WhatsApp Icon
Bersama BAZNAS ada Setitik Harapan untuk Mbah Minem

Di sudut sederhana Desa Gemuruh, Padamara, berdiri sebuah gubuk rapuh yang nyaris roboh dimakan usia. Dindingnya lapuk, atapnya bocor, dan lantainya jauh dari kata nyaman. Di tempat itulah Mbah Sarminem (60), yang akrab disapa Mbah Minem, menjalani hari-harinya seorang diri tanpa pendamping hidup maupun anak yang tinggal bersamanya.

Usia senja yang seharusnya diisi dengan ketenangan justru menjadi masa yang penuh ujian bagi Mbah Minem. Selain harus bertahan hidup dalam keterbatasan, ia juga berjuang melawan penyakit kanker hidung yang dideritanya. Kondisinya semakin berat karena selama ini ia tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun. Keterbatasan pengetahuan dan tidak pernah mengurus administrasi kependudukan membuatnya tidak terdaftar dalam program perlindungan kesehatan yang seharusnya dapat membantunya.

Saat harus menjalani perawatan di rumah sakit, Mbah Minem dihadapkan pada kenyataan yang tidak mudah. Tagihan biaya pengobatan yang mencapai lebih dari Rp7 juta menjadi beban yang mustahil ia tanggung seorang diri. Bagi seseorang yang bahkan tidak memiliki penghasilan tetap, angka tersebut terasa seperti tembok tinggi yang sulit dilalui.

Namun di tengah kesulitan itu, kepedulian hadir membawa harapan. Melalui kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Desa, dan pihak rumah sakit tempat Mbah Minem dirawat, biaya pengobatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Langkah kecil yang menjadi penyelamat besar bagi seorang lansia yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya.

Perjuangan Mbah Minem ternyata tidak berhenti pada persoalan kesehatan. Tempat tinggal yang selama ini ia huni pun sangat memprihatinkan dan jauh dari standar kelayakan. Gubuk reyot yang menjadi tempat berlindung dari panas dan hujan sudah tidak lagi mampu memberikan rasa aman. Lebih memilukan lagi, Mbah Minem tidak memiliki tanah maupun harta benda. Selama ini ia hanya menumpang tinggal di sebidang tanah milik saudaranya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS turut memberikan bantuan rehabilitasi rumah agar Mbah Minem dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk menjalani masa tuanya. Bagi sebagian orang, rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Namun bagi Mbah Minem, rumah yang layak adalah harapan baru, tempat beristirahat dengan tenang setelah melewati begitu banyak ujian hidup.

Kisah Mbah Minem mengingatkan kita bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan. Kehadiran zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang dan kepedulian yang mampu mengembalikan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan harapan.

Di balik senyum sederhana Mbah Minem hari ini, tersimpan doa-doa tulus yang mungkin tidak terdengar oleh manusia, tetapi sangat berharga di hadapan Allah SWT. Semoga setiap kebaikan yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan menjadi jalan keberkahan bagi seluruh pihak yang telah peduli dan membantu.

 

14/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga Gelar Madrasah Tanggap Bencana di MI Maarif NU 01 Maribaya

Purbalingga – BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) di MI Ma'arif NU 01 Maribaya, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Senin (13/7/2026). Program ini diikuti oleh 48 siswa dari kelas IV hingga kelas VI dan akan berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (15/7/2026).

Kegiatan MANTAB merupakan program edukasi kebencanaan yang bertujuan membangun budaya sadar bencana di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pengetahuan mengenai berbagai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, serta pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak usia dini.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Badan Penanggulanagan Bencana, Aris Mulyanto. Dalam sambutannya, Aris menyampaikan bahwa pendidikan kebencanaan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi situasi darurat.

"Anak-anak merupakan kelompok yang rentan ketika terjadi bencana. Oleh karena itu, pendidikan kebencanaan harus diberikan sejak usia sekolah agar mereka memahami langkah penyelamatan diri, mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, serta dapat menjadi agen penyebar informasi kesiapsiagaan bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa program Madrasah Tanggap Bencana merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung terciptanya satuan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

"BAZNAS tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga mendorong upaya pengurangan risiko melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Kami berharap para siswa memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain ketika menghadapi kondisi darurat," tutur Sudijanto.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi dan praktik yang dikemas secara interaktif, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, simulasi evakuasi, penyusunan jalur evakuasi, pembentukan budaya aman di lingkungan sekolah, hingga latihan tanggap darurat bersama para fasilitator.

Melalui program Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB), BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi bencana. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan mampu meminimalkan risiko bencana bagi seluruh warga sekolah.

 

13/07/2026 | Kontributor: Admin
Kursi Roda untuk Mbah Wayem, Wujud Kepedulian Zakat Membantu Lansia Tetap Beraktivitas

Purbalingga – Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus diwujudkan menjadi program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda bagi lansia dan warga kurang mampu yang mengalami keterbatasan mobilitas. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan agar tetap dapat beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Salah satu penerima manfaat adalah Mbah Wayem (75), warga Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Di usia senjanya, Mbah Wayem mengalami kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas sehingga mobilitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.

Melalui usulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan satu unit kursi roda kepada Mbah Wayem. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada Jumat (10/7/2026) di kediaman Mbah Wayem oleh UPZ Desa Karangnangka, didampingi Kepala Desa Karangnangka bersama perwakilan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Mbah Wayem dalam melakukan aktivitas sehari-hari, mengurangi ketergantungan kepada orang lain, serta meningkatkan kualitas hidup di masa lanjut usia. Kehadiran alat bantu mobilitas juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lansia agar tetap dapat menjalani aktivitas dengan lebih layak dan bermartabat.

Program bantuan alat bantu jalan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Purbalingga kepada masyarakat yang termasuk dalam golongan penerima zakat (mustahik). Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, dana zakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih optimal, transparan, dan memiliki dampak yang lebih luas. Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi beban kaum dhuafa, serta menghadirkan keberkahan bagi muzaki dan penerima manfaat.

Semakin banyak zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS, semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di Kabupaten Purbalingga.

 

10/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga dan MWCNU Bukateja Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM Kuliner Melalui Pelatihan Bidang Boga

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan MWCNU Bukateja menyelenggarakan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang boga selama dua hari, Sabtu–Ahad, 4–5 Juli 2026, di Gedung Workshop MWCNU Bukateja. Kegiatan ini diikuti oleh para pegiat kuliner dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bukateja sebagai upaya meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha kuliner yang lebih produktif dan berdaya saing.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi praktik pembuatan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual, meliputi roti manis, kroket kentang, dan pie buah. Materi disusun agar mudah diterapkan oleh peserta, baik yang telah memiliki usaha maupun yang baru akan merintis usaha di bidang kuliner.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, menambah variasi produk yang dipasarkan, serta mendorong lahirnya wirausaha mandiri yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam memberdayakan masyarakat melalui program ekonomi produktif, sehingga zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi sarana menciptakan kemandirian ekonomi mustahik dan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada proses belajar saja, tetapi mampu melahirkan produk-produk kuliner yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar. BAZNAS ingin zakat dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi sehingga masyarakat semakin mandiri dan usahanya terus berkembang," ujar Sudijanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi UKM Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kepala Bidang Usaha Mikro, Wasis Pambudi, mengapresiasi sinergi antara BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan MWCNU Bukateja dalam mendukung pengembangan UMKM.

"Pelatihan seperti ini sangat penting karena pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga peningkatan keterampilan, inovasi produk, dan semangat untuk terus berkembang. Kami berharap peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi usaha yang berkelanjutan dan mampu menciptakan peluang ekonomi di lingkungannya," ungkap Wasis.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama MWCNU Bukateja berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki keterampilan, inovasi, dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, sektor usaha mikro di Kabupaten Purbalingga dapat terus tumbuh, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

06/07/2026 | Kontributor: Admin
Harapan dan Kepedulian untuk Elvan, Pejuang Kecil dari Kutasari

Di usia yang seharusnya dipenuhi dengan keceriaan dan bermain bersama teman-teman, Elvan (8) harus menjalani perjuangan besar melawan penyakit Leukimia yang dideritanya sejak tahun 2025. Anak asal Karanglewas, Kecamatan Kutasari ini tetap berusaha kuat menjalani berbagai pengobatan, didampingi sang ibu tercinta, Ari Yuniah.

Di tengah perjuangan merawat buah hati, Ari Yuniah tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan es dari rumah. Dengan penghasilan sekitar Rp15–20 ribu per hari, ia tetap bertahan sembari fokus menjaga Elvan agar bisa menjalani pengobatan dengan baik.

Dalam perjalanan pengobatannya, Elvan menjadi salah satu penerima manfaat layanan ambulan gratis BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Setiap kali harus menjalani kemoterapi ke rumah sakit di Purwokerto, layanan tersebut menjadi salah satu ikhtiar yang membantu Elvan dan keluarganya agar tetap bisa mendapatkan perawatan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama TP PKK Kabupaten Purbalingga hadir memberikan perhatian untuk Elvan dan keluarga, Kamis (25/6). BAZNAS menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta serta paket logistik keluarga untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya itu, TP PKK Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan bantuan uang tunai, paket sembako, serta satu unit sepeda dari Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif.

Kehadiran bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang. Semoga Elvan diberikan kekuatan, kesembuhan, dan keluarga diberikan ketabahan dalam melewati setiap prosesnya.

Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan manfaat dan menemani perjuangan masyarakat yang membutuhkan.

25/06/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

Prof. Nadra,  Zakat Pilar Kesejahteraan Umat
Prof. Nadra, Zakat Pilar Kesejahteraan Umat
Prof. Nadra, Zakat Pilar Kesejahteraan Umat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menegaskan urgensi zakat sebagai pilar kesejahteraan umat dan instrumen sosial yang menghubungkan muzaki, amil, dan mustahik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat. Hal ini ditekankan melalui program yang mengusung semangat kolaborasi dalam ekosistem zakat yang berkelanjutan. Dalam sebuah diskusi bertajuk Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman, yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada baru-baru ini, berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan zakat hadir untuk membahas peran zakat di bulan Ramadhan serta tantangan yang dihadapi dalam menyalurkan manfaatnya kepada masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menekankan bahwa zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki dampak besar dalam aspek ekonomi dan sosial. Ia menjelaskan bahwa dalam ekosistem zakat, setiap pihak memiliki peran strategis. “Tema kita hari ini adalah nilai spiritual Ramadhan menghidupkan cahaya zakat bagi muzaki, amil, dan mustahik untuk saling bersinergi dalam wujudkan kesejateraan umat. Ini berkaitan erat dengan tagline kita, dan kita ingin memberikan pencerahan tentang makna sebenarnya dari Cahaya Zakat,” ujar dia. "Muzaki sebagai pemberi zakat memiliki tanggung jawab untuk menunaikan kewajibannya, amil sebagai perantara bertugas menyalurkan dan mengelola zakat dengan amanah, sedangkan mustahik menerima manfaat zakat yang kemudian dapat mendorong mereka keluar dari lingkaran kemiskinan," jelas dia. Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi ekonomi saat ini yang diwarnai oleh berbagai tantangan, seperti meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) dan usaha yang terpaksa gulung tikar. Namun, semangat berbagi tetap terjaga, sebagaimana terlihat dari tren peningkatan pengumpulan zakat bahkan di masa-masa sulit. “Kita pernah menghadapi pandemi COVID-19, tetapi Alhamdulillah, pengumpulan zakat tetap meningkat. Ini menunjukkan bahwa semangat berbagi tetap tumbuh di tengah kesulitan,” tambah dia. “Mari kita jadikan zakat sebagai cahaya yang menerangi kehidupan kita dan membawa keberkahan bagi seluruh umat,” ucap dia. Senada dengan hal itu, Kepala LSP BAZNAS RI, Dr. Muhammad Choirin M.A., menegaskan pentingnya peran amil dalam memastikan zakat tersalurkan secara efektif. Ia menjelaskan bahwa amil tidak hanya bertugas sebagai perantara dalam distribusi zakat, tetapi juga bertanggung jawab memastikan bahwa manfaat zakat benar-benar mampu mengangkat mustahik dari kondisi kesulitan ekonomi. “Sebagai pengelola zakat, amil memiliki peran penting dalam menyalurkan harta umat kepada mereka yang berhak, sehingga membawa manfaat besar bagi masyarakat,” kata Choirin. Selain itu, zakat juga memberikan dampak spiritual bagi muzaki, di mana dengan menunaikannya, mereka memperoleh ketenangan batin dan keberkahan dalam kehidupan. Di sisi lain, bagi mustahik, zakat menjadi sumber harapan untuk kehidupan yang lebih baik, membantu mereka keluar dari kesulitan ekonomi, mendapatkan pendidikan, serta meningkatkan taraf hidup mereka. Dari sisi muzaki, lanjutnya, zakat memberikan berbagai manfaat spiritual. “Bagi muzaki, zakat adalah jalan mencapai keberkahan hidup, baik di dunia maupun akhirat. Zakat menjadi penghapus dosa dan pembawa ketenangan hati,” ungkap Choirin. Dari sisi lain bagi mustahik, kata Choirin, zakat adalah cahaya harapan untuk kehidupan yang lebih baik. “Melalui zakat, banyak mustahik yang dientaskan dari kemiskinan, memperoleh pendidikan, dan memperbaiki kondisi ekonomi mereka,” ungkap Choirin. Melalui sinergi antara muzaki, amil, dan mustahik, zakat diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam membangun kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh umat. “Bantuan zakat tidak hanya mengurangi beban materi, tetapi juga memberikan kedamaian dan harapan baru dalam hidup. Ini mengingatkan bahwa ada hubungan spiritual yang kuat antara muzaki dan mustahik, yakni saling membantu dalam kebaikan,” ucap dia. Kontributor: Raeihan Ramadhan Editor: YMK
BERITA15/04/2025 | HUMAS
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kao Indonesia Gelar Santunan Yatim
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kao Indonesia Gelar Santunan Yatim
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kao Indonesia Gelar Santunan Yatim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kao Indonesia menyelenggarakan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta santunan bagi anak yatim di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan, khususnya selama bulan Ramadan. Sebagai bagian dari rangkaian program #KaoBERSINAR, inisiatif ini mencakup distribusi produk detergen Attack Jaz1 untuk 40 masjid di wilayah Jabodetabek, serta edukasi PHBS yang diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini bagi anak-anak yatim. Acara ini dihadiri oleh Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, yang mewakili Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si. Turut hadir Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, KH. Abu Hurairah Abd. Salam, Lc, MA, serta Associate Vice President Legal, Compliance, Industrial Relations, dan Corporate Communications PT Kao Indonesia, Wisik Restu. Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kao Indonesia di bulan Ramadan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung masyarakat, terutama anak-anak yatim. "Saya sangat mengapresiasi kolaborasi sinergis yang kembali terjalin antara Kao Indonesia dan BAZNAS dalam rangkaian kegiatan di bulan Ramadan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa edukasi mengenai kebersihan sangat penting untuk diterapkan sejak dini agar anak-anak terbiasa menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. "Melalui edukasi PHBS ini, kami ingin mendorong anak-anak sejak dini untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga nantinya mereka dapat tumbuh dengan pola hidup sehat yang lebih baik," jelasnya. Sementara itu, Associate Vice President Legal, Compliance, Industrial Relations, dan Corporate Communications PT Kao Indonesia, Wisik Restu, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam menciptakan kehidupan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia. "Kegiatan ini menjadi wujud nyata misi Kao Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kami berharap, melalui kegiatan ini, tubuh yang bersih dan sehat serta alat salat yang harum dan nyaman dapat menambah kenyamanan dalam beribadah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat," ujarnya. Ia juga mengapresiasi sinergi dengan BAZNAS RI yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. "Dengan kolaborasi sinergis bersama BAZNAS yang memiliki kesamaan nilai dengan Kao Indonesia, kami yakin dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat untuk terus menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di keseharian mereka, terutama di bulan Ramadan ini," ucapnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI dan Kao Indonesia berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih dan sehat sejak dini. Kontributor: Najwa Najihah Editor: YMK
BERITA15/04/2025 | HUMAS
Layanan Zakat Kini Semakin Mudah, BAZNAS dan BCA Jalin Kerja Sama Digital
Layanan Zakat Kini Semakin Mudah, BAZNAS dan BCA Jalin Kerja Sama Digital
Layanan Zakat Kini Semakin Mudah, BAZNAS dan BCA Jalin Kerja Sama Digital Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) untuk menghadirkan kemudahan dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui aplikasi myBCA. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendukung Gerakan Cahaya Zakat serta memperluas akses pembayaran ZIS secara digital. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan melibatkan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., serta Direktur Bank BCA John Kosasih dan Antonius Widodo Mulyono. Menurut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, kemitraan ini merupakan strategi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban dan ibadah mereka melalui platform digital yang praktis dan efisien. “Penggunaan platform digital dalam transaksi keuangan telah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Oleh karena itu, BAZNAS bersama BCA berinisiatif memanfaatkan platform myBCA untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan ZIS dengan lebih mudah dan cepat,” ujar Kiai Noor. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam layanan keuangan, sehingga masyarakat dapat menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dengan cara yang lebih mudah dan cepat. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berdonasi secara digital. Dengan akses yang lebih luas dan proses pembayaran yang semakin sederhana, pengumpulan dana ZIS berpotensi meningkat. Hal ini akan mendukung lebih banyak program sosial dan pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS demi kesejahteraan umat. “Dengan semakin mudahnya akses dan proses penyaluran ZIS, diharapkan pengumpulan dana ZIS akan meningkat, sehingga lebih banyak lagi program-program sosial dan pemberdayaan yang dapat dijalankan oleh BAZNAS untuk kesejahteraan umat,” ucap Kiai Noor. Dari sisi Bank BCA, John Kosasih menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung Gerakan Cahaya Zakat dengan menyediakan layanan pembayaran ZIS melalui berbagai produk dan fitur yang ada. Sebelumnya, kerja sama antara BCA dan BAZNAS sudah berjalan melalui layanan BCA Virtual Account dan transfer bank. Kini, opsi pembayaran semakin diperluas melalui fitur baru dalam aplikasi myBCA. “Kini, BCA memperluas layanan tersebut dengan menghadirkan opsi pembayaran zakat, infak, dan sedekah via BAZNAS di fitur “bayar dan isi ulang” aplikasi myBCA. Langkah ini bertujuan untuk mendukung BAZNAS dalam meningkatkan layanan transaksi ZIS dengan solusi digital yang aman, nyaman, mudah, dan dapat diakses luas,” kata John Kosasih. Pembayaran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS via myBCA bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1. Nasabah masuk ke dalam aplikasi myBCA 2. Pilih fitur “bayar dan isi ulang” 3. Pilih fitur “Donasi & Zakat” dari submenu “Layanan Sosial” 4. Pilih “BAZNAS” 5. Isi detail zakat/infak/sedekah yang hendak dikirim 6. Selesaikan pembayaran “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kolaborasi ini. BCA mengajak seluruh nasabah menjadikan kemudahan ini sebagai kesempatan untuk berbagi dan berbuat baik. Dengan hanya beberapa langkah mudah di myBCA, kita dapat berkontribusi dalam menolong sesama dan ikut serta dalam upaya menciptakan kesejahteraan sosial,” ujar John Kosasih. Dengan hadirnya layanan ini, nasabah dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah hanya dalam beberapa langkah sederhana di aplikasi myBCA. Bank BCA berharap kemudahan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagi dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Kontributor: Raeihan Ramadhan Editor: Mas
BERITA15/04/2025 | HUMAS
BAZNAS RI Bersama PT Pegadaian Perkuat Kolaborasi Layanan Zakat dan Investasi Syariah
BAZNAS RI Bersama PT Pegadaian Perkuat Kolaborasi Layanan Zakat dan Investasi Syariah
BAZNAS RI Bersama PT Pegadaian Perkuat Kolaborasi Layanan Zakat dan Investasi Syariah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT Pegadaian kembali memperkuat kerja sama untuk melayani pembayaran Zakat, melalui investasi yang berkah dan sesuai syariat Islam. Kolaborasi BAZNAS bersama Pegadaian telah berlangsung selama lima tahun terakhir di mana kerja sama ini meliputi investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam konteks zakat. Turut hadir di dalam Talk Show "Investasi Berkah Masa Depan Cerah" yang dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Retail BAZNAS RI Arief Budiman dan Deputi Bisnis Kantor Area Tanjung Priok PT Pegadaian Mudayati di AEON Mall Jakarta Garden City, baru baru ini. Kepala Divisi Pengumpulan Retail BAZNAS, Arief Budiman menyampaikan investasi yang berkah pertama-tama harus memperhatikan objek yang diinvestasikan dan investasi yang berkah adalah yang tidak hanya menguntungkan bagi individu, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Investasi yang sesuai dengan syariat Islam tidak melibatkan barang yang bertentangan dengan aturan dalam Islam. Selain itu, tujuan dari investasi juga harus jelas dan halal,” ujar Arief. Selanjutnya, Arief mengungkapkan salah satu bentuk investasi yang berkah, berupa investasi dalam bentuk emas melalui PT Pegadaian Indonesia, yang memberikan akses kepada masyarakat untuk berinvestasi dengan cara yang sesuai syariat, termasuk adanya pengelolaan zakat di dalamnya. “Berinvestasi dalam bentuk emas dengan mekanisme yang sesuai dengan prinsip syariah, termasuk adanya pengelolaan zakat yang terintegrasi. Gambarannya seperti, jika seorang investor membeli emas dan mencapai nisab zakat, dia dapat langsung menunaikan zakatnya melalui Pegadaian, tanpa perlu keluar dari sistem Pegadaian,” ujarnya. “Para investor yang ada di Pegadaian, ini insya Allah bisa juga menyebarkan manfaat atas investasinya kepada masyarakat luas. Contohnya seperti dengan mengikuti program-program unggulan BAZNAS dalam memberikan bantuan kepada para mustahik. Dapat melalui pemberdayaan ZAuto seperti kisah Pak Mahmudin, atau menyalurkannya menjadi Beasiswa Pendidikan BAZNAS yang sudah tersebar diseluruh Indonesia,” ungkap Arief. Secara terpisah Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bersama Pegadaian ini. Menurutnya, acara ini sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, juga meningakatkan literasi terkait investasi syariah. "Insya Allah BAZNAS terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui berbagai platform termasuk di Pegadaian. BAZNAS juga akan memastikan dana yang dititipkan dapat disalurkan secara tepat sasaran bagi kesejahteraan mustahik," ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Deputi Bisnis Kantor Area Tanjung Priok PT Pegadaian Mudayati, menyampaikan, Pegadaian memiliki produk investasi yang benar-benar sesuai dengan syariah Islam. “Di Pegadaian, kita punya produk syariah namanya MULIA (Murabahah Logam Mulia untuk Investasi Abadi). MULIA ini wujudnya investasi emas yang tidak hanya sesuai dengan syariat, tetapi juga merupakan instrumen investasi yang abadi, sebagaimana yang diajarkan dalam agama Islam, boleh melakukan pembayaran menggunakan emas,” ujar Mudayati. Selanjutnya, Mudayati menekankan bahwa Pegadaian memisahkan antara investasi syariah dengan investasi konvensional. Serta menerangkan bahwa Pegadaian sudah melalui proses pengkajian syariah. “Kami juga membedakan investasi syariah ini dari investasi konvensional. Dalam investasi syariah di Pegadaian, masyarakat dapat berinvestasi dalam emas dengan skema cicilan yang sesuai dengan syariah. Selain itu kita sudah mengkaji bersama Dewan Syariah Nasional dan Dewan Pengawas Syariah, sehingga dapat dipastikan bahwa skema investasi ini sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah Islam,” ujarnya. “Kami berharap bahwa kolaborasi dengan BAZNAS ini dapat memberikan dampak yang lebih luas. tidak hanya bagi individu yang berinvestasi, tetapi juga bagi pemberdayaan ekonomi umat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat, sehingga dapat menciptakan lebih banyak muzaki yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan umat ,” ucapnya. Kontributor : Lulu Fatimah Azzahra Editor : Mas
BERITA15/04/2025 | HUMAS
BUPATI FAHMI TUNAIKAN ZAKAT MAAL 200 JUTA RUPIAH DI BAZNAS PURBALINGGA, TELADAN KEPEDULIAN DARI PEMIMPIN DAERAH
BUPATI FAHMI TUNAIKAN ZAKAT MAAL 200 JUTA RUPIAH DI BAZNAS PURBALINGGA, TELADAN KEPEDULIAN DARI PEMIMPIN DAERAH
Purbalingga – Komitmen dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus mendukung gerakan zakat nasional ditunjukkan oleh Bupati Purbalingga, H. Fahmi M Hanif. Pada kesempatan ini, Ahad (23/03/2025) beliau menyalurkan zakat maal pribadi senilai Rp200.000.000 melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Selain Bupati Fahmi, zakat maal juga diserahkan oleh Anggota DPR RI H Rofik Hananto yang juga merupakan ayah Bupati Fahmi senilai Rp 371.250.000. Total dana zakat yang terkumpul Rp 571.250.000 diharapkan dapat menjadi sumber bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan zakat maal ini dilakukan di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, disaksikan oleh para pimpinan BAZNAS. Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menegaskan bahwa penyerahan zakat maal ini merupakan bagian dari Gerakan Cinta Zakat. Ia berharap dana yang telah dihimpun melalui BAZNAS dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran. “Penyaluran zakat ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat besar dan memberikan kebahagiaan bagi para penerima,” ujar Bupati Fahmi. Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat muslim lainnya untuk turut berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menunaikan zakat maal. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin luas pula dampak positif yang dirasakan oleh mereka yang berada dalam kesulitan. “Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk membayar zakat melalui BAZNAS, karena ini adalah salah satu cara efektif dalam membantu sesama,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi yang telah diberikan oleh Bupati Fahmi dan H Rofik Hananto. Ia memastikan bahwa dana zakat yang diterima akan segera disalurkan kepada para mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariat Islam. “Kami berkomitmen untuk menyalurkan zakat ini secara transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga
BERITA23/03/2025 | Admin
POS MUDIK BAHAGIA BERSAMA BAZNAS
POS MUDIK BAHAGIA BERSAMA BAZNAS
Purbalingga – Dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga mendirikan Posko Mudik Lebaran 1445 H di Rest Area Karangreja, yang beroperasi mulai H-7 hingga H+7 Lebaran Idulfitri. Posko ini menyediakan layanan kesehatan gratis, ambulan siaga 24 jam, serta relawan gabungan yang siap membantu pemudik yang mengalami kendala dalam perjalanan. Posko ini menjadi wujud nyata sinergi kemanusiaan antara BAZNAS dan PMI dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran yang padat setiap tahunnya. Salah satu bentuk bantuan nyata terjadi saat seorang pemudik asal Cilacap tujuan Pemalang mengalami kendala di jalur Karangreja – Pemalang karena mobilnya mogok. Relawan dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga segera dikerahkan ke lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan, mobil tersebut berhasil dinyalakan kembali. “Alhamdulillah, mobil bisa diperbaiki, dan kami bisa melanjutkan perjalanan. Terima kasih kepada petugas BAZNAS dan PMI yang sangat sigap membantu,” ungkap pemudik yang enggan disebutkan namanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa keberadaan posko mudik ini adalah bagian dari pelayanan kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya pemudik yang melintasi wilayah Purbalingga. “Kami ingin memastikan bahwa para pemudik mendapatkan layanan terbaik selama di perjalanan, baik dari sisi kesehatan, keamanan, maupun bantuan teknis,” ujar Ketua BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan PMI Purbalingga berharap dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang bagi para pemudik, serta menjadikan momentum Idulfitri sebagai momen penuh keberkahan dan kepedulian.
BERITA22/03/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Sunat Gratis untuk Roni Adi Saputra, Warga Sidareja Kaligondang.
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Sunat Gratis untuk Roni Adi Saputra, Warga Sidareja Kaligondang.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali merealisasikan program bantuan kesehatan berupa sunat gratis untuk masyarakat prasejahtera. Kali ini, bantuan diberikan kepada Roni Adi Saputra, anak dari keluarga dhuafa yang berdomisili di RT 3 RW 1, Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang. Purbalingga. Pelaksanaan sunat dilakukan pada Rabu, 19 Maret 2025, dengan pendampingan langsung dari tim dari BAZNAS Purbalingga. Program ini merupakan bagian dari layanan Sunat Gratis bagi Mustahik, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kebutuhan dasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada BAZNAS Purbalingga yang telah peduli dan memberikan fasilitas sunat gratis untuk anak kami," ungkap orang tua Roni dengan haru. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan dan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memastikan bahwa amanah dari para muzakki tersampaikan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata. Mari bersama #ZakatTumbuhBermanfaat, kita bantu lebih banyak anak-anak dan keluarga dhuafa melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga.
BERITA19/03/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN BPRS BUANA MITRA PERWIRA GELAR AKSI BAGI SAHUR UNTUK KELUARGA PASIEN DI RUMAH SAKIT
BAZNAS PURBALINGGA DAN BPRS BUANA MITRA PERWIRA GELAR AKSI BAGI SAHUR UNTUK KELUARGA PASIEN DI RUMAH SAKIT
Purbalingga – Dalam semangat berbagi dan menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan 1445 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan Bank BPRS Buana Mitra Perwira menggelar program Bagi Sahur Gratis untuk para keluarga pasien yang sedang menunggu di rumah sakit. Kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal selama bulan Ramadhan, menyasar rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga, seperti RSUD dr. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga dan beberapa rumah sakit lainnya. Makanan sahur dikemas dalam paket siap santap dan dibagikan secara langsung kepada keluarga pasien yang berjaga di ruang tunggu. Program ini hadir sebagai bentuk empati kepada mereka yang harus melewati malam Ramadhan di lingkungan rumah sakit, dalam kondisi penuh kekhawatiran dan kelelahan. “Keluarga pasien sering kali tidak sempat menyiapkan sahur karena fokus menjaga orang tercinta. Melalui program ini, kami ingin memberikan dukungan moril dan kebutuhan dasar agar mereka tetap kuat menjalani ibadah,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Pihak BPRS Buana Mitra Perwira juga menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perbankan syariah dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan keagamaan. Aksi berbagi sahur ini mendapat apresiasi dari keluarga pasien. Selain meringankan beban, program ini menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri di tengah ujian yang sedang dihadapi. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga zakat yang hadir dalam setiap kebutuhan umat, terlebih di bulan penuh berkah seperti Ramadhan.
BERITA15/03/2025 | Admin
SAFARI RAMADHAN 2025 MEMBASUH LUKA PALESTINA TERKUMPUL DONASI RP27 JUTA LEBIH
SAFARI RAMADHAN 2025 MEMBASUH LUKA PALESTINA TERKUMPUL DONASI RP27 JUTA LEBIH
Purbalingga - Dalam rangka menggugah kepedulian umat terhadap penderitaan rakyat Palestina, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Safari Ramadhan bertajuk “Membasuh Luka Palestina” pada tanggal 10–12 Maret 2025 bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan di tiga titik masjid utama di Purbalingga, yakni Masjid Nurul Falah Bukateja, Masjid Agung Darussalam Purbalingga, dan Masjid Baitul Mukmin Bobotsari. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan langsung tamu istimewa dari Palestina, yaitu Syekh Ahmad Hasan Mohammad Hussain, seorang ulama dan dai yang menyuarakan langsung kondisi tragis rakyat Palestina di tengah konflik yang berkepanjangan. Kehadirannya disambut antusias oleh masyarakat yang memadati masjid di setiap titik kegiatan. Dalam rangkaian acara, Syekh Ahmad menyampaikan tausiah menyentuh tentang perjuangan rakyat Palestina, pentingnya solidaritas umat Islam, serta mengajak jamaah untuk menguatkan doa dan kepedulian. Suasana haru menyelimuti kegiatan ini, terutama saat Syekh Ahmad mengisahkan langsung keadaan anak-anak, perempuan, dan warga sipil yang menjadi korban kekerasan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga berhasil menggalang donasi sebesar Rp27.567.500, yang seluruhnya akan disalurkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga Palestina, seperti makanan, obat-obatan, serta perlindungan kemanusiaan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan kemurahan hati. “Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Purbalingga. Ini adalah bentuk nyata bahwa meski berjauhan, hati kita tetap satu dalam membela saudara-saudara kita di Palestina,” ungkapnya. Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan empati global, sekaligus mengajarkan bahwa kepedulian bisa hadir dari mana saja, termasuk dari Purbalingga untuk Palestina.
BERITA10/03/2025 | Admin
TARLING RAMADHAN 1445 H, BAZNAS PURBALINGGA BERI BANTUAN UNTUK MARBOT DAN WARGA DHUAFA
TARLING RAMADHAN 1445 H, BAZNAS PURBALINGGA BERI BANTUAN UNTUK MARBOT DAN WARGA DHUAFA
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga turut ambil bagian dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) bersama Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga selama bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di 18 masjid yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga sebagai bagian dari agenda silaturahmi dan syiar Islam kepada masyarakat. Pelaksanaan tarling terbagi dalam dua tim, yakni Tim Bupati dan Tim Wakil Bupati, yang mengunjungi masjid-masjid di berbagai kecamatan. Dalam setiap kunjungan, selain melaksanakan salat tarawih berjamaah, tim juga menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan keagamaan kepada masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para pengurus masjid serta masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan insentif kepada marbot masing-masing masjid sebesar Rp500.000. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk para mustahik di sekitar masjid yang menjadi lokasi kegiatan tarling. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyalurkan zakat dan infak secara langsung kepada yang berhak menerima, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat. “Kegiatan tarling ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana berbagi keberkahan Ramadhan. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para marbot dan mustahik menjelang Hari Raya Idulfitri,” ungkapnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen dalam menjalankan peran sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BERITA03/03/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN BPRS BUANA MITRA PERWIRA GELAR GERAI IFTAR GRATIS UNTUK MASYARAKAT
BAZNAS PURBALINGGA DAN BPRS BUANA MITRA PERWIRA GELAR GERAI IFTAR GRATIS UNTUK MASYARAKAT
Purbalingga – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1445 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan Bank BPRS Buana Mitra Perwira Purbalingga menggelar Gerai Iftar Ramadhan Gratis bagi masyarakat. Gerai Iftar ini dibuka setiap sore mulai pukul 16.30 WIB di depan Kantor BAZNAS Kabupaten Purbalingga, tepatnya di Jalan Letkol Isdiman. Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut, termasuk para pengguna jalan, pengemudi ojek, tukang becak, pekerja informal, maupun warga sekitar, dapat mengambil paket takjil secara gratis untuk berbuka puasa. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Setiap harinya, ratusan paket iftar dibagikan oleh relawan dan tim dari BAZNAS serta BPRS, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, terutama di tengah situasi ekonomi yang masih menantang bagi sebagian kalangan. “Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, menghadirkan kebahagiaan kecil menjelang waktu berbuka. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi kebaikan antara lembaga zakat dan perbankan syariah,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Gerai Iftar Ramadhan ini tidak hanya menjadi ladang amal dan ibadah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan lembaga pelayanan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga terus menunjukkan komitmennya dalam menebar manfaat, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat peran zakat dalam membangun kesejahteraan umat. Gerai Iftar ini akan berlangsung selama bulan Ramadhan dengan terjadwal.
BERITA03/03/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) DI BUMI PERKEMAHAN MUNJULUHUR
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) DI BUMI PERKEMAHAN MUNJULUHUR
Purbalingga – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam menghadapi situasi darurat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) selama dua hari, pada 7–8 Desember 2024, bertempat di Bumi Perkemahan Munjuluhur, Karangreja. Kegiatan ini diikuti oleh para relawan zakat dan kader muda dari berbagai elemen masyarakat yang memiliki komitmen terhadap kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas teknis dan pemahaman dasar tentang kebencanaan, penanganan darurat, serta nilai-nilai kerelawanan. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh para narasumber berkompeten, di antaranya Tarjuki dan Arif dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, serta Mas Didi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga. Para pemateri memberikan pelatihan praktis mengenai jenis-jenis bencana, sistem evakuasi, pertolongan pertama, dan manajemen posko tanggap darurat. Selain itu, BAZNAS Purbalingga juga turut memberikan materi mengenai filosofi dan semangat kerelawanan dalam perspektif zakat serta peran strategis BTB sebagai bagian dari pelayanan mustahik dalam kondisi bencana. Dalam sambutannya, perwakilan Ketua BAZNAS Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal dalam membentuk tim tanggap bencana yang terlatih, responsif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. “BTB tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tapi juga berperan aktif dalam edukasi, mitigasi, dan pemulihan pascabencana. Relawan BTB harus memiliki kepekaan sosial, kemampuan teknis, dan kesiapsiagaan yang mumpuni,” ujarnya. Kegiatan pelatihan ini ditutup dengan simulasi tanggap darurat bencana yang melibatkan seluruh peserta. Simulasi tersebut menjadi sarana uji kemampuan peserta dalam menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.
BERITA07/12/2024 | Admin
GEROBAK HARAPAN UNTUK IBU FADIL PEJUANG NAFKAH KELUARGA DARI  PURBALINGGA LOR
GEROBAK HARAPAN UNTUK IBU FADIL PEJUANG NAFKAH KELUARGA DARI PURBALINGGA LOR
Purbalingga – Di balik kerasnya kehidupan, masih ada cahaya harapan yang menyala lewat tangan-tangan kebaikan. Seperti yang dirasakan Ibu Fadil (45), seorang janda tangguh asal Kelurahan Purbalingga Lor, yang kini bisa sedikit bernapas lega setelah menerima bantuan gerobak usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Sejak kepergian sang suami, Ibu Fadil menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Ia berjuang setiap hari menjajakan dagangan ayam goreng krispi (chicken) dan es teh jumbo keliling menggunakan baskom, kemudian mangkal di depan eks gedung SMPN 3 Purbalingga dengan meja reot seadanya. Hasil jualan yang tak seberapa itu ia gunakan untuk menghidupi anaknya serta sang ibu yang juga seorang janda. Meski dalam keterbatasan, Ibu Fadil tak pernah kehilangan semangat. Dengan senyum dan keteguhan hati, ia terus berikhtiar agar dapur tetap mengepul dan pendidikan anak tetap berjalan. Melihat perjuangannya, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan dukungan nyata berupa satu unit gerobak usaha lengkap yang kini digunakan Ibu Fadil untuk berjualan. Bantuan ini tak sekadar alat, tapi juga simbol kepercayaan bahwa Ibu Fadil mampu bangkit dan mengembangkan usahanya menjadi lebih layak dan menguntungkan. “Alhamdulillah, sekarang saya nggak pakai baskom dan meja reyot lagi. Gerobaknya bisa saya dorong, lebih bersih, dan orang juga lebih tertarik beli. Terima kasih BAZNAS, bantuan ini sangat membantu saya dan keluarga,” ungkap Ibu Fadil haru. BAZNAS Purbalingga berharap bantuan ini dapat menjadi pijakan awal bagi Ibu Fadil untuk terus tumbuh dan mandiri secara ekonomi. Bantuan ini juga menjadi bukti bahwa keberpihakan pada pelaku usaha kecil dan keluarga prasejahtera terus diupayakan secara nyata. Karena setiap usaha kecil yang bertahan di tengah kesulitan, selalu menyimpan cerita besar tentang perjuangan, harapan, dan cinta untuk keluarga.
BERITA02/12/2024 | Admin
BAZNAS SAMBANG MUSTAHIK SIRAU: PULUHAN BALITA, KELUARGA DAN PELAKU USAHA DAPAT BANTUAN
BAZNAS SAMBANG MUSTAHIK SIRAU: PULUHAN BALITA, KELUARGA DAN PELAKU USAHA DAPAT BANTUAN
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik, pada Sabtu (21/9/2024) di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, selama dua hari.Kegaiatm ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Purbalingga beserta unsur pimpinan lainnya. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian BAZNAS terhadap para mustahik, khususnya mereka yang tinggal di daerah pelosok dan membutuhkan sentuhan langsung. Dalam kesempatan ini, BAZNAS menyerahkan bantuan 27 paket stunting untukbalita, 32 Paket Logistik Keluarga (PLK), 10 bantuan modal usaha dan 1 unit Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Ketua BAZNAS Purbalingga dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik merupakan program BAZNAS untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang kami salurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik. Selain itu, kami juga ingin membangun hubungan emosional antara BAZNAS dan masyarakat,” ujarnya. Selain bantuan, juga digelarpengajian bagi warga sekitar. Beberapa mustahik yang hadir menyampaikan rasa syukur dan harapan agar program semacam ini terus berlanjut. Dengan kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik, BAZNAS Purbalingga berharap dapat semakin menguatkan sinergi antara lembaga zakat dan masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan yang merata, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih.
BERITA21/09/2024 | Admin
PENYULUH AGAMA ISLAM KEMENAG PURBALINGGA IKUTI BIMTEK PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS
PENYULUH AGAMA ISLAM KEMENAG PURBALINGGA IKUTI BIMTEK PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS
Purbalingga – Guna meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam pengelolaan zakat, para Penyuluh Agama Islam bidang zakat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kamis (18/7/2024). Kegiatan ini diselenggarakan di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan diisi langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Bimtek ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergi antara penyuluh agama dan BAZNAS dalam upaya optimalisasi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, dan sesuai syariah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menekankan pentingnya peran penyuluh agama sebagai ujung tombak edukasi zakat di masyarakat. “Penyuluh agama tidak hanya bertugas memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menggerakkan kesadaran zakat serta memastikan pengelolaannya tepat sasaran,” ujarnya. Materi bimtek meliputi dasar-dasar hukum zakat, manajemen pengumpulan dan distribusi zakat, serta praktik pendataan mustahik dan muzakki secara efektif. Para peserta juga diberikan pemahaman tentang peran strategis zakat dalam pembangunan kesejahteraan umat. Acara inidiikuti oleh 18 UPZ Kecamatan se Purbalingga dan UPZ Desa Kembangan serta UPZ Desa Karangnangka. Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan para penyuluh agama semakin siap dan terampil dalam melaksanakan tugas pendampingan serta penyuluhan zakat di lapangan, sekaligus memperkuat peran Kemenag dan BAZNAS dalam membangun sistem zakat yang berkeadilan dan berdampak luas.
BERITA18/07/2024 | Admin
SAFARI RAMADHAN 2024 MEMBASUH LUKA PALESTINA, TERKUMPUL DONASI RP99 JUTA DAN 2 BATANG EMAS
SAFARI RAMADHAN 2024 MEMBASUH LUKA PALESTINA, TERKUMPUL DONASI RP99 JUTA DAN 2 BATANG EMAS
Purbalingga – Dalam semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Safari Ramadhan bertajuk “Membasuh Luka Palestina” pada tanggal 24–25 Maret 2024 bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga titik masjid besar di wilayah Kabupaten Purbalingga, yaitu Masjid Nurul Falah Bukateja, Masjid Agung Darussalam Purbalingga, dan Masjid Baitul Mukmin Bobotsari. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh keharuan ini dihadiri secara langsung oleh Syekh Fayez SA Eslayeh, ulama asal Palestina, yang hadir untuk menyampaikan kondisi terkini rakyat Palestina serta memohon doa dan dukungan dari umat Islam di Indonesia, khususnya warga Purbalingga. Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini begitu tinggi. Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang meliputi tausiah, doa bersama, serta penggalangan donasi kemanusiaan. Dalam dua hari pelaksanaan kegiatan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp99.353.494 serta 2 batang emas masing-masing seberat 10 gram dari para donatur. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. “Kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap saudara kita di Palestina, tetapi juga menjadi ladang amal di bulan suci Ramadhan. Semoga setiap rupiah dan doa yang diberikan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang tengah dilanda penderitaan,” ujarnya. Donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui BAZNAS RI untuk membantu kebutuhan warga sipil Palestina yang terdampak konflik kemanusiaan berkepanjangan. Safari Ramadhan “Membasuh Luka Palestina” menjadi bukti bahwa meskipun jarak memisahkan, hati dan doa masyarakat Purbalingga tetap dekat dengan perjuangan rakyat Palestina.
BERITA24/03/2024 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN PEMULASARAN JENAZAH DI KECAMATAN KALIMANAH
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN PEMULASARAN JENAZAH DI KECAMATAN KALIMANAH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah pada Selasa (18/2/2025), bertempat di Aula Kecamatan Kalimanah. Kegiatan ini diikuti oleh petugas pemulsaran jenazah di desa yang ada wilayah Kecamatan Kalimanah. Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama Rukhyatno (57), modin/petugas pemulsaran jenazah asal Desa Jatisaba, Purbalingga. Dalam sesi pelatihan, beliau menyampaikan materi secara mendalam mengenai tata cara memandikan, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. "Pemulasaran jenazah bukan hanya tugas teknis, tetapi juga ibadah mulia yang membutuhkan keikhlasan, ketelitian, dan pemahaman yang benar," ujar Rukhyatno dalam pemaparannya. Ketua BAZNAS Purbalingga dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Purbalingga Dakwah, yang bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dasar keagamaan yang sangat dibutuhkan, terutama di tingkat desa. Camat Kalimanah yang turut hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi upaya BAZNAS dalam membina masyarakat. Ia berharap, dengan adanya pelatihan ini, akan semakin banyak relawan dan kader pemulasaran jenazah yang siap membantu di wilayah masing-masing. Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan, terutama saat memasuki sesi praktik langsung. Banyak dari mereka menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru tentang pentingnya kesiapan dalam menangani jenazah secara syar’i dan bermartabat. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga berharap tercipta masyarakat yang lebih tanggap, peduli, dan siap berperan aktif dalam pelayanan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.
BERITA18/02/2024 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →