000.000,-. Melalui program ini, BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap semangat Ramadan dapat semakin memperkuat kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan dampak nyata bagi kemakmuran masjid dan kesejahteraan masyarakat Purbalingga.
BERITA24/02/2026 | Admin
Petani BAZNAS di Kaligondang Lakukan Monitoring dan Pembersihan Lahan Secara Intensif
Petani BAZNAS di Kaligondang Lakukan Monitoring dan Pembersihan Lahan Secara Intensif
Petani binaan Program Lumbung Pangan BAZNAS di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, terus berkomitmen menjaga kualitas dan keberlanjutan hasil pertanian. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Pak Edi, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra Desa Cilapar, melalui kegiatan monitoring dan pembersihan galengan sawah sebelum masa tanam. Kegiatan pembersihan galengan dilakukan pada lahan sawah seluas 2.800 meter persegi sebagai langkah awal dalam menyiapkan budidaya padi yang optimal. Pembersihan ini bertujuan untuk memastikan aliran air tetap lancar, sekaligus menekan pertumbuhan gulma dan potensi hama yang dapat mengganggu tanaman padi. Pak Edi menyampaikan bahwa perawatan lahan sebelum tanam menjadi kunci keberhasilan budidaya padi. “Pembersihan galengan ini kami lakukan agar aliran air tetap lancar dan tidak terhambat. Dengan kondisi lahan yang bersih, tanaman padi bisa tumbuh lebih sehat dan risiko hama dapat ditekan sejak awal,” ujarnya. Program Lumbung Pangan BAZNAS hadir untuk mendorong kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat, khususnya petani mustahik. Melalui pendampingan dan penguatan budidaya pertanian, BAZNAS berupaya membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kualitas produksi secara berkelanjutan. Lebih lanjut, Pak Edi berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi petani. “Kami merasakan manfaat dari pendampingan ini. Hasil panen lebih terjaga dan pendapatan petani bisa lebih berkelanjutan,” tambahnya. Upaya yang dilakukan oleh petani binaan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi, menekan biaya perawatan, serta berdampak pada peningkatan pendapatan petani. Program Lumbung Pangan BAZNAS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.
BERITA04/02/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Terima Bantuan Kemanusiaan dari BIMBA AIUEO untuk Korban Banjir Bandang
BAZNAS Purbalingga Terima Bantuan Kemanusiaan dari BIMBA AIUEO untuk Korban Banjir Bandang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menerima bantuan kemanusiaan dari BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga sebesar Rp24.954.500 untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Purbalingga pada Rabu (04/02/2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan diterima oleh bagian pengumpulan BAZNAS, Mulyono. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang, sekaligus dukungan terhadap upaya kemanusiaan yang dilakukan BAZNAS dalam penanganan pascabencana. Perwakilan BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana. “Kami turut prihatin atas musibah banjir bandang yang melanda Purbalingga. Melalui BAZNAS, kami menyalurkan bantuan kemanusiaan ini agar dapat dimanfaatkan secara tepat dan membantu proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya. Sementara itu, Mulyono selaku bagian pengumpulan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan amanah dari BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga terdampak banjir bandang secara transparan dan bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam aksi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana, sebagai wujud komitmen menghadirkan manfaat zakat dan dana sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA04/02/2026 | Admin
Pimpinan BAZNAS se-Barlingmascakeb Perkuat Sinergi Program dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Purbalingga
Pimpinan BAZNAS se-Barlingmascakeb Perkuat Sinergi Program dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Purbalingga
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Barlingmascakeb yang meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen menggelar kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama di kawasan Mount Slamet, Rabu (04/02/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan BAZNAS dari masing-masing daerah sebagai upaya mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi kelembagaan, serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Barlingmascakeb. Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan BAZNAS membahas sejumlah program bersama yang strategis, di antaranya rencana pelatihan amil zakat guna meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas layanan kepada muzaki dan mustahik. Selain itu, turut dibahas penguatan kapasitas relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) melalui pelatihan penanganan kebencanaan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dan respon cepat BAZNAS terhadap kondisi darurat bencana. Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kemanusiaan bagi warga Kabupaten Purbalingga yang terdampak bencana banjir. Bantuan sebesar Rp45 juta tersebut berasal dari sinergi BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Kebumen, dan Banyumas, yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan diserahkan secara simbolis sebagai wujud kepedulian dan solidaritas antar-BAZNAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Selain itu, kegiatan ini diisi dengan diskusi inspiratif terkait program-program unggulan yang telah dijalankan oleh masing-masing BAZNAS daerah. Salah satu praktik baik disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Kebumen .Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, H. Ahmad Sahli Syam, ST, MT, menyampaikan bahwa penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa menjadi kunci dalam peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Kebumen. “Kami meyakini bahwa kekuatan zakat ada di desa. Dengan mengoptimalkan UPZ desa, alhamdulillah pada tahun 2025 pengumpulan ZIS BAZNAS Kebumen mencapai Rp11.703.674.901. Dari jumlah tersebut, kontribusi UPZ desa secara keseluruhan mencapai Rp890.999.676 per tahun,” ungkapnya. Ia menambahkan, salah satu UPZ desa dengan capaian tertinggi adalah UPZ Desa Pesalakan, Kecamatan Kutowinangun, yang mampu menyetorkan ZIS sebesar Rp75.338.300 per tahun. “Capaian ini menunjukkan bahwa ketika UPZ desa dikelola dengan baik dan didukung kepercayaan masyarakat, zakat dapat tumbuh dari tingkat paling bawah dan memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan umat,” tuturnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sudijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial antarwilayah. “Silaturahmi dan koordinasi ini tidak hanya menjadi ruang berbagi program dan penguatan kapasitas amil, tetapi juga wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Bantuan kemanusiaan ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan secara bersama untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Purbalingga,” ujarnya. Pertemuan pimpinan BAZNAS se-Barlingmascakeb ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali sebagai forum sinergi, evaluasi, dan penguatan program bersama. Pertemuan selanjutnya dijadwalkan akan diselenggarakan di BAZNAS Kabupaten Kebumen. Melalui kegiatan ini, BAZNAS se-Barlingmascakeb meneguhkan komitmen untuk terus mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, serta menguatkan branding BAZNAS sebagai lembaga pengelola ZIS yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kebutuhan umat.
BERITA04/02/2026 | Admin
Petani Binaan BAZNAS Purbalingga Mulai Budidaya Timun di Desa Cilapar
Petani Binaan BAZNAS Purbalingga Mulai Budidaya Timun di Desa Cilapar
Petani binaan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Purbalingga dari Gapoktan Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, mulai mengembangkan budidaya timun sebagai upaya penguatan ekonomi petani dan diversifikasi usaha pertanian. Kegiatan ini dilakukan oleh Pak Tarso bersama Pak Saryono dengan mempersiapkan lahan secara matang sebelum masa tanam. Persiapan lahan dilakukan melalui pengolahan bedengan, pemupukan dasar, serta pemilihan benih unggul sebagai fondasi awal keberhasilan budidaya. Langkah ini menjadi semakin penting mengingat kondisi musim hujan yang membutuhkan pengelolaan kelembapan lahan secara optimal agar tanaman dapat tumbuh sehat dan produktif. Pak Tarso menyampaikan bahwa kesiapan lahan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan musim hujan. “Kami memulai dari persiapan lahan yang benar, mulai dari benih yang bagus, bedengan yang rapi, sampai pemupukan dasar. Pengendalian kelembapan sangat penting supaya tanaman tidak mudah terserang penyakit,” ungkapnya. Program pemberdayaan ekonomi BAZNAS hadir untuk mendorong kemandirian petani mustahik melalui pendampingan dan penguatan praktik budidaya yang berkelanjutan. Budidaya timun ini diharapkan mampu menghasilkan panen yang berkualitas sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Lebih lanjut, Pak Tarso berharap upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang. “Dengan pendampingan dari BAZNAS, kami optimis tanaman bisa tumbuh lebih sehat dan hasil panen nanti dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan zakat produktif yang berdampak nyata, mendorong kemandirian ekonomi petani, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat desa.
BERITA02/02/2026 | Admin
Di antara harap dan lelah, Ambulans Gratis BAZNAS selalu dinantikan kehadirannya
Di antara harap dan lelah, Ambulans Gratis BAZNAS selalu dinantikan kehadirannya
Bagi sebagian orang, ambulans hanyalah kendaraan. Namun bagi warga yang tengah berjuang melawan sakit, ambulans gratis BAZNAS adalah penyambung harapan—datang tepat waktu, tanpa meminta biaya, dan membawa rasa aman. Seperti yang dirasakan Swasti Rochyani (52) dan Kantiyah (35), warga Desa Bobotasri. Keduanya adalah penderita gagal ginjal yang harus menjalani hemodialisa dua kali dalam sepekan di RST Wijaya Kusuma Purwokerto. Perjalanan dari desa ke rumah sakit bukanlah hal mudah. Jarak yang jauh dan kondisi tubuh yang lemah membuat transportasi menjadi kebutuhan vital—namun juga beban berat jika harus ditanggung sendiri. Hal serupa dialami Siti Fatimah (57), warga Karanglewas, Kecamatan Kutasari. Setiap pekan, ia harus bolak-balik ke RST Wijaya Kusuma Purwokerto untuk mempertahankan hidupnya melalui cuci darah. Di tengah keterbatasan ekonomi, biaya transportasi yang mahal kerap menjadi kecemasan tersendiri, bahkan sebelum rasa sakit itu datang. Di Kecamatan Karangmoncol, Bapak Darsono (50), warga Desa Tunjungmuli, juga menjalani perjuangan yang sama. Dua kali sepekan ia harus menjalani hemodialisa di RSUD Pantinugroho Purbalingga. Tanpa ambulans gratis, ongkos perjalanan dari desa ke rumah sakit bisa menguras penghasilan keluarga, bahkan lebih besar dari biaya kebutuhan harian. Di sinilah Layanan Ambulans Gratis BAZNAS hadir dengan makna yang sesungguhnya. Tidak hanya mengantar pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan, tetapi juga mengurangi beban pikiran, meringankan biaya, dan memberi ketenangan bagi keluarga. Biaya transportasi yang sebelumnya mahal kini tak lagi menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Bagi para pasien, ambulans ini bukan sekadar kendaraan, melainkan bukti nyata kepedulian dan solidaritas umat. Sebuah layanan yang memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi seseorang untuk berobat dan bertahan hidup. Karena bagi mereka yang tengah berjuang melawan sakit, hadir tepat waktu dan tanpa biaya adalah bentuk kasih sayang yang tak ternilai. Dan Ambulans Gratis BAZNAS, setiap hari, terus bergerak membawa harapan itu.
BERITA31/01/2026 | Admin
BAZNAS Terima Bantuan Kemanusiaan dari Alumni Haji 2025 untuk Warga Terdampak Bencana di Purbalingga
BAZNAS Terima Bantuan Kemanusiaan dari Alumni Haji 2025 untuk Warga Terdampak Bencana di Purbalingga
BAZNAS Kabupaten Purbalingga menerima bantuan kemanusiaan dari Alumni Haji Tahun 2025 sebesar Rp9.025.000 untuk membantu warga terdampak bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Bantuan tersebut diterima secara resmi pada Jumat, 30 Januari 2026, oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Alumni Haji 2025 terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana dan membutuhkan uluran tangan untuk bangkit kembali. Perwakilan Alumni Haji 2025 menyampaikan bahwa bantuan ini lahir dari semangat kebersamaan dan nilai kemanusiaan yang tumbuh selama menunaikan ibadah haji.“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa syukur kami, agar keberkahan ibadah haji juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Waka II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS.“Kami mengucapkan terima kasih kepada Alumni Haji 2025 atas kepeduliannya. Insyaallah bantuan ini akan kami salurkan secara amanah dan tepat sasaran kepada warga terdampak bencana di Purbalingga,” tutur H. Suparna. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan setiap bantuan yang diterima dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi para penerima manfaat.
BERITA31/01/2026 | Admin
Kolaborasi Kemanusiaan, BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Diapers bagi Penyintas Banjir Bandang dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
Kolaborasi Kemanusiaan, BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Diapers bagi Penyintas Banjir Bandang dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa diapers sebanyak 3.000 pcs yang bersumber dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kepada para penyintas bencana banjir bandang di Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini merupakan bagian dari respon kemanusiaan untuk membantu pemenuhan kebutuhan kelompok rentan pascakejadian bencana. Sebagaimana diketahui, bencana banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Mrebet pada Jumat, 23 Januari 2026, akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan hulu. Peristiwa tersebut mengakibatkan meluapnya aliran sungai disertai material lumpur dan batu, sehingga berdampak pada permukiman warga serta memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sebagai bentuk kepedulian dan penguatan layanan bagi para penyintas, penyaluran bantuan diapers dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah, Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K, di Posko Induk Desa Serang, Kabupaten Purbalingga, yang menjadi pusat koordinasi penanganan darurat bencana. Dalam mekanisme pendistribusiannya, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan ke tiga pos layanan dengan rincian 720 pcs diapers ditempatkan di Posko Induk Desa Serang, sementara 2.280 pcs lainnya didistribusikan melalui Pos BAZNAS–PMI. Skema ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau para penyintas secara cepat, tepat, dan merata, khususnya bagi balita, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Melalui sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, serta berbagai unsur terkait, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir dan mengambil peran aktif dalam setiap upaya kemanusiaan sebagai wujud amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat.
BERITA31/01/2026 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →