WhatsApp Icon
Bersama BAZNAS ada Setitik Harapan untuk Mbah Minem

Di sudut sederhana Desa Gemuruh, Padamara, berdiri sebuah gubuk rapuh yang nyaris roboh dimakan usia. Dindingnya lapuk, atapnya bocor, dan lantainya jauh dari kata nyaman. Di tempat itulah Mbah Sarminem (60), yang akrab disapa Mbah Minem, menjalani hari-harinya seorang diri tanpa pendamping hidup maupun anak yang tinggal bersamanya.

Usia senja yang seharusnya diisi dengan ketenangan justru menjadi masa yang penuh ujian bagi Mbah Minem. Selain harus bertahan hidup dalam keterbatasan, ia juga berjuang melawan penyakit kanker hidung yang dideritanya. Kondisinya semakin berat karena selama ini ia tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun. Keterbatasan pengetahuan dan tidak pernah mengurus administrasi kependudukan membuatnya tidak terdaftar dalam program perlindungan kesehatan yang seharusnya dapat membantunya.

Saat harus menjalani perawatan di rumah sakit, Mbah Minem dihadapkan pada kenyataan yang tidak mudah. Tagihan biaya pengobatan yang mencapai lebih dari Rp7 juta menjadi beban yang mustahil ia tanggung seorang diri. Bagi seseorang yang bahkan tidak memiliki penghasilan tetap, angka tersebut terasa seperti tembok tinggi yang sulit dilalui.

Namun di tengah kesulitan itu, kepedulian hadir membawa harapan. Melalui kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Desa, dan pihak rumah sakit tempat Mbah Minem dirawat, biaya pengobatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Langkah kecil yang menjadi penyelamat besar bagi seorang lansia yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya.

Perjuangan Mbah Minem ternyata tidak berhenti pada persoalan kesehatan. Tempat tinggal yang selama ini ia huni pun sangat memprihatinkan dan jauh dari standar kelayakan. Gubuk reyot yang menjadi tempat berlindung dari panas dan hujan sudah tidak lagi mampu memberikan rasa aman. Lebih memilukan lagi, Mbah Minem tidak memiliki tanah maupun harta benda. Selama ini ia hanya menumpang tinggal di sebidang tanah milik saudaranya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS turut memberikan bantuan rehabilitasi rumah agar Mbah Minem dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk menjalani masa tuanya. Bagi sebagian orang, rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Namun bagi Mbah Minem, rumah yang layak adalah harapan baru, tempat beristirahat dengan tenang setelah melewati begitu banyak ujian hidup.

Kisah Mbah Minem mengingatkan kita bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan. Kehadiran zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang dan kepedulian yang mampu mengembalikan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan harapan.

Di balik senyum sederhana Mbah Minem hari ini, tersimpan doa-doa tulus yang mungkin tidak terdengar oleh manusia, tetapi sangat berharga di hadapan Allah SWT. Semoga setiap kebaikan yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan menjadi jalan keberkahan bagi seluruh pihak yang telah peduli dan membantu.

 

14/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga Gelar Madrasah Tanggap Bencana di MI Maarif NU 01 Maribaya

Purbalingga – BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) di MI Ma'arif NU 01 Maribaya, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Senin (13/7/2026). Program ini diikuti oleh 48 siswa dari kelas IV hingga kelas VI dan akan berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (15/7/2026).

Kegiatan MANTAB merupakan program edukasi kebencanaan yang bertujuan membangun budaya sadar bencana di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pengetahuan mengenai berbagai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, serta pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak usia dini.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Badan Penanggulanagan Bencana, Aris Mulyanto. Dalam sambutannya, Aris menyampaikan bahwa pendidikan kebencanaan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi situasi darurat.

"Anak-anak merupakan kelompok yang rentan ketika terjadi bencana. Oleh karena itu, pendidikan kebencanaan harus diberikan sejak usia sekolah agar mereka memahami langkah penyelamatan diri, mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, serta dapat menjadi agen penyebar informasi kesiapsiagaan bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa program Madrasah Tanggap Bencana merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung terciptanya satuan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

"BAZNAS tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga mendorong upaya pengurangan risiko melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Kami berharap para siswa memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain ketika menghadapi kondisi darurat," tutur Sudijanto.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi dan praktik yang dikemas secara interaktif, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, simulasi evakuasi, penyusunan jalur evakuasi, pembentukan budaya aman di lingkungan sekolah, hingga latihan tanggap darurat bersama para fasilitator.

Melalui program Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB), BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi bencana. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan mampu meminimalkan risiko bencana bagi seluruh warga sekolah.

 

13/07/2026 | Kontributor: Admin
Kursi Roda untuk Mbah Wayem, Wujud Kepedulian Zakat Membantu Lansia Tetap Beraktivitas

Purbalingga – Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus diwujudkan menjadi program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda bagi lansia dan warga kurang mampu yang mengalami keterbatasan mobilitas. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan agar tetap dapat beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Salah satu penerima manfaat adalah Mbah Wayem (75), warga Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Di usia senjanya, Mbah Wayem mengalami kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas sehingga mobilitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.

Melalui usulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan satu unit kursi roda kepada Mbah Wayem. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada Jumat (10/7/2026) di kediaman Mbah Wayem oleh UPZ Desa Karangnangka, didampingi Kepala Desa Karangnangka bersama perwakilan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Mbah Wayem dalam melakukan aktivitas sehari-hari, mengurangi ketergantungan kepada orang lain, serta meningkatkan kualitas hidup di masa lanjut usia. Kehadiran alat bantu mobilitas juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lansia agar tetap dapat menjalani aktivitas dengan lebih layak dan bermartabat.

Program bantuan alat bantu jalan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Purbalingga kepada masyarakat yang termasuk dalam golongan penerima zakat (mustahik). Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, dana zakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih optimal, transparan, dan memiliki dampak yang lebih luas. Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi beban kaum dhuafa, serta menghadirkan keberkahan bagi muzaki dan penerima manfaat.

Semakin banyak zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS, semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di Kabupaten Purbalingga.

 

10/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga dan MWCNU Bukateja Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM Kuliner Melalui Pelatihan Bidang Boga

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan MWCNU Bukateja menyelenggarakan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang boga selama dua hari, Sabtu–Ahad, 4–5 Juli 2026, di Gedung Workshop MWCNU Bukateja. Kegiatan ini diikuti oleh para pegiat kuliner dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bukateja sebagai upaya meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha kuliner yang lebih produktif dan berdaya saing.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi praktik pembuatan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual, meliputi roti manis, kroket kentang, dan pie buah. Materi disusun agar mudah diterapkan oleh peserta, baik yang telah memiliki usaha maupun yang baru akan merintis usaha di bidang kuliner.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, menambah variasi produk yang dipasarkan, serta mendorong lahirnya wirausaha mandiri yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam memberdayakan masyarakat melalui program ekonomi produktif, sehingga zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi sarana menciptakan kemandirian ekonomi mustahik dan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada proses belajar saja, tetapi mampu melahirkan produk-produk kuliner yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar. BAZNAS ingin zakat dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi sehingga masyarakat semakin mandiri dan usahanya terus berkembang," ujar Sudijanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi UKM Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kepala Bidang Usaha Mikro, Wasis Pambudi, mengapresiasi sinergi antara BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan MWCNU Bukateja dalam mendukung pengembangan UMKM.

"Pelatihan seperti ini sangat penting karena pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga peningkatan keterampilan, inovasi produk, dan semangat untuk terus berkembang. Kami berharap peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi usaha yang berkelanjutan dan mampu menciptakan peluang ekonomi di lingkungannya," ungkap Wasis.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama MWCNU Bukateja berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki keterampilan, inovasi, dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, sektor usaha mikro di Kabupaten Purbalingga dapat terus tumbuh, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

06/07/2026 | Kontributor: Admin
Harapan dan Kepedulian untuk Elvan, Pejuang Kecil dari Kutasari

Di usia yang seharusnya dipenuhi dengan keceriaan dan bermain bersama teman-teman, Elvan (8) harus menjalani perjuangan besar melawan penyakit Leukimia yang dideritanya sejak tahun 2025. Anak asal Karanglewas, Kecamatan Kutasari ini tetap berusaha kuat menjalani berbagai pengobatan, didampingi sang ibu tercinta, Ari Yuniah.

Di tengah perjuangan merawat buah hati, Ari Yuniah tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan es dari rumah. Dengan penghasilan sekitar Rp15–20 ribu per hari, ia tetap bertahan sembari fokus menjaga Elvan agar bisa menjalani pengobatan dengan baik.

Dalam perjalanan pengobatannya, Elvan menjadi salah satu penerima manfaat layanan ambulan gratis BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Setiap kali harus menjalani kemoterapi ke rumah sakit di Purwokerto, layanan tersebut menjadi salah satu ikhtiar yang membantu Elvan dan keluarganya agar tetap bisa mendapatkan perawatan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama TP PKK Kabupaten Purbalingga hadir memberikan perhatian untuk Elvan dan keluarga, Kamis (25/6). BAZNAS menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta serta paket logistik keluarga untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya itu, TP PKK Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan bantuan uang tunai, paket sembako, serta satu unit sepeda dari Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif.

Kehadiran bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang. Semoga Elvan diberikan kekuatan, kesembuhan, dan keluarga diberikan ketabahan dalam melewati setiap prosesnya.

Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan manfaat dan menemani perjuangan masyarakat yang membutuhkan.

25/06/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS Dorong Petani Purbalingga Tingkatkan Hasil Panen Padi Inpari 32
BAZNAS Dorong Petani Purbalingga Tingkatkan Hasil Panen Padi Inpari 32
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendampingan dan praktik ramah lingkungan. Salah satunya terlihat dari upaya yang dilakukan Bapak Daryono, anggota Gapoktan Citra Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, yang saat ini tengah menggarap lahan padi varietas Inpari 32 seluas 9.800 meter persegi. Pada usia tanaman sekitar 50 Hari Setelah Tanam (HST), Daryono secara rutin melakukan penyemprotan pestisida nabati. Langkah tersebut dipadukan dengan pemusnahan telur hama serta pelepasan musuh alami, sehingga mampu menekan serangan hama walang sangit yang kerap menjadi ancaman utama bagi tanaman padi. “Dengan cara ini, kami bisa menjaga tanaman tetap sehat tanpa harus bergantung pada pestisida kimia berlebihan. Hasil panen juga lebih baik, dan biaya produksi bisa lebih hemat,” ungkap Daryono. Pendekatan ramah lingkungan ini sejalan dengan program BAZNAS yang berkomitmen mendukung kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan petani. Melalui upaya pengendalian hama terpadu, diharapkan produktivitas padi Inpari 32 meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi pendapatan keluarga petani. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa inovasi petani binaan menjadi bukti nyata zakat produktif mampu menggerakkan sektor pertanian. “Kami sangat mengapresiasi usaha Bapak Daryono dan para petani lain yang terus berinovasi. Dengan teknik budidaya ramah lingkungan, hasil panen bisa meningkat sekaligus menjaga kelestarian alam,” jelasnya. Kisah ini menjadi contoh bahwa dukungan BAZNAS tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan yang mampu mencetak petani tangguh dan produktif di Purbalingga.
BERITA01/10/2025 | Admin
Berkah Bantuan BAZNAS, Pak Suweni Ubah Sisa Lahan Jadi Ladang Cuan
Berkah Bantuan BAZNAS, Pak Suweni Ubah Sisa Lahan Jadi Ladang Cuan
Purbalingga – Kreativitas dan ketekunan dalam mengelola lahan sempit terbukti membawa berkah bagi Pak Suweni, seorang petani binaan BAZNAS di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Dengan dukungan pembinaan dari BAZNAS, ia berhasil memanfaatkan sisa lahan seluas 146,25 meter persegi menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan. Awalnya, lahan tersebut hanya menjadi sisa area setelah panen padi. Namun, berkat pendampingan dan semangat untuk terus berinovasi, Pak Suweni mulai menanaminya dengan kangkung dan talas. Pengolahan lahan dilakukan secara teratur sehingga mampu mengurangi risiko gagal panen sekaligus menjaga keanekaragaman hayati. “Dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman, saya merasa lebih aman. Kalau padi sedang kurang hasilnya, kangkung dan talas bisa jadi penopang,” ungkap Pak Suweni dengan penuh syukur. Hasil panen kemudian dipasarkan ke masyarakat sekitar, dan secara nyata membantu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga. Strategi sederhana namun efektif ini sekaligus menjadi bukti bahwa lahan sempit pun dapat dioptimalkan dengan baik. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi terhadap semangat Pak Suweni. “Apa yang dilakukan Pak Suweni ini selaras dengan misi BAZNAS untuk menghadirkan kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal. Inovasi seperti inilah yang akan terus kami dorong di masyarakat,” katanya. Kisah Pak Suweni menjadi teladan bahwa keberkahan bisa datang dari ketekunan dan pemanfaatan peluang sekecil apa pun. Dengan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, sisa lahan pun dapat berubah menjadi ladang cuan yang menumbuhkan harapan baru bagi keluarga petani.
BERITA01/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Terima Kunjungan TP PKK, Bahas Strategi Penanganan Kemiskinan Pada Kelurag Rentan
BAZNAS Purbalingga Terima Kunjungan TP PKK, Bahas Strategi Penanganan Kemiskinan Pada Kelurag Rentan
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menerima kunjungan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Purbalingga di Kantor BAZNAS, Rabu (01/10/2025). Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Purbalingga, Ibu Syahzani Fahmi M. Hanif, beserta Wakil Ketua TP PKK, Ibu Denita Dimas Prasetyahani, dan jajaran pengurus PKK lainnya. Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi penting terkait upaya penanganan kemiskinan di Kabupaten Purbalingga. Baik BAZNAS maupun TP PKK menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi program agar pemberdayaan keluarga serta masyarakat miskin dapat berjalan lebih efektif. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan apresiasi atas inisiatif TP PKK yang berkenan bersinergi dengan BAZNAS. “Kami sangat menyambut baik silaturahmi ini. Penanganan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun BAZNAS semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Dengan adanya sinergi dengan TP PKK, kami optimistis program pemberdayaan dapat lebih terarah, terutama menyasar keluarga-keluarga yang rentan,” ujar Ketua BAZNAS. Sementara itu, Ketua TP PKK Purbalingga, Ibu Syahzani Fahmi M. Hanif, menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antara TP PKK dengan BAZNAS. “PKK memiliki jaringan hingga tingkat desa dan dasawisma. Dengan dukungan BAZNAS, kami berharap upaya pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan dapat lebih optimal. Kami siap berkolaborasi untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tutur beliau. Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara TP PKK Purbalingga dengan BAZNAS. Diharapkan kerja sama ini dapat menghasilkan program-program nyata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, pengentasan kemiskinan, dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Purbalingga.
BERITA01/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA HADIRI FGD PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN SIAGA
BAZNAS PURBALINGGA HADIRI FGD PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN SIAGA
Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kepala Pelaksana, Bapak Rahmat Basuki, S.Pd., menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) terkait Pengembangan Buku Panduan SIAGA (Sistem Informasi Ambulans dan Gawat Darurat) untuk Petugas Ambulans Desa, yang digelar di D’Garden Hall & Resto Purwokerto, hari ini. Acara ini diselenggarakan oleh Ucup Supriadi, S.Kep., Ners, mahasiswa tingkat akhir Magister Keperawatan, dengan menghadirkan langsung pembimbing akademik sekaligus penulis buku, Dr. Ridlwan Kamaluddin, M.Kep., Ners. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh perwakilan PSC 119 Kabupaten Banyumas, perwakilan Kecamatan Baturraden dan Kedungbanteng. Kehadiran BAZNAS Purbalingga dalam forum ini merupakan bentuk komitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan layanan darurat kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung optimalisasi peran ambulans desa. Melalui FGD ini, diharapkan akan lahir panduan praktis yang dapat memperkuat sistem informasi dan pelayanan gawat darurat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.
BERITA30/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU IBU RUSMINI KORBAN KEBAKARAN DI KALIGONDANG
BAZNAS PURBALINGGA BANTU IBU RUSMINI KORBAN KEBAKARAN DI KALIGONDANG
Purbalingga – Musibah kebakaran menimpa rumah milik Ibu Rusmini, seorang janda warga Desa Cilapar RT 01 RW 01, Kecamatan Kaligondang. Api melahap bagian atap rumah tepat di area tengah, sehingga kondisi hunian kini sangat memprihatinkan. Air hujan dan kotoran dengan mudah masuk ke dalam rumah, membuat keseharian beliau bersama cucunya yang masih bersekolah menjadi semakin berat. Mengetahui kabar tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga segera turun tangan. Tim BAZNAS hadir langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi rumah Ibu Rusmini sekaligus memberikan dukungan. Dalam kesempatan itu, BAZNAS menyerahkan Paket Logistik Keluarga (PLK) guna meringankan kebutuhan sehari-hari. Tak hanya berhenti di situ, BAZNAS juga melakukan asesmen sebagai langkah awal untuk memberikan bantuan lanjutan. Hal ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS Purbalingga terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus komitmen untuk selalu hadir di tengah warga yang membutuhkan. Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberi semangat baru bagi Ibu Rusmini dan cucunya untuk tetap tegar menghadapi ujian ini.
BERITA30/09/2025 | Admin
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA TANGANI POHON TUMBANG DI KECAMATAN MREBET
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA TANGANI POHON TUMBANG DI KECAMATAN MREBET
Baznas Tanggap Bencana Purbalingga Tangani Pohon Tumbang di Kecamatan Mrebet Purbalingga – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Senin (29/9/2025) sore, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa atap rumah warga di Desa Sindang. Tiga rumah warga mengalami kerusakan, yakni rumah milik Bapak Sahudin di RT 02/RW 01 yang tertimpa pohon petai, rumah Bapak Muslimin di RT 02/RW 03, serta rumah Bapak Sukirno di RT 02/RW 04 yang keduanya tertimpa pohon jengkol. Peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB ketika hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut. Pada pukul 16.45 WIB, Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga menerima laporan adanya rumah warga yang tertimpa pohon tumbang. Tim BTB segera berkoordinasi dengan BPBD dan PMI, kemudian bersama unsur gabungan lainnya bergerak menuju lokasi pada pukul 17.00 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan evakuasi dan pembersihan pohon yang menimpa atap rumah. Proses penanganan berlangsung hingga malam hari, dan pada pukul 19.45 WIB pohon berhasil disingkirkan sehingga kondisi rumah warga dapat segera tertangani. Dalam penanganan ini, hadir sejumlah unsur gabungan, di antaranya Baznas Kabupaten Purbalingga, PMI, BPBD, RAPI, SAR Perwira Bangsa, perangkat desa, serta warga sekitar yang turut membantu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Kehadiran Baznas Tanggap Bencana bersama tim gabungan diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat pemulihan pasca-bencana.
BERITA30/09/2025 | Admin
BAZNAS Antar 3 Pasien ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan Sediakan Rumah Singgah YPSP-BAZNAS
BAZNAS Antar 3 Pasien ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan Sediakan Rumah Singgah YPSP-BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Pada hari ini, tim BAZNAS Yogyakarta mengantarkan tiga pasien untuk menjalani perawatan medis ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Dengan menggunakan satu armada ambulans BAZNAS, para pasien mendapatkan pendampingan penuh selama perjalanan, mulai dari penjemputan hingga tiba di rumah sakit. Setibanya di Yogyakarta, pasien juga disambut dengan fasilitas Rumah Singgah YPSP-BAZNAS, yang telah disediakan sebagai tempat istirahat yang nyaman dan layak bagi pasien serta keluarga pendamping. Kehadiran rumah singgah ini menjadi bagian dari layanan terpadu BAZNAS dalam memberikan kemudahan akses dan dukungan moral bagi masyarakat yang tengah menjalani proses pengobatan. Layanan ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meringankan beban masyarakat, tidak hanya dengan penyediaan ambulans gratis, tetapi juga sarana akomodasi yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian.
BERITA29/09/2025 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang di Kutasari
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang di Kutasari
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan beberapa pohon tumbang dan menimpa atap rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi, yaitu di Desa Candiwulan RT 11/05 dan Desa Limbangan RT 12/06. Akibatnya, beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun warga sempat panik karena hujan deras masih mengguyur wilayah sekitar. Sekitar pukul 16.45 WIB, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga menerima laporan dari masyarakat dan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Dengan sigap, tim melakukan upaya evakuasi pohon yang menimpa rumah, membersihkan material, serta membantu warga untuk menutup sementara atap rumah yang rusak agar tidak semakin parah terkena hujan. Kehadiran BTB BAZNAS Purbalingga di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian dalam merespons cepat setiap musibah. Selain membantu secara teknis di lapangan, tim juga memberikan dukungan moril kepada warga terdampak agar tetap tabah menghadapi ujian.
BERITA29/09/2025 | Admin
KOLABORASI BAZNAS RI DAN BAZNAS PURBALINGGA: PROGRAM SUMUR BOR HADIR DI DESA KEDUNGBENDA
KOLABORASI BAZNAS RI DAN BAZNAS PURBALINGGA: PROGRAM SUMUR BOR HADIR DI DESA KEDUNGBENDA
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Purbalingga hari ini resmi memulai pelaksanaan Program Bantuan Sumur Bor di Desa Kedungbenda RT 03/RW 03, Kecamatan Kemangkon. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI dengan BAZNAS Purbalingga sebagai upaya nyata dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Kegiatan diawali dengan briefing dan doa bersama, yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, H. Suparna. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BAZNAS Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., beserta Camat Kemangkon, Kepala Desa Kedungbenda beserta perangkatnya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa program ini ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu, sehingga kebermanfaatannya dapat segera dirasakan masyarakat. Keberadaan sumur bor ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam penyediaan air bersih, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga sekitar. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menghadirkan program yang berdampak langsung, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis kesejahteraan dan kepedulian sosial.
BERITA29/09/2025 | Admin
AYAH SAKIT GAGAL GINJAL, ANAK KECELAKAAN: KISAH PILU RAYAN, PEMUDA PURBALINGGA YANG JADI SANDARAN KELUARGA
AYAH SAKIT GAGAL GINJAL, ANAK KECELAKAAN: KISAH PILU RAYAN, PEMUDA PURBALINGGA YANG JADI SANDARAN KELUARGA
PURBALINGGA – Kisah haru datang dari seorang pemuda bernama Rayan (20), warga Kabupaten Purbalingga, yang kini menjadi tulang punggung keluarga di usia muda. Meski hanya lulusan SMP karena keterbatasan biaya, Rayan berusaha keras membantu perekonomian keluarga dengan bekerja di salah satu produsen knalpot di Purbalingga. Namun, musibah menimpanya tepat satu hari sebelum Lebaran Idulfitri. Rayan mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tulang pada kaki dan lengan. Kondisi itu membuatnya tak bisa bekerja dan harus menjalani proses penyembuhan panjang. Hingga kini, ia rutin menjalani kontrol ke rumah sakit yang berjarak sekitar 15 kilometer dari rumahnya. Mengetahui hal itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan untuk meringankan beban Rayan dan keluarganya. Bantuan senilai Rp1 juta diberikan untuk mendukung biaya pengobatan sehari-hari. Selain itu, BAZNAS juga menyediakan layanan ambulans gratis setiap kali Rayan harus berangkat kontrol ke rumah sakit. Kondisi keluarga Rayan sendiri cukup memprihatinkan. Sang ayah sudah lama tidak bekerja akibat menderita gagal ginjal dan kanker, sehingga harus rutin menjalani cuci darah. Beban keluarga pun kini banyak ditanggung Rayan yang sebelumnya menjadi tulang punggung, meski saat ini sedang dalam masa pemulihan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan, bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Rayan dalam menjalani proses penyembuhan. “Kami hadir untuk mendampingi warga yang sedang menghadapi musibah. Semoga Rayan segera pulih dan bisa kembali beraktivitas, serta keluarganya diberi kekuatan,” ujarnya. Masyarakat sekitar juga memberikan dukungan moral bagi Rayan. Kisah perjuangannya menjadi pengingat betapa beratnya perjuangan sebagian anak muda yang harus menanggung beban keluarga sejak dini.
BERITA26/09/2025 | Admin
KECELAKAAN SAAT MENDERES, BAZNAS PURBALINGGA BANTU KORBAN DAN KELUARGA
KECELAKAAN SAAT MENDERES, BAZNAS PURBALINGGA BANTU KORBAN DAN KELUARGA
PURBALINGGA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan kepada dua penderes yang mengalami kecelakaan saat bekerja. Bantuan diberikan pada Kamis (25/9/2025) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, khususnya para penderes nira yang rentan mengalami risiko kerja. Korban pertama adalah (alm) Suwandi Sipon, warga Cendana RT 9/4, Kecamatan Kutasari. Beliau mengalami kecelakaan saat menderes hingga akhirnya meninggal dunia. BAZNAS Purbalingga menyerahkan bantuan sebesar Rp500 ribu untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Korban kedua yaitu Rasmito Rasun, warga Bumisari RT 18/9, Kecamatan Bojongsari. Ia juga mengalami kecelakaan saat menderes dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya kini berangsur pulih dan sudah bisa berjalan kembali, meski masih merasakan nyeri pada bagian pinggang sehingga belum dapat kembali bekerja. BAZNAS turut memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu untuk mendukung pemulihan dan kebutuhan keluarga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial terhadap para pekerja sektor informal. “Profesi penderes penuh risiko. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga korban, baik yang sedang dalam masa pemulihan maupun yang ditinggalkan,” ujarnya. Masyarakat mengapresiasi langkah BAZNAS yang sigap memberi perhatian kepada penderes, dan berharap semakin banyak pihak tergerak membantu para pekerja yang menggantungkan hidup dari pekerjaan berisiko tinggi tersebut.
BERITA26/09/2025 | Admin
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR DALAM PENANGANAN POHON TUMBANG DI KALIGONDANG, PURBALINGGA
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR DALAM PENANGANAN POHON TUMBANG DI KALIGONDANG, PURBALINGGA
purbalingga – hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah kecamatan kaligondang, kabupaten purbalingga pada senin (tanggal menyesuaikan), mengakibatkan sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah warga di desa selanegara rt 02/02. rumah tersebut milik bp. suprianto (45 tahun) yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan jumlah 4 jiwa. akibat kejadian ini, pemilik rumah mengalami kerugian material sekitar rp300.000. tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. kronologi kejadian, hujan deras yang disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 15.00 wib. kemudian, pada pukul 16.45 wib, tim baznas tanggap bencana (btb) kabupaten purbalingga menerima laporan adanya pohon tumbang yang menimpa rumah warga. menindaklanjuti laporan tersebut, btb segera berkoordinasi dengan bpbd kabupaten purbalingga, pmi, dan unsur relawan lainnya. sekitar pukul 17.00 wib, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. setibanya di lokasi, tim segera melakukan penanganan dengan mengevakuasi pohon yang menimpa atap rumah warga. proses evakuasi berjalan hingga malam hari, dan pada pukul 20.00 wib, pohon berhasil disingkirkan dengan aman. dalam giat penanganan ini, hadir unsur dari baznas kabupaten purbalingga bersama pmi, bpbd, rif, rapi, damkar, pemerintah desa setempat, serta dukungan warga sekitar yang bahu-membahu membantu proses evakuasi.
BERITA26/09/2025 | Admin
TERSENYUM KEMBALI BANTUAN BAZNAS PURBALINGGA UNTUK RELIN YANG SEDANG SAKIT
TERSENYUM KEMBALI BANTUAN BAZNAS PURBALINGGA UNTUK RELIN YANG SEDANG SAKIT
Purbalingga – Hidup tidak selalu mudah bagi Relin Siti Nur Rohmah, siswi kelas 3 SD asal Desa Cendana RT 2 RW 1, Kecamatan Kutasari. Sejak ibunya meninggal, Relin tumbuh sebagai anak piatu dan kini hanya tinggal bersama ayahnya. Namun, kondisi sang ayah yang tengah sakit dan tidak bisa berjalan membuat Relin semakin harus bertahan dengan keterbatasan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Relin hanya mengandalkan belas kasihan dari saudara-saudaranya. Kini, cobaan kembali datang. Relin jatuh sakit dan masih dalam masa pemulihan, sehingga ia belum bisa bersekolah seperti anak-anak seusianya. Kisah pilu ini mengetuk hati BAZNAS Purbalingga. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS memberikan bantuan dana sebesar Rp1.000.000 untuk meringankan beban Relin dan keluarganya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu biaya kebutuhan hidup serta pemulihan kesehatan Relin. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan, "Kami hadir untuk membersamai masyarakat yang sedang diuji oleh keadaan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan Relin bisa segera pulih, serta kembali bersekolah dengan semangat." Meski hidup dalam keterbatasan, Relin tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan dan bercita-cita meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan dan doa dari banyak pihak menjadi harapan besar agar Relin bisa bangkit kembali.
BERITA25/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA RINGANKAN DERITA DENGAN KURSI RODA UNTUK DUA WARGA TANGGUH
BAZNAS PURBALINGGA RINGANKAN DERITA DENGAN KURSI RODA UNTUK DUA WARGA TANGGUH
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan. Dua warga yang sudah lama menderita sakit menerima bantuan kursi roda untuk membantu aktivitas sehari-hari. Penerima pertama adalah Bapak Turiman, warga Desa Penaruban RT 3 RW 4, Kecamatan Kaligondang. Sudah sejak lama ia hanya bisa berjalan dengan bertumpu pada kedua tangannya, karena bagian tubuhnya dari pinggang ke bawah tidak dapat digerakkan. Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari sangat terbatas. Dengan adanya kursi roda baru, diharapkan Bapak Turiman bisa lebih mudah bergerak dan beraktivitas. Penerima kedua adalah Ibu Saliah, warga Desa Manduraga RT 1 RW 1, Kecamatan Kalimanah. Sejak 10 tahun terakhir, beliau berjuang melawan penyakit gagal ginjal dan rutin menjalani cuci darah. Keseharian yang penuh dengan keterbatasan semakin sulit tanpa alat bantu mobilitas. Kursi roda yang diberikan Baznas menjadi harapan baru agar Ibu Saliah dapat beraktivitas lebih layak dan nyaman. Ketua Baznas Purbalingga menyampaikan bahwa pemberian kursi roda ini merupakan bentuk perhatian terhadap warga yang membutuhkan dukungan nyata. “Kami berharap kursi roda ini bisa membantu aktivitas sehari-hari dan meringankan beban mereka dalam menjalani ujian kesehatan,” ungkapnya. Kedua penerima bantuan beserta keluarga menyampaikan terima kasih dan rasa haru atas kepedulian yang ditunjukkan. Mereka berharap kebaikan ini menjadi amal jariyah dan doa agar diberikan kesembuhan serta ketabahan.
BERITA24/09/2025 | Admin
ALHAMDULILLAH HARAPAN BARU UNTUK NANDAR, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN ALAT BANTU DENGAR
ALHAMDULILLAH HARAPAN BARU UNTUK NANDAR, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN ALAT BANTU DENGAR
Purbalingga – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa alat bantu dengar senilai Rp24 juta kepada Arif Munandar, siswa kelas 6 SD asal Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja. Arif Munandar, atau akrab disapa Nandar, sejak balita mengalami penurunan pendengaran di kedua telinganya. Kondisi ini membuatnya mengalami kesulitan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar, bahkan menghambat proses belajarnya di sekolah. Meski demikian, semangatnya untuk tetap bersekolah tidak pernah surut. Ayah Nandar sehari-hari bekerja sebagai pedagang ayam potong. Dengan penghasilan yang terbatas, keluarga tidak mampu menyediakan alat bantu dengar yang sangat dibutuhkan sang anak. Mengetahui hal tersebut, BAZNAS Purbalingga turun tangan memberikan bantuan penuh. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan, pemberian alat bantu dengar ini diharapkan bisa menjadi jalan bagi Nandar untuk lebih mudah berkomunikasi dan mengoptimalkan pembelajaran di sekolah. “Kami berharap Nandar semakin bersemangat belajar, bergaul dengan teman-temannya, dan kelak bisa meraih cita-cita yang diinginkan,” ujarnya. Dengan adanya alat bantu dengar baru ini, keluarga besar Nandar pun merasa sangat terbantu. Sang ayah mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur yang telah peduli. “Semoga kebaikan ini mendapat balasan yang lebih besar dari Allah SWT,” ungkapnya haru.
BERITA24/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASESMEN PERMOHONAN BANTUAN ZAKAT PRODUKTIF PEDAGANG WARUNGAN
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASESMEN PERMOHONAN BANTUAN ZAKAT PRODUKTIF PEDAGANG WARUNGAN
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan zakat produktif kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, tim BAZNAS melaksanakan asesmen terhadap permohonan bantuan zakat produktif atas nama Ani Puspitasari, warga Purbalingga Lor RT 1/2. Ani sehari-hari berjualan di warung kecilnya. Meski penghasilan yang diperoleh tidak seberapa, semangatnya untuk terus berjualan tidak pernah padam. Dengan ketekunannya, ia berusaha mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus menjaga keberlangsungan usahanya. Dalam kegiatan asesmen ini, tim BAZNAS Purbalingga meninjau langsung kondisi usaha serta kebutuhan yang diajukan. Tujuan asesmen adalah memastikan apakah seorang pemohon memang layak menerima bantuan zakat produktif. Hal ini penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar bisa membantu meningkatkan taraf hidup penerima manfaat. Ketua BAZNAS Purbalingga menjelaskan, asesmen yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata penerapan tiga prinsip utama BAZNAS, yaitu aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Artinya, dana zakat disalurkan sesuai ketentuan agama, sesuai aturan negara, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. “Melalui bantuan zakat produktif, kami berharap pedagang seperti Bu Ani dapat lebih berkembang, sehingga usaha kecil yang dijalankan bisa memberi hasil lebih baik dan bermanfaat bagi keluarganya,” ungkapnya. Dengan semangat kerja keras para mustahik dan dukungan zakat produktif dari BAZNAS, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu bangkit, mandiri, serta turut berkontribusi bagi kesejahteraan bersama.
BERITA24/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASESMEN PERMOHONAN BANTUAN ZAKAT PRODUKTIF PEDAGANG RAMES
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASESMEN PERMOHONAN BANTUAN ZAKAT PRODUKTIF PEDAGANG RAMES
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali melakukan asesmen terhadap permohonan bantuan zakat produktif. Kali ini, asesmen dilakukan atas nama Suwarto, warga Purbalingga Kulon RT 1/1, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang rames. Suwarto merupakan ayah dari dua anak yang masih duduk di bangku sekolah. Dalam keseharian, ia mengandalkan hasil berdagang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, dengan penghasilan bersih rata-rata hanya sekitar Rp100 ribu per hari, usahanya masih tergolong pas-pasan untuk menopang biaya hidup sekaligus pendidikan anak-anaknya. Melalui asesmen ini, tim BAZNAS Purbalingga meninjau langsung kondisi usaha sekaligus kebutuhan yang diajukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari prosedur untuk memastikan bahwa bantuan zakat produktif dapat tepat sasaran, membantu meningkatkan usaha mustahik, dan pada akhirnya mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan, program zakat produktif memang diprioritaskan bagi pelaku usaha mikro seperti pedagang kecil, agar mereka tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan usahanya. “Dengan adanya bantuan ini, kami berharap usaha Pak Suwarto dapat berkembang, sehingga penghasilannya meningkat dan mampu mencukupi kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan anak-anaknya,” ujarnya. Asesmen ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Purbalingga untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya membantu keluarga prasejahtera agar bisa bangkit dan mandiri melalui pemanfaatan dana zakat.
BERITA24/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN ALAT BANTU JALAN UNTUK IBU MUTIA, WARGA DESA LAMBUR
BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN ALAT BANTU JALAN UNTUK IBU MUTIA, WARGA DESA LAMBUR
Purbalingga — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, BAZNAS menyerahkan bantuan berupa alat bantu jalan kepada Ibu Mutia, warga Desa Lambur RT 03/RW 01. Ibu Mutia merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus pedagang warung sembako yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kecelakaan saat berbelanja ke pasar. Akibat peristiwa itu, beliau harus menjalani operasi pada bagian paha dan lengan, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Saat ini, Ibu Mutia tinggal bersama suaminya yang bekerja sebagai buruh ternak ayam, serta empat orang anak, di mana tiga di antaranya masih duduk di bangku sekolah. Kondisi tersebut membuat bantuan alat bantu jalan dari BAZNAS Purbalingga sangat berarti untuk meringankan beban sekaligus mendukung proses pemulihan kesehatannya. Pihak BAZNAS Purbalingga berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam menunjang aktivitas sehari-hari maupun memberikan semangat baru bagi Ibu Mutia dan keluarga untuk tetap tegar menghadapi ujian hidup. Atas perhatian tersebut, Ibu Mutia dan keluarga menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada BAZNAS Purbalingga yang telah hadir memberi kepedulian di tengah kesulitan yang dialami.
BERITA23/09/2025 | Admin
Di Tengah Sakit dan Keterbatasan, Uluran Tangan BAZNAS Ringankan Beban Pak Abas
Di Tengah Sakit dan Keterbatasan, Uluran Tangan BAZNAS Ringankan Beban Pak Abas
Purbalingga – Kepedulian terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terhadap warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan biaya hidup disalurkan kepada Abas Nur Rohman (43), warga Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, yang tengah berjuang melawan sakit komplikasi. Pak Abas, yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang servis televisi, kini tak lagi bisa bekerja karena kondisi kesehatannya yang menurun drastis. Padahal, ia adalah tulang punggung keluarga yang terdiri dari lima jiwa. Tanpa penghasilan tetap, kondisi ekonomi keluarganya pun terguncang, bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka mengalami kesulitan. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh BAZNAS Purbalingga dengan didampingi perangkat Desa Cipaku. Bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarga Pak Abas di tengah ujian yang sedang dihadapi. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan, “BAZNAS hadir sebagai wujud kepedulian umat. Kami berharap bantuan ini bisa membantu keluarga Pak Abas melewati masa sulit, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Kami juga mengajak masyarakat yang mampu agar terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS, sehingga lebih banyak saudara kita yang terbantu.” Sementara itu, dengan suara terbata, Pak Abas menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya sangat bersyukur atas perhatian dari BAZNAS dan juga perangkat desa. Kondisi saya saat ini memang tidak bisa bekerja, jadi bantuan ini sangat berarti untuk keluarga kami. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang telah peduli.” Kisah Pak Abas menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Peran serta zakat, infak, dan sedekah sangat penting untuk menjaga agar tidak ada keluarga yang terabaikan di tengah kesulitan.
BERITA22/09/2025 | Admin
Tangis Duka di Tlahab Lor, BAZNAS Purbalingga Beri Santunan untuk Balita Korban Luka Bakar
Tangis Duka di Tlahab Lor, BAZNAS Purbalingga Beri Santunan untuk Balita Korban Luka Bakar
Purbalingga – Duka mendalam menyelimuti keluarga kecil di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja. Seorang balita menjadi korban kecelakaan tragis setelah tercebur ke dalam air nira yang mendidih. Peristiwa itu mengakibatkan luka bakar hampir 80 persen di tubuh mungilnya. Meski sempat mendapat perawatan, takdir berkata lain, sang balita akhirnya wafat meninggalkan keluarga yang sangat mencintainya. Kabar duka ini mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Melalui program santunan kemanusiaan, BAZNAS hadir memberikan santunan sebagai bentuk kepedulian sekaligus meringankan beban keluarga yang tengah dirundung kesedihan. Waka II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna menyampaikan belasungkawa mendalam. “Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga ini. Kehilangan anak adalah ujian yang berat. Semoga keluarga diberi kekuatan, dan santunan dari BAZNAS ini bisa menjadi pengingat bahwa masyarakat Purbalingga peduli dan bersama-sama mendoakan almarhum.” Sementara itu, pihak keluarga mengungkapkan rasa haru atas kepedulian yang mereka terima. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang sudah peduli. Kehilangan ini sangat berat bagi kami, tapi doa dan perhatian yang diberikan sedikit banyak menguatkan hati kami,” ujar salah satu anggota keluarga dengan mata berkaca-kaca. Kisah tragis ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa datang kapan saja. Kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar menyalurkan zakat dan infak, tetapi juga berdiri bersama masyarakat dalam duka, menghadirkan kepedulian, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah ujian hidup.
BERITA22/09/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →