WhatsApp Icon
KOLABORASI BAZNAS DAN ALFAMIDI, 150 PAKET RAMADAN DISALURKAN DI PURBALINGGA

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS kembali menghadirkan program sosial bertajuk “Ramadan Bahagia” melalui kolaborasi bersama Alfamidi. Sebanyak 150 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pekerja rentan, penyandang disabilitas, serta para guru ngaji yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok yang kerap luput dari perhatian, sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan. Paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok selama Ramadan, sehingga para penerima manfaat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran besar dalam membangun solidaritas sosial. Melalui zakat yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran, kebahagiaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Para penerima manfaat pun menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Bagi para guru ngaji, perhatian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda. Sementara bagi pekerja rentan dan penyandang disabilitas, bantuan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dan tetap mendapat dukungan dari masyarakat luas.

Melalui momentum Ramadan, masyarakat diajak untuk semakin meningkatkan kepedulian dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki dampak besar dalam membantu sesama, memperkuat ekonomi umat, serta menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berzakat, sehingga lebih banyak lagi program kebaikan yang dapat diwujudkan dan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

18/03/2026 | Kontributor: Admin
Keceriaan Siswa TK Kemala Bhayangkari Purbalingga Saat Menunaikan Zakat Fitrah dan Infak di Sekolah

Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di TK Kemala Bhayangkari Purbalingga pada Senin (9/3/2026). Para siswa-siswi TK dengan antusias mengikuti kegiatan pembayaran zakat fitrah dan infak yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga yang hadir langsung ke sekolah.

Sejak pagi, anak-anak sudah berkumpul dengan wajah ceria. Mereka membawa beras zakat fitrah serta uang infak yang telah disiapkan dari rumah bersama orang tua. Dengan didampingi para guru, satu per satu siswa maju ke depan untuk menyerahkan zakat fitrah dan infak kepada petugas BAZNAS.

Tingkah polos anak-anak menambah suasana semakin hangat. Ada yang dengan bangga menunjukkan kantong beras yang dibawanya, ada pula yang dengan hati-hati menyerahkan amplop infak sambil tersenyum malu. Beberapa anak bahkan terlihat sangat bersemangat ketika namanya dipanggil untuk maju ke depan.

Para guru juga memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang makna berbagi dan kepedulian kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan sederhana ini, anak-anak belajar bahwa sebagian rezeki yang mereka miliki dapat membantu orang lain yang membutuhkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter sejak dini. Dengan suasana penuh tawa dan keceriaan, para siswa belajar bahwa berinfak dan menunaikan zakat fitrah merupakan bagian dari kebaikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja.

Melalui kegiatan edukatif ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi dapat tertanam dalam diri anak-anak sejak usia dini, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap sesama.

 

18/03/2026 | Kontributor: Admin
Gerakan Cinta Zakat di Pendopo Dipokusumo, Himpun Dana ZIS Lebih dari Rp36 Juta

Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menguatkan semangat kepedulian dan kebersamaan melalui Gerakan Cinta Zakat yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Perumda, serta para pengusaha di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di Pendopo Dipokusumo Purbalingga.

Gerakan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ASN dan pelaku usaha, dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperluas kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Dana yang dihimpun dalam kegiatan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga untuk kemudian dikelola dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dari kegiatan Gerakan Cinta Zakat tersebut, berhasil dihimpun dana dengan rincian sebagai berikut: zakat sebesar Rp24.206.506, infak Rp5.624.450, sedekah Rp5.267.600, serta zakat fitrah Rp1.812.156. Dengan demikian, total dana yang terkumpul mencapai Rp36.910.712.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga, Drs. Suroto, M.Si, serta unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Dalam sambutannya, Suroto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Gerakan Cinta Zakat. Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Gerakan Cinta Zakat ini, kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya ASN, Perumda, dan para pengusaha di Kabupaten Purbalingga untuk menunaikan zakat semakin meningkat. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Suroto.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

Menurutnya, BAZNAS berkomitmen untuk mengelola dana ZIS secara amanah, transparan, dan profesional sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun ini akan kami kelola dan salurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. Kami berharap Gerakan Cinta Zakat ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” tutur Sudijanto.

Melalui Gerakan Cinta Zakat ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sehingga zakat dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan umat.

16/03/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Salurkan 500 Kg Beras Fidyah untuk Warga Miskin di Purbalingga

Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan beras fidyah sebanyak 500 kilogram kepada warga miskin di berbagai wilayah Purbalingga pada Selasa, (10/3/2026). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menyalurkan amanah fidyah dari orang – orang yang membayar fiyah.

Salah satu lokasi penyaluran berada di lingkungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Sebanyak 90 kilogram beras fidyah didistribusikan kepada 30 warga miskin yang membutuhkan. Penyaluran ini dilaksanakan bersama pengurus UPZ Desa Karangnangka agar bantuan dapat tepat sasaran.

Salah satu penerima manfaat adalah Gimin, seorang penyandang ODKB (Orang dengan Kecacatan Berat). Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Meski memiliki keterbatasan fisik, Gimin tetap menjalankan ibadah puasa secara penuh selama bulan Ramadan.

Bendahara UPZ Desa Karangnangka, Kadiyono, menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah menyalurkan beras fidyah kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan,” ujarnya.

Melalui program ini, BAZNAS berharap penyaluran fidyah dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu serta memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

12/03/2026 | Kontributor: Admin
Menag RI Serahkan SK Presiden kepada Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026-2031. Prosesi penyerahan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

?Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang baru untuk lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menyatakan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan ini agar roda organisasi BAZNAS dapat segera berjalan optimal.

?"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS," jelas Nasaruddin Umar.

?"Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun," tambahnya.

?Dia menekankan, pengurus BAZNAS selaku amil harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam penetapan ashnaf atau golongan penerima zakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas, tanpa interpretasi kiasan. Adapun kebutuhan sosial lainnya dapat diakomodasi melalui instrumen sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, serta sumber dana keumatan lainnya.

?Nasaruddin Umar turut berpesan agar pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang terpilih memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas lembaga demi mengangkat martabat bangsa di mata dunia.

?"Mari kita jadi juru bicara yang baik bagi bangsa dan negara. Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya," ujarnya.

Berikut ini nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS Periode 2026-2031: 

1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.

2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.

3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.

4. Saidah Sakwan, M.A.

5. H. Ending Syarifuddin, M.E

6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI

7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.

8. Hj. Neyla Saida Anwar

9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag

10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si

11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M..

10/03/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

Di Balik Dinding Rapuh Itu, Seorang Ayah Berjuang Menjaga Harapan Anaknya
Di Balik Dinding Rapuh Itu, Seorang Ayah Berjuang Menjaga Harapan Anaknya
Purbalingga — Di balik tenangnya alam pegunungan Bumisari, tersimpan kisah perjuangan seorang ayah bernama Rikin, seorang penderes nira kelapa yang setiap hari bergelut di ketinggian demi menafkahi keluarga. Dengan penghasilan rata-rata hanya Rp1.000.000 per bulan, ia harus membagi hidupnya antara bekerja, merawat rumah yang sudah tak layak huni, dan menjaga putri kecilnya yang menderita Mikrosefalus serta termasuk kategori stunting. Saat tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan asesmen pada Senin (17/11/2025), kondisi rumah Rikin tampak memprihatinkan. Atap seng yang sudah berkarat dipenuhi lubang, dinding bilik anyaman bambu mulai rapuh, dan lantai tanah yang lembap menjadi tempat keluarga itu bertahan hidup. Cahaya masuk dari sela-sela papan yang mulai lapuk, sementara bagian dalam rumah tampak penuh barang sederhana yang tersusun sebisanya. Rumah kecil itu menjadi ruang tidur, tempat berkumpul, dan sekaligus ruang perawatan bagi anaknya yang membutuhkan perhatian khusus setiap hari. Putri Rikin didiagnosa Mikrosefalus, kondisi yang membuat ukuran kepala dan perkembangan otak tidak optimal. Untuk bisa bertumbuh lebih baik, ia membutuhkan makanan khusus, asupan bergizi, dan perhatian ekstra. Namun dengan pendapatan yang pas-pasan, kebutuhan itu sering kali sulit dipenuhi. “Yang penting anak bisa makan dulu… sisanya saya pikir belakangan,” ujar Rikin lirih saat asesmen dilakukan. Selain penghasilan yang kecil dan tidak menentu, Rikin juga masih harus menanggung hutang yang harus dibayar setiap hari Kamis.Listrik di rumahnya pun masih menumpang dari tetangga, membuat biaya bulanannya semakin berat. Meski begitu, ia tetap bekerja keras sebagai penderes — profesi penuh risiko yang menuntut fisik kuat, ketelitian, dan keberanian. Semua dilakukan demi keluarganya. Asesmen ini dilakukan dalam rangka memastikan ketepatan sasaran program bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). BAZNAS ingin memastikan setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. Hasil asesmen menunjukkan bahwa rumah Rikin sangat layak menjadi prioritas bantuan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga akan: Menelaah kondisi struktural rumah Menentukan kebutuhan material rehab Menghitung estimasi biaya Mengupayakan kolaborasi program demi percepatan perbaikan Harapannya, keluarga Rikin segera menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak, sehingga ia dapat fokus bekerja dan memberikan perawatan yang lebih baik untuk putrinya. Di tengah keterbatasan hidup, Rikin tetap berusaha tegar. Namun perjuangannya tidak bisa ia lakukan sendirian. Melalui zakat dan infak yang ditunaikan masyarakat, BAZNAS berkomitmen hadir untuk meringankan beban para mustahik seperti Rikin. Karena setiap rumah yang diperbaiki bukan hanya tentang bangunan—tetapi tentang harapan baru bagi keluarga yang sedang berjuang untuk bertahan hidup.
BERITA17/11/2025 | Admin
BAZNAS dan Lintas Instansi Siapkan Dapur Umum untuk Korban Terdampak Pergesaran Tanah di Maribaya.
BAZNAS dan Lintas Instansi Siapkan Dapur Umum untuk Korban Terdampak Pergesaran Tanah di Maribaya.
Di tengah kepanikan warga yang harus meninggalkan rumah akibat pergerakan tanah yang kian meluas, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama BPBD dan lintas instansi, mendirikan dapur umum di Desa Maribaya, Karanganyar, Sabtu (15/11/2025), sebagai bentuk kepedulian bagi keluarga yang kini terpaksa mengungsi. Kehadiran ini menjadi pengingat bahwa di saat sulit, selalu ada tangan-tangan yang siap menolong. Hingga hari ini, kondisi pergerakan tanah masih terus berlangsung. Retakan baru kembali muncul dengan pergeseran mencapai kurang lebih 50 sentimeter, membuat warga semakin waspada. Situasi yang tidak menentu ini memaksa empat Kepala Keluarga tambahan untuk dievakuasi ke rumah kerabat, demi memastikan keselamatan mereka. Di tengah suasana cemas dan penuh ketidakpastian, dapur umum menjadi dukungan nyata bagi para penyintas. Tim gabungan menyiapkan 100 paket makanan untuk 100 warga terdampak yang kini mengungsi di tempat keluarga masing-masing. Setiap makanan hangat yang dibagikan bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghadirkan ketenangan, seolah berkata bahwa masyarakat Maribaya tidak pernah sendirian. Para relawan dari berbagai unsur tampak bekerja bahu-membahu di lokasi. Ada yang memasak, mengemas, hingga mengantarkan makanan ke titik-titik pengungsian mandiri. Kepedulian sederhana ini menjadi simbol kuat dari semangat gotong royong yang selalu mengakar dalam diri masyarakat Purbalingga. BAZNAS Kabupaten Purbalingga memastikan layanan darurat ini terus berjalan selama warga masih berada dalam situasi rawan. Selain dapur umum, asesmen lanjutan juga dilakukan untuk memetakan kebutuhan mendesak para penyintas—mulai dari logistik, hingga dukungan psikososial yang mereka perlukan untuk bertahan di masa krisis. Di tengah segala ketidakpastian, harapan tetap dijaga. Solidaritas lintas instansi menjadi penguat bagi warga Maribaya bahwa setiap ujian dapat dihadapi bersama. BAZNAS Purbalingga berkomitmen untuk terus hadir, memberikan yang terbaik demi keselamatan, ketenangan, dan kemanusiaan.
BERITA15/11/2025 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Lakukan Asesmen dan Berikan Bantuan Awal di Lokasi Pergerakan Tanah Desa Maribaya
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Lakukan Asesmen dan Berikan Bantuan Awal di Lokasi Pergerakan Tanah Desa Maribaya
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga melakukan asesmen lapangan bersama BPBD Purbalingga, Pemerintah Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, PMI, dan BAGANA di lokasi pergerakan tanah yang terjadi di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Jumat (14/11/2025). Asesmen terpadu ini dilakukan untuk memastikan penanganan cepat, tepat, dan menyeluruh bagi warga terdampak. Pergerakan tanah terjadi pada Jumat, 14 November 2025 pukul 10.00 WIB, tepatnya di RT 04 dan RT 05/RW 03 Dusun Karangtengah. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi pada Kamis (13/11/2025) yang menyebabkan tanah bergerak sejak pukul 17.00 WIB dan terus berlanjut hingga hari ini. Akibat kejadian tersebut 20 KK / 65 jiwa terdampak dan 19 rumah dievakuasi ke tempat aman. Selain itu pergerakan tanah semakin cepat sehingga warga mengevakuasi barang-barang berharga. Dilaporkan juga 2 rumah warga roboh pada Jumat pagi. Tanah mengalami amblesan sedalam 2–3 meter, dan semua aktivitas harian warga dihentikan demi keselamatan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk mendukung proses asesmen, pemetaan risiko, dan pendampingan warga. BTB berdampingan dengan tim BPBD, Pemdes Maribaya,Kecamatan Karanganyar, PMI, BAGANA, serta relawan lokal lainnya. Komamndan BTB Kab. Purbalingga menyampaikan bahwa BAZNAS bergerak cepat karena keselamatan warga adalah prioritas utama. “BAZNAS hadir sejak awal untuk memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan yang sesuai kebutuhan. Kolaborasi lintas instansi memudahkan kami mendapatkan gambaran lengkap di lapangan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ungkapnya. “Selain asesmen, relawan kami ikut membantu evakuasi dan pendampingan. Tanah masih aktif bergerak, sehingga fokus utama adalah keamanan warga dan pengamanan barang-barang penting,” jelasnya. Sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan darurat warga, BAZNAS Purbalingga menyalurkan 5 Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk dapur umum di Desa Maribaya. Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan dasar warga yang terdampak, terutama mereka yang mengungsi. Ketua BAZNAS menegaskan jika BAZNAS berusaha merespon dengan cepat kejadian bencana alam ini, dengan memberikan dukungan sepenuhnya kepada warga terdampak. “Bantuan awal ini adalah langkah pertama. BAZNAS akan terus memantau kondisi dan menyalurkan dukungan lanjutan sesuai hasil asesmen,” tegas Ketua BAZNAS Kab. Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si Tim gabungan telah melakukan sejumlah langkah cepat, di antaranya, koordinasi BPBD dengan Desa Maribaya dan KecamatanKaranganyar, evakuasi warga dan barang-barang berharga, himbauan resmi agar warga mengungsi ke zona aman, pendataan kebutuhan darurat oleh BPBD dan BAZNAS, pendirian tenda pengungsi, posko lapangan, dan persiapan dapur umum. Sementara itu, beberapa kebutuhan prioritas yang masih dibutuhkan, dapur umum untuk 6 hari ke depan, logistik pangan dan sembako, selimut dan Kasur, pos kesehatan, dan penerangan darurat. BAZNAS Purbalingga memastikan akan terus bersiaga dan menjaga koordinasi dengan seluruh instansi hingga kondisi benar-benar aman dan kebutuhan warga terpenuhi secara menyeluruh.
BERITA14/11/2025 | Admin
Rumah Cinta di Majasari: Jejak Kebaikan dari Zakat
Rumah Cinta di Majasari: Jejak Kebaikan dari Zakat
Setiap rumah memiliki cerita, begitu pula rumah milik Ibu Niti di Desa Majasari, Kecamatan Bukateja. Dulu, rumah itu berdiri rapuh dengan dinding dari anyaman bambu yang mulai lapuk, sebagian papan sudah keropos dimakan usia. Saat hujan turun, air merembes ke dalam rumah, membuat lantai tanah becek dan dingin menusuk tulang. Namun di tengah kesederhanaan itu, Ibu Niti tetap bertahan dengan sabar — berpegang pada keyakinan bahwa Allah tak pernah meninggalkan hamba-Nya. Doa itu akhirnya terjawab melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), hasil kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Program ini hadir sebagai wujud nyata dari semangat zakat yang memberdayakan — bukan hanya membantu secara sesaat, tetapi memberikan perubahan jangka panjang bagi kehidupan mustahik. Program RLHB BAZNAS bertujuan untuk membangun dan merehabilitasi rumah-rumah warga miskin agar mereka dapat tinggal di tempat yang aman, sehat, dan layak. Melalui program ini, para penerima manfaat tak lagi harus hidup dalam rumah yang bocor, sempit, atau tidak layak huni. Mereka mendapatkan hunian yang kokoh, bersih, dan penuh harapan baru — tempat di mana keluarga bisa beristirahat dengan tenang dan menata masa depan dengan lebih baik. Kini, rumah Ibu Niti berdiri tegak dan indah. Dindingnya sudah diplester rapi, jendela kayu baru menghiasi, dan di terasnya ada bangku sederhana yang menjadi tempat favoritnya untuk bersyukur setiap pagi. Ia menyebut rumah barunya sebagai “rumah cinta”, karena dibangun dari cinta dan kepedulian umat melalui zakat yang ditunaikan dengan tulus. “Dulu saya hanya bisa bermimpi punya rumah seperti ini. Sekarang Allah mewujudkannya lewat BAZNAS,” ujar Ibu Niti dengan mata berkaca-kaca. Bagi BAZNAS, rumah ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol dari keadilan sosial yang diperjuangkan melalui zakat. Setiap rumah yang dibangun dalam program RLHB adalah bentuk nyata bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki telah berubah menjadi tempat berteduh, sumber kebahagiaan, dan harapan baru bagi keluarga-keluarga mustahik. Melalui Rumah Layak Huni BAZNAS, kehidupan Ibu Niti kini lebih tenang, sehat, dan bermartabat. Dan bagi para muzaki, rumah itu menjadi saksi bahwa setiap zakat yang ditunaikan dengan ikhlas dapat benar-benar mengubah kehidupan seseorang. Mari terus dukung Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Karena dari zakat, lahir rumah-rumah penuh cinta, dan dari rumah-rumah itu, tumbuh kehidupan yang lebih baik.
BERITA13/11/2025 | Admin
BAZNAS Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Musim Kedua Gapoktan Citra
BAZNAS Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Musim Kedua Gapoktan Citra
Purbalingga – Suara mesin Power Thresher berpadu dengan canda tawa petani di hamparan sawah Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang. Hari itu menjadi momen istimewa bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra, yang memulai panen musim kedua bersama dukungan dari BAZNAS. Panen kali ini dilakukan oleh salah satu anggota Gapoktan, Bapak Cahyo Suwito, yang menanam varietas padi Inpari 32 di lahan seluas 3.640 meter persegi. Dengan memanfaatkan sistem panen Mbawon — sebuah tradisi gotong royong khas pedesaan — kegiatan ini tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antarpetani. Untuk meningkatkan efisiensi kerja, para petani juga menggunakan alat Power Thresher yang membantu mempercepat proses perontokan gabah. Dari hasil panen tersebut, diperkirakan akan diperoleh sekitar 2 ton gabah kering panen dengan omzet mencapai Rp15.600.000. Kegiatan panen musim kedua ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS Purbalingga. Melalui dukungan terhadap sektor pertanian, BAZNAS berupaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan semangat gotong royong dan pemanfaatan teknologi pertanian sederhana, Gapoktan Citra Desa Cilapar menunjukkan bahwa kolaborasi antara petani, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS dapat menjadi fondasi penting bagi terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian pangan di tingkat lokal.
BERITA12/11/2025 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Karangjambu
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Karangjambu
Purbalingga – Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama warga melaksanakan aksi gotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah milik Bapak Salimi, warga Dusun Tungkep, Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, pada Ahad (9/11/2025). Peristiwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang 13 meter di samping rumah Bapak Salimi ambrol. Material tanah dan batu menimpa dinding rumah hingga tembok sepanjang 2 meter jebol, serta mengakibatkan perubahan struktur bangunan. Rumah berukuran 6x12 meter yang dihuni 7 orang anggota keluarga itu dinyatakan rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta. Selain itu, terdapat empat rumah warga di sekitar lokasi yang kini juga terancam longsor susulan. Sementara itu, akses jalan kabupaten alternatif yang menghubungkan Dusun Tungkep menuju Dusun Welirang, Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, sempat tertimbun material longsor. Berkat kesigapan warga bersama perangkat desa, jalan tersebut kini sudah dapat dilalui kembali setelah dilakukan kerja bakti bersama. Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd, menyampaikan bahwa kehadiran tim BTB di lokasi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. “Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Salimi. Sejak mendapat laporan, tim langsung bergerak membantu warga membersihkan material longsor dan memastikan area sekitar aman dari potensi longsor susulan,” ujar Rahmat. “BAZNAS akan terus berkomitmen hadir dalam setiap kondisi darurat. Kami tidak hanya datang saat bencana terjadi, tetapi juga berupaya membantu masyarakat agar bisa bangkit kembali,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui unit tanggap bencana juga akan terus memantau kondisi di lokasi, serta menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk bantuan pemulihan bagi keluarga terdampak. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan warga dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
BERITA10/11/2025 | Admin
Panen Padi Petani Binaan BAZNAS Kuatkan Ketahanan Pangan di Purbalingga
Panen Padi Petani Binaan BAZNAS Kuatkan Ketahanan Pangan di Purbalingga
Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga kembali menorehkan kisah optimisme di tengah hamparan hijau padi yang menguning. Di lahan seluas 2.812 meter persegi, kelompok petani binaan BAZNAS memulai musim panen padi varietas Inpari 32, simbol kerja keras dan harapan baru bagi petani desa. Panen kali ini terasa istimewa. Di tengah semilir angin sawah, sistem tradisional Mbawon berpadu dengan sentuhan teknologi modern melalui penggunaan Power Thresher. Kolaborasi dua pendekatan ini bukan hanya mempercepat proses panen, tetapi juga memastikan hasil yang lebih optimal—menandai keseimbangan antara kearifan lokal dan kemajuan zaman. Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan solidaritas sosial di antara warga desa. Tradisi gotong royong yang melekat dalam budaya Mbawon menghidupkan kembali semangat saling membantu di antara petani, sementara dukungan BAZNAS memberi dorongan nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan. Melalui program pemberdayaan petani, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menjadikan pertanian bukan hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai jalan menuju kesejahteraan dan kemandirian umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan panen di Desa Cilapar merupakan wujud nyata sinergi antara zakat dan produktivitas masyarakat.“BAZNAS hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi mendorong lahirnya kemandirian. Melalui program pemberdayaan seperti ini, kita ingin memastikan bahwa setiap zakat yang disalurkan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi umat, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya. Panen di Cilapar menjadi bukti bahwa ketika masyarakat dan lembaga bergandengan tangan, hasilnya tak hanya berupa bulir padi yang melimpah—tetapi juga tumbuhnya semangat baru menuju Purbalingga yang lebih berdaya dan sejahtera.
BERITA05/11/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA CANANGKAN DESA SADAR ZAKAT DI CILAPAR, WUJUDKAN KOLABORASI UNTUK KEMASLAHATAN UMAT
BAZNAS PURBALINGGA CANANGKAN DESA SADAR ZAKAT DI CILAPAR, WUJUDKAN KOLABORASI UNTUK KEMASLAHATAN UMAT
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menguatkan peran zakat dalam pembangunan masyarakat desa. Hari ini Jumat (31/10/2025), BAZNAS melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus pencanangan Desa Sadar Zakat di Balai Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, Kepala Desa Cilapar, Pendamping Lumbung Pangan, serta Ketua UPZ Desa Cilapar, Baryanto, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa pembentukan UPZ dan pencanangan Desa Sadar Zakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan semangat berbagi di tingkat desa. “Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga sarana membangun kemandirian dan solidaritas sosial. Melalui UPZ, kita ingin zakat benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi bagi kebutuhan umat,” ujar H. Soedijanto. Selain penyerahan SK UPZ, kegiatan ini juga menjadi momentum kolaborasi program antara BAZNAS, pemerintah desa, dan pendamping lumbung pangan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Kepala Desa Cilapar menyambut baik langkah ini dan menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya. “Kami berkomitmen mendukung penuh program Desa Sadar Zakat. Semoga kehadiran UPZ dapat menjadi penggerak kebaikan dan menumbuhkan budaya peduli sesama di tengah masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua UPZ Desa Cilapar, Baryanto, menyampaikan kesiapan untuk mengelola zakat secara profesional, amanah, dan transparan. “Kami siap bersinergi dengan BAZNAS dan pemerintah desa agar manfaat zakat bisa benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya. Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen bersama untuk menjadikan Desa Cilapar sebagai desa yang berdaya dan peduli melalui semangat zakat, infak, dan sedekah
BERITA31/10/2025 | Admin
BAZNAS Hadir, Menyapa dan Mendengar Suara Mereka yang Membutuhkan
BAZNAS Hadir, Menyapa dan Mendengar Suara Mereka yang Membutuhkan
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syar’i dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu langkah penting yang dilakukan ialah kegiatan asesmen lapangan terhadap setiap permohonan bantuan yang masuk ke BAZNAS. Tim BAZNAS Purbalingga secara rutin turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pendataan kepada calon penerima manfaat. Asesmen dilakukan dengan penuh kehati-hatian, meliputi kondisi ekonomi, kebutuhan mendesak, serta kesesuaian dengan kategori mustahik yang ditetapkan syariat. Dalam kegiatan asesmen terbaru, BAZNAS meninjau beberapa permohonan yang masuk, antara lain permohonan bantuan modal usaha kecil, kursi roda untuk penyandang disabilitas, serta bantuan biaya hidup bagi warga yang sedang sakit dan tidak mampu bekerja. Melalui kegiatan ini, tim asesmen tidak hanya mencatat kebutuhan secara administratif, tetapi juga menyapa langsung para calon penerima manfaat, mendengarkan kisah perjuangan mereka, dan memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Pendekatan humanis ini menjadi ciri khas BAZNAS Purbalingga dalam menyalurkan bantuan dengan empati dan ketepatan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Suparna yang membidangi pendistribusian, menjelaskan bahwa asesmen merupakan tahapan penting agar bantuan yang diberikan benar-benar membawa kemaslahatan. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dititipkan melalui BAZNAS tersalurkan kepada yang benar-benar berhak, sesuai dengan ketentuan syar’i. Melalui asesmen, kami dapat menilai kebutuhan secara nyata, sehingga setiap rupiah dana umat memiliki manfaat yang maksimal,” ungkapnya. Asesmen juga menjadi sarana untuk menggali potensi mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan, terutama bagi penerima bantuan usaha produktif. Dengan semangat “Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan aman NKRI”, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan kehadiran nyata zakat di tengah masyarakat—tidak sekadar berupa bantuan material, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang, kepedulian, dan dorongan untuk bangkit menuju kemandirian.
BERITA30/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Lakukan Silaturahmi ke RSUD Goeteng Bahas Peningkatan Zakat, Infak, dan Sedekah
BAZNAS Purbalingga Lakukan Silaturahmi ke RSUD Goeteng Bahas Peningkatan Zakat, Infak, dan Sedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan silaturahmi ke RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada Senin, 27 Oktober 2025. Rombongan BAZNAS diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Goeteng, dr. Sigit Purnomohadi, Sp.PD, beserta jajaran manajemen rumah sakit. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Purbalingga, dengan tujuan mempererat sinergi kelembagaan serta membahas upaya peningkatan penghimpunan dan pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan RSUD Goeteng. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Purbalingga menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berhak menerima (asnaf). BAZNAS juga memaparkan secara rinci tujuan utama pengelolaan dana zakat, yaitu: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan menyalurkan zakat kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam. Mengentaskan kemiskinan, melalui program zakat produktif yang membantu modal usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu. Mendukung pendidikan bagi anak-anak dhuafa, lewat program beasiswa, bantuan perlengkapan sekolah, serta dukungan biaya pendidikan. Memperluas manfaat di bidang kesehatan, dengan membantu biaya pengobatan pasien tidak mampu dan mendukung layanan kesehatan berbasis sosial. Menumbuhkan kepedulian sosial dan solidaritas umat, melalui ajakan berzakat, berinfak, dan bersedekah secara teratur di kalangan ASN dan masyarakat umum. Menciptakan kemandirian mustahik, agar penerima manfaat zakat dapat berkembang menjadi muzakki di masa depan. Plt. Direktur RSUD Goeteng, dr. Sigit Purnomohadi, Sp.PD, menyambut baik inisiatif dan kunjungan dari BAZNAS Purbalingga. Ia menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan kesadaran zakat di lingkungan RSUD sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual pegawai. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran BAZNAS Purbalingga. Pengelolaan zakat yang profesional dan transparan tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial bagi para pegawai RSUD Goeteng,” ujar dr. Sigit. Sementara itu, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat berlanjut dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di RSUD Goeteng. Dengan adanya UPZ, diharapkan pengumpulan dan penyaluran dana ZIS di lingkungan rumah sakit dapat berjalan lebih terkoordinasi dan berkesinambungan. Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama antara jajaran pimpinan BAZNAS Purbalingga dan manajemen RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
BERITA28/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Rutin Dukung Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama Komunitas Ummi Mahjan
BAZNAS Purbalingga Rutin Dukung Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama Komunitas Ummi Mahjan
PURBALINGGA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga aktif mendukung kegiatan sosial-keagamaan di tengah masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah dukungan rutin terhadap kegiatan Komunitas Ummi Mahjan, relawan yang berfokus pada gerakan bersih-bersih masjid di wilayah Kabupaten Purbalingga. Komunitas Ummi Mahjan dikenal sebagai kelompok relawan yang secara konsisten melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid setiap hari Ahad, berkeliling dari satu masjid ke masjid lainnya di berbagai kecamatan. Aksi ini telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan mendapat sambutan positif dari masyarakat serta pengurus masjid di setiap lokasi kegiatan. Pada Ahad (26/10/2025), kegiatan bersih-bersih kembali digelar di Masjid Besar Al Muttaqin, Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Sejak pagi, para relawan bersama tim dari BAZNAS Purbalingga sudah tampak sibuk membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari lantai utama, karpet, tempat wudhu, hingga halaman masjid. Suasana gotong royong dan kekeluargaan terasa hangat di antara para relawan, masyarakat sekitar, dan pengurus masjid.
BERITA27/10/2025 | Admin
LATIHAN GABUNGAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI: BPBD PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS, PMI, DAN BANSER
LATIHAN GABUNGAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI: BPBD PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS, PMI, DAN BANSER
Purbalingga - Pada hari Sabtu, (25/10/2025), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Latihan Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi yang berlangsung di Lembah Silangit, Desa Patemon, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan teknis, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi saat musim penghujan. Dalam kesempatan ini, BPBD Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga, serta unsur BANSER. Sinergi lintas lembaga ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 140 peserta yang didominasi oleh relawan SAR se-Kabupaten Purbalingga. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan simulasi di lapangan. Salah satu fokus utama latihan adalah pelatihan water rescue atau penyelamatan di air. Materi yang diberikan meliputi teknik penyelamatan korban tenggelam, penggunaan mesin pompa air, pengoperasian perahu karet dan mesinnya, cara mengapung dan bertahan di air, serta teknik mengevakuasi korban ke atas perahu dengan aman. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dan praktik pertolongan pertama pada korban tenggelam, yang difasilitasi oleh tenaga medis dan instruktur dari PMI Purbalingga. Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, BAZNAS Purbalingga turut memberikan dukungan penuh berupa bantuan logistik bagi peserta serta dukungan operasional dapur umum, yang dikelola secara kolaboratif bersama PMI Purbalingga. Melalui latihan gabungan ini, diharapkan seluruh unsur relawan dan lembaga terkait semakin siap, terampil, dan solid dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi keselamatan masyarakat.
BERITA27/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp66,9 Juta dalam Rangka Hari Santri 2025
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp66,9 Juta dalam Rangka Hari Santri 2025
PURBALINGGA – Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan dengan total senilai Rp66.938.000. Penyaluran bantuan dilakukan dalam acara BAZNAS Peduli di Hari Santri “Menguatkan Iman, Menebar Kemandirian” yang digelar di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sabtu (25/10/2025). Bantuan tersebut mencakup berbagai program kemaslahatan umat, di antaranya bantuan untuk santri tahfidz, bantuan pendidikan, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan modal usaha, gerobak usaha, bantuan kesehatan, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting. Acara penyaluran dihadiri oleh Bupati Purbalingga yang pada kesempatan ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Suroto, M.Si, serta turut hadir Kasi Gera Zawa Kantor Kemenag Purbalingga dan Ketua MUI Kabupaten Purbalingga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta berdampak langsung kepada masyarakat. “Momentum Hari Santri ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, kami ingin memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Purbalingga berkomitmen meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga keagamaan agar program pemberdayaan ekonomi dan sosial terus berkelanjutan. Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Suroto, M.Si, mewakili Bupati Purbalingga, menyampaikan apresiasi atas kiprah BAZNAS yang telah berperan aktif dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang senantiasa hadir membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan. Semoga semangat ini terus dijaga dan semakin luas manfaatnya,” ujarnya. Ia juga mengajak para santri dan masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para ulama dan santri dalam membangun bangsa, salah satunya melalui penguatan karakter religius dan kemandirian ekonomi. Penyaluran bantuan dalam rangka Hari Santri ini menjadi salah satu bukti komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam menyalurkan amanah muzaki kepada mustahik dengan penuh tanggung jawab. Melalui semangat “Menebar Manfaat, Membangun Kemandirian”, BAZNAS berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berdaya.
BERITA25/10/2025 | Admin
Pestisida Nabati, Solusi Lumbung Pangan BAZNAS Basmi Hama di Cilapar
Pestisida Nabati, Solusi Lumbung Pangan BAZNAS Basmi Hama di Cilapar
PURBALINGGA – Upaya menuju pertanian berkelanjutan terus dilakukan oleh petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Salah satunya oleh Bapak Rukhiman, anggota Gapoktan Citra Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, yang kini sukses mengendalikan serangan hama walang sangit di lahan padi varietas Inpari 32 seluas 11.200 meter persegi tanpa bahan kimia berbahaya. Dengan dukungan dan pendampingan dari BAZNAS Purbalingga, Bapak Rukhiman memanfaatkan pestisida nabati berbahan alami serta menerapkan pengendalian hama terpadu (PHT). Melalui penyemprotan rutin dan pelepasan musuh alami, populasi hama dapat ditekan secara efektif tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan. “Dulu, kami sering panik saat hama menyerang, karena pestisida kimia kadang malah merusak tanaman dan tanah. Sekarang kami belajar membuat pestisida nabati sendiri dari bahan sekitar, hasilnya lebih aman dan tanaman tetap subur,” ungkap Rukhiman, dengan senyum bangga di tengah hamparan padi menghijau. Pendekatan alami ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan hasil panen, tetapi juga menumbuhkan kesadaran baru di kalangan petani setempat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Sejumlah petani lain di Cilapar mulai tertarik mengikuti jejaknya dengan memproduksi dan menggunakan pestisida nabati secara mandiri. Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Purbalingga, Delia Murni Solikhah S.P, menyampaikan dukungannya terhadap inovasi para petani binaan. “Kami mendorong petani agar lebih mandiri dan ramah lingkungan. Pestisida nabati adalah langkah nyata menuju pertanian yang sehat, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya. Melalui program Lumbung Pangan BAZNAS, Desa Cilapar kini menjadi salah satu contoh nyata penerapan pertanian berkelanjutan yang produktif, sehat, dan ramah lingkungan. Harapannya, inovasi ini dapat diperluas ke wilayah lain sehingga kemandirian pangan di Kabupaten Purbalingga semakin kokoh.
BERITA24/10/2025 | Admin
Sinergi Tim Gabungan, BTB BAZNAS Purbalingga Bersihkan Material Longsor di Kaliori
Sinergi Tim Gabungan, BTB BAZNAS Purbalingga Bersihkan Material Longsor di Kaliori
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama tim gabungan bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang menutup akses jalan menuju RT 22 RW 05, pada Selasa (21/10/2025) sore. Longsoran tanah dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi 3 meter itu terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung memutus akses utama warga menuju permukiman. Mengetahui kejadian tersebut, tim BTB BAZNAS Purbalingga segera berkoordinasi dengan unsur BPBD, TNI, Polri, perangkat desa, serta relawan masyarakat untuk melakukan pembersihan material longsor. Dengan peralatan manual dan satu unit alat berat, proses evakuasi material tanah berlangsung hingga sore hari. Upaya dilakukan secara gotong royong demi membuka kembali jalur penghubung yang vital bagi aktivitas warga, termasuk akses pendidikan dan ekonomi. Perwakilan BTB BAZNAS Purbalingga, Bayu Krisna Mukti, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. “Kami hadir untuk membantu percepatan penanganan bencana bersama tim gabungan. Respons cepat dan sinergi antarinstansi menjadi kunci agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya. Sementara itu, pihak pemerintah desa mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana tersebut. Hingga Rabu (22/10/2025) pagi, akses jalan telah terbuka sebagian dan masih dilakukan pembersihan lanjutan guna memastikan keamanan pengguna jalan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS melalui unit tanggap bencana merupakan wujud nyata peran zakat dalam membantu masyarakat pada situasi darurat. “BAZNAS tidak hanya hadir dalam program kemanusiaan dan pemberdayaan, tetapi juga siap turun langsung saat bencana melanda. Ini adalah bentuk nyata amanah para muzaki yang kami salurkan dalam aksi kemanusiaan untuk menolong sesama,” ungkapnya. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, membawa semangat kepedulian dan kebersamaan.
BERITA22/10/2025 | Admin
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA BERSAMA TIM GABUNGAN BANTU PENANGANAN ANGIN KENCANG DI KALIGONDANG DAN PENOLIH
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA BERSAMA TIM GABUNGAN BANTU PENANGANAN ANGIN KENCANG DI KALIGONDANG DAN PENOLIH
Purbalingga — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan sejumlah kerusakan di dua lokasi berbeda. Di wilayah Kecamatan Kaligondang, pagar SMP Negeri 1 Kaligondang dilaporkan ambruk akibat terjangan hujan dan angin besar. Sementara itu, di Jalan Raya Penolih, sebuah pohon tumbang melintang di jalan dan mengenai jaringan listrik, sempat menghambat arus lalu lintas serta mengganggu pasokan listrik di sekitar lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan dan penghitungan untuk mengetahui besaran kerugian material yang dialami masyarakat. Menanggapi kejadian tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga segera menerjunkan tiga personel ke lokasi terdampak. Bekerja sama dengan BPBD, Pramuka Peduli, Relawan SAR, warga, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk membantu proses pembersihan material, penanganan pohon tumbang, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar. Koordinator BTB Purbalingga, Bayu Krisna dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keterlibatan tim merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat di saat bencana. “Kami hadir untuk membantu masyarakat secepat mungkin. Sinergi dengan warga dan aparat sangat penting agar kondisi bisa segera pulih,” ujarnya. Warga sekitar menyambut baik kehadiran tim BAZNAS yang turun langsung ke lapangan. “Kami sangat terbantu, terutama dalam membersihkan puing dan menyingkirkan pohon yang menutup jalan,” kata salah satu warga Kaligondang. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama menghadapi potensi cuaca ekstrem di musim pancaroba. BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat.
BERITA22/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN LOGISTIK UNTUK RELAWAN BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI DESA PANUSUPAN
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN LOGISTIK UNTUK RELAWAN BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI DESA PANUSUPAN
Purbalingga – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Pada Sabtu (18/10/2025), tim BAZNAS Purbalingga turun langsung menyalurkan bantuan logistik untuk para relawan yang tengah berjibaku membersihkan material longsor di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang. Bencana longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya sempat menutup akses jalan utama desa dengan tumpukan tanah setinggi dua meter. Meski cuaca belum sepenuhnya bersahabat, semangat gotong royong warga dan relawan tidak surut. Sejak pagi, ratusan orang yang tergabung dari berbagai unsur masyarakat bahu membahu membersihkan material longsor. Di tengah lelahnya tenaga relawan, bantuan logistik dari BAZNAS Purbalingga hadir menjadi penguat semangat. Sebanyak empat paket sembako dan logistik konsumsi disalurkan untuk mendukung kegiatan kerja bakti tersebut. Bantuan ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga yang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga. “Ini bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para relawan dan masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan logistik di lapangan,” ungkap Rahmat Basuki, S.Pd, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga. Suasana haru terasa ketika beberapa warga yang rumahnya sempat terisolasi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Jalan sudah mulai bisa dilewati, dan bantuan dari BAZNAS ini sangat berarti bagi kami,” tutur Sutarmi, salah satu warga Panusupan dengan mata berkaca-kaca. Kolaborasi antara BAZNAS Purbalingga dan PMI tidak hanya berupa bantuan material, tetapi juga dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak. Keduanya berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan di Kabupaten Purbalingga. Bencana boleh datang tanpa diduga, namun kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan nyata yang terus hidup di tengah masyarakat Purbalingga.
BERITA20/10/2025 | Admin
WAKA IV BAZNAS PURBALINGGA SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DESA CILAPAR
WAKA IV BAZNAS PURBALINGGA SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DESA CILAPAR
Purbalingga – Dalam upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat desa, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sukarman, melaksanakan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, pada hari ini. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para ta’mir masjid se-Desa Cilapar, tokoh agama, dan perwakilan Petani Gapoktan Citra Cilapar. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, menandakan antusiasme masyarakat dalam mendukung gerakan zakat untuk kemaslahatan bersama. Dalam kesempatan tersebut, H. Sukarman menjelaskan bahwa pembentukan UPZ desa menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan zakat dan memastikan pengelolaan dana umat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. “Melalui UPZ, kita ingin menghadirkan peran aktif masyarakat dalam menguatkan ekosistem zakat. Dengan dikelola secara profesional, zakat bisa menjadi kekuatan ekonomi umat yang menumbuhkan kesejahteraan dan kemandirian di tingkat desa,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, sinergi antara BAZNAS, tokoh agama, dan kelompok masyarakat seperti Gapoktan menjadi kunci penting dalam membangun kesadaran berzakat dan memperkuat basis pemberdayaan ekonomi lokal. Para peserta sosialisasi menyambut baik inisiatif pembentukan UPZ ini. Mereka menilai kehadiran BAZNAS di tingkat desa akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memastikan dana yang dihimpun benar-benar kembali untuk kepentingan masyarakat sekitar. Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Purbalingga dalam memperluas jejaring zakat hingga ke akar rumput, agar manfaat zakat semakin dirasakan oleh masyarakat luas, terutama di sektor keagamaan dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA17/10/2025 | Admin
Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Purbalingga, dan Pemdes Kedungbenda Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Rawan Kekeringan
Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Purbalingga, dan Pemdes Kedungbenda Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Rawan Kekeringan
Purbalingga – Upaya menghadirkan solusi berkelanjutan bagi warga di wilayah rawan kekeringan diwujudkan melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan Pemerintah Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon. Program kerja sama tersebut menghasilkan pembangunan sumur bor yang diresmikan pada Selasa (14/10/2025) di Desa Kedungbenda. Desa Kedungbenda dikenal sebagai salah satu desa yang masuk dalam zona rawan kekeringan di Kabupaten Purbalingga. Setiap musim kemarau, wilayah ini kerap menjadi prioritas droping air bersih, karena sumber air di desa tersebut sering mengering. Kehadiran sumur bor ini menjadi angin segar bagi masyarakat, karena mampu menghadirkan sumber air yang lebih mudah dijangkau dan berkelanjutan. Air hasil pengeboran dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan ibadah, serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini terkendala oleh keterbatasan air. Dalam acara peresmian, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si. beserta unsur pimpinan lainnya, Camat Kemangkon Dedi Kurniawan, serta jajaran Pemerintah Desa Kedungbenda. Mereka bersama-sama meninjau langsung lokasi sumur bor sekaligus menyaksikan uji alir air pertama yang disambut dengan antusias oleh warga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS pusat, daerah, dan pemerintah desa dalam mengatasi persoalan kekeringan di wilayah rawan. “Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Kami berharap keberadaan sumur bor ini bisa memberi manfaat luas dan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Kedungbenda,” ujarnya. Sementara itu, Camat Kemangkon, Dedi Kurniawan, memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS. “Setiap musim kemarau, Kedungbenda selalu menjadi perhatian karena kesulitan air bersih. Dengan adanya sumur bor ini, warga bisa lebih tenang dan tidak lagi bergantung penuh pada droping air,” ungkapnya. Kepala Desa Kedungbenda yang pada kesempatan ini diwakili Sekdes Kedungbenda turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap, sumur bor ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama. Program pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kemanusiaan dan lingkungan hidup. Melalui sinergi yang kuat antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kebutuhan dasar seperti air bersih dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/10/2025 | Admin
Panen Padi Optimal BAZNAS, Penyiangan Rutin Naikkan Hasil Petani Purbalingga
Panen Padi Optimal BAZNAS, Penyiangan Rutin Naikkan Hasil Petani Purbalingga
Purbalingga – Para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada komoditas padi. Melalui kegiatan monitoring rutin dan penyiangan yang terjadwal, para petani berupaya menjaga kondisi tanaman agar tetap sehat, subur, dan menghasilkan panen yang maksimal. Salah satu petani aktif Gapoktan Citra, Ibu Maniah, menjadi contoh nyata dari semangat kerja keras petani di Desa Cilapar. Di lahan miliknya yang seluas 3.812 meter persegi, ia secara rutin melakukan kegiatan penyiangan untuk mengendalikan pertumbuhan rumput liar di sekitar tanaman padi. Penyiangan dilakukan secara manual dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran tanaman padi yang sedang tumbuh. Menurut Ibu Maniah, kegiatan penyiangan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan unsur hara di tanah agar dapat diserap optimal oleh tanaman padi. “Kalau rumput liar dibiarkan, nanti nutrisi yang seharusnya untuk padi bisa direbut oleh gulma. Dengan penyiangan rutin, padi tumbuh lebih sehat dan hasilnya pun lebih bagus,” ujarnya saat ditemui di area persawahannya. Selain penyiangan, Gapoktan Citra juga menerapkan kegiatan monitoring secara berkala terhadap kondisi tanaman, kelembaban tanah, dan potensi serangan hama. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan anggota kelompok tani dan pendamping pertanian desa. Pendampingan ini menjadi bentuk sinergi antara petani, perangkat desa, dan penyuluh pertanian dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Upaya yang dilakukan para petani terbukti memberikan hasil yang menggembirakan. Produktivitas padi di lahan anggota Gapoktan Citra mengalami peningkatan signifikan dibandingkan musim tanam sebelumnya. Selain itu, hasil panen yang lebih baik juga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan keluarga mereka. Ketua Gapoktan Citra, Bariyanto dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kedisiplinan anggota dalam menerapkan pola tanam dan perawatan yang tepat. “Kami terus mengedukasi para petani untuk menjaga kebersihan lahan, rutin melakukan pengamatan tanaman, dan bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Semua ini bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di tingkat desa,” ungkapnya. Melalui semangat kebersamaan dan kerja keras, para petani Desa Cilapar berhasil menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti penyiangan dan monitoring rutin dapat membawa dampak besar bagi hasil panen dan kesejahteraan masyarakat. Gapoktan Citra berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lain di wilayah Purbalingga untuk terus mengembangkan praktik pertanian yang berkelanjutan dan produktif.
BERITA10/10/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →