WhatsApp Icon
232 Ribu Liter Air Bersih BAZNAS Mengalir, Ribuan Warga Purbalingga Terbantu

Memasuki hari ke-12 distribusi air bersih, BAZNAS terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, sebanyak 232.000 liter air bersih telah disalurkan dan diterima oleh 9.655 jiwa yang tersebar di 15 desa di Kabupaten Purbalingga.

Distribusi air bersih tersebut mencakup Desa Kasih dan Margasana, Kecamatan Kertanegara; Desa Slinga, Pagerandong, dan Sidanegara, Kecamatan Kaligondang; Desa Tegalpingen, Tetel, dan Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan; Desa Candinata dan Karangjengkol, Kecamatan Kutasari; Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar; serta Desa Gumiwang dan Bandingan, Kecamatan Kejobong.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga untuk memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Air bersih yang disalurkan tidak hanya menjadi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi harapan bagi warga untuk tetap dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan layak di tengah kondisi kekeringan.

BAZNAS memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di wilayah terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Melalui gerakan ini, BAZNAS mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama. Setiap tetes air yang disedekahkan, menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.

26/08/2026 | Kontributor: Admin
Silaturahmi Saudagar Z Mart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Dorong Penguatan Usaha dan Kemandirian Ekonomi

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Silaturahmi Saudagar Z Mart bersama para penerima bantuan Program Z Mart pada Sabtu (23/8/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara BAZNAS dengan para penerima manfaat Program Z Mart. Selain itu, pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi, memperkuat semangat berusaha, serta mendorong para penerima agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para saudagar Z Mart mendapatkan motivasi dan penguatan mengenai pentingnya mengelola usaha dengan tekun, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta terus berupaya mengembangkan kapasitas usaha. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga mendorong para penerima manfaat agar tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi BAZNAS dalam bentuk usaha ritel mikro. Program ini diarahkan untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di wilayah urban.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan Z Mart bukan sekadar pemberian modal usaha, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf kehidupannya.

“Program Z Mart ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana bantuan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kami berharap para saudagar Z Mart terus semangat, menjaga amanah, dan mengelola usahanya dengan baik sehingga ke depan dapat semakin mandiri,” ujar Sudijanto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan saling berbagi pengalaman antar penerima manfaat. Menurutnya, keberhasilan Program Z Mart tidak hanya diukur dari berkembangnya usaha, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlahan keluar dari keterbatasan ekonomi.

Melalui silaturahmi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap para saudagar Z Mart dapat terus berkembang, saling menguatkan, dan menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan kemandirian serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

22/08/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño 2026, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan risiko kekeringan, termasuk Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam menghadapi kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir membantu masyarakat melalui program pendistribusian air bersih.

Sejak Kamis (13/8/2026), BAZNAS mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Di antaranya, distribusi dilakukan di Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, sebanyak 4 titik, serta Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, sebanyak 3 titik.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.000 liter air bersih telah didistribusikan dan diterima oleh 282 kepala keluarga (KK). Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Distribusi air bersih ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan. BAZNAS juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, menghemat persediaan air, serta saling membantu sesama selama musim kekeringan. Sebab, bagi sebagian masyarakat, setetes air bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Mari bersama hadirkan manfaat di tengah kekeringan. Salurkan sedekah air melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, karena setiap tetes yang kita sedekahkan dapat menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

 

15/08/2026 | Kontributor: Admin
Di Tengah Sakit, Nofal Tetap Berjuang Mengejar Mimpi Sekolah

Di usia 12 tahun, ketika sebagian anak seusianya sedang sibuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, Nofal Putra, anak asal Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari, justru harus berjuang menghadapi sakit yang telah lama dideritanya. Tumor liver yang ia derita membuat kondisi tubuh Nofal perlahan semakin melemah. Namun, rasa sakit tidak serta-merta memadamkan semangatnya untuk belajar.

Nofal merupakan siswa kelas 6 sekolah dasar. Di tengah kondisi kesehatannya, ia tetap berusaha mengikuti kegiatan belajar hingga menyelesaikan ujian sekolah. Ada satu mimpi yang terus ia genggam, yaitu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Mimpi sederhana itu menjadi salah satu alasan Nofal untuk tetap bersemangat menjalani hari-harinya, meski tubuhnya harus menahan rasa sakit.

Sayangnya, kondisi kesehatan Nofal semakin memburuk setelah menyelesaikan ujian sekolah. Ia harus lebih sering bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga akhirnya, keinginannya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP harus tertunda. Nofal harus menjalani perawatan intensif dan mendapatkan rujukan ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Di tengah kondisi tersebut, orang tua Nofal hanya bisa menemani dan menguatkan buah hatinya. Keterbatasan ekonomi membuat perjuangan keluarga ini terasa semakin berat. Sang ayah dan ibu hanya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika sakit datang dan membutuhkan biaya, kemampuan mereka pun sangat terbatas.

Sebagai orang tua, harapan mereka kini sederhana. Mereka ingin Nofal segera mendapatkan kesembuhan, kembali sehat, dan suatu hari dapat melanjutkan sekolah serta mengejar cita-citanya yang sempat tertunda.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir meringankan beban keluarga Nofal dengan memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi Nofal dan keluarganya dalam melewati masa sulit yang sedang mereka hadapi.

Kisah Nofal mengingatkan kita bahwa di balik setiap bantuan, ada harapan yang sedang diperjuangkan. Ada anak-anak yang ingin tetap sekolah, ada keluarga yang ingin tetap bertahan, dan ada doa-doa yang menanti untuk dikabulkan. Melalui zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga semakin banyak zakat yang ditunaikan, semakin banyak pula Nofal-Nofal lainnya yang dapat dibantu dan dikuatkan dalam menghadapi ujian kehidupan.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin
Rumah Layak Huni untuk Mbah Satimi, Menghadirkan Harapan di Usia Senja

Purbalingga,— Di usia yang telah menginjak 80 tahun, Mbah Satimi menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah rumah sederhana di Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Rumah yang selama ini menjadi tempatnya berteduh masih berdinding bambu, dengan lantai tanah. Sementara untuk memasak sehari-hari Mbah Satimi hanya mengandalkan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Ia juga belum memiliki kamar mandi yang layak. Kondisi tersebut membuat kehidupan Mbah Satimi semakin berat, terlebih di usia senjanya.

Mbah Satimi tidak memiliki anak. Suaminya pun telah lama meninggal dunia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dan desa. Dalam kesederhanaannya, Mbah Satimi tetap menjalani kehidupan dengan penuh ketabahan.

Kondisi Mbah Satimi kemudian mendapat perhatian Bupati Purbalingga saat melakukan kunjungan ke Desa Tidu. Melihat kondisi tempat tinggal yang membutuhkan perhatian, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga bergerak untuk memberikan solusi agar Mbah Satimi dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Hari ini, Senin (10/8/2026), langkah tersebut mulai diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Mbah Satimi. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, Camat Bukateja, dan Kepala Desa Tidu sebagai tanda dimulainya proses rehab rumah.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan sebesar Rp12.000.000 yang akan digunakan untuk membantu merehab rumah Mbah Satimi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sekaligus memberikan rasa aman bagi Mbah Satimi dalam menjalani hari-harinya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan bahwa bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan memiliki tempat tinggal yang belum memenuhi standar kelayakan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Mbah Satimi. Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan nyaman. Di usia beliau yang sudah lanjut, tentu kami ingin Mbah Satimi dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan sehat.”

Sudijanto juga menyampaikan bahwa terlaksananya program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BAZNAS dalam membantu masyarakat.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Mbah Satimi ini tentu memiliki arti yang besar. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi beliau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan membantu.”

Sementara itu, Camat Bukateja yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bukateja, Galih Nirmala, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta BAZNAS terhadap kondisi Mbah Satimi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan BAZNAS kepada Mbah Satimi. Kondisi beliau memang membutuhkan perhatian kita bersama. Semoga dengan adanya bantuan ini, rumah Mbah Satimi dapat segera diperbaiki dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.”

Galih juga berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan.

Peletakan batu pertama rumah layak huni Mbah Satimi menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menghadirkan perubahan nyata. Di balik rumah sederhana yang mulai dibangun, ada harapan seorang perempuan lanjut usia untuk menjalani sisa hidupnya dengan lebih nyaman dan tenang.

Semoga ikhtiar bersama ini menjadi jalan kebaikan bagi Mbah Satimi dan seluruh pihak yang terlibat. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS, kepedulian masyarakat dapat terus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Karena setiap rupiah yang ditunaikan bukan sekadar bantuan, tetapi dapat berubah menjadi rumah yang lebih layak, kehidupan yang lebih nyaman, dan harapan baru bagi sesama.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp66,9 Juta dalam Rangka Hari Santri 2025
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp66,9 Juta dalam Rangka Hari Santri 2025
PURBALINGGA – Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan dengan total senilai Rp66.938.000. Penyaluran bantuan dilakukan dalam acara BAZNAS Peduli di Hari Santri “Menguatkan Iman, Menebar Kemandirian” yang digelar di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sabtu (25/10/2025). Bantuan tersebut mencakup berbagai program kemaslahatan umat, di antaranya bantuan untuk santri tahfidz, bantuan pendidikan, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan modal usaha, gerobak usaha, bantuan kesehatan, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting. Acara penyaluran dihadiri oleh Bupati Purbalingga yang pada kesempatan ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Suroto, M.Si, serta turut hadir Kasi Gera Zawa Kantor Kemenag Purbalingga dan Ketua MUI Kabupaten Purbalingga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta berdampak langsung kepada masyarakat. “Momentum Hari Santri ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, kami ingin memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Purbalingga berkomitmen meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga keagamaan agar program pemberdayaan ekonomi dan sosial terus berkelanjutan. Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Suroto, M.Si, mewakili Bupati Purbalingga, menyampaikan apresiasi atas kiprah BAZNAS yang telah berperan aktif dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang senantiasa hadir membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan. Semoga semangat ini terus dijaga dan semakin luas manfaatnya,” ujarnya. Ia juga mengajak para santri dan masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para ulama dan santri dalam membangun bangsa, salah satunya melalui penguatan karakter religius dan kemandirian ekonomi. Penyaluran bantuan dalam rangka Hari Santri ini menjadi salah satu bukti komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam menyalurkan amanah muzaki kepada mustahik dengan penuh tanggung jawab. Melalui semangat “Menebar Manfaat, Membangun Kemandirian”, BAZNAS berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berdaya.
BERITA25/10/2025 | Admin
Pestisida Nabati, Solusi Lumbung Pangan BAZNAS Basmi Hama di Cilapar
Pestisida Nabati, Solusi Lumbung Pangan BAZNAS Basmi Hama di Cilapar
PURBALINGGA – Upaya menuju pertanian berkelanjutan terus dilakukan oleh petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Salah satunya oleh Bapak Rukhiman, anggota Gapoktan Citra Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, yang kini sukses mengendalikan serangan hama walang sangit di lahan padi varietas Inpari 32 seluas 11.200 meter persegi tanpa bahan kimia berbahaya. Dengan dukungan dan pendampingan dari BAZNAS Purbalingga, Bapak Rukhiman memanfaatkan pestisida nabati berbahan alami serta menerapkan pengendalian hama terpadu (PHT). Melalui penyemprotan rutin dan pelepasan musuh alami, populasi hama dapat ditekan secara efektif tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan. “Dulu, kami sering panik saat hama menyerang, karena pestisida kimia kadang malah merusak tanaman dan tanah. Sekarang kami belajar membuat pestisida nabati sendiri dari bahan sekitar, hasilnya lebih aman dan tanaman tetap subur,” ungkap Rukhiman, dengan senyum bangga di tengah hamparan padi menghijau. Pendekatan alami ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan hasil panen, tetapi juga menumbuhkan kesadaran baru di kalangan petani setempat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Sejumlah petani lain di Cilapar mulai tertarik mengikuti jejaknya dengan memproduksi dan menggunakan pestisida nabati secara mandiri. Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Purbalingga, Delia Murni Solikhah S.P, menyampaikan dukungannya terhadap inovasi para petani binaan. “Kami mendorong petani agar lebih mandiri dan ramah lingkungan. Pestisida nabati adalah langkah nyata menuju pertanian yang sehat, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya. Melalui program Lumbung Pangan BAZNAS, Desa Cilapar kini menjadi salah satu contoh nyata penerapan pertanian berkelanjutan yang produktif, sehat, dan ramah lingkungan. Harapannya, inovasi ini dapat diperluas ke wilayah lain sehingga kemandirian pangan di Kabupaten Purbalingga semakin kokoh.
BERITA24/10/2025 | Admin
Sinergi Tim Gabungan, BTB BAZNAS Purbalingga Bersihkan Material Longsor di Kaliori
Sinergi Tim Gabungan, BTB BAZNAS Purbalingga Bersihkan Material Longsor di Kaliori
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama tim gabungan bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang menutup akses jalan menuju RT 22 RW 05, pada Selasa (21/10/2025) sore. Longsoran tanah dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi 3 meter itu terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung memutus akses utama warga menuju permukiman. Mengetahui kejadian tersebut, tim BTB BAZNAS Purbalingga segera berkoordinasi dengan unsur BPBD, TNI, Polri, perangkat desa, serta relawan masyarakat untuk melakukan pembersihan material longsor. Dengan peralatan manual dan satu unit alat berat, proses evakuasi material tanah berlangsung hingga sore hari. Upaya dilakukan secara gotong royong demi membuka kembali jalur penghubung yang vital bagi aktivitas warga, termasuk akses pendidikan dan ekonomi. Perwakilan BTB BAZNAS Purbalingga, Bayu Krisna Mukti, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. “Kami hadir untuk membantu percepatan penanganan bencana bersama tim gabungan. Respons cepat dan sinergi antarinstansi menjadi kunci agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya. Sementara itu, pihak pemerintah desa mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana tersebut. Hingga Rabu (22/10/2025) pagi, akses jalan telah terbuka sebagian dan masih dilakukan pembersihan lanjutan guna memastikan keamanan pengguna jalan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS melalui unit tanggap bencana merupakan wujud nyata peran zakat dalam membantu masyarakat pada situasi darurat. “BAZNAS tidak hanya hadir dalam program kemanusiaan dan pemberdayaan, tetapi juga siap turun langsung saat bencana melanda. Ini adalah bentuk nyata amanah para muzaki yang kami salurkan dalam aksi kemanusiaan untuk menolong sesama,” ungkapnya. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, membawa semangat kepedulian dan kebersamaan.
BERITA22/10/2025 | Admin
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA BERSAMA TIM GABUNGAN BANTU PENANGANAN ANGIN KENCANG DI KALIGONDANG DAN PENOLIH
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA BERSAMA TIM GABUNGAN BANTU PENANGANAN ANGIN KENCANG DI KALIGONDANG DAN PENOLIH
Purbalingga — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan sejumlah kerusakan di dua lokasi berbeda. Di wilayah Kecamatan Kaligondang, pagar SMP Negeri 1 Kaligondang dilaporkan ambruk akibat terjangan hujan dan angin besar. Sementara itu, di Jalan Raya Penolih, sebuah pohon tumbang melintang di jalan dan mengenai jaringan listrik, sempat menghambat arus lalu lintas serta mengganggu pasokan listrik di sekitar lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan dan penghitungan untuk mengetahui besaran kerugian material yang dialami masyarakat. Menanggapi kejadian tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga segera menerjunkan tiga personel ke lokasi terdampak. Bekerja sama dengan BPBD, Pramuka Peduli, Relawan SAR, warga, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk membantu proses pembersihan material, penanganan pohon tumbang, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar. Koordinator BTB Purbalingga, Bayu Krisna dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keterlibatan tim merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat di saat bencana. “Kami hadir untuk membantu masyarakat secepat mungkin. Sinergi dengan warga dan aparat sangat penting agar kondisi bisa segera pulih,” ujarnya. Warga sekitar menyambut baik kehadiran tim BAZNAS yang turun langsung ke lapangan. “Kami sangat terbantu, terutama dalam membersihkan puing dan menyingkirkan pohon yang menutup jalan,” kata salah satu warga Kaligondang. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama menghadapi potensi cuaca ekstrem di musim pancaroba. BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat.
BERITA22/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN LOGISTIK UNTUK RELAWAN BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI DESA PANUSUPAN
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN LOGISTIK UNTUK RELAWAN BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI DESA PANUSUPAN
Purbalingga – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Pada Sabtu (18/10/2025), tim BAZNAS Purbalingga turun langsung menyalurkan bantuan logistik untuk para relawan yang tengah berjibaku membersihkan material longsor di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang. Bencana longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya sempat menutup akses jalan utama desa dengan tumpukan tanah setinggi dua meter. Meski cuaca belum sepenuhnya bersahabat, semangat gotong royong warga dan relawan tidak surut. Sejak pagi, ratusan orang yang tergabung dari berbagai unsur masyarakat bahu membahu membersihkan material longsor. Di tengah lelahnya tenaga relawan, bantuan logistik dari BAZNAS Purbalingga hadir menjadi penguat semangat. Sebanyak empat paket sembako dan logistik konsumsi disalurkan untuk mendukung kegiatan kerja bakti tersebut. Bantuan ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga yang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga. “Ini bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para relawan dan masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan logistik di lapangan,” ungkap Rahmat Basuki, S.Pd, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga. Suasana haru terasa ketika beberapa warga yang rumahnya sempat terisolasi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Jalan sudah mulai bisa dilewati, dan bantuan dari BAZNAS ini sangat berarti bagi kami,” tutur Sutarmi, salah satu warga Panusupan dengan mata berkaca-kaca. Kolaborasi antara BAZNAS Purbalingga dan PMI tidak hanya berupa bantuan material, tetapi juga dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak. Keduanya berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan di Kabupaten Purbalingga. Bencana boleh datang tanpa diduga, namun kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan nyata yang terus hidup di tengah masyarakat Purbalingga.
BERITA20/10/2025 | Admin
WAKA IV BAZNAS PURBALINGGA SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DESA CILAPAR
WAKA IV BAZNAS PURBALINGGA SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DESA CILAPAR
Purbalingga – Dalam upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat desa, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sukarman, melaksanakan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, pada hari ini. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para ta’mir masjid se-Desa Cilapar, tokoh agama, dan perwakilan Petani Gapoktan Citra Cilapar. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, menandakan antusiasme masyarakat dalam mendukung gerakan zakat untuk kemaslahatan bersama. Dalam kesempatan tersebut, H. Sukarman menjelaskan bahwa pembentukan UPZ desa menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan zakat dan memastikan pengelolaan dana umat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. “Melalui UPZ, kita ingin menghadirkan peran aktif masyarakat dalam menguatkan ekosistem zakat. Dengan dikelola secara profesional, zakat bisa menjadi kekuatan ekonomi umat yang menumbuhkan kesejahteraan dan kemandirian di tingkat desa,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, sinergi antara BAZNAS, tokoh agama, dan kelompok masyarakat seperti Gapoktan menjadi kunci penting dalam membangun kesadaran berzakat dan memperkuat basis pemberdayaan ekonomi lokal. Para peserta sosialisasi menyambut baik inisiatif pembentukan UPZ ini. Mereka menilai kehadiran BAZNAS di tingkat desa akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memastikan dana yang dihimpun benar-benar kembali untuk kepentingan masyarakat sekitar. Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Purbalingga dalam memperluas jejaring zakat hingga ke akar rumput, agar manfaat zakat semakin dirasakan oleh masyarakat luas, terutama di sektor keagamaan dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA17/10/2025 | Admin
Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Purbalingga, dan Pemdes Kedungbenda Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Rawan Kekeringan
Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Purbalingga, dan Pemdes Kedungbenda Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Rawan Kekeringan
Purbalingga – Upaya menghadirkan solusi berkelanjutan bagi warga di wilayah rawan kekeringan diwujudkan melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan Pemerintah Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon. Program kerja sama tersebut menghasilkan pembangunan sumur bor yang diresmikan pada Selasa (14/10/2025) di Desa Kedungbenda. Desa Kedungbenda dikenal sebagai salah satu desa yang masuk dalam zona rawan kekeringan di Kabupaten Purbalingga. Setiap musim kemarau, wilayah ini kerap menjadi prioritas droping air bersih, karena sumber air di desa tersebut sering mengering. Kehadiran sumur bor ini menjadi angin segar bagi masyarakat, karena mampu menghadirkan sumber air yang lebih mudah dijangkau dan berkelanjutan. Air hasil pengeboran dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan ibadah, serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini terkendala oleh keterbatasan air. Dalam acara peresmian, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si. beserta unsur pimpinan lainnya, Camat Kemangkon Dedi Kurniawan, serta jajaran Pemerintah Desa Kedungbenda. Mereka bersama-sama meninjau langsung lokasi sumur bor sekaligus menyaksikan uji alir air pertama yang disambut dengan antusias oleh warga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS pusat, daerah, dan pemerintah desa dalam mengatasi persoalan kekeringan di wilayah rawan. “Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Kami berharap keberadaan sumur bor ini bisa memberi manfaat luas dan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Kedungbenda,” ujarnya. Sementara itu, Camat Kemangkon, Dedi Kurniawan, memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS. “Setiap musim kemarau, Kedungbenda selalu menjadi perhatian karena kesulitan air bersih. Dengan adanya sumur bor ini, warga bisa lebih tenang dan tidak lagi bergantung penuh pada droping air,” ungkapnya. Kepala Desa Kedungbenda yang pada kesempatan ini diwakili Sekdes Kedungbenda turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap, sumur bor ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama. Program pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kemanusiaan dan lingkungan hidup. Melalui sinergi yang kuat antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kebutuhan dasar seperti air bersih dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/10/2025 | Admin
Panen Padi Optimal BAZNAS, Penyiangan Rutin Naikkan Hasil Petani Purbalingga
Panen Padi Optimal BAZNAS, Penyiangan Rutin Naikkan Hasil Petani Purbalingga
Purbalingga – Para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada komoditas padi. Melalui kegiatan monitoring rutin dan penyiangan yang terjadwal, para petani berupaya menjaga kondisi tanaman agar tetap sehat, subur, dan menghasilkan panen yang maksimal. Salah satu petani aktif Gapoktan Citra, Ibu Maniah, menjadi contoh nyata dari semangat kerja keras petani di Desa Cilapar. Di lahan miliknya yang seluas 3.812 meter persegi, ia secara rutin melakukan kegiatan penyiangan untuk mengendalikan pertumbuhan rumput liar di sekitar tanaman padi. Penyiangan dilakukan secara manual dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran tanaman padi yang sedang tumbuh. Menurut Ibu Maniah, kegiatan penyiangan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan unsur hara di tanah agar dapat diserap optimal oleh tanaman padi. “Kalau rumput liar dibiarkan, nanti nutrisi yang seharusnya untuk padi bisa direbut oleh gulma. Dengan penyiangan rutin, padi tumbuh lebih sehat dan hasilnya pun lebih bagus,” ujarnya saat ditemui di area persawahannya. Selain penyiangan, Gapoktan Citra juga menerapkan kegiatan monitoring secara berkala terhadap kondisi tanaman, kelembaban tanah, dan potensi serangan hama. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan anggota kelompok tani dan pendamping pertanian desa. Pendampingan ini menjadi bentuk sinergi antara petani, perangkat desa, dan penyuluh pertanian dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Upaya yang dilakukan para petani terbukti memberikan hasil yang menggembirakan. Produktivitas padi di lahan anggota Gapoktan Citra mengalami peningkatan signifikan dibandingkan musim tanam sebelumnya. Selain itu, hasil panen yang lebih baik juga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan keluarga mereka. Ketua Gapoktan Citra, Bariyanto dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kedisiplinan anggota dalam menerapkan pola tanam dan perawatan yang tepat. “Kami terus mengedukasi para petani untuk menjaga kebersihan lahan, rutin melakukan pengamatan tanaman, dan bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Semua ini bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di tingkat desa,” ungkapnya. Melalui semangat kebersamaan dan kerja keras, para petani Desa Cilapar berhasil menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti penyiangan dan monitoring rutin dapat membawa dampak besar bagi hasil panen dan kesejahteraan masyarakat. Gapoktan Citra berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lain di wilayah Purbalingga untuk terus mengembangkan praktik pertanian yang berkelanjutan dan produktif.
BERITA10/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN KODIM 0702 BERSINERGI HADIRKAN HARAPAN BARU UNTUK WARGA KRADENAN LEWAT TMMD SENGKUYUNG TAHAP IV
BAZNAS PURBALINGGA DAN KODIM 0702 BERSINERGI HADIRKAN HARAPAN BARU UNTUK WARGA KRADENAN LEWAT TMMD SENGKUYUNG TAHAP IV
Purbalingga – Wujud nyata kepedulian dan kolaborasi untuk masyarakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Kali ini, BAZNAS Purbalingga turut berpartisipasi dalam kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV yang digelar oleh Kodim 0702/Purbalingga di Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan program Rumah Layak Huni senilai Rp 12 juta rupiah kepada Ibu Sumiah, warga RT 3 RW 3 Desa Kradenan. Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E.,M.M. di Pendopo Dipokusumo, disaksikan jajaran Forkopimda, perwakilan Kodim 0702, serta unsur pemerintah daerah dan desa. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, melalui Kepala Pelaksana BAZNAS, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat. BAZNAS ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang kami salurkan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Bersama TNI melalui kegiatan TMMD, kami berupaya menghadirkan perubahan nyata dari sisi sosial dan kemanusiaan,ungkapnya. Program TMMD sendiri dikenal sebagai wujud gotong royong lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, diharapkan hasil kegiatan TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan harapan baru bagi warga. Senyum haru tampak di wajah Ibu Sumiah, penerima manfaat, saat mengetahui rumahnya akan segera dibangun menjadi lebih layak. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu. Saya tidak menyangka akan mendapat bantuan sebesar ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak dan ibu sekalian, tutur Ibu Sumiah dengan mata berkaca-kaca. Melalui sinergi ini, BAZNAS Purbalingga terus menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki dapat benar-benar membawa perubahan — menghadirkan senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih baik bagi sesama.
BERITA08/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN UIN SAIZU PURWOKERTO BERSINERGI DUKUNG 28 GURU PAI DI PURBALINGGA IKUTI PPG 2025
BAZNAS PURBALINGGA DAN UIN SAIZU PURWOKERTO BERSINERGI DUKUNG 28 GURU PAI DI PURBALINGGA IKUTI PPG 2025
Purbalingga – komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan oleh badan amil zakat nasional (BAZNAS) kabupaten Purbalingga. melalui kolaborasi dengan fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan (ftik) UIN PROF. K.H. SAIFUDDIN ZUHRI (SAIZU) PURWOKERTO, BAZNAS Purbalingga resmi menandatangani perjanjian kerjasama (mou) dalam pelaksanaan program pendidikan profesi guru (PPG) dalam jabatan transformasi batch-3 tahun 2025. dalam kerja sama tersebut, BAZNAS Purbalingga memberikan dukungan pembiayaan bagi 28 guru pendidikan agama islam (PAI) di kabupaten Purbalingga yang mengikuti program PPG dalam jabatan. bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan pendidikan keagamaan di daerah. dekan ftik uin saizu purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Purbalingga atas dukungan yang diberikan. “kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Purbalingga atas kepeduliannya kepada para guru pai. dukungan ini bukan hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran,” ujar Prof. Fauzi. sementara itu, pihak BAZNAS Purbalingga menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu fokus utama dalam program pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). melalui bantuan ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa guru-guru pai di Purbalingga memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti PPG dan mendapatkan pengakuan profesional sebagai pendidik yang kompeten. “kami percaya bahwa guru adalah kunci lahirnya generasi yang cerdas dan berakhlak. karena itu, membantu guru berarti turut membangun masa depan pendidikan Purbalingga,” ungkap perwakilan BAZNAS Purbalingga. kerjasama antara BAZNAS Purbalingga dan FTIK UIN SAIZU PURWOKERTO ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkeadilan, khususnya bagi para guru PAI di kabupaten Purbalingga.
BERITA08/10/2025 | Admin
BAZNAS SALURKAN 1.150 DAGING OLAHAN DARI DAM HAJI UNTUK PROGRAM GIZI STUNTING DAN DHUAFA
BAZNAS SALURKAN 1.150 DAGING OLAHAN DARI DAM HAJI UNTUK PROGRAM GIZI STUNTING DAN DHUAFA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran bantuan daging olahan. Sebanyak 1.150 buah daging olahan yang berasal dari hewan DAM haji telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Daging olahan tersebut dikemas menjadi 230 paket bantuan, yang kemudian didistribusikan ke delapan titik lokasi di wilayah Kabupaten Purbalingga, meliputi Kecamatan Kejobong, Bukateja, Karanganyar, Karangtengah, Kutawis, Serayu Larangan, Pengadegan, dan Karangmoncol. Setiap wilayah menerima jumlah paket yang disesuaikan, dengan total keseluruhan mencapai 230 paket. Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk keluarga dhuafa dan anak-anak penderita stunting, sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan asupan gizi masyarakat kurang mampu. Melalui program ini, BAZNAS berharap bantuan daging olahan yang bergizi dan siap konsumsi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat sasaran serta mendukung upaya penanggulangan stunting di daerah. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pelaksanaan ibadah dan kepedulian sosial. Hasil dari ibadah DAM haji tidak hanya memberikan nilai spiritual bagi jamaah, tetapi juga menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA07/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK SISWI SMP DI KEJOBONG : WUJUD KEPEDULIAN AGAR CITA-CITA TAK PADAM
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK SISWI SMP DI KEJOBONG : WUJUD KEPEDULIAN AGAR CITA-CITA TAK PADAM
Purbalingga – Langit Kejobong siang itu tampak cerah, seolah ikut tersenyum menyaksikan haru bahagia di rumah sederhana milik keluarga Titi Mbayuni, siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Kejobong, yang tinggal di Desa Kedarepan RT 5 RW 2, Kecamatan Kejobong. Titi menerima bantuan pendidikan sebesar Rp750.000 dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar yang memiliki semangat tinggi untuk terus bersekolah meski dalam keterbatasan. Dengan wajah polos dan mata berbinar, Titi mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya ingin terus sekolah dan bisa membanggakan orang tua. Terima kasih BAZNAS sudah membantu,” ucapnya lirih namun penuh tekad. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Purbalingga sebagai bagian dari program Purbalingga Cerdas, yang bertujuan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd, menyampaikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan menuntut ilmu. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi Titi untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Semangat anak-anak seperti Titi adalah energi bagi kami untuk terus hadir membantu masyarakat,” ujarnya. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk mendukung masa depan generasi penerus bangsa. Langkah kecil ini diharapkan menjadi cahaya bagi perjalanan pendidikan anak-anak Purbalingga, agar tak ada lagi mimpi yang terhenti karena keterbatasan ekonomi.
BERITA07/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN KETUA TP PKK PURBALINGGA TAKZIYAH KE RUMAH ALMARHUMAH SHAFIRA, PEJUANG KANKER SERVICK
BAZNAS PURBALINGGA DAN KETUA TP PKK PURBALINGGA TAKZIYAH KE RUMAH ALMARHUMAH SHAFIRA, PEJUANG KANKER SERVICK
Purbalingga – Duka mendalam menyelimuti keluarga kecil di Desa Karangjengkol RT 14 RW 4, Kecamatan Kutasari. Shafira Septa, putri tercinta yang sejak usia 1,5 tahun harus berjuang melawan kanker serviks, akhirnya dipanggil pulang oleh Allah SWT pada usia hampir 11 tahun. Di akhir perjuangannya, Shafira sempat menjalani perawatan intensif selama 12 hari. Selama tiga hari di antaranya ia harus melalui proses kemoterapi. Meski penuh semangat, kanker yang dideritanya telah berkembang hingga berukuran 6 cm. Hingga akhirnya, pada bulan penuh ujian ini, Shafira kembali ke pangkuan Sang Pencipta dengan meninggalkan kenangan perjuangan yang menggetarkan hati. Mengetahui kabar duka tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Ibu Syahzani Fahmi M. Hanif, berkunjung langsung ke rumah duka untuk menyampaikan takziyah dan doa bagi almarhumah Shafira. Dalam hal ini BAZNAS PURBALINGA membantu keluarga korban dengan jumlah 1 Juta Rupiah. Kehadiran mereka menjadi penguat hati bagi kedua orang tua Shafira dan sang kakak, yang kini harus melanjutkan hidup dengan kenangan manis kebersamaan. Ayah Shafira sehari-hari bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga. Kehilangan putri bungsunya tentu menjadi pukulan berat, namun dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan TP PKK, memberikan pelipur lara di tengah duka. Ketua TP PKK Purbalingga dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. “Shafira adalah pejuang kecil yang luar biasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya penuh haru. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., juga menambahkan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka masyarakat. “Takziyah ini bentuk kepedulian kami, bahwa BAZNAS selalu berusaha hadir di tengah masyarakat, mendoakan, dan mendampingi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Kepergian Shafira meninggalkan jejak perjuangan dan ketabahan yang akan selalu dikenang. Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi cahaya bagi perjalanan almarhumah di sisi-Nya.
BERITA05/10/2025 | Admin
BAZNAS Bangun Kembali Harapan di Balik Rumah Rusak Akibat Kebakaran
BAZNAS Bangun Kembali Harapan di Balik Rumah Rusak Akibat Kebakaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan untuk warga terdampak musibah kebakaran di Desa Cilapar, Kaligondang,. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Rusmini, yang rumahnya mengalami kebakaran. Api melahap bagian atap rumah sehingga membuat rumah tidak layak untuk ditempati. Seperti diketahui rumah Ibu Rusmini kebakaran akibat konsleting listrik. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan berupa seng untuk memperbaiki atap rumah agar dapat segera ditempati kembali. Bantuan diserahkan secara simbolis di lokasi rumah korban bersama Pemerintah Desa Cilapar. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang ditimpa musibah. “BAZNAS melalui BTB selalu berupaya hadir di tengah warga yang terkena bencana. Semoga bantuan seng ini bisa membantu mempercepat perbaikan rumah Ibu Rusmini sehingga bisa kembali ditempati dengan layak,” ujarnya. Sementara itu, Ibu Rusmini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. “ Alhamdulillah ada bantuan dari BAZNAS, terima kasih banyak sudah peduli dan membantu saya,” ungkapnya dengan haru. Sinergi BAZNAS bersama Pemerintah Desa Cilapar diharapkan mampu memberikan kekuatan bagi warga yang tertimpa musibah, sekaligus menjadi bukti hadirnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA02/10/2025 | Admin
Bantuan dari BAZNAS dan PMI Jadi Penopang Hidup Warga Sindang Pascabencana
Bantuan dari BAZNAS dan PMI Jadi Penopang Hidup Warga Sindang Pascabencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang di Desa Sindang, Kecamatan Mrebet. Sebanyak 29 Paket Logistik Keluarga (PLK) diberikan kepada 29 warga yang rumahnya terdampak bencana tersebut. 2 rumah yang mengalami rusak berat juga mendapat bantuan uang tunai dari BAZNAS. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Desa Sindang dan disaksikan perangkat desa serta unsur terkait. Selain BAZNAS, bantuan juga diberikan oleh PMI Purbalingga. Bencana angin kencang terjadi pada Ahad (21/9/2025) dan Senin (29/9/2025) akibat hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Desa Sindang. Berdasarkan laporan, sebanyak 2 rumah mengalami rusak berat, 13 rumah rusak sedang, dan 14 rumah lainnya rusak ringan. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap warga yang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak. Kehadiran BAZNAS bersama para relawan adalah wujud komitmen kami untuk selalu hadir dalam situasi darurat, membantu masyarakat agar segera bangkit pascabencana,” ujarnya. Salah satu warga penerima bantuan, , mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian BAZNAS. “Kami kaget saat rumah kami rusak diterpa angin. Alhamdulillah ada bantuan ini, sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang sudah peduli,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS, PMI, dan pemerintah desa, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan baik.
BERITA02/10/2025 | Admin
BAZNAS Dorong Petani Purbalingga Tingkatkan Hasil Panen Padi Inpari 32
BAZNAS Dorong Petani Purbalingga Tingkatkan Hasil Panen Padi Inpari 32
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendampingan dan praktik ramah lingkungan. Salah satunya terlihat dari upaya yang dilakukan Bapak Daryono, anggota Gapoktan Citra Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, yang saat ini tengah menggarap lahan padi varietas Inpari 32 seluas 9.800 meter persegi. Pada usia tanaman sekitar 50 Hari Setelah Tanam (HST), Daryono secara rutin melakukan penyemprotan pestisida nabati. Langkah tersebut dipadukan dengan pemusnahan telur hama serta pelepasan musuh alami, sehingga mampu menekan serangan hama walang sangit yang kerap menjadi ancaman utama bagi tanaman padi. “Dengan cara ini, kami bisa menjaga tanaman tetap sehat tanpa harus bergantung pada pestisida kimia berlebihan. Hasil panen juga lebih baik, dan biaya produksi bisa lebih hemat,” ungkap Daryono. Pendekatan ramah lingkungan ini sejalan dengan program BAZNAS yang berkomitmen mendukung kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan petani. Melalui upaya pengendalian hama terpadu, diharapkan produktivitas padi Inpari 32 meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi pendapatan keluarga petani. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa inovasi petani binaan menjadi bukti nyata zakat produktif mampu menggerakkan sektor pertanian. “Kami sangat mengapresiasi usaha Bapak Daryono dan para petani lain yang terus berinovasi. Dengan teknik budidaya ramah lingkungan, hasil panen bisa meningkat sekaligus menjaga kelestarian alam,” jelasnya. Kisah ini menjadi contoh bahwa dukungan BAZNAS tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan yang mampu mencetak petani tangguh dan produktif di Purbalingga.
BERITA01/10/2025 | Admin
Berkah Bantuan BAZNAS, Pak Suweni Ubah Sisa Lahan Jadi Ladang Cuan
Berkah Bantuan BAZNAS, Pak Suweni Ubah Sisa Lahan Jadi Ladang Cuan
Purbalingga – Kreativitas dan ketekunan dalam mengelola lahan sempit terbukti membawa berkah bagi Pak Suweni, seorang petani binaan BAZNAS di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Dengan dukungan pembinaan dari BAZNAS, ia berhasil memanfaatkan sisa lahan seluas 146,25 meter persegi menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan. Awalnya, lahan tersebut hanya menjadi sisa area setelah panen padi. Namun, berkat pendampingan dan semangat untuk terus berinovasi, Pak Suweni mulai menanaminya dengan kangkung dan talas. Pengolahan lahan dilakukan secara teratur sehingga mampu mengurangi risiko gagal panen sekaligus menjaga keanekaragaman hayati. “Dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman, saya merasa lebih aman. Kalau padi sedang kurang hasilnya, kangkung dan talas bisa jadi penopang,” ungkap Pak Suweni dengan penuh syukur. Hasil panen kemudian dipasarkan ke masyarakat sekitar, dan secara nyata membantu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga. Strategi sederhana namun efektif ini sekaligus menjadi bukti bahwa lahan sempit pun dapat dioptimalkan dengan baik. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi terhadap semangat Pak Suweni. “Apa yang dilakukan Pak Suweni ini selaras dengan misi BAZNAS untuk menghadirkan kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal. Inovasi seperti inilah yang akan terus kami dorong di masyarakat,” katanya. Kisah Pak Suweni menjadi teladan bahwa keberkahan bisa datang dari ketekunan dan pemanfaatan peluang sekecil apa pun. Dengan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, sisa lahan pun dapat berubah menjadi ladang cuan yang menumbuhkan harapan baru bagi keluarga petani.
BERITA01/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Terima Kunjungan TP PKK, Bahas Strategi Penanganan Kemiskinan Pada Kelurag Rentan
BAZNAS Purbalingga Terima Kunjungan TP PKK, Bahas Strategi Penanganan Kemiskinan Pada Kelurag Rentan
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menerima kunjungan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Purbalingga di Kantor BAZNAS, Rabu (01/10/2025). Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Purbalingga, Ibu Syahzani Fahmi M. Hanif, beserta Wakil Ketua TP PKK, Ibu Denita Dimas Prasetyahani, dan jajaran pengurus PKK lainnya. Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi penting terkait upaya penanganan kemiskinan di Kabupaten Purbalingga. Baik BAZNAS maupun TP PKK menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi program agar pemberdayaan keluarga serta masyarakat miskin dapat berjalan lebih efektif. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan apresiasi atas inisiatif TP PKK yang berkenan bersinergi dengan BAZNAS. “Kami sangat menyambut baik silaturahmi ini. Penanganan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun BAZNAS semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Dengan adanya sinergi dengan TP PKK, kami optimistis program pemberdayaan dapat lebih terarah, terutama menyasar keluarga-keluarga yang rentan,” ujar Ketua BAZNAS. Sementara itu, Ketua TP PKK Purbalingga, Ibu Syahzani Fahmi M. Hanif, menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antara TP PKK dengan BAZNAS. “PKK memiliki jaringan hingga tingkat desa dan dasawisma. Dengan dukungan BAZNAS, kami berharap upaya pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan dapat lebih optimal. Kami siap berkolaborasi untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tutur beliau. Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara TP PKK Purbalingga dengan BAZNAS. Diharapkan kerja sama ini dapat menghasilkan program-program nyata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, pengentasan kemiskinan, dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Purbalingga.
BERITA01/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA HADIRI FGD PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN SIAGA
BAZNAS PURBALINGGA HADIRI FGD PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN SIAGA
Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kepala Pelaksana, Bapak Rahmat Basuki, S.Pd., menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) terkait Pengembangan Buku Panduan SIAGA (Sistem Informasi Ambulans dan Gawat Darurat) untuk Petugas Ambulans Desa, yang digelar di D’Garden Hall & Resto Purwokerto, hari ini. Acara ini diselenggarakan oleh Ucup Supriadi, S.Kep., Ners, mahasiswa tingkat akhir Magister Keperawatan, dengan menghadirkan langsung pembimbing akademik sekaligus penulis buku, Dr. Ridlwan Kamaluddin, M.Kep., Ners. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh perwakilan PSC 119 Kabupaten Banyumas, perwakilan Kecamatan Baturraden dan Kedungbanteng. Kehadiran BAZNAS Purbalingga dalam forum ini merupakan bentuk komitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan layanan darurat kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung optimalisasi peran ambulans desa. Melalui FGD ini, diharapkan akan lahir panduan praktis yang dapat memperkuat sistem informasi dan pelayanan gawat darurat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.
BERITA30/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU IBU RUSMINI KORBAN KEBAKARAN DI KALIGONDANG
BAZNAS PURBALINGGA BANTU IBU RUSMINI KORBAN KEBAKARAN DI KALIGONDANG
Purbalingga – Musibah kebakaran menimpa rumah milik Ibu Rusmini, seorang janda warga Desa Cilapar RT 01 RW 01, Kecamatan Kaligondang. Api melahap bagian atap rumah tepat di area tengah, sehingga kondisi hunian kini sangat memprihatinkan. Air hujan dan kotoran dengan mudah masuk ke dalam rumah, membuat keseharian beliau bersama cucunya yang masih bersekolah menjadi semakin berat. Mengetahui kabar tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga segera turun tangan. Tim BAZNAS hadir langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi rumah Ibu Rusmini sekaligus memberikan dukungan. Dalam kesempatan itu, BAZNAS menyerahkan Paket Logistik Keluarga (PLK) guna meringankan kebutuhan sehari-hari. Tak hanya berhenti di situ, BAZNAS juga melakukan asesmen sebagai langkah awal untuk memberikan bantuan lanjutan. Hal ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS Purbalingga terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus komitmen untuk selalu hadir di tengah warga yang membutuhkan. Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberi semangat baru bagi Ibu Rusmini dan cucunya untuk tetap tegar menghadapi ujian ini.
BERITA30/09/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →