WhatsApp Icon
BAZNAS Purbalingga Salurkan Zakat Produktif Rp54,4 Juta kepada 71 Penerima Manfaat

PURBALINGGA – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak Rp54.400.000 bantuan untuk usaha atau zakat produktif disalurkan kepada 71 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purbalingga.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya BAZNAS dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Melalui zakat produktif, penerima manfaat diharapkan dapat mengembangkan usaha yang dijalankan sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Penyaluran bantuan diserahkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Purbalingga, Junus Wahiddiyantoro, S.IP, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., unsur pimpinan BAZNAS, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Setda Purbalingga Yunus Wahidiantoro menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat. Bantuan zakat produktif diharapkan tidak hanya memberikan manfaat untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi dorongan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki terus diupayakan agar memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Salah satunya melalui program zakat produktif yang diarahkan untuk membantu penerima manfaat agar lebih berdaya dan mandiri.

“Zakat bukan hanya tentang membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut dapat menjadi jalan bagi penerima manfaat untuk bangkit dan menjadi lebih mandiri,” ujar H. Sudijanto.

Selain zakat produktif, pada kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan satu unit kursi roda kepada warga Penambongan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta memberikan kemudahan dalam mobilitas.

Salah satu penerima manfaat, Tumiati, warga Babakan, Kecamatan Kalimanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi tambahan semangat untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS serta para muzaki yang telah memberikan bantuan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi berkah bagi semua yang telah membantu,” ungkap Tumiati.

Penyaluran ini menjadi salah satu wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, sekaligus menguatkan kemandirian para mustahik menuju kehidupan yang lebih baik.

 

06/10/2026 | Kontributor: Admin
Zakat untuk Pendidikan, Menjaga Asa Anak Negeri Tetap Menyala

PURBALINGGA – Pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membuka masa depan. Namun, bagi sebagian keluarga, keterbatasan ekonomi dapat menjadi tantangan yang membuat kebutuhan pendidikan terasa semakin berat. Di tengah kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir untuk membantu meringankan beban pendidikan para siswa dari keluarga yang membutuhkan.

Melalui dana zakat yang dihimpun dari para muzaki, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan pendidikan kepada penerima manfaat mulai dari tingkat pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Salah satunya dirasakan oleh Afit Noviandi, siswa SMK YPT 1 Purbalingga, yang mendapatkan bantuan pendidikan. Bantuan serupa juga diberikan kepada Zain Hibatullah, siswa SMAN 1 Purbalingga, serta Jamiatin Nisa, siswi SMA 1 Muhammadiyah Purbalingga, dan masih banyak pelajar lainnya yang membutuhkan dukungan dalam melanjutkan pendidikan.

Bagi BAZNAS, bantuan pendidikan bukan sekadar memberikan sejumlah dana. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan ikhtiar untuk menjaga semangat belajar, meringankan beban keluarga, dan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk tetap melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.

Peran tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Zakat yang ditunaikan para muzaki tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga dapat menjadi investasi kebaikan melalui pendidikan generasi penerus.

Ketika zakat membantu seorang anak tetap bersekolah, ada cita-cita yang terus dijaga. Ketika ilmu terus dipelajari dan kelak diamalkan untuk kebaikan, insyaallah manfaatnya akan terus mengalir.

Dari zakat para muzaki, tumbuh harapan. Dari pendidikan, lahir masa depan. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS menjadi keberkahan bagi muzaki dan manfaat yang terus mengalir bagi para penerima.

 

26/09/2026 | Kontributor: Admin
Setetes Air, Sejuta Manfaat: BAZNAS Bantu Kebutuhan Air Bersih Ponpes Minhajut Thullab

KARANGANYAR – Musim kemarau yang semakin meluas di Kabupaten Purbalingga membawa dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah semakin sulitnya mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut juga dirasakan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Minhajut Thullab – Kaliputat, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar.

Keterbatasan air bersih mulai mengganggu aktivitas para santri, terutama untuk kebutuhan sehari-hari, kebersihan, dan kegiatan ibadah. Di tengah kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir dengan menyalurkan bantuan toren air pada Kamis (24/9/2026).

Bantuan toren air ini diberikan untuk membantu pondok pesantren dalam menampung dan menyediakan cadangan air bersih, sehingga kebutuhan para santri dan pengelola pesantren dapat tetap terpenuhi meskipun ketersediaan air semakin terbatas. Dengan adanya tempat penyimpanan air yang memadai, diharapkan aktivitas belajar, ibadah, dan kehidupan sehari-hari para santri dapat berjalan dengan lebih nyaman.

Bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS tidak berhenti sebagai sebuah kewajiban, tetapi dapat tumbuh menjadi manfaat yang terus dirasakan oleh sesama. Ketika zakat digunakan untuk membantu menyediakan kebutuhan air bagi para santri, setiap tetes air yang digunakan untuk berwudu, membersihkan diri, belajar, dan menjalani aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari kebaikan yang insyaallah terus mengalir.

Dari zakat para muzaki, lahir manfaat yang nyata. Dari setiap tetes air yang mengalir, semoga mengalir pula pahala dan keberkahan sebagai amal jariyah bagi mereka yang telah menunaikannya.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.

24/09/2026 | Kontributor: Admin
KUA Padamara, SMAN 1 Padamara berkolaborasi dengan BAZNAS Gelar Salat Istiska, Ikhtiar Bersama Hadapi Kekeringan

PADAMARA – Menyikapi dampak kekeringan yang semakin meluas di Kabupaten Purbalingga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padamara berkolaborasi dengan SMAN 1 Padamara dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar Salat Istiska di Lapangan SMAN 1 Padamara, Rabu (16/9/2026).

Salat Istiska diikuti oleh para guru dan siswa SMAN 1 Padamara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padamara, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Kegiatan tersebut menjadi momentum bersama untuk bermunajat kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bertindak sebagai imam, KH. Roghib Abdurrahman, Ketua MUI Kabupaten Purbalingga. Sementara khutbah disampaikan oleh H. Sukarman, S.Ag., Waka IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Dalam khutbahnya, H. Sukarman mengajak jamaah menjadikan kekeringan sebagai momentum untuk bermuhasabah, memperbanyak istighfar dan taubat, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, dan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa istighfar tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan, tetapi harus diwujudkan dengan memperbaiki perilaku dan ketaatan.

Mengutip kandungan QS. Nuh ayat 10–12, H. Sukarman menyampaikan bahwa memperbanyak istighfar dan kembali kepada Allah merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon turunnya hujan dan keberkahan.

“Jangan sampai kita hanya sibuk memohon hujan, tetapi lupa memperbaiki cara kita memperlakukan alam, mengelola sumber daya air, dan memperhatikan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Doa harus berjalan bersama ikhtiar,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dalam menggunakan air. Menurutnya, ketika air masih tersedia, masyarakat harus mampu menjaga dan menggunakannya secara bijak. Kekeringan juga perlu menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap warga yang harus berjalan jauh atau mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan air bersih.

Lebih lanjut, H. Sukarman mengingatkan pentingnya kepedulian sosial. Ketika ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air, mereka yang memiliki kemampuan hendaknya membantu, baik melalui pemberian air, sedekah maupun donasi.

Ia menegaskan bahwa menghadapi kekeringan bukan hanya persoalan berdoa agar hujan turun, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen lainnya memiliki peran dalam menjaga lingkungan serta sumber daya air.

“Jangan sampai kita hanya memohon hujan, tetapi lupa menjaga nikmat air yang telah Allah berikan. Mari kita jadikan kekeringan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, menggunakan air dengan bijak, menjaga lingkungan, dan semakin peduli kepada sesama,” tutur H. Sukarman.

Dalam khutbahnya, ia juga menyampaikan bahwa doa dan ilmu pengetahuan bukanlah dua hal yang bertentangan. Berbagai ikhtiar manusia, termasuk pemanfaatan teknologi dalam upaya menghadapi kekeringan, dapat dilakukan selama tetap disadari bahwa hujan dan segala ketentuan berada dalam kehendak Allah SWT.

BAZNAS Salurkan 657.000 Liter Air Bersih

Sejalan dengan pesan tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus melakukan ikhtiar membantu masyarakat yang terdampak kekeringan melalui pendistribusian air bersih.

Hingga Selasa (15/9/2026), BAZNAS Kabupaten Purbalingga tercatat telah mendistribusikan 657.000 liter air bersih yang telah diterima oleh 7.322 KK atau 24.912 jiwa di berbagai wilayah terdampak.

Distribusi air bersih tersebut menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Kertanegara, Karanganyar, Pengadegan, Kutasari, Kejobong, dan Kemangkon.

Selain menyalurkan air bersih, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga membuka donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan yang semakin meluas. Dalam momentum  Salat Istiska, donasi berhasil terkumpul mencapai Rp2.074.000.

Kolaborasi KUA Kecamatan Padamara, SMAN 1 Padamara dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadapi kekeringan. Salat Istiska tidak hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga pengingat agar manusia senantiasa bersyukur, menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak, dan hadir membantu sesama yang membutuhkan.

Semoga Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, serta memberikan kekuatan kepada seluruh masyarakat Purbalingga dalam menghadapi dampak kekeringan.

 

16/09/2026 | Kontributor: Admin
Di Usia Senja, Sumiyati dan Khadmini Terbaring Lemah, BAZNAS Hadirkan Bantuan Diapers

PURBALINGGA – Di usia senja, sakit membuat Ibu Sumiyati dan Khadmini, warga Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, harus lebih banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur. Keduanya mengalami stroke dan kini hanya bisa terbaring lemah, sementara berbagai aktivitas sehari-hari harus dilakukan dari tempat tidur.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan diapers menjadi bagian penting dalam keseharian mereka. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga membuat kebutuhan tersebut tidak selalu dapat terpenuhi. Keluarga harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merawat anggota keluarga yang sedang sakit.

Seperti yang dialami keluarga Ibu Sumiyati. Ia memiliki dua orang anak. Salah satu anaknya masih duduk di bangku SMA, sedangkan anak lainnya telah berumah tangga dengan kondisi ekonomi yang masih terbatas. Di tengah kondisi tersebut, keluarga tetap berusaha memberikan perawatan terbaik bagi Ibu Sumiyati.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan diapers kepada Ibu Sumiyati dan Khadmini. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama keduanya menjalani masa sakit.

Bantuan diapers diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga serta membantu memenuhi kebutuhan perawatan Ibu Sumiyati dan Khadmini. Bagi keluarga yang tengah berjuang menghadapi sakit dan keterbatasan, perhatian dan kepedulian sekecil apa pun menjadi penguat yang begitu berarti.

Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS, kepedulian dapat terus hadir bagi mereka yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan, insyaallah menjadi manfaat dan menghadirkan harapan bagi sesama.

16/09/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Karangjambu
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Karangjambu
Purbalingga – Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama warga melaksanakan aksi gotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah milik Bapak Salimi, warga Dusun Tungkep, Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, pada Ahad (9/11/2025). Peristiwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang 13 meter di samping rumah Bapak Salimi ambrol. Material tanah dan batu menimpa dinding rumah hingga tembok sepanjang 2 meter jebol, serta mengakibatkan perubahan struktur bangunan. Rumah berukuran 6x12 meter yang dihuni 7 orang anggota keluarga itu dinyatakan rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta. Selain itu, terdapat empat rumah warga di sekitar lokasi yang kini juga terancam longsor susulan. Sementara itu, akses jalan kabupaten alternatif yang menghubungkan Dusun Tungkep menuju Dusun Welirang, Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, sempat tertimbun material longsor. Berkat kesigapan warga bersama perangkat desa, jalan tersebut kini sudah dapat dilalui kembali setelah dilakukan kerja bakti bersama. Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd, menyampaikan bahwa kehadiran tim BTB di lokasi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. “Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Salimi. Sejak mendapat laporan, tim langsung bergerak membantu warga membersihkan material longsor dan memastikan area sekitar aman dari potensi longsor susulan,” ujar Rahmat. “BAZNAS akan terus berkomitmen hadir dalam setiap kondisi darurat. Kami tidak hanya datang saat bencana terjadi, tetapi juga berupaya membantu masyarakat agar bisa bangkit kembali,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui unit tanggap bencana juga akan terus memantau kondisi di lokasi, serta menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk bantuan pemulihan bagi keluarga terdampak. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan warga dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
BERITA10/11/2025 | Admin
Panen Padi Petani Binaan BAZNAS Kuatkan Ketahanan Pangan di Purbalingga
Panen Padi Petani Binaan BAZNAS Kuatkan Ketahanan Pangan di Purbalingga
Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga kembali menorehkan kisah optimisme di tengah hamparan hijau padi yang menguning. Di lahan seluas 2.812 meter persegi, kelompok petani binaan BAZNAS memulai musim panen padi varietas Inpari 32, simbol kerja keras dan harapan baru bagi petani desa. Panen kali ini terasa istimewa. Di tengah semilir angin sawah, sistem tradisional Mbawon berpadu dengan sentuhan teknologi modern melalui penggunaan Power Thresher. Kolaborasi dua pendekatan ini bukan hanya mempercepat proses panen, tetapi juga memastikan hasil yang lebih optimal—menandai keseimbangan antara kearifan lokal dan kemajuan zaman. Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan solidaritas sosial di antara warga desa. Tradisi gotong royong yang melekat dalam budaya Mbawon menghidupkan kembali semangat saling membantu di antara petani, sementara dukungan BAZNAS memberi dorongan nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan. Melalui program pemberdayaan petani, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menjadikan pertanian bukan hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai jalan menuju kesejahteraan dan kemandirian umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan panen di Desa Cilapar merupakan wujud nyata sinergi antara zakat dan produktivitas masyarakat.“BAZNAS hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi mendorong lahirnya kemandirian. Melalui program pemberdayaan seperti ini, kita ingin memastikan bahwa setiap zakat yang disalurkan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi umat, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya. Panen di Cilapar menjadi bukti bahwa ketika masyarakat dan lembaga bergandengan tangan, hasilnya tak hanya berupa bulir padi yang melimpah—tetapi juga tumbuhnya semangat baru menuju Purbalingga yang lebih berdaya dan sejahtera.
BERITA05/11/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA CANANGKAN DESA SADAR ZAKAT DI CILAPAR, WUJUDKAN KOLABORASI UNTUK KEMASLAHATAN UMAT
BAZNAS PURBALINGGA CANANGKAN DESA SADAR ZAKAT DI CILAPAR, WUJUDKAN KOLABORASI UNTUK KEMASLAHATAN UMAT
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menguatkan peran zakat dalam pembangunan masyarakat desa. Hari ini Jumat (31/10/2025), BAZNAS melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus pencanangan Desa Sadar Zakat di Balai Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, Kepala Desa Cilapar, Pendamping Lumbung Pangan, serta Ketua UPZ Desa Cilapar, Baryanto, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa pembentukan UPZ dan pencanangan Desa Sadar Zakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan semangat berbagi di tingkat desa. “Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga sarana membangun kemandirian dan solidaritas sosial. Melalui UPZ, kita ingin zakat benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi bagi kebutuhan umat,” ujar H. Soedijanto. Selain penyerahan SK UPZ, kegiatan ini juga menjadi momentum kolaborasi program antara BAZNAS, pemerintah desa, dan pendamping lumbung pangan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Kepala Desa Cilapar menyambut baik langkah ini dan menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya. “Kami berkomitmen mendukung penuh program Desa Sadar Zakat. Semoga kehadiran UPZ dapat menjadi penggerak kebaikan dan menumbuhkan budaya peduli sesama di tengah masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua UPZ Desa Cilapar, Baryanto, menyampaikan kesiapan untuk mengelola zakat secara profesional, amanah, dan transparan. “Kami siap bersinergi dengan BAZNAS dan pemerintah desa agar manfaat zakat bisa benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya. Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen bersama untuk menjadikan Desa Cilapar sebagai desa yang berdaya dan peduli melalui semangat zakat, infak, dan sedekah
BERITA31/10/2025 | Admin
BAZNAS Hadir, Menyapa dan Mendengar Suara Mereka yang Membutuhkan
BAZNAS Hadir, Menyapa dan Mendengar Suara Mereka yang Membutuhkan
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syar’i dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu langkah penting yang dilakukan ialah kegiatan asesmen lapangan terhadap setiap permohonan bantuan yang masuk ke BAZNAS. Tim BAZNAS Purbalingga secara rutin turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pendataan kepada calon penerima manfaat. Asesmen dilakukan dengan penuh kehati-hatian, meliputi kondisi ekonomi, kebutuhan mendesak, serta kesesuaian dengan kategori mustahik yang ditetapkan syariat. Dalam kegiatan asesmen terbaru, BAZNAS meninjau beberapa permohonan yang masuk, antara lain permohonan bantuan modal usaha kecil, kursi roda untuk penyandang disabilitas, serta bantuan biaya hidup bagi warga yang sedang sakit dan tidak mampu bekerja. Melalui kegiatan ini, tim asesmen tidak hanya mencatat kebutuhan secara administratif, tetapi juga menyapa langsung para calon penerima manfaat, mendengarkan kisah perjuangan mereka, dan memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Pendekatan humanis ini menjadi ciri khas BAZNAS Purbalingga dalam menyalurkan bantuan dengan empati dan ketepatan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Suparna yang membidangi pendistribusian, menjelaskan bahwa asesmen merupakan tahapan penting agar bantuan yang diberikan benar-benar membawa kemaslahatan. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dititipkan melalui BAZNAS tersalurkan kepada yang benar-benar berhak, sesuai dengan ketentuan syar’i. Melalui asesmen, kami dapat menilai kebutuhan secara nyata, sehingga setiap rupiah dana umat memiliki manfaat yang maksimal,” ungkapnya. Asesmen juga menjadi sarana untuk menggali potensi mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan, terutama bagi penerima bantuan usaha produktif. Dengan semangat “Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan aman NKRI”, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan kehadiran nyata zakat di tengah masyarakat—tidak sekadar berupa bantuan material, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang, kepedulian, dan dorongan untuk bangkit menuju kemandirian.
BERITA30/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Lakukan Silaturahmi ke RSUD Goeteng Bahas Peningkatan Zakat, Infak, dan Sedekah
BAZNAS Purbalingga Lakukan Silaturahmi ke RSUD Goeteng Bahas Peningkatan Zakat, Infak, dan Sedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan silaturahmi ke RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada Senin, 27 Oktober 2025. Rombongan BAZNAS diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Goeteng, dr. Sigit Purnomohadi, Sp.PD, beserta jajaran manajemen rumah sakit. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Purbalingga, dengan tujuan mempererat sinergi kelembagaan serta membahas upaya peningkatan penghimpunan dan pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan RSUD Goeteng. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Purbalingga menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berhak menerima (asnaf). BAZNAS juga memaparkan secara rinci tujuan utama pengelolaan dana zakat, yaitu: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan menyalurkan zakat kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam. Mengentaskan kemiskinan, melalui program zakat produktif yang membantu modal usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu. Mendukung pendidikan bagi anak-anak dhuafa, lewat program beasiswa, bantuan perlengkapan sekolah, serta dukungan biaya pendidikan. Memperluas manfaat di bidang kesehatan, dengan membantu biaya pengobatan pasien tidak mampu dan mendukung layanan kesehatan berbasis sosial. Menumbuhkan kepedulian sosial dan solidaritas umat, melalui ajakan berzakat, berinfak, dan bersedekah secara teratur di kalangan ASN dan masyarakat umum. Menciptakan kemandirian mustahik, agar penerima manfaat zakat dapat berkembang menjadi muzakki di masa depan. Plt. Direktur RSUD Goeteng, dr. Sigit Purnomohadi, Sp.PD, menyambut baik inisiatif dan kunjungan dari BAZNAS Purbalingga. Ia menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan kesadaran zakat di lingkungan RSUD sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual pegawai. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran BAZNAS Purbalingga. Pengelolaan zakat yang profesional dan transparan tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial bagi para pegawai RSUD Goeteng,” ujar dr. Sigit. Sementara itu, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat berlanjut dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di RSUD Goeteng. Dengan adanya UPZ, diharapkan pengumpulan dan penyaluran dana ZIS di lingkungan rumah sakit dapat berjalan lebih terkoordinasi dan berkesinambungan. Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama antara jajaran pimpinan BAZNAS Purbalingga dan manajemen RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
BERITA28/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Rutin Dukung Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama Komunitas Ummi Mahjan
BAZNAS Purbalingga Rutin Dukung Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama Komunitas Ummi Mahjan
PURBALINGGA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga aktif mendukung kegiatan sosial-keagamaan di tengah masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah dukungan rutin terhadap kegiatan Komunitas Ummi Mahjan, relawan yang berfokus pada gerakan bersih-bersih masjid di wilayah Kabupaten Purbalingga. Komunitas Ummi Mahjan dikenal sebagai kelompok relawan yang secara konsisten melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid setiap hari Ahad, berkeliling dari satu masjid ke masjid lainnya di berbagai kecamatan. Aksi ini telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan mendapat sambutan positif dari masyarakat serta pengurus masjid di setiap lokasi kegiatan. Pada Ahad (26/10/2025), kegiatan bersih-bersih kembali digelar di Masjid Besar Al Muttaqin, Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Sejak pagi, para relawan bersama tim dari BAZNAS Purbalingga sudah tampak sibuk membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari lantai utama, karpet, tempat wudhu, hingga halaman masjid. Suasana gotong royong dan kekeluargaan terasa hangat di antara para relawan, masyarakat sekitar, dan pengurus masjid.
BERITA27/10/2025 | Admin
LATIHAN GABUNGAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI: BPBD PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS, PMI, DAN BANSER
LATIHAN GABUNGAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI: BPBD PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS, PMI, DAN BANSER
Purbalingga - Pada hari Sabtu, (25/10/2025), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Latihan Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi yang berlangsung di Lembah Silangit, Desa Patemon, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan teknis, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi saat musim penghujan. Dalam kesempatan ini, BPBD Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga, serta unsur BANSER. Sinergi lintas lembaga ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 140 peserta yang didominasi oleh relawan SAR se-Kabupaten Purbalingga. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan simulasi di lapangan. Salah satu fokus utama latihan adalah pelatihan water rescue atau penyelamatan di air. Materi yang diberikan meliputi teknik penyelamatan korban tenggelam, penggunaan mesin pompa air, pengoperasian perahu karet dan mesinnya, cara mengapung dan bertahan di air, serta teknik mengevakuasi korban ke atas perahu dengan aman. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dan praktik pertolongan pertama pada korban tenggelam, yang difasilitasi oleh tenaga medis dan instruktur dari PMI Purbalingga. Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, BAZNAS Purbalingga turut memberikan dukungan penuh berupa bantuan logistik bagi peserta serta dukungan operasional dapur umum, yang dikelola secara kolaboratif bersama PMI Purbalingga. Melalui latihan gabungan ini, diharapkan seluruh unsur relawan dan lembaga terkait semakin siap, terampil, dan solid dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi keselamatan masyarakat.
BERITA27/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp66,9 Juta dalam Rangka Hari Santri 2025
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp66,9 Juta dalam Rangka Hari Santri 2025
PURBALINGGA – Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan dengan total senilai Rp66.938.000. Penyaluran bantuan dilakukan dalam acara BAZNAS Peduli di Hari Santri “Menguatkan Iman, Menebar Kemandirian” yang digelar di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sabtu (25/10/2025). Bantuan tersebut mencakup berbagai program kemaslahatan umat, di antaranya bantuan untuk santri tahfidz, bantuan pendidikan, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan modal usaha, gerobak usaha, bantuan kesehatan, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting. Acara penyaluran dihadiri oleh Bupati Purbalingga yang pada kesempatan ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Suroto, M.Si, serta turut hadir Kasi Gera Zawa Kantor Kemenag Purbalingga dan Ketua MUI Kabupaten Purbalingga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta berdampak langsung kepada masyarakat. “Momentum Hari Santri ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, kami ingin memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Purbalingga berkomitmen meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga keagamaan agar program pemberdayaan ekonomi dan sosial terus berkelanjutan. Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Suroto, M.Si, mewakili Bupati Purbalingga, menyampaikan apresiasi atas kiprah BAZNAS yang telah berperan aktif dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang senantiasa hadir membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan. Semoga semangat ini terus dijaga dan semakin luas manfaatnya,” ujarnya. Ia juga mengajak para santri dan masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para ulama dan santri dalam membangun bangsa, salah satunya melalui penguatan karakter religius dan kemandirian ekonomi. Penyaluran bantuan dalam rangka Hari Santri ini menjadi salah satu bukti komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam menyalurkan amanah muzaki kepada mustahik dengan penuh tanggung jawab. Melalui semangat “Menebar Manfaat, Membangun Kemandirian”, BAZNAS berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berdaya.
BERITA25/10/2025 | Admin
Pestisida Nabati, Solusi Lumbung Pangan BAZNAS Basmi Hama di Cilapar
Pestisida Nabati, Solusi Lumbung Pangan BAZNAS Basmi Hama di Cilapar
PURBALINGGA – Upaya menuju pertanian berkelanjutan terus dilakukan oleh petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Salah satunya oleh Bapak Rukhiman, anggota Gapoktan Citra Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, yang kini sukses mengendalikan serangan hama walang sangit di lahan padi varietas Inpari 32 seluas 11.200 meter persegi tanpa bahan kimia berbahaya. Dengan dukungan dan pendampingan dari BAZNAS Purbalingga, Bapak Rukhiman memanfaatkan pestisida nabati berbahan alami serta menerapkan pengendalian hama terpadu (PHT). Melalui penyemprotan rutin dan pelepasan musuh alami, populasi hama dapat ditekan secara efektif tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan. “Dulu, kami sering panik saat hama menyerang, karena pestisida kimia kadang malah merusak tanaman dan tanah. Sekarang kami belajar membuat pestisida nabati sendiri dari bahan sekitar, hasilnya lebih aman dan tanaman tetap subur,” ungkap Rukhiman, dengan senyum bangga di tengah hamparan padi menghijau. Pendekatan alami ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan hasil panen, tetapi juga menumbuhkan kesadaran baru di kalangan petani setempat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Sejumlah petani lain di Cilapar mulai tertarik mengikuti jejaknya dengan memproduksi dan menggunakan pestisida nabati secara mandiri. Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Purbalingga, Delia Murni Solikhah S.P, menyampaikan dukungannya terhadap inovasi para petani binaan. “Kami mendorong petani agar lebih mandiri dan ramah lingkungan. Pestisida nabati adalah langkah nyata menuju pertanian yang sehat, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya. Melalui program Lumbung Pangan BAZNAS, Desa Cilapar kini menjadi salah satu contoh nyata penerapan pertanian berkelanjutan yang produktif, sehat, dan ramah lingkungan. Harapannya, inovasi ini dapat diperluas ke wilayah lain sehingga kemandirian pangan di Kabupaten Purbalingga semakin kokoh.
BERITA24/10/2025 | Admin
Sinergi Tim Gabungan, BTB BAZNAS Purbalingga Bersihkan Material Longsor di Kaliori
Sinergi Tim Gabungan, BTB BAZNAS Purbalingga Bersihkan Material Longsor di Kaliori
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama tim gabungan bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang menutup akses jalan menuju RT 22 RW 05, pada Selasa (21/10/2025) sore. Longsoran tanah dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi 3 meter itu terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung memutus akses utama warga menuju permukiman. Mengetahui kejadian tersebut, tim BTB BAZNAS Purbalingga segera berkoordinasi dengan unsur BPBD, TNI, Polri, perangkat desa, serta relawan masyarakat untuk melakukan pembersihan material longsor. Dengan peralatan manual dan satu unit alat berat, proses evakuasi material tanah berlangsung hingga sore hari. Upaya dilakukan secara gotong royong demi membuka kembali jalur penghubung yang vital bagi aktivitas warga, termasuk akses pendidikan dan ekonomi. Perwakilan BTB BAZNAS Purbalingga, Bayu Krisna Mukti, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. “Kami hadir untuk membantu percepatan penanganan bencana bersama tim gabungan. Respons cepat dan sinergi antarinstansi menjadi kunci agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya. Sementara itu, pihak pemerintah desa mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana tersebut. Hingga Rabu (22/10/2025) pagi, akses jalan telah terbuka sebagian dan masih dilakukan pembersihan lanjutan guna memastikan keamanan pengguna jalan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS melalui unit tanggap bencana merupakan wujud nyata peran zakat dalam membantu masyarakat pada situasi darurat. “BAZNAS tidak hanya hadir dalam program kemanusiaan dan pemberdayaan, tetapi juga siap turun langsung saat bencana melanda. Ini adalah bentuk nyata amanah para muzaki yang kami salurkan dalam aksi kemanusiaan untuk menolong sesama,” ungkapnya. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, membawa semangat kepedulian dan kebersamaan.
BERITA22/10/2025 | Admin
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA BERSAMA TIM GABUNGAN BANTU PENANGANAN ANGIN KENCANG DI KALIGONDANG DAN PENOLIH
BAZNAS TANGGAP BENCANA PURBALINGGA BERSAMA TIM GABUNGAN BANTU PENANGANAN ANGIN KENCANG DI KALIGONDANG DAN PENOLIH
Purbalingga — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan sejumlah kerusakan di dua lokasi berbeda. Di wilayah Kecamatan Kaligondang, pagar SMP Negeri 1 Kaligondang dilaporkan ambruk akibat terjangan hujan dan angin besar. Sementara itu, di Jalan Raya Penolih, sebuah pohon tumbang melintang di jalan dan mengenai jaringan listrik, sempat menghambat arus lalu lintas serta mengganggu pasokan listrik di sekitar lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan dan penghitungan untuk mengetahui besaran kerugian material yang dialami masyarakat. Menanggapi kejadian tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga segera menerjunkan tiga personel ke lokasi terdampak. Bekerja sama dengan BPBD, Pramuka Peduli, Relawan SAR, warga, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk membantu proses pembersihan material, penanganan pohon tumbang, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar. Koordinator BTB Purbalingga, Bayu Krisna dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keterlibatan tim merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat di saat bencana. “Kami hadir untuk membantu masyarakat secepat mungkin. Sinergi dengan warga dan aparat sangat penting agar kondisi bisa segera pulih,” ujarnya. Warga sekitar menyambut baik kehadiran tim BAZNAS yang turun langsung ke lapangan. “Kami sangat terbantu, terutama dalam membersihkan puing dan menyingkirkan pohon yang menutup jalan,” kata salah satu warga Kaligondang. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama menghadapi potensi cuaca ekstrem di musim pancaroba. BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat.
BERITA22/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN LOGISTIK UNTUK RELAWAN BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI DESA PANUSUPAN
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN LOGISTIK UNTUK RELAWAN BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI DESA PANUSUPAN
Purbalingga – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Pada Sabtu (18/10/2025), tim BAZNAS Purbalingga turun langsung menyalurkan bantuan logistik untuk para relawan yang tengah berjibaku membersihkan material longsor di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang. Bencana longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya sempat menutup akses jalan utama desa dengan tumpukan tanah setinggi dua meter. Meski cuaca belum sepenuhnya bersahabat, semangat gotong royong warga dan relawan tidak surut. Sejak pagi, ratusan orang yang tergabung dari berbagai unsur masyarakat bahu membahu membersihkan material longsor. Di tengah lelahnya tenaga relawan, bantuan logistik dari BAZNAS Purbalingga hadir menjadi penguat semangat. Sebanyak empat paket sembako dan logistik konsumsi disalurkan untuk mendukung kegiatan kerja bakti tersebut. Bantuan ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga yang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga. “Ini bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para relawan dan masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan logistik di lapangan,” ungkap Rahmat Basuki, S.Pd, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Purbalingga. Suasana haru terasa ketika beberapa warga yang rumahnya sempat terisolasi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Jalan sudah mulai bisa dilewati, dan bantuan dari BAZNAS ini sangat berarti bagi kami,” tutur Sutarmi, salah satu warga Panusupan dengan mata berkaca-kaca. Kolaborasi antara BAZNAS Purbalingga dan PMI tidak hanya berupa bantuan material, tetapi juga dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak. Keduanya berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan di Kabupaten Purbalingga. Bencana boleh datang tanpa diduga, namun kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan nyata yang terus hidup di tengah masyarakat Purbalingga.
BERITA20/10/2025 | Admin
WAKA IV BAZNAS PURBALINGGA SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DESA CILAPAR
WAKA IV BAZNAS PURBALINGGA SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DESA CILAPAR
Purbalingga – Dalam upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat desa, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sukarman, melaksanakan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, pada hari ini. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para ta’mir masjid se-Desa Cilapar, tokoh agama, dan perwakilan Petani Gapoktan Citra Cilapar. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, menandakan antusiasme masyarakat dalam mendukung gerakan zakat untuk kemaslahatan bersama. Dalam kesempatan tersebut, H. Sukarman menjelaskan bahwa pembentukan UPZ desa menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan zakat dan memastikan pengelolaan dana umat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. “Melalui UPZ, kita ingin menghadirkan peran aktif masyarakat dalam menguatkan ekosistem zakat. Dengan dikelola secara profesional, zakat bisa menjadi kekuatan ekonomi umat yang menumbuhkan kesejahteraan dan kemandirian di tingkat desa,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, sinergi antara BAZNAS, tokoh agama, dan kelompok masyarakat seperti Gapoktan menjadi kunci penting dalam membangun kesadaran berzakat dan memperkuat basis pemberdayaan ekonomi lokal. Para peserta sosialisasi menyambut baik inisiatif pembentukan UPZ ini. Mereka menilai kehadiran BAZNAS di tingkat desa akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memastikan dana yang dihimpun benar-benar kembali untuk kepentingan masyarakat sekitar. Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Purbalingga dalam memperluas jejaring zakat hingga ke akar rumput, agar manfaat zakat semakin dirasakan oleh masyarakat luas, terutama di sektor keagamaan dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA17/10/2025 | Admin
Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Purbalingga, dan Pemdes Kedungbenda Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Rawan Kekeringan
Kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Purbalingga, dan Pemdes Kedungbenda Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Rawan Kekeringan
Purbalingga – Upaya menghadirkan solusi berkelanjutan bagi warga di wilayah rawan kekeringan diwujudkan melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan Pemerintah Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon. Program kerja sama tersebut menghasilkan pembangunan sumur bor yang diresmikan pada Selasa (14/10/2025) di Desa Kedungbenda. Desa Kedungbenda dikenal sebagai salah satu desa yang masuk dalam zona rawan kekeringan di Kabupaten Purbalingga. Setiap musim kemarau, wilayah ini kerap menjadi prioritas droping air bersih, karena sumber air di desa tersebut sering mengering. Kehadiran sumur bor ini menjadi angin segar bagi masyarakat, karena mampu menghadirkan sumber air yang lebih mudah dijangkau dan berkelanjutan. Air hasil pengeboran dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan ibadah, serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini terkendala oleh keterbatasan air. Dalam acara peresmian, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si. beserta unsur pimpinan lainnya, Camat Kemangkon Dedi Kurniawan, serta jajaran Pemerintah Desa Kedungbenda. Mereka bersama-sama meninjau langsung lokasi sumur bor sekaligus menyaksikan uji alir air pertama yang disambut dengan antusias oleh warga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS pusat, daerah, dan pemerintah desa dalam mengatasi persoalan kekeringan di wilayah rawan. “Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Kami berharap keberadaan sumur bor ini bisa memberi manfaat luas dan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Kedungbenda,” ujarnya. Sementara itu, Camat Kemangkon, Dedi Kurniawan, memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS. “Setiap musim kemarau, Kedungbenda selalu menjadi perhatian karena kesulitan air bersih. Dengan adanya sumur bor ini, warga bisa lebih tenang dan tidak lagi bergantung penuh pada droping air,” ungkapnya. Kepala Desa Kedungbenda yang pada kesempatan ini diwakili Sekdes Kedungbenda turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap, sumur bor ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama. Program pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kemanusiaan dan lingkungan hidup. Melalui sinergi yang kuat antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kebutuhan dasar seperti air bersih dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.
BERITA14/10/2025 | Admin
Panen Padi Optimal BAZNAS, Penyiangan Rutin Naikkan Hasil Petani Purbalingga
Panen Padi Optimal BAZNAS, Penyiangan Rutin Naikkan Hasil Petani Purbalingga
Purbalingga – Para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada komoditas padi. Melalui kegiatan monitoring rutin dan penyiangan yang terjadwal, para petani berupaya menjaga kondisi tanaman agar tetap sehat, subur, dan menghasilkan panen yang maksimal. Salah satu petani aktif Gapoktan Citra, Ibu Maniah, menjadi contoh nyata dari semangat kerja keras petani di Desa Cilapar. Di lahan miliknya yang seluas 3.812 meter persegi, ia secara rutin melakukan kegiatan penyiangan untuk mengendalikan pertumbuhan rumput liar di sekitar tanaman padi. Penyiangan dilakukan secara manual dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran tanaman padi yang sedang tumbuh. Menurut Ibu Maniah, kegiatan penyiangan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan unsur hara di tanah agar dapat diserap optimal oleh tanaman padi. “Kalau rumput liar dibiarkan, nanti nutrisi yang seharusnya untuk padi bisa direbut oleh gulma. Dengan penyiangan rutin, padi tumbuh lebih sehat dan hasilnya pun lebih bagus,” ujarnya saat ditemui di area persawahannya. Selain penyiangan, Gapoktan Citra juga menerapkan kegiatan monitoring secara berkala terhadap kondisi tanaman, kelembaban tanah, dan potensi serangan hama. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan anggota kelompok tani dan pendamping pertanian desa. Pendampingan ini menjadi bentuk sinergi antara petani, perangkat desa, dan penyuluh pertanian dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Upaya yang dilakukan para petani terbukti memberikan hasil yang menggembirakan. Produktivitas padi di lahan anggota Gapoktan Citra mengalami peningkatan signifikan dibandingkan musim tanam sebelumnya. Selain itu, hasil panen yang lebih baik juga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan keluarga mereka. Ketua Gapoktan Citra, Bariyanto dalam keterangannya, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kedisiplinan anggota dalam menerapkan pola tanam dan perawatan yang tepat. “Kami terus mengedukasi para petani untuk menjaga kebersihan lahan, rutin melakukan pengamatan tanaman, dan bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Semua ini bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di tingkat desa,” ungkapnya. Melalui semangat kebersamaan dan kerja keras, para petani Desa Cilapar berhasil menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti penyiangan dan monitoring rutin dapat membawa dampak besar bagi hasil panen dan kesejahteraan masyarakat. Gapoktan Citra berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lain di wilayah Purbalingga untuk terus mengembangkan praktik pertanian yang berkelanjutan dan produktif.
BERITA10/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN KODIM 0702 BERSINERGI HADIRKAN HARAPAN BARU UNTUK WARGA KRADENAN LEWAT TMMD SENGKUYUNG TAHAP IV
BAZNAS PURBALINGGA DAN KODIM 0702 BERSINERGI HADIRKAN HARAPAN BARU UNTUK WARGA KRADENAN LEWAT TMMD SENGKUYUNG TAHAP IV
Purbalingga – Wujud nyata kepedulian dan kolaborasi untuk masyarakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Kali ini, BAZNAS Purbalingga turut berpartisipasi dalam kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV yang digelar oleh Kodim 0702/Purbalingga di Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan program Rumah Layak Huni senilai Rp 12 juta rupiah kepada Ibu Sumiah, warga RT 3 RW 3 Desa Kradenan. Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E.,M.M. di Pendopo Dipokusumo, disaksikan jajaran Forkopimda, perwakilan Kodim 0702, serta unsur pemerintah daerah dan desa. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, melalui Kepala Pelaksana BAZNAS, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat. BAZNAS ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang kami salurkan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Bersama TNI melalui kegiatan TMMD, kami berupaya menghadirkan perubahan nyata dari sisi sosial dan kemanusiaan,ungkapnya. Program TMMD sendiri dikenal sebagai wujud gotong royong lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, diharapkan hasil kegiatan TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan harapan baru bagi warga. Senyum haru tampak di wajah Ibu Sumiah, penerima manfaat, saat mengetahui rumahnya akan segera dibangun menjadi lebih layak. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu. Saya tidak menyangka akan mendapat bantuan sebesar ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak dan ibu sekalian, tutur Ibu Sumiah dengan mata berkaca-kaca. Melalui sinergi ini, BAZNAS Purbalingga terus menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki dapat benar-benar membawa perubahan — menghadirkan senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih baik bagi sesama.
BERITA08/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN UIN SAIZU PURWOKERTO BERSINERGI DUKUNG 28 GURU PAI DI PURBALINGGA IKUTI PPG 2025
BAZNAS PURBALINGGA DAN UIN SAIZU PURWOKERTO BERSINERGI DUKUNG 28 GURU PAI DI PURBALINGGA IKUTI PPG 2025
Purbalingga – komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan oleh badan amil zakat nasional (BAZNAS) kabupaten Purbalingga. melalui kolaborasi dengan fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan (ftik) UIN PROF. K.H. SAIFUDDIN ZUHRI (SAIZU) PURWOKERTO, BAZNAS Purbalingga resmi menandatangani perjanjian kerjasama (mou) dalam pelaksanaan program pendidikan profesi guru (PPG) dalam jabatan transformasi batch-3 tahun 2025. dalam kerja sama tersebut, BAZNAS Purbalingga memberikan dukungan pembiayaan bagi 28 guru pendidikan agama islam (PAI) di kabupaten Purbalingga yang mengikuti program PPG dalam jabatan. bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan pendidikan keagamaan di daerah. dekan ftik uin saizu purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Purbalingga atas dukungan yang diberikan. “kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Purbalingga atas kepeduliannya kepada para guru pai. dukungan ini bukan hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran,” ujar Prof. Fauzi. sementara itu, pihak BAZNAS Purbalingga menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu fokus utama dalam program pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). melalui bantuan ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa guru-guru pai di Purbalingga memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti PPG dan mendapatkan pengakuan profesional sebagai pendidik yang kompeten. “kami percaya bahwa guru adalah kunci lahirnya generasi yang cerdas dan berakhlak. karena itu, membantu guru berarti turut membangun masa depan pendidikan Purbalingga,” ungkap perwakilan BAZNAS Purbalingga. kerjasama antara BAZNAS Purbalingga dan FTIK UIN SAIZU PURWOKERTO ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkeadilan, khususnya bagi para guru PAI di kabupaten Purbalingga.
BERITA08/10/2025 | Admin
BAZNAS SALURKAN 1.150 DAGING OLAHAN DARI DAM HAJI UNTUK PROGRAM GIZI STUNTING DAN DHUAFA
BAZNAS SALURKAN 1.150 DAGING OLAHAN DARI DAM HAJI UNTUK PROGRAM GIZI STUNTING DAN DHUAFA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran bantuan daging olahan. Sebanyak 1.150 buah daging olahan yang berasal dari hewan DAM haji telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Daging olahan tersebut dikemas menjadi 230 paket bantuan, yang kemudian didistribusikan ke delapan titik lokasi di wilayah Kabupaten Purbalingga, meliputi Kecamatan Kejobong, Bukateja, Karanganyar, Karangtengah, Kutawis, Serayu Larangan, Pengadegan, dan Karangmoncol. Setiap wilayah menerima jumlah paket yang disesuaikan, dengan total keseluruhan mencapai 230 paket. Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk keluarga dhuafa dan anak-anak penderita stunting, sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan asupan gizi masyarakat kurang mampu. Melalui program ini, BAZNAS berharap bantuan daging olahan yang bergizi dan siap konsumsi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat sasaran serta mendukung upaya penanggulangan stunting di daerah. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pelaksanaan ibadah dan kepedulian sosial. Hasil dari ibadah DAM haji tidak hanya memberikan nilai spiritual bagi jamaah, tetapi juga menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA07/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK SISWI SMP DI KEJOBONG : WUJUD KEPEDULIAN AGAR CITA-CITA TAK PADAM
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK SISWI SMP DI KEJOBONG : WUJUD KEPEDULIAN AGAR CITA-CITA TAK PADAM
Purbalingga – Langit Kejobong siang itu tampak cerah, seolah ikut tersenyum menyaksikan haru bahagia di rumah sederhana milik keluarga Titi Mbayuni, siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Kejobong, yang tinggal di Desa Kedarepan RT 5 RW 2, Kecamatan Kejobong. Titi menerima bantuan pendidikan sebesar Rp750.000 dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar yang memiliki semangat tinggi untuk terus bersekolah meski dalam keterbatasan. Dengan wajah polos dan mata berbinar, Titi mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya ingin terus sekolah dan bisa membanggakan orang tua. Terima kasih BAZNAS sudah membantu,” ucapnya lirih namun penuh tekad. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Purbalingga sebagai bagian dari program Purbalingga Cerdas, yang bertujuan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd, menyampaikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan menuntut ilmu. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi Titi untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Semangat anak-anak seperti Titi adalah energi bagi kami untuk terus hadir membantu masyarakat,” ujarnya. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk mendukung masa depan generasi penerus bangsa. Langkah kecil ini diharapkan menjadi cahaya bagi perjalanan pendidikan anak-anak Purbalingga, agar tak ada lagi mimpi yang terhenti karena keterbatasan ekonomi.
BERITA07/10/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN KETUA TP PKK PURBALINGGA TAKZIYAH KE RUMAH ALMARHUMAH SHAFIRA, PEJUANG KANKER SERVICK
BAZNAS PURBALINGGA DAN KETUA TP PKK PURBALINGGA TAKZIYAH KE RUMAH ALMARHUMAH SHAFIRA, PEJUANG KANKER SERVICK
Purbalingga – Duka mendalam menyelimuti keluarga kecil di Desa Karangjengkol RT 14 RW 4, Kecamatan Kutasari. Shafira Septa, putri tercinta yang sejak usia 1,5 tahun harus berjuang melawan kanker serviks, akhirnya dipanggil pulang oleh Allah SWT pada usia hampir 11 tahun. Di akhir perjuangannya, Shafira sempat menjalani perawatan intensif selama 12 hari. Selama tiga hari di antaranya ia harus melalui proses kemoterapi. Meski penuh semangat, kanker yang dideritanya telah berkembang hingga berukuran 6 cm. Hingga akhirnya, pada bulan penuh ujian ini, Shafira kembali ke pangkuan Sang Pencipta dengan meninggalkan kenangan perjuangan yang menggetarkan hati. Mengetahui kabar duka tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Ibu Syahzani Fahmi M. Hanif, berkunjung langsung ke rumah duka untuk menyampaikan takziyah dan doa bagi almarhumah Shafira. Dalam hal ini BAZNAS PURBALINGA membantu keluarga korban dengan jumlah 1 Juta Rupiah. Kehadiran mereka menjadi penguat hati bagi kedua orang tua Shafira dan sang kakak, yang kini harus melanjutkan hidup dengan kenangan manis kebersamaan. Ayah Shafira sehari-hari bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga. Kehilangan putri bungsunya tentu menjadi pukulan berat, namun dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan TP PKK, memberikan pelipur lara di tengah duka. Ketua TP PKK Purbalingga dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. “Shafira adalah pejuang kecil yang luar biasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya penuh haru. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., juga menambahkan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka masyarakat. “Takziyah ini bentuk kepedulian kami, bahwa BAZNAS selalu berusaha hadir di tengah masyarakat, mendoakan, dan mendampingi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Kepergian Shafira meninggalkan jejak perjuangan dan ketabahan yang akan selalu dikenang. Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi cahaya bagi perjalanan almarhumah di sisi-Nya.
BERITA05/10/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →