WhatsApp Icon
Bersama BAZNAS ada Setitik Harapan untuk Mbah Minem

Di sudut sederhana Desa Gemuruh, Padamara, berdiri sebuah gubuk rapuh yang nyaris roboh dimakan usia. Dindingnya lapuk, atapnya bocor, dan lantainya jauh dari kata nyaman. Di tempat itulah Mbah Sarminem (60), yang akrab disapa Mbah Minem, menjalani hari-harinya seorang diri tanpa pendamping hidup maupun anak yang tinggal bersamanya.

Usia senja yang seharusnya diisi dengan ketenangan justru menjadi masa yang penuh ujian bagi Mbah Minem. Selain harus bertahan hidup dalam keterbatasan, ia juga berjuang melawan penyakit kanker hidung yang dideritanya. Kondisinya semakin berat karena selama ini ia tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun. Keterbatasan pengetahuan dan tidak pernah mengurus administrasi kependudukan membuatnya tidak terdaftar dalam program perlindungan kesehatan yang seharusnya dapat membantunya.

Saat harus menjalani perawatan di rumah sakit, Mbah Minem dihadapkan pada kenyataan yang tidak mudah. Tagihan biaya pengobatan yang mencapai lebih dari Rp7 juta menjadi beban yang mustahil ia tanggung seorang diri. Bagi seseorang yang bahkan tidak memiliki penghasilan tetap, angka tersebut terasa seperti tembok tinggi yang sulit dilalui.

Namun di tengah kesulitan itu, kepedulian hadir membawa harapan. Melalui kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Desa, dan pihak rumah sakit tempat Mbah Minem dirawat, biaya pengobatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Langkah kecil yang menjadi penyelamat besar bagi seorang lansia yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya.

Perjuangan Mbah Minem ternyata tidak berhenti pada persoalan kesehatan. Tempat tinggal yang selama ini ia huni pun sangat memprihatinkan dan jauh dari standar kelayakan. Gubuk reyot yang menjadi tempat berlindung dari panas dan hujan sudah tidak lagi mampu memberikan rasa aman. Lebih memilukan lagi, Mbah Minem tidak memiliki tanah maupun harta benda. Selama ini ia hanya menumpang tinggal di sebidang tanah milik saudaranya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS turut memberikan bantuan rehabilitasi rumah agar Mbah Minem dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk menjalani masa tuanya. Bagi sebagian orang, rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Namun bagi Mbah Minem, rumah yang layak adalah harapan baru, tempat beristirahat dengan tenang setelah melewati begitu banyak ujian hidup.

Kisah Mbah Minem mengingatkan kita bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan. Kehadiran zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang dan kepedulian yang mampu mengembalikan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan harapan.

Di balik senyum sederhana Mbah Minem hari ini, tersimpan doa-doa tulus yang mungkin tidak terdengar oleh manusia, tetapi sangat berharga di hadapan Allah SWT. Semoga setiap kebaikan yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan menjadi jalan keberkahan bagi seluruh pihak yang telah peduli dan membantu.

 

14/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga Gelar Madrasah Tanggap Bencana di MI Maarif NU 01 Maribaya

Purbalingga – BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) di MI Ma'arif NU 01 Maribaya, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Senin (13/7/2026). Program ini diikuti oleh 48 siswa dari kelas IV hingga kelas VI dan akan berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (15/7/2026).

Kegiatan MANTAB merupakan program edukasi kebencanaan yang bertujuan membangun budaya sadar bencana di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pengetahuan mengenai berbagai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, serta pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak usia dini.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Badan Penanggulanagan Bencana, Aris Mulyanto. Dalam sambutannya, Aris menyampaikan bahwa pendidikan kebencanaan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi situasi darurat.

"Anak-anak merupakan kelompok yang rentan ketika terjadi bencana. Oleh karena itu, pendidikan kebencanaan harus diberikan sejak usia sekolah agar mereka memahami langkah penyelamatan diri, mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, serta dapat menjadi agen penyebar informasi kesiapsiagaan bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa program Madrasah Tanggap Bencana merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung terciptanya satuan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

"BAZNAS tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga mendorong upaya pengurangan risiko melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Kami berharap para siswa memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain ketika menghadapi kondisi darurat," tutur Sudijanto.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi dan praktik yang dikemas secara interaktif, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, simulasi evakuasi, penyusunan jalur evakuasi, pembentukan budaya aman di lingkungan sekolah, hingga latihan tanggap darurat bersama para fasilitator.

Melalui program Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB), BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi bencana. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan mampu meminimalkan risiko bencana bagi seluruh warga sekolah.

 

13/07/2026 | Kontributor: Admin
Kursi Roda untuk Mbah Wayem, Wujud Kepedulian Zakat Membantu Lansia Tetap Beraktivitas

Purbalingga – Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus diwujudkan menjadi program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda bagi lansia dan warga kurang mampu yang mengalami keterbatasan mobilitas. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan agar tetap dapat beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Salah satu penerima manfaat adalah Mbah Wayem (75), warga Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Di usia senjanya, Mbah Wayem mengalami kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas sehingga mobilitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.

Melalui usulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan satu unit kursi roda kepada Mbah Wayem. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada Jumat (10/7/2026) di kediaman Mbah Wayem oleh UPZ Desa Karangnangka, didampingi Kepala Desa Karangnangka bersama perwakilan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Mbah Wayem dalam melakukan aktivitas sehari-hari, mengurangi ketergantungan kepada orang lain, serta meningkatkan kualitas hidup di masa lanjut usia. Kehadiran alat bantu mobilitas juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lansia agar tetap dapat menjalani aktivitas dengan lebih layak dan bermartabat.

Program bantuan alat bantu jalan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Purbalingga kepada masyarakat yang termasuk dalam golongan penerima zakat (mustahik). Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, dana zakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih optimal, transparan, dan memiliki dampak yang lebih luas. Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi beban kaum dhuafa, serta menghadirkan keberkahan bagi muzaki dan penerima manfaat.

Semakin banyak zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS, semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di Kabupaten Purbalingga.

 

10/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga dan MWCNU Bukateja Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM Kuliner Melalui Pelatihan Bidang Boga

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan MWCNU Bukateja menyelenggarakan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang boga selama dua hari, Sabtu–Ahad, 4–5 Juli 2026, di Gedung Workshop MWCNU Bukateja. Kegiatan ini diikuti oleh para pegiat kuliner dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bukateja sebagai upaya meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha kuliner yang lebih produktif dan berdaya saing.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi praktik pembuatan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual, meliputi roti manis, kroket kentang, dan pie buah. Materi disusun agar mudah diterapkan oleh peserta, baik yang telah memiliki usaha maupun yang baru akan merintis usaha di bidang kuliner.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, menambah variasi produk yang dipasarkan, serta mendorong lahirnya wirausaha mandiri yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam memberdayakan masyarakat melalui program ekonomi produktif, sehingga zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi sarana menciptakan kemandirian ekonomi mustahik dan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada proses belajar saja, tetapi mampu melahirkan produk-produk kuliner yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar. BAZNAS ingin zakat dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi sehingga masyarakat semakin mandiri dan usahanya terus berkembang," ujar Sudijanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi UKM Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kepala Bidang Usaha Mikro, Wasis Pambudi, mengapresiasi sinergi antara BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan MWCNU Bukateja dalam mendukung pengembangan UMKM.

"Pelatihan seperti ini sangat penting karena pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga peningkatan keterampilan, inovasi produk, dan semangat untuk terus berkembang. Kami berharap peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi usaha yang berkelanjutan dan mampu menciptakan peluang ekonomi di lingkungannya," ungkap Wasis.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama MWCNU Bukateja berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki keterampilan, inovasi, dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, sektor usaha mikro di Kabupaten Purbalingga dapat terus tumbuh, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

06/07/2026 | Kontributor: Admin
Harapan dan Kepedulian untuk Elvan, Pejuang Kecil dari Kutasari

Di usia yang seharusnya dipenuhi dengan keceriaan dan bermain bersama teman-teman, Elvan (8) harus menjalani perjuangan besar melawan penyakit Leukimia yang dideritanya sejak tahun 2025. Anak asal Karanglewas, Kecamatan Kutasari ini tetap berusaha kuat menjalani berbagai pengobatan, didampingi sang ibu tercinta, Ari Yuniah.

Di tengah perjuangan merawat buah hati, Ari Yuniah tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan es dari rumah. Dengan penghasilan sekitar Rp15–20 ribu per hari, ia tetap bertahan sembari fokus menjaga Elvan agar bisa menjalani pengobatan dengan baik.

Dalam perjalanan pengobatannya, Elvan menjadi salah satu penerima manfaat layanan ambulan gratis BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Setiap kali harus menjalani kemoterapi ke rumah sakit di Purwokerto, layanan tersebut menjadi salah satu ikhtiar yang membantu Elvan dan keluarganya agar tetap bisa mendapatkan perawatan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama TP PKK Kabupaten Purbalingga hadir memberikan perhatian untuk Elvan dan keluarga, Kamis (25/6). BAZNAS menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta serta paket logistik keluarga untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya itu, TP PKK Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan bantuan uang tunai, paket sembako, serta satu unit sepeda dari Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif.

Kehadiran bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang. Semoga Elvan diberikan kekuatan, kesembuhan, dan keluarga diberikan ketabahan dalam melewati setiap prosesnya.

Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan manfaat dan menemani perjuangan masyarakat yang membutuhkan.

25/06/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

SELAIN ZAKAT VIA ONLINE, BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA HADIRKAN LAYANAN JEMPUT ZAKAT
SELAIN ZAKAT VIA ONLINE, BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA HADIRKAN LAYANAN JEMPUT ZAKAT
Purbalingga – Selain kemudahan berzakat melalui platform digital, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga mengahdirkan Layanan Jemput Zakat. Lewat program Layanan Jemput Zakat, para muzaki (pemberi zakat) tak perlu repot datang langsung ke kantor. Cukup hubungi tim BAZNAS, dan petugas akan datang menjemput zakat Anda, langsung ke rumah, kantor, atau tempat usaha. Program ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran dan transparan. Petugas penjemput zakat pun dibekali identitas lengkap serta berkas resmi dari kantor BAZNAS Kab. Purbalingga. Para muzaki juga akan didoakan langsung oleh petugas penjemput zakat. “Dengan layanan jemput zakat ini, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi para muzaki. Cukup hubungi kami lewat telepon atau WhatsApp, tim BAZNAS siap datang dan melayani dengan ramah dan amanah,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Selain memudahkan, zakat yang disalurkan melalui BAZNAS akan digunakan untuk berbagai program sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Purbalingga, seperti bantuan kesehatan, pendidikan, santunan dhuafa, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Ayo, tunaikan zakat dengan mudah, amanah, dan penuh berkah bersama BAZNAS Purbalingga.Hubungi Layanan Jemput Zakat: 0882003473556 Berzakat jadi mudah, berkah pun melimpah!
BERITA18/06/2025 | Admin
LANGKAH BARU PENUH HARAPAN: BAZNAS PURBALINGGA BANTU KAKI DAN TANGAN PALSU UNTUK WARGA KURANG MAMPU
LANGKAH BARU PENUH HARAPAN: BAZNAS PURBALINGGA BANTU KAKI DAN TANGAN PALSU UNTUK WARGA KURANG MAMPU
Purbalingga – Sebagian dari kita dianugerahi anggota tubuh yang tidak sempurna. Ada yang kehilangan karena kecelakaan, sakit ada pula yang dianugerahi fisik “istimewa” sejak lahir. Dan mereka bukan berasal dari golongan orang - orang yang mampu. Sehingga keterbatasan ekonomi untuk mendapatkanalat bantu gerak pun menjadi kendala. BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir untuk masyarakat kurang mampu, khususnya mereka yang mengalami disabilitas. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa kaki dan tangan palsu kepada warga miskin yang mengalami kehilangan anggota tubuh akibat kecelakaan maupun penyakit atau disabilitas sejak lahir. Program ini bertujuan untuk membantu para penyandang disabilitas agar dapat kembali beraktivitas secara mandiri dan produktif, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial BAZNAS terhadap saudara-saudara kita yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi. Kami berharap kaki dan tangan palsu ini bisa membantu mereka beraktivitas lebih mudah dan meraih kemandirian,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Soedijanto, S.Sos., M.Si. Penerima manfaat berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga, dan sebelumnya telah melalui proses survei serta asesmen untuk memastikan bantuan diberikan tepat sasaran. Bantuan disalurkan bekerja sama dengan pihak penyedia alat bantu medis profesional agar kualitas dan kenyamanan alat yang diberikan terjamin. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga ingin menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar, tetapi juga menyasar aspek rehabilitasi dan pemberdayaan masyarakat rentan. “Terima kasih kepada BAZNAS. Bantuan tangan palsu ini sangat membantu saya untuk bisa bekerja kembali,” ungkap salah satu penerima manfaat dengan rasa haru. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga akan terus berupaya memperluas jangkauan program sosial dan kemanusiaan, agar semakin banyak warga yang terbantu dan mampu bangkit dari keterbatasan.
BERITA18/06/2025 | Admin
BAZNAS ULURKAN HARAPAN UNTUK LANSIA YANG TERBARING LEMAH DI PELUKAN ADIKNYA
BAZNAS ULURKAN HARAPAN UNTUK LANSIA YANG TERBARING LEMAH DI PELUKAN ADIKNYA
Purbalingga – Di sebuah rumah sederhana di Desa Karangsentul, Kecamatan Padamara, hidup seorang lansia bernama Sri Aryani (69) yang hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidurnya. Sehari-hari, beliau dirawat penuh kasih oleh sang adik, di tengah keterbatasan ekonomi dan keadaan yang serba sulit. Bu Sri Aryani, yang sudah lama menderita sakit, tidak bisa lagi bergerak bebas. Untuk makan, minum, hingga bersih-bersih diri pun, beliau sepenuhnya bergantung pada adiknya. Tak ada penghasilan tetap, tak ada jaminan kesehatan memadai, hanya keikhlasan dan cinta saudara yang menjadi sandaran hidup mereka. Melihat kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir dan memberikan bantuan langsung kepada Bu Sri Aryani. Bersama perangkat Kelurahan Karangsentul, BAZNAS berkunjung ke kediaman Bu Sri Aryani. BAZNAS memberikan bantuan uang tunai untuk membantu meringankan beban keluarga. “Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dari dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki kepada BAZNAS. Kami ingin Bu Sri Aryani dan keluarga tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak orang baik yang peduli dan ingin membantu,” ungkap perwakilan BAZNAS saat menyerahkan bantuan di lokasi. Kondisi Bu Sri Aryani menjadi potret nyata bahwa di sekitar kita masih banyak yang membutuhkan uluran tangan. Semoga dengan hadirnya bantuan ini, sedikit beban bisa terangkat, dan harapan untuk hidup yang lebih layak bisa tetap menyala. BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Karena setiap rupiah yang disalurkan, membawa arti besar bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji kehidupan.
BERITA18/06/2025 | Admin
RINGANKAN TUNGGAKAN PENDIDIKAN, BAZNAS ULURKAN BANTUAN UNTUK SANTRI MINHAJUT THOLABAH
RINGANKAN TUNGGAKAN PENDIDIKAN, BAZNAS ULURKAN BANTUAN UNTUK SANTRI MINHAJUT THOLABAH
Purbalingga – Pendidikan adalah hak setiap anak, tak terkecuali bagi para santri yang sedang menimba ilmu agama demi masa depan yang lebih baik. Namun, tak semua bisa melangkah dengan tenang karena terkendala biaya. Seperti yang dialami oleh seorang santri Muhamad Fahri Elgian (17) dari Pondok Pesantren Minhajut Tholabah, Kecamatan Bukateja, yang telah menyelesaikan pendidikan di MTs pada tahun 2023, namun hingga kini belum dapat melanjutkan ke jenjang SMA. Bukan karena kurangnya semangat atau prestasi, tetapi karena masih adanya tunggakan biaya pendidikan di MTs yang belum mampu dilunasi oleh keluarganya. Tunggakan ini menjadi penghalang besar, karena pihak sekolah mensyaratkan pelunasan sebagai syarat utama pendaftaran ke jenjang SMA. Mendengar kabar ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga segera merespon dan memberikan bantuan langsung kepada Fahri, sapaannya. Bantuan tersebut diberikan melalui orang tua Fahri. Bantuan ini diharapkan menjadi jalan pembuka bagi sang santri agar bisa kembali menapaki jalan pendidikan dan mengejar cita-citanya. Pihak keluarga santri pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan ini. Bantuan dari BAZNAS menjadi harapan baru bagi sang santri untuk terus melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Melalui program zakat pendidikan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menjadi jembatan antara kebaikan para muzaki dan kebutuhan mustahik. Karena setiap anak berhak atas masa depan, dan setiap zakat yang tersalurkan bisa menjadi cahaya bagi mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan.
BERITA18/06/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp12 Juta untuk Warga Limbangan
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp12 Juta untuk Warga Limbangan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan senilai Rp12.000.000 disalurkan kepada Sati, warga Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pemerintah Desa Limbangan sebagai bentuk sinergi antara BAZNAS dan pemerintah desa dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bantuan tersebut digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah Ibu Sati agar layak huni dan lebih nyaman ditempati. Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Purbalingga menegaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di wilayah Purbalingga. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban Ibu Sati dan memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarganya.
BERITA17/06/2025 | Admin
BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA DAN YPSP HADIRKAN RUMAH SINGGAH PASIEN DI YOGYAKARTA UNTUK WARGA DHUAFA
BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA DAN YPSP HADIRKAN RUMAH SINGGAH PASIEN DI YOGYAKARTA UNTUK WARGA DHUAFA
BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus memperluas kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, BAZNAS Purbalingga berkolaborasi dengan Yayasan Perwira Sejahtera Purbalingga (YPSP) menyediakan fasilitas Rumah Singgah Pasien YPSP - BAZNAS di Yogyakarta. Fasilitas ini diperuntukkan bagi warga dhuafa yang sedang menjalani pengobatan atau perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Yogyakarta, khususnya di RSUP Dr. Sardjito dan rumah sakit rujukan lainnya. Rumah singgah ini menjadi solusi bagi pasien dan keluarga pendamping yang kerap mengalami kesulitan mencari tempat tinggal selama masa pengobatan di luar daerah. Berlokasi strategis di Perum Kencana Mulya Blok C No. 10 RT 15 RW 10 Kutu Dukuh, Sinduadi, Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman, DIY. Rumah singgah ini dilengkapi dengan fasilitas dasar yang layak dan nyaman untuk menunjang kebutuhan pasien. Seperti 3 ruang kamar mandi, 4 ruang kamar tidur, 8 buah bed tidur, satu ruang tunggu dan dapur. Rumah Singgah YPSP – BAZNAS ini merupakan wujud nyata sinergi kebaikan antara lembaga zakat dan lembaga sosial dalam membantu warga kurang mampu untuk memberikan keringanan dan semangat bagi warga dhuafa yang tengah berjuang untuk sembuh. Rumah Singgah Pasien ini terbuka bagi warga dhuafa yang membutuhkan, dengan prosedur pendaftaran melalui koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, di 081327353941 (Rahmat- BAZNAS) atau 085747482847 (Irham - YPSP). Melalui langkah ini, BAZNAS dan YPSP berharap dapat menjadi pelita harapan bagi warga dhuafa yang sedang menghadapi ujian kesehatan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu sesama.
BERITA17/06/2025 | Admin
Layanan Ambulans Gratis BAZNAS Purbalingga ke Yogya dan Semarang
Layanan Ambulans Gratis BAZNAS Purbalingga ke Yogya dan Semarang
BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberangkatkan sebanyak 11 pasien ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan 2 pasien lainnya ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk menjalani pengobatan lanjutan. PAsien - pasien tersebut merupakan warga tidak mampu di Purbalingga yang membutuhkan mobilitas ke Yogya dan Semarang untuk berobat. Bagi pasien tujuan Yogyakarta, para pasien dapat memanfaatkan istirahat di Rumah Singgah Yayasan Perwira Sejahtera Purbalingga (YPSP) - BAZNAS di Yogyakarta, yang memang disiapkan untuk membantu warga dhuafa yang sedang menjalani pengobatan di wilayah tersebut. Sementara untuk pasien ke Semarang, pasien langsung diantar ke rumah sakit tujuan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dikelola, khususnya di sektor kesehatan masyarakat. Dengan program ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat Purbalingga yang terhambat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya dan akses.
BERITA15/06/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Salurkan Bantuan Beras untuk Warung Dhuafa
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Salurkan Bantuan Beras untuk Warung Dhuafa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan berupa 50 kilogram beras untuk Warung Dhuafa yang berada di wilayah Kabupaten Purbalingga. Warung Dhuafa merupakan warung penyedia layanan makan gratis bagi kaum prasejahtera. Setiap bulan BAZNAS Purbalingga menyuplai kebutuhan beras Warung Dhuafa. Bantun ini sebagai bentuk kepedulian dan kolaborasi BAZNAS dengan warung dhuafa terhadap kaum dhuafa di Purbalingga yang membutuhkan makanan bergizi siap saji. Pihak pengelola Warung Dhuafa menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mereka mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pangan dan jumlah penerima manfaat yang terus bertambah. Melalui kolaborasi seperti ini, BAZNAS terus mendorong semangat gotong royong dan memperluas dampak kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Dengan gerakan kebaikan yang terus berlanjut, diharapkan semakin banyak dhuafa yang bisa merasakan manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat.
BERITA14/06/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA WUJUDKAN AKSESIBILITAS  BAGI PEJUANG KESEHATAN DAN DIFABEL MELALUI BANTUAN KURSI RODA
BAZNAS PURBALINGGA WUJUDKAN AKSESIBILITAS BAGI PEJUANG KESEHATAN DAN DIFABEL MELALUI BANTUAN KURSI RODA
Purbalingga – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS ) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan kursi roda kepada masyarakat yang sedang sakit, mengalami gangguan mobilitas, serta penyandang disabilitas. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Purbalingga dalam membantu mustahik (penerima zakat) melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung ke rumah-rumah penerima manfaat, guna memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat. “Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat membantu aktivitas sehari-hari para mustahik, terutama mereka yang mengalami keterbatasan fisik akibat sakit atau disabilitas. Kami ingin mereka tetap bisa menjalani hidup dengan lebih mandiri dan layak,” ungkapnya. Salah satu penerima bantuan, Faizal (30), mengalami kecelakaan, merasa sangat bersyukur dengan bantuan tersebut. “Alhamdulillah, saya tidak lagi hanya berbaring di tempat tidur. Kursi roda ini sangat membantu saya untuk bisa berinteraksi dengan keluarga dan tetangga,” ujarnya penuh haru. BAZNAS Purbalingga terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar bisa disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Bantuan seperti kursi roda ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama mampu meringankan beban sesama.
BERITA14/06/2025 | Admin
Petani Binaan BAZNAS di Purbalingga Tunaikan ZIS Pertanian Capai Rp22 Juta
Petani Binaan BAZNAS di Purbalingga Tunaikan ZIS Pertanian Capai Rp22 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menguatkan semangat kebaikan dan kemandirian petani melalui program pemberdayaan di sektor pertanian. Salah satu buktinya terlihat dari antusiasme petani binaan BAZNAS di Kabupaten Purbalingga yang menunaikan zakat dan infak hasil pertanian mereka usai musim panen. Sebanyak 250 petani terlibat dalam kegiatan ini. Sebagian besar telah mencapai nisab dan menunaikan zakat, sementara sisanya tetap menunjukkan kepedulian melalui infak. Hingga saat ini, total zakat dan infak pertanian yang terkumpul mencapai Rp22.937.000 dan terus bertambah. Pencapaian ini menjadi wujud nyata kepercayaan petani terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Purbalingga. Mereka melihat zakat bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga jalan berbagi keberkahan bersama. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya mengelola zakat secara amanah, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan penuh nilai sosial di tengah masyarakat.
BERITA12/06/2025 | Admin
TERIMA KASIH MUZAKI, ZAKAT ANDA MEMECAH KEHENINGAN PARA DISABILITAS RUNGU DI PURBALINGGA
TERIMA KASIH MUZAKI, ZAKAT ANDA MEMECAH KEHENINGAN PARA DISABILITAS RUNGU DI PURBALINGGA
Dalam mendukung pendidikan dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi pelajar dari keluarga kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan berupa alat bantu dengar kepada siswa yang mengalami gangguan pendengaran dan terkendala biaya untuk membeli alat tersebut. Siswa penerima bantuan tersebut telah lama menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi dan memahami pelajaran di sekolah akibat keterbatasan pendengaran. Setelah dilakukan asesmen bersama pihak sekolah dan tenaga kesehatan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan respons cepat dengan menyalurkan bantuan alat bantu dengar yang sesuai dengan kebutuhan medis siswa. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program layanan kesehatan dan pendidikan yang menyasar masyarakat miskin dan rentan. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu siswa lebih mudah mengikuti proses pembelajaran di sekolah, meningkatkan rasa percaya diri, serta membuka peluang masa depan yang lebih baik,” ujar beliau saat penyerahan alat bantu dengar. Pihak keluarga dan sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian dan dukungan BAZNAS terhadap kondisi siswa. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Kabupaten Purbalingga. Program ini juga menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS benar-benar dimanfaatkan secara tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.
BERITA12/06/2025 | Admin
BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN KACAMATA UNTUK SISWA KURANG MAMPU
BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN KACAMATA UNTUK SISWA KURANG MAMPU
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan alat bantu baca berupa kacamata kepada para siswa kurang mampu di wilayah Purbalingga. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Purbalingga Cerdas, yang bertujuan untuk mendukung kelancaran proses belajar siswa yang mengalami gangguan penglihatan namun terkendala secara ekonomi untuk membeli kacamata. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Purbalingga. “Kami ingin memastikan bahwa siswa yang memiliki keterbatasan dalam penglihatan tetap bisa belajar dengan nyaman dan maksimal. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya kami menghapus hambatan belajar anak-anak Purbalingga,” ungkapnya. Dengan adanya program ini, BAZNAS Purbalingga berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan serta menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) di Kabupaten Purbalingga.
BERITA10/06/2025 | Admin
IDULADHA 1446 H, BAZNAS DISTRIBUSIKAN DAGING KURBAN DI PURBALINGGA
IDULADHA 1446 H, BAZNAS DISTRIBUSIKAN DAGING KURBAN DI PURBALINGGA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali melaksanakan distribusi daging kurban dalam rangka Iduladha 1446 Hijriah, bantuan dari BAZNAS RI. Kali ini, distribusi dilakukan di wilayah Purbalingga, Karanganyar, Bukateja, Padamara, dan Muallaf. Sebanyak 10 ekor domba disembelih di Gembong, di rumah pemotongan hewan Pak Kismo, Sabtu (7/6/2025). Daging dari hewan-hewan tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan Purbalingga, Karanganyar, Bukateja, Padamara, dan Muallaf. Meski lokasi penyembelihan cukup jauh dari titik distribusi, kualitas daging tetap terjaga dengan baik. Program Kurban Berkah BAZNAS bukan hanya upaya pemenuhan gizi semata, tetapi juga bagian dari syiar zakat. Melalui distribusi kurban, BAZNAS ingin menyampaikan bahwa dana zakat dan sedekah dari para muzaki benar-benar sampai kepada yang membutuhkan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Tak hanya saat Iduladha, BAZNAS juga secara rutin menyalurkan bantuan ke mustahik – mustahik yang membutuhkan.
BERITA07/06/2025 | Admin
BAZNAS BERPARTISIPASI DALAM KOLABORASI PENYERAHAN HEWAN KURBAN
BAZNAS BERPARTISIPASI DALAM KOLABORASI PENYERAHAN HEWAN KURBAN
Momentum Idul Adha 1446 H, Kabupaten Purbalingga distribusikan 1.446 hewan kurban ke berbagai penjuru wilayah, sebagai bentuk kepedulian dan kolaborasi antar lembaga untuk meratakan manfaat ibadah kurban. Pada kesempatan ini, BAZNAS turut berpartisipasi menyerahkan hewan kurban untuk didistribusikan ke masyarakat di Purbalingga. Kegiatan ini menjadi wadah sinergi 14 lembaga yang bersama – sama menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat. Pada kehiatan tersebut Bupati Fahmi menyerahkan secara simbolis satu ekor sapi kurban denganjenis limosin dengan bobot 1,1 ton kepada takmir masjid Al Furqon, Desa Pengadegan Kecamatan Pengadegan yang merupakan titipan khusus dari Presiden Republik Indonesia, Praboso Subianto.
BERITA06/06/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA TERIMA HEWAN KURBAN DARI POLRES, SALURKAN KE WARGA DESA MAJASARI
BAZNAS PURBALINGGA TERIMA HEWAN KURBAN DARI POLRES, SALURKAN KE WARGA DESA MAJASARI
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menerima satu ekor sapi kurban dari Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Purbalingga, AKB Achmad Akbar, S.I.K., M.Si kepada pihak BAZNAS. Selanjutnya, sapi kurban tersebut dipotong dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan Polres Purbalingga kepada BAZNAS dalam penyaluran hewan kurban. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Purbalingga atas partisipasinya dalam program kurban tahun ini. Amanah ini telah kami salurkan kepada warga yang membutuhkan. Semoga menjadi keberkahan bagi semua pihak,” ujar Ketua BAZNAS. Sementara itu, Kapolres Purbalingga menyatakan bahwa penyerahan hewan kurban ini merupakan bagian dari kepedulian sosial Polres terhadap masyarakat. Kapolres Purbalingga menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam momen penuh berkah, Idul Adha. Ia berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi warga.
BERITA05/06/2025 | Admin
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SUSU FORMULA, BAGI BALITA DENGAN BERAT BADAN RENDAH DAN BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PURBALINGGA
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SUSU FORMULA, BAGI BALITA DENGAN BERAT BADAN RENDAH DAN BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PURBALINGGA
Purbalingga –Dalam mendukung program penambahan gizi bagi balita, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga turut berkontribusi terhadap pemenuhan gizi balita di wilayahnya. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa susu formula untuk balita yang mengalami berat badan rendah dan berkebutuhan khusus. Sebanyak 200 dus susu formula disalurkan kepada sekitar 40 balita yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini ditujukan untuk membantu pemenuhan gizi balita yang membutuhkan perhatian khusus dalam tumbuh kembangnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari program Purbalingga Peduli yang fokus pada aspek kesehatan dan kemanusiaan. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak mereka, sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang sedang mengalami kondisi khusus,” ujarnya. Bantuan susu formula ini merupakan hasil dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerima. Dengan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan dan Puskesmas, BAZNAS memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan peduli terhadap tumbuh kembang anak.
BERITA04/06/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN SETYOWATI GROUP BANTU MUSTAHIK BEROBAT KE RSUP SARDJITO YOGYAKARTA SECARA GRATIS
BAZNAS PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN SETYOWATI GROUP BANTU MUSTAHIK BEROBAT KE RSUP SARDJITO YOGYAKARTA SECARA GRATIS
Salah satu program di BAZNAS Kabupaten Purbalingga adalah layanan ambulans gratis. Program layanan ambulans gratis ini merupakan program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh para mustahik yang tengah membutuhkan rujukan pengobatan ditingkat lanjut seperti rumah sakit di Yogyakarta. Mereka sangat membutuhkan mobilitas untuk ke rumah sakit yang dituju. BAZNAS hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dengan layanan ambulans gratisnya. Seperti pada Ahad 1 Juni 2025, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan Setyowati Group membawa pasien sebanyak 7 orang ke RSUP Sardjito Yogyakrta. Mereka berasal dari berbagai daerah di Purbalingga, seperti dari Kalikabong (Kalimanah), Sempor Lor (Kaligondang), Limbasari (Bobotsari), Siwarak (Karangreja), Bantarbarang (Rembang), Majasari dan Kutawis (Bukateja). Layanan ini diberikan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan, khususnya bagi mereka yang terkendala biaya transportasi saat harus mendapatkan penanganan medis lanjutan. Selain layanan ambulans gratis, mustahik juga difasilitasi rumah singgah (rusing) YPSP BAZNAS di Yogyakarta. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan mustahik untuk beristirahat selama pengobatan di fasilitas kesehatan Yogyakarta. Layanan ambulans gratis BAZNAS purbalingga juga bisa di manfaatkan oleh para mustahik di Kabupaten Purbalingga. Hal ini menjadi salah satu komitmen BAZNAS Purbalingga dalam melayani para mustahik yang membutuhkan mobilisasi ke fasilitas Kesehatan. Bagi mustahik yang ingin memanfaatkan layanan ambulans gratis ini, bisa langsung datang ke kantor BAZNAS Kabupaten Purbaligga.
BERITA01/06/2025 | HUMAS
BAZNAS PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN SANTRI GAYENG NUSANTARA DALAM KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS PEMYEMBELIHAN HALAL
BAZNAS PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN SANTRI GAYENG NUSANTARA DALAM KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS PEMYEMBELIHAN HALAL
Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan BAZNAS, UIN SAIZU, dan Santri Gayeng Nusantara melaksanakan bimbingan teknis (BIMTEK) Penyembelihan Halal, Tukang Jagal Halal (Kang Jalal) Santri Gayeng Nusantara Kab. Purbalingga. Kegiatan yang bertajuk mensyiarkan qurban dan penyembelihan syar'i menuju Indonesia yang berkah amberkahi ini, dihadiri sekitar 100 orang peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Dalam kesempatan ini, Drh Supriyono, dari Dinas Pertanian Kab. Purbalingga menyampaikan dalam pemaparannya, jika penyembelihan hewan kurban berkonsep ASUH di Indonesia. Yaitu AMAN, tidak mengandung bahaya biologis, kimiawi, & fisik yang dapat menggangu kesehatan manusia. SEHAT, mengandung bahan yang dapat menyehatkan manusia, UTUH, tidak dikurangi atau dicampur dengan bahan lain, dan HALAL, sesuai dengan syari'at agama Islam. Selain itu, drh Supriyono juga menyampaikan penanganan higiene sanitasi di rumah pemotongan hewan dan tempat pemotongan hewan kurban serta penanganan daging kurban. Para peserta tidak hanya mendapat materi tertulis namun mereka belajar praktik penyembelihan secara baik dan benar sesuaikan dengan syari'at Islam. Selain ilmu, para peserta juga mendapatkan sertifikat pelatihan Kang Jalal
BERITA31/05/2025 | HUMAS
BAZNAS FASILITASI PENDIDIKAN DUA SANTRI TAHFIDZ HINGGA TUNTAS
BAZNAS FASILITASI PENDIDIKAN DUA SANTRI TAHFIDZ HINGGA TUNTAS
Purbalingga – Harapan dan masa depan cerah tengah tumbuh di hati dua santri asal Kabupaten Purbalingga. Melalui program beasiswa penuh, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga memberangkatkan dua santri tahfidz untuk menuntut ilmu di Pesantren Tahfidz Masjid Agung Jawa Tengah – BAZNAS Jawa Tengah. Kedua santri ini merupakan putra-putra terbaik yang memiliki semangat tinggi dalam menghafal Al-Qur’an dan menimba ilmu agama. Mereka adalah Farhan Mulya Labaike asal Makam, Rembang dan Najib Musta'in asal Pekalongan, Bojongsari. Berkat bantuan beasiswa dari BAZNAS, kini mereka dapat belajar dengan tenang tanpa memikirkan biaya pendidikan hingga selesai masa belajarnya. BAZNAS Purbalingga memberikan beasiswa penuh, mencakup kebutuhan pendidikan, tempat tinggal, serta pendampingan selama masa belajar di pesantren. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan investasi BAZNAS dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak dan berkontribusi untuk kemajuan umat. “Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih ilmu, terutama bagi anak-anak yang memiliki semangat menghafal Al-Qur’an. Semoga mereka kelak menjadi cahaya bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ungkap Ketua BAZNAS Purbalingga. Kedua santri dan keluarga mereka pun menyambut program ini dengan rasa syukur dan haru. Mereka mengaku tidak menyangka akan mendapat kesempatan belajar di lembaga pendidikan unggulan tahfidz Al-Qur’an di tingkat provinsi. Dengan langkah mantap dan hati yang penuh harapan, kedua santri kini memulai perjalanan spiritual dan intelektual mereka, membawa serta doa keluarga dan dukungan dari masyarakat Purbalingga yang mengalir melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. Semoga beasiswa ini menjadi awal dari lahirnya generasi penjaga Al-Qur’an yang akan membawa keberkahan dan perubahan positif bagi negeri.
BERITA19/05/2025 | Admin
PANEN RAYA PADI DI KABUPATEN PURBALINGGA, BAZNAS RI DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI PETANI LOKAL
PANEN RAYA PADI DI KABUPATEN PURBALINGGA, BAZNAS RI DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI PETANI LOKAL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan panen raya padi bersama para petani binaan Program Lumbung Pangan BAZNAS di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Panen raya dilakukan di lahan pertanian seluas 150 hektare di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (5/5/2025). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kolonel Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P., Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., serta Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Dr. Ahmad Daroji. Pimpinan BAZNAS Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum, Kolonel Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani menyampaikan, panen raya tersebut merupakan bukti nyata dan komitmen BAZNAS dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai lembaga pemerintahan nonstruktural (LPNS) yang peduli terhadap kesejahteraan umat, pengentasan kemiskinan, dan penanganan stunting. "Melalui Program Lumbung Pangan BAZNAS, mari kita bersama-sama berkomitmen untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama, sehingga sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga amil zakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama," katanya. Nur Chamdani menjelaskan, Lumbung Pangan Purbalingga merupakan Lumbung Pangan Padi ke-8 dari 9 titik Program Lumbung Pangan yang dikembangkan BAZNAS RI dalam kurun waktu 2020–2025. "Lumbung Pangan ini diharapkan menjadi bagian dalam pengembangan usaha ekonomi bagi para petani," ujarnya. Dalam kesempatan ini, dilakukan penyerahan secara simbolis satu unit hand tractor dari total bantuan sebanyak 10 unit yang diberikan oleh Kementerian Pertanian RI. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P. Nur Chamdani juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI atas bantuan traktor yang diberikan untuk mendukung para petani di wilayah setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan meringankan beban petani dalam mengolah lahan. "Semoga Program Lumbung Pangan Berkah ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Purbalingga. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk terus berbuat kebaikan dan berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan," katanya. Hal ini pun disambut baik Menteri Pertanian yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P. Pihaknya menyampaikan, Program Lumbung Pangan BAZNAS merupakan langkah konkret yang dilaksanakan oleh BAZNAS RI dalam mendukung program swasembada pangan yang digalakkan oleh Presiden Prabowo. Sejalan dengan hal itu, Wakil Bupati Kabupaten Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M. menyampaikan, "Melalui kegiatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS baik itu dari pusat, provinsi, dan kabupaten, Kementerian Pertanian RI serta unsur-unsur lainnya yang telah membantu kegiatan ini." "Program ini sangat membantu meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Purbalingga. Mudah-mudahan ke depannya kegiatan ini bisa kita perbanyak, kita replikasi di tempat lain, sehingga ini betul-betul menjadi program unggulan," ujarnya. Sementara itu, Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., mengatakan, Program Lumbung Pangan BAZNAS merupakan program pemberdayaan ekonomi bagi mustahik pedesaan di bidang pertanian melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan. "Dalam program ini mustahik didorong untuk membentuk kelompok usaha yang mampu mengelola produktivitas, kualitas, dan kontinuitas pasokan produk pertanian. Alhamdulillah, untuk di Purbalingga, Jawa Tengah ini saat ini jumlah petani sebanyak 250 orang dengan total luasan lahan 150 hektare," kata Imdad. "Selain bantuan dana, tentunya pendampingan intensif juga dilaksanakan untuk menambah kemampuan petani. Setelah mendapat pelatihan dan pendampingan, diharapkan ke depan Kelompok Petani Citra Cilapar dapat memproduksi pupuk organik dan pestisida nabati secara mandiri," jelasnya. Program Lumbung Pangan Berkah BAZNAS Purbalingga ini bekerja sama dengan BAZNAS Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Perum BULOG bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan pembelian secara simbolis hasil panen padi petani setempat.
BERITA05/05/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →