WhatsApp Icon
BAZNAS Purbalingga Salurkan Zakat Produktif Rp54,4 Juta kepada 71 Penerima Manfaat

PURBALINGGA – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak Rp54.400.000 bantuan untuk usaha atau zakat produktif disalurkan kepada 71 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purbalingga.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya BAZNAS dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Melalui zakat produktif, penerima manfaat diharapkan dapat mengembangkan usaha yang dijalankan sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Penyaluran bantuan diserahkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Purbalingga, Junus Wahiddiyantoro, S.IP, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., unsur pimpinan BAZNAS, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Setda Purbalingga Yunus Wahidiantoro menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat. Bantuan zakat produktif diharapkan tidak hanya memberikan manfaat untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi dorongan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki terus diupayakan agar memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Salah satunya melalui program zakat produktif yang diarahkan untuk membantu penerima manfaat agar lebih berdaya dan mandiri.

“Zakat bukan hanya tentang membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut dapat menjadi jalan bagi penerima manfaat untuk bangkit dan menjadi lebih mandiri,” ujar H. Sudijanto.

Selain zakat produktif, pada kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan satu unit kursi roda kepada warga Penambongan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta memberikan kemudahan dalam mobilitas.

Salah satu penerima manfaat, Tumiati, warga Babakan, Kecamatan Kalimanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi tambahan semangat untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS serta para muzaki yang telah memberikan bantuan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi berkah bagi semua yang telah membantu,” ungkap Tumiati.

Penyaluran ini menjadi salah satu wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, sekaligus menguatkan kemandirian para mustahik menuju kehidupan yang lebih baik.

 

06/10/2026 | Kontributor: Admin
Zakat untuk Pendidikan, Menjaga Asa Anak Negeri Tetap Menyala

PURBALINGGA – Pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membuka masa depan. Namun, bagi sebagian keluarga, keterbatasan ekonomi dapat menjadi tantangan yang membuat kebutuhan pendidikan terasa semakin berat. Di tengah kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir untuk membantu meringankan beban pendidikan para siswa dari keluarga yang membutuhkan.

Melalui dana zakat yang dihimpun dari para muzaki, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan pendidikan kepada penerima manfaat mulai dari tingkat pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Salah satunya dirasakan oleh Afit Noviandi, siswa SMK YPT 1 Purbalingga, yang mendapatkan bantuan pendidikan. Bantuan serupa juga diberikan kepada Zain Hibatullah, siswa SMAN 1 Purbalingga, serta Jamiatin Nisa, siswi SMA 1 Muhammadiyah Purbalingga, dan masih banyak pelajar lainnya yang membutuhkan dukungan dalam melanjutkan pendidikan.

Bagi BAZNAS, bantuan pendidikan bukan sekadar memberikan sejumlah dana. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan ikhtiar untuk menjaga semangat belajar, meringankan beban keluarga, dan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk tetap melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.

Peran tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Zakat yang ditunaikan para muzaki tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga dapat menjadi investasi kebaikan melalui pendidikan generasi penerus.

Ketika zakat membantu seorang anak tetap bersekolah, ada cita-cita yang terus dijaga. Ketika ilmu terus dipelajari dan kelak diamalkan untuk kebaikan, insyaallah manfaatnya akan terus mengalir.

Dari zakat para muzaki, tumbuh harapan. Dari pendidikan, lahir masa depan. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS menjadi keberkahan bagi muzaki dan manfaat yang terus mengalir bagi para penerima.

 

26/09/2026 | Kontributor: Admin
Setetes Air, Sejuta Manfaat: BAZNAS Bantu Kebutuhan Air Bersih Ponpes Minhajut Thullab

KARANGANYAR – Musim kemarau yang semakin meluas di Kabupaten Purbalingga membawa dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah semakin sulitnya mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut juga dirasakan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Minhajut Thullab – Kaliputat, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar.

Keterbatasan air bersih mulai mengganggu aktivitas para santri, terutama untuk kebutuhan sehari-hari, kebersihan, dan kegiatan ibadah. Di tengah kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir dengan menyalurkan bantuan toren air pada Kamis (24/9/2026).

Bantuan toren air ini diberikan untuk membantu pondok pesantren dalam menampung dan menyediakan cadangan air bersih, sehingga kebutuhan para santri dan pengelola pesantren dapat tetap terpenuhi meskipun ketersediaan air semakin terbatas. Dengan adanya tempat penyimpanan air yang memadai, diharapkan aktivitas belajar, ibadah, dan kehidupan sehari-hari para santri dapat berjalan dengan lebih nyaman.

Bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS tidak berhenti sebagai sebuah kewajiban, tetapi dapat tumbuh menjadi manfaat yang terus dirasakan oleh sesama. Ketika zakat digunakan untuk membantu menyediakan kebutuhan air bagi para santri, setiap tetes air yang digunakan untuk berwudu, membersihkan diri, belajar, dan menjalani aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari kebaikan yang insyaallah terus mengalir.

Dari zakat para muzaki, lahir manfaat yang nyata. Dari setiap tetes air yang mengalir, semoga mengalir pula pahala dan keberkahan sebagai amal jariyah bagi mereka yang telah menunaikannya.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.

24/09/2026 | Kontributor: Admin
KUA Padamara, SMAN 1 Padamara berkolaborasi dengan BAZNAS Gelar Salat Istiska, Ikhtiar Bersama Hadapi Kekeringan

PADAMARA – Menyikapi dampak kekeringan yang semakin meluas di Kabupaten Purbalingga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padamara berkolaborasi dengan SMAN 1 Padamara dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar Salat Istiska di Lapangan SMAN 1 Padamara, Rabu (16/9/2026).

Salat Istiska diikuti oleh para guru dan siswa SMAN 1 Padamara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padamara, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Kegiatan tersebut menjadi momentum bersama untuk bermunajat kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bertindak sebagai imam, KH. Roghib Abdurrahman, Ketua MUI Kabupaten Purbalingga. Sementara khutbah disampaikan oleh H. Sukarman, S.Ag., Waka IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Dalam khutbahnya, H. Sukarman mengajak jamaah menjadikan kekeringan sebagai momentum untuk bermuhasabah, memperbanyak istighfar dan taubat, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, dan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa istighfar tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan, tetapi harus diwujudkan dengan memperbaiki perilaku dan ketaatan.

Mengutip kandungan QS. Nuh ayat 10–12, H. Sukarman menyampaikan bahwa memperbanyak istighfar dan kembali kepada Allah merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon turunnya hujan dan keberkahan.

“Jangan sampai kita hanya sibuk memohon hujan, tetapi lupa memperbaiki cara kita memperlakukan alam, mengelola sumber daya air, dan memperhatikan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Doa harus berjalan bersama ikhtiar,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dalam menggunakan air. Menurutnya, ketika air masih tersedia, masyarakat harus mampu menjaga dan menggunakannya secara bijak. Kekeringan juga perlu menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap warga yang harus berjalan jauh atau mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan air bersih.

Lebih lanjut, H. Sukarman mengingatkan pentingnya kepedulian sosial. Ketika ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air, mereka yang memiliki kemampuan hendaknya membantu, baik melalui pemberian air, sedekah maupun donasi.

Ia menegaskan bahwa menghadapi kekeringan bukan hanya persoalan berdoa agar hujan turun, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen lainnya memiliki peran dalam menjaga lingkungan serta sumber daya air.

“Jangan sampai kita hanya memohon hujan, tetapi lupa menjaga nikmat air yang telah Allah berikan. Mari kita jadikan kekeringan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, menggunakan air dengan bijak, menjaga lingkungan, dan semakin peduli kepada sesama,” tutur H. Sukarman.

Dalam khutbahnya, ia juga menyampaikan bahwa doa dan ilmu pengetahuan bukanlah dua hal yang bertentangan. Berbagai ikhtiar manusia, termasuk pemanfaatan teknologi dalam upaya menghadapi kekeringan, dapat dilakukan selama tetap disadari bahwa hujan dan segala ketentuan berada dalam kehendak Allah SWT.

BAZNAS Salurkan 657.000 Liter Air Bersih

Sejalan dengan pesan tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus melakukan ikhtiar membantu masyarakat yang terdampak kekeringan melalui pendistribusian air bersih.

Hingga Selasa (15/9/2026), BAZNAS Kabupaten Purbalingga tercatat telah mendistribusikan 657.000 liter air bersih yang telah diterima oleh 7.322 KK atau 24.912 jiwa di berbagai wilayah terdampak.

Distribusi air bersih tersebut menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Kertanegara, Karanganyar, Pengadegan, Kutasari, Kejobong, dan Kemangkon.

Selain menyalurkan air bersih, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga membuka donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan yang semakin meluas. Dalam momentum  Salat Istiska, donasi berhasil terkumpul mencapai Rp2.074.000.

Kolaborasi KUA Kecamatan Padamara, SMAN 1 Padamara dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadapi kekeringan. Salat Istiska tidak hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga pengingat agar manusia senantiasa bersyukur, menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak, dan hadir membantu sesama yang membutuhkan.

Semoga Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, serta memberikan kekuatan kepada seluruh masyarakat Purbalingga dalam menghadapi dampak kekeringan.

 

16/09/2026 | Kontributor: Admin
Di Usia Senja, Sumiyati dan Khadmini Terbaring Lemah, BAZNAS Hadirkan Bantuan Diapers

PURBALINGGA – Di usia senja, sakit membuat Ibu Sumiyati dan Khadmini, warga Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, harus lebih banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur. Keduanya mengalami stroke dan kini hanya bisa terbaring lemah, sementara berbagai aktivitas sehari-hari harus dilakukan dari tempat tidur.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan diapers menjadi bagian penting dalam keseharian mereka. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga membuat kebutuhan tersebut tidak selalu dapat terpenuhi. Keluarga harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merawat anggota keluarga yang sedang sakit.

Seperti yang dialami keluarga Ibu Sumiyati. Ia memiliki dua orang anak. Salah satu anaknya masih duduk di bangku SMA, sedangkan anak lainnya telah berumah tangga dengan kondisi ekonomi yang masih terbatas. Di tengah kondisi tersebut, keluarga tetap berusaha memberikan perawatan terbaik bagi Ibu Sumiyati.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan diapers kepada Ibu Sumiyati dan Khadmini. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama keduanya menjalani masa sakit.

Bantuan diapers diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga serta membantu memenuhi kebutuhan perawatan Ibu Sumiyati dan Khadmini. Bagi keluarga yang tengah berjuang menghadapi sakit dan keterbatasan, perhatian dan kepedulian sekecil apa pun menjadi penguat yang begitu berarti.

Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS, kepedulian dapat terus hadir bagi mereka yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan, insyaallah menjadi manfaat dan menghadirkan harapan bagi sesama.

16/09/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS PURBALINGGA BANTU RTLH 12 JUTA RUPIAH DALAM MOMENTUM BBGRM
BAZNAS PURBALINGGA BANTU RTLH 12 JUTA RUPIAH DALAM MOMENTUM BBGRM
Purbalingga —Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Purbalingga berlangsung meriah di Lapangan Desa Slinga, Rabu (2/7/2025). Dalam acara tersebut hadir Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Purbalingga, Syahzani Fahmi M Hanif dan Wakil Ketua TP PKK Denita Dimas Prasetyahani. Dalam kesempatan ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga berkontribusi menyalurkan bantuan satu unit Rehab Rumah Ridak Layak Huni senilai 12 juta rupiah, untuk Sumanto (45) warga Desa Slinga. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Purbalingga didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si. Kehadiran BAZNAS dalam momen tersebut menjadi penegas bahwa semangat gotong royong bukan hanya slogan, melainkan aksi nyata untuk menolong sesama. Perbaikan rumah ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memulihkan martabat dan semangat hidup keluarga penerima. Ketua BAZNAS, H. Soedijanto, menegaskan bahwa bantuan RTLH merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberdayakan masyarakat yang kurang mampu melalui program-program kemanusiaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
BERITA02/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAMPINGI PERJALANAN TERAKHIR HABSYI BALITA ATRESIA BILIER DARI SUMINGKIR
BAZNAS PURBALINGGA DAMPINGI PERJALANAN TERAKHIR HABSYI BALITA ATRESIA BILIER DARI SUMINGKIR
Purbalingga — Suasana haru menyelimuti rumah duka di Desa Sumingkir, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Jenazah kecil Habsyi Al Fatih (2,5), anak kedua dari pasangan Trimono dan Tumini, akhirnya tiba di pelukan keluarga setelah berjuang panjang melawan penyakit langka atresia bilier. Habsyi selama ini menjalani pengobatan intensif di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Sejak awal perawatan, keterbatasan ekonomi menjadi tantangan besar bagi keluarganya. Ayahnya hanya seorang buruh dengan penghasilan pas-pasan, namun semangat mereka untuk memberikan yang terbaik bagi sang buah hati tidak pernah surut. Dalam proses pengobatan yang panjang dan melelahkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir menjadi harapan. Ambulan gratis milik BAZNAS menjadi sahabat setia Habsyi dalam setiap perjalanan kontrol ke Yogyakarta. Bantuan tersebut meringankan beban keluarga dan memastikan Habsyi mendapatkan pengobatan tepat waktu. Namun takdir berkata lain. Setelah berjuang melawan penyakitnya, Habsyi mengembuskan napas terakhir di usia 2,5 tahun pada Selasa (3/7/2025) di RSUP Dr. Sardjito. Di tengah duka mendalam, BAZNAS Purbalingga kembali hadir. Dengan penuh empati, BAZNAS membantu memulangkan jenazah Habsyi dari RSUP Sardjito ke rumah duka di Sumingkir. Layanan ambulan gratis kembali menjadi pengantar terakhir sang balita pejuang. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS. Sejak awal Habsyi sakit sampai hari ini, BAZNAS selalu membantu kami,” ujar Trimono dengan mata berkaca-kaca. Kisah Habsyi adalah potret kecil dari perjuangan banyak keluarga tak mampu di pelosok negeri. Dan di tengah keterbatasan itu, kehadiran lembaga seperti BAZNAS menjadi cahaya harapan. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian ini terus hidup di tengah masyarakat. Selamat jalan, Habsyi kecil. Perjuanganmu telah usai, semoga damai di sisi-Nya.
BERITA01/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DUKUNG USAHA JANGKRIK RIZKY UNTUK MANDIRI
BAZNAS PURBALINGGA DUKUNG USAHA JANGKRIK RIZKY UNTUK MANDIRI
Purbalingga — Di usia muda, Rizky Maunis Sabari (22), warga Kecamatan Bobotsari, memiliki semangat besar untuk bangkit dan mandiri. Meski hanya tamatan SMK, Rizky tidak menyerah pada keadaan. Di tengah keterbatasan lapangan kerja, ia memilih jalan yang tidak biasa: membangun usaha ternak jangkrik. Dengan tekad dan keyakinan, Rizky mulai merintis usaha kecilnya di rumah. Namun, keterbatasan modal kerap menjadi penghalang. Di saat semangatnya nyaris redup, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir membawa angin segar harapan. Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha untuk Rizky. Bantuan sebesar 1 juta rupiah di salurkan untuk Rizky, di kediamannya di Bobotsari, Selasa (1/7/2025). Bantuan ini ia gunakan untuk memperluas kandang jangkrik, membeli bibit, dan mencukupi kebutuhan pakan. Usaha sederhana ini bukan hanya untuk menghidupi dirinya sendiri, tapi juga menjadi ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik. “Saya ingin usaha ini berkembang dan bisa bantu orang tua. Terima kasih BAZNAS yang sudah percaya dan mendukung,” ungkap Rizky dengan mata berkaca-kaca. Kisah Rizky menjadi contoh nyata bahwa semangat pantang menyerah dan kemauan kuat bisa membuka jalan baru. BAZNAS Purbalingga berkomitmen terus mendampingi para pemuda yang ingin mandiri secara ekonomi melalui usaha-usaha produktif yang layak dikembangkan. Dengan langkah kecil dari kandang jangkrik yang sederhana, Rizky kini tengah menapaki mimpi besarnya—menjadi wirausahawan muda yang mampu menginspirasi.
BERITA01/07/2025 | Admin
ASA DARI BOBOTSARI: FAREZ DAN JALAN MENUJU SMK BERSAMA BAZNAS
ASA DARI BOBOTSARI: FAREZ DAN JALAN MENUJU SMK BERSAMA BAZNAS
Purbalingga — Di balik dinding rumah sederhana di wilayah Bobotsari, Kecamatan Bobotsari, tersimpan semangat besar seorang anak bernama Muhammad Farez Wahyudi (13). Remaja tangguh ini baru saja lulus SMP dan bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK, meski kondisi ekonomi keluarga sangat terbatas. Lantai rumah yang masih berupa tanah hanya dilapisi banner bekas tanpa keramik, menjadi saksi perjuangan Farez dalam menuntut ilmu. Ayahnya hanya bekerja serabutan, sementara kebutuhan pendidikan terus meningkat. Di tengah keterbatasan itu, semangat Farez tak pernah padam. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir memberikan uluran tangan. Bantuan pendidikan berupa uang tunai disalurkan langsung kepada Farez, untuk membantu biaya masuk sekolah ke jenjang SMK. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak kami bisa melanjutkan sekolah tanpa terlalu membebani keluarga,” ujar orang tua Farez, terbata-bata menahan haru. Melalui program bantuan pendidikan, BAZNAS Purbalingga tidak hanya hadir sebagai lembaga penyalur zakat, tetapi juga sebagai penggerak harapan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang ingin mengubah masa depannya lewat pendidikan. Semangat Farez menjadi simbol harapan — bahwa kemiskinan bukan akhir dari segalanya, dan bahwa pendidikan adalah jalan terang yang bisa mengubah takdir.
BERITA01/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU 21 SISWA YATIM DAN DHUAFA DI SMPN 4 KARANGJAMBU
BAZNAS PURBALINGGA BANTU 21 SISWA YATIM DAN DHUAFA DI SMPN 4 KARANGJAMBU
Karangjambu – Dalam upaya meringankan beban ekonomi dan memberikan semangat bagi siswa yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun SMPN 4 Satu Atap Karangjambu, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 21 siswa yatim, piatu, dan dhuafa di sekolah tersebut. Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 2.400.000. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., di SMPN 4 Karangjambu “Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap masa depan anak-anak kita. Semoga bantuan ini bisa menambah semangat belajar dan meringankan sedikit beban yang mereka rasakan,” ungkap H. Soedijanto saat menyerahkan bantuan. Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Satu Atap Karangjambu yang dalam kesempatan ini di wakili Ibu Suci Purwani, S.Pd menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Purbalingga, yang tak hanya hadir sebagai lembaga zakat, tetapi juga mitra penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, terutama bagi siswa yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Melalui program-program kemanusiaan seperti ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata. Pendidikan anak bangsa, terutama yang kurang beruntung, menjadi salah satu prioritas utama yang terus diupayakan secara berkelanjutan.
BERITA01/07/2025 | Admin
BANTUAN BAZNAS UNTUK PAK DARSONO, AYAH TANGGUH DI TENGAH KETERBATASAN
BANTUAN BAZNAS UNTUK PAK DARSONO, AYAH TANGGUH DI TENGAH KETERBATASAN
Kemangkon – Hidup dalam keterbatasan tak menyurutkan semangat Pak Darsono (65), warga Desa Gambarsari, Kecamatan Kemangkon, untuk terus bertahan. Meski hanya seorang buruh harian lepas, ia menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran dan ketabahan sambil merawat putranya yang mengalami disabilitas mental. Melihat perjuangan hidup Pak Darsono, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir untuk memberikan dukungan melalui penyaluran bantuan berupa Paket Logistik Keluarga (PLK) rutin. Bantuan ini diserahkan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang berada dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial. "Terima kasih BAZNAS, saya dibant terus. Semoga semuanya yang di sini (di BAZNAS) sehat terus, rezekinya berkah dan jangan sampai lelah untuk terus membantu ," ucap Pak Darsono dengan penuh ketulusan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melihat bahwa perjuangan seperti ini layak mendapatkan perhatian lebih. Melalui program bantuan kemanusiaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan dukungan moral bagi mereka yang terus berjuang dalam kesunyian. Paket logistik yang diberikan berisi kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Pak Darsono dan anaknya, setidaknya dalam beberapa waktu ke depan. Meski tak seberapa, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup dan menjadi penyemangat di tengah keterbatasan.
BERITA01/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANGUN HARAPAN UNTUK JANDA DUA ANAK DI TUMANGGAL
BAZNAS PURBALINGGA BANGUN HARAPAN UNTUK JANDA DUA ANAK DI TUMANGGAL
Desa Tumanggal, Pengadegan – Hujan deras tak hanya meneteskan air dari langit, tapi juga rasa haru di hati siapa pun yang menyaksikan kondisi rumah Ibu Poni Haryati (36). Dinding rumahnya retak, atap bocor, dan pondasi rumahnya sudah rusak, menjadi saksi perjuangan seorang ibu tunggal membesarkan dua anaknya dalam keterbatasan. Yang paling menyesakkan, salah satu anaknya, balita berusia 9 tahun, mengalami kelumpuhan dan hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur sederhana. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menyalurkan bantuan senilai Rp12 juta rupiah untuk perbaikan rumah Ibu Poni. Bantuan ini dialokasikan untuk pembelian material bangunan seperti semen, batako, kayu, genteng, pasir, serta upah tenaga tukang, agar rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak ditinggali. Selain bantuan RTLH, BAZNAS juga menyalurkan bantuan Paket Logistik Keluarga (PLK), juga tenaga relawan untuk gotong royong merehab rumah Ibu Poni. Peletakan batu pertama telah dilaksanakan pada Senin (30/6/2025), dan proses pembangunan melibatkan swadaya masyarakat setempat. "Kami tidak bisa membayangkan bagaimana perjuangan Ibu Poni merawat anak yang sakit dalam kondisi rumah yang tidak layak. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kita semua. Zakat dari masyarakat harus sampai ke tangan yang tepat dan memberikan perubahan nyata," ungkap Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si. Bantuan ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan yang mendalam. Dengan rumah yang lebih layak, Ibu Poni kini dapat lebih fokus merawat anaknya tanpa harus khawatir terhadap kondisi tempat tinggal yang rawan dan tidak sehat. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus hadir bagi warga yang membutuhkan, menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran demi mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Purbalingga.
BERITA30/06/2025 | Admin
PERJALANAN HARAPAN: BAZNAS DAN SETYOWATI GROUP FASILITASI PASIEN KE YOGYAKARTA
PERJALANAN HARAPAN: BAZNAS DAN SETYOWATI GROUP FASILITASI PASIEN KE YOGYAKARTA
Sudah menjadi rutinitas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga setiap awal pekan, untuk membersamai para pejuang sehat menuju RSUp Sardjito Yogyakarta. Senin (30/06/2025) bersama Setyowati Group, BAZNAS kali ini melayani pemberangkatan tujuh pasien dari Purbalingga dan Banjarnegara, secara gratis. Bantuan ini menjadi angin segar bagi para pasien dan keluarganya yang tengah berjuang mendapatkan layanan kesehatan rujukan dengan keterbatasan ekonomi dan jarak yang jauh. Ketujuh pasien tersebut berasal dari berbagai desa, antara lain Pagerandong (Mrebet), Toyareja (Purbalingga), Kalikabong (Kalimanah), Sumingkir (Kutasari), Sinduraja (Kaligondang), Karanganyar (Karanganyar), dan satu pasien dari Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Seluruh pasien difasilitasi transportasi ambulans gratis, serta tempat istirahat di Rumah Singgah YPSP – BAZNAS yang berada di Yogyakarta. Salah satu keluarga pasien, orang tua dari Alzam (6), warga Sinduraja, mengaku sangat terbantu dengan layanan ini. Alzam yang menderita kelainan jantung bawaan harus menjalani pengobatan lanjutan di RS Sardjito, namun keterbatasan biaya dan jauhnya jarak menjadi kendala besar bagi keluarganya. “Alhamdulillah, bantuan dari BAZNASdan Setyowati ini sangat meringankan kami. Jarak ke Yogyakarta jauh, dan kami tidak punya kendaraan. Dengan ambulans gratis ini, kami bisa sampai ke rumah sakit dengan aman,” ungkapnya penuh haru. Kolaborasi antara BAZNAS Purbalingga dan Setyowati Group menghadirkan layanan ambulan gratis ke fasilitas kesehatan rujukan di Yogyakarta, sangat dirasakan manfaatnya bagi mereka – mereka yang tengah berjuang di Rs Sardjito. Layanan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kepedulian bersama dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu mereka yang tengah berjuang melawan sakit. Semoga langkah kecil ini menjadi jalan besar menuju kesembuhan dan masa depan yang lebih baik bagi para penerima manfaat.
BERITA30/06/2025 | Admin
BAZNAS DAN BFLS WUJUDKAN RUMAH LAYAK BAGI WARGA BABAKAN
BAZNAS DAN BFLS WUJUDKAN RUMAH LAYAK BAGI WARGA BABAKAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan BFLS memberikan bantuan rehab rumah milik Ari Suryanto (39) warga Babakan, Kalimanah. Dalam kesempatan kali ini bantuan yang diberikan BAZNAS berupa material pasir sebanyak 7 kubik. Rumah Pak Ari, yang selama ini dalam kondisi kurang layak huni, menjadi perhatian bersama setelah dilakukan asesmen beberapa waktu lalu. Tak sekadar menyalurkan bantuan material, pada Ahad (29/6/2025), BAZNAS Purbalingga juga turut terjun langsung dalam kegiatan gotong royong bersama warga dan relawan dari Komunitas BFLS Purbalingga. Kehadiran BAZNAS dan komunitas sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, sekaligus mempererat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat. Dalam proses rehab tersebut, tampak sinergi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan warga, bahu membahu memperbaiki tempat tinggal Pak Ari agar menjadi lebih layak, aman, dan nyaman. Program bantuan rehab rumah ini merupakan salah satu bagian dari program Pemberdayaan dan Kemanusiaan BAZNAS Purbalingga, yang terus digalakkan untuk membantu masyarakat prasejahtera mewujudkan tempat tinggal yang lebih baik.
BERITA29/06/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA RINGANKAN BEBAN SISWA MTs YANG MENGALAMI TUNGGAKAN BIAYA SEKOLAH
BAZNAS PURBALINGGA RINGANKAN BEBAN SISWA MTs YANG MENGALAMI TUNGGAKAN BIAYA SEKOLAH
Muhammad Dwi Romadhoni (16), siswa MTs Minhajut Tholabah Kembangan, Bukateja, kini bisa sedikit bisa bernafas lega. Remaja asal Kalikapasawit, Kecamatan Kalimanah ini sempat terhambat untuk meneruskan sekolah karena adanya tunggakan biaya pendidikan yang belum mampu dilunasi oleh keluarganya. Dwi dikenal sebagai siswa yang tekun dan bersemangat, meski di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya. Ayah dan ibunya tidak memiliki penghasilan tetap, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun harus berjuang keras. Kondisi ini membuat biaya pendidikan Dwi tertunda dan sempat mengancam kelangsungan sekolahnya. Melihat kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga turun tangan memberikan bantuan biaya pendidikan di sekolah bagi Dwi. Bantuan diserahkan langsung ke pihak MTs Minhajut Tholabah, tempat Dwi menimba ilmu. “Kami berharap bantuan ini bisa menjadi dorongan semangat bagi Dwi untuk terus belajar dan menggapai cita-cita. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kami berkomitmen untuk terus mendukung mereka yang membutuhkan,” ujar perwakilan BAZNAS saat menyerahkan bantuan. Kini, beban Dwi sedikit berkurang. Meski belum sepenuhnya terselesaikan, namun setidaknya tunggkan biaya pendidikan itu sudah mulai berkurang.
BERITA28/06/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK WARGA KURANG MAMPU: MERETAS MIMPI LEWAT ILMU
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK WARGA KURANG MAMPU: MERETAS MIMPI LEWAT ILMU
Di balik semangat anak-anak bangsa menuntut ilmu, ada kenyataan yang tak bisa diabaikan—banyak di antara mereka yang terpaksa belajar dalam keterbatasan, bahkan harus menunda cita-cita karena persoalan biaya. Seperti yang dialami Bagus (15) salah siswa asal Purbalingga. Orang tua Bagus bimbang apakah dapat membawa Bagus melanjutkan sekolah ke jenjang menengah atas. Biaya pendaftaran yang mahal serta kebutuhan sekolah yang tidak murah menjadi kendala bagi Bagus. Melihat hal itu, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir membawa harapan. BAZNAS menyalurkan bantuan biaya pendidikan untuk Bagus. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan Bagus untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas, serta membeli kebutuhan sekolah Bagus. Orang tua Bagus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang ia terima. Karena dengan bantuan dari BAZNAS, ada secerca harapan bagi Bagus untuk melanjutkan pendidikan. Semoga bantuan ini mampu menyalakan semangat belajar, memperkuat tekad, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Mari terus dukung perjuangan mereka dengan berzakat di BAZNAS Kabupaten Purbalingga untuk membantu mencerdaskan siswa di Purbalingga. Karena setiap rupiah yang kita berikan, bisa jadi awal dari kisah sukses seorang anak negeri.
BERITA26/06/2025 | Admin
ULURAN HARAPAN UNTUK JUNIANTO, PEMUDA TANGGUH DARI TIDU
ULURAN HARAPAN UNTUK JUNIANTO, PEMUDA TANGGUH DARI TIDU
Purbalingga – Di balik senyapnya Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, tersimpan kisah perjuangan seorang pemuda bernama Junianto. Di usianya yang telah menginjak 20 tahun, Junianto tak menjalani hari-hari seperti pemuda lainnya. Sejak lahir, ia menderita Atresia Ani atau Anus Imperforata – kelainan bawaan yang menyebabkan bagian anus tidak terbentuk sempurna. Kini, ia hanya bisa terbaring lemah di ranjang sederhana, dengan selang kolostomi yang menempel di perutnya sebagai satu-satunya jalan buang air besar. Mengetahui kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bergerak cepat untuk hadir dan meringankan beban hidup Junianto dan keluarganya. Melalui program BAZNAS Tanggap Sesama, bantuan uang tunai untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan Paket Logistik Keluarga (PLK) disalurkan langsung ke rumah Junianto. Tak hanya itu, BAZNAS juga menyediakan layanan ambulans gratis untuk memfasilitasi perjalanan kontrol medis ke rumah sakit, yang menjadi kebutuhan rutin bagi penderita kondisi serius seperti ini. "Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk nyata kepedulian kami kepada warga yang sedang berjuang melawan keterbatasan," ungkap Ketua BAZNAS Purbalingga. "Kami ingin Junianto tahu bahwa ia tidak sendiri." Di tengah segala keterbatasan dan kesakitan yang dialaminya, Junianto masih menyimpan harapan untuk hidup lebih baik. Bantuan ini menjadi suntikan semangat dan bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Semoga kebaikan yang disalurkan mampu menjadi cahaya harapan di tengah gelapnya ujian yang sedang dihadapi. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan membantu sesama, karena setiap donasi yang diberikan adalah napas baru bagi mereka yang sedang berjuang.
BERITA26/06/2025 | Admin
BAZNAS ULURKAN TANGAN UNTUK PENDERITA TB PARU DI PURBALINGGA LOR
BAZNAS ULURKAN TANGAN UNTUK PENDERITA TB PARU DI PURBALINGGA LOR
Purbalingga – Di sudut Kelurahan Purbalingga Lor, Basuki (40) tengah berjuang menghadapi sakit menahun: Tuberkulosis (TB) paru. Penyakit ini tak hanya menggerogoti tubuh, tapi juga menyita energi, harapan, dan kemampuan untuk bekerja. Padahal ia adalah tulang punggung keluarga. Setiap hari menjadi perjuangan, dan setiap kali ke rumah sakit adalah ikhtiar demi kesembuhan. Melihat kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepedulian yang nyata. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS menyalurkan bantuan uang tunai untuk membantu biaya sehari - hari bagi keluarganya serta biaya akomodasi saat harus bolak - balik ke rumah sakit. Bantuan ini menjadi lebih dari sekadar dukungan materi hadir sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang dari masyarakat yang diamanahkan melalui BAZNAS. Dengan bantuan ini, diharapkan pasien dapat terus melanjutkan pengobatan dengan semangat. Karena setiap langkah menuju rumah sakit, adalah bagian dari perjuangan panjang untuk hidup yang lebih baik. BAZNAS Purbalingga mengajak masyarakat untuk terus berbagi, karena setiap rupiah yang disalurkan adalah bagian dari harapan yang kita tanam bersama, untuk saudara-saudara kita yang sedang bertahan di tengah sakit dan kesulitan.
BERITA26/06/2025 | Admin
KEBAKARAN LULUHLANTAKKAN RUMAH IBU RUNTAH, BAZNAS RESPON CEPAT ULURKAN BANTUAN
KEBAKARAN LULUHLANTAKKAN RUMAH IBU RUNTAH, BAZNAS RESPON CEPAT ULURKAN BANTUAN
Musibah tak pernah bisa diduga, dan di situlah kepedulian sesama begitu berarti. Itulah yang terjadi pada Ibu Runtah (75), warga Desa Karangturui, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Rumah sederhana yang ditinggalinya bersama satu keluarga lainnya, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (24/6/2025) pagi. Dua kepala keluarga yang tinggal di bawah satu atap itu keduanya adalah janda kehilangan tempat berteduh dan barang-barang berharga dalam sekejap. Mendengar kabar duka tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga segera bergerak cepat. Sebagai bentuk kepedulian dan respon tanggap darurat, BAZNAS menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada para korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan menjadi penyambung harapan di tengah situasi sulit. Bantuan tidak hanya menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah melalui lembaga zakat, namun juga sebagai pelukan hangat dari masyarakat yang peduli. Di balik bantuan tersebut, tersimpan semangat gotong royong dan harapan bahwa tidak ada yang benar-benar sendiri dalam menghadapi ujian hidup. Semoga Ibu Runtah dan keluarga diberi kekuatan, dan bantuan yang diberikan dapat menjadi awal dari bangkitnya kembali kehidupan mereka. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat paling genting.
BERITA25/06/2025 | Admin
MERAIH BERKAH DI SAWAH PETANI PURBALINGGA OLAH TANAH SAMBIL TUNAIKAN ZAKAT
MERAIH BERKAH DI SAWAH PETANI PURBALINGGA OLAH TANAH SAMBIL TUNAIKAN ZAKAT
Purbalingga – Petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga mulai melakukan aktivitas pengolahan lahan untuk musim tanam berikutnya. Mereka merupakan petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kualitas tanah secara berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan antara lain pembersihan gulma, penggenangan lahan sawah, dan pembuatan petak-petak tanam. Langkah-langkah ini merupakan bagian penting dalam pengelolaan pertanian yang baik, demi mendukung hasil panen yang optimal sekaligus menjaga kesuburan tanah. Selain aktif di bidang pertanian, para petani Gapoktan Citra juga menunjukkan kepedulian sosial dengan rutin menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian dari nilai-nilai yang terus ditanamkan dalam program pemberdayaan ekonomi umat yang digagas BAZNAS. “Kami tidak hanya mendampingi petani secara teknis, tapi juga mengajak mereka menumbuhkan kesadaran spiritual dan sosial melalui zakat. Hasil panen yang mereka peroleh, diiringi dengan semangat berbagi untuk kemaslahatan umat,” ungkap Adellia, Pendaming Lumbung Pangan BAZNAS. Melalui dukungan berkelanjutan dan sinergi antara petani dan BAZNAS, diharapkan pertanian di Desa Cilapar tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga berdampak luas terhadap pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Purbalingga.
BERITA24/06/2025 | Admin
TEPAT SASARAN, TEPAT MANFAAT: LANGKAH AWAL BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN   
TEPAT SASARAN, TEPAT MANFAAT: LANGKAH AWAL BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN  
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga berkomitmen menyalurkan bantuan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan melaksanakan assessment atau survei awal sebelum bantuan disalurkan, baik untuk program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) maupun bantuan modal usaha. Assessment ini dilakukan langsung ke lapangan untuk menggali kondisi sebenarnya para calon penerima manfaat. Tim dari BAZNAS turun ke lokasi, berdialog langsung dengan warga, serta memverifikasi data dan kondisi yang diajukan dalam permohonan bantuan. Tujuan utama dari proses assessment ini adalah memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran—diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria. Hal ini juga menjadi langkah penting untuk mencegah adanya penyalahgunaan bantuan dan memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan. Langkah-langkah konkret dalam proses assessment meliputi: 1. Verifikasi Data Awal – Memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen permohonan bantuan. 2. Survei Lapangan – Meninjau langsung kondisi rumah atau usaha yang diajukan. 3. Wawancara dan Observasi – Berdialog langsung dengan calon penerima manfaat dan warga sekitar. 4. Analisa Kelayakan – Menilai apakah pengajuan memenuhi kriteria bantuan sesuai dengan regulasi BAZNAS. 5. Rekomendasi Tindak Lanjut – Memberikan keputusan apakah pengajuan bisa dilanjutkan ke tahap bantuan. Dengan langkah ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap setiap bantuan yang disalurkan bisa menjadi titik awal perubahan, mendorong kemandirian ekonomi, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat miskin dan rentan.
BERITA24/06/2025 | Admin
BAZNAS RINGANKAN BEBAN PAK KHOSIRIN, BURUH KANDANG AYAM YANG BERJUANG DEMI ANAK
BAZNAS RINGANKAN BEBAN PAK KHOSIRIN, BURUH KANDANG AYAM YANG BERJUANG DEMI ANAK
Usia boleh menua, tapi perjuangan Pak Khosirin (60) asal Karangreja, Kecamatan Kutasari tak pernah reda. Setiap hari, ia bekerja di sebuah kandang ayam milik orang lain, bergelut dengan bau, debu, dan kerja keras yang tak kenal waktu. Penghasilannya tak menentu, jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya. Namun di tengah kesederhanaan hidupnya, ada beban yang terus menghimpit: tunggakan biaya sekolah anak pertamanya yang baru berusia tujuh tahun di salah satu madrasah di Purbalingga. Dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, harapan Pak Khosirin untuk melihat anaknya terus bersekolah nyaris pupus. Namun, kepedulian tak pernah kehilangan jalannya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir memberi secercah cahaya dalam perjuangan hidup Pak Khosirin. Melalui program bantuan miskin, BAZNAS menyalurkan santunan sebesar satu juta rupiah untuk membantu kebutuhan sehari-hari keluarga Pak Khosirin serta melunasi tunggakan biaya sekolah sang anak. Bantuan ini diserahkan langsung ke Pak Khosirin disaksikan perangkat desa setempat. Bantuan ini bukan sekadar angka—ia adalah bentuk kasih sayang masyarakat yang disalurkan melalui BAZNAS. Ia adalah pengingat bahwa dalam himpitan hidup, selalu ada tangan yang siap menggenggam erat dan menguatkan. Semoga dengan bantuan ini, langkah kecil sang anak menuju masa depan yang lebih cerah tidak lagi terhenti, dan semangat Pak Khosirin terus menyala, ditemani harapan dan doa banyak hati yang peduli.
BERITA23/06/2025 | Admin
BAZNAS TURUT GOTONG ROYONG BEDAH RUMAH WARGA DI DESA LUMPANG
BAZNAS TURUT GOTONG ROYONG BEDAH RUMAH WARGA DI DESA LUMPANG
Badan AmilZakat Nasional (BAZNAS) turut gotong royong bedah rumah warga di Desa Lumpang, Kecamatan Karanganyar milik Juwanto (39). BAZNAS berkomitmen dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, tim BAZNAS, Pemdes Lumpang, PMI, dan lintas komunitas Purbalingga serta berbagai elemen masyarakat bahu-membahu memperbaiki hunian yang sebelumnya tidak layak menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Dalam aksi ini, BAZNAS memberikan dukungan berupa 10 sak semen sebagai wujud nyata kontribusi untuk mempercepat proses pembangunan rumah. Bukan hanya bantuan material, kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat adalah bentuk kasih sayang yang dihadirkan lewat solidaritas. Karena setiap rumah yang kokoh bukan hanya dibangun dari bata dan semen, tetapi juga dari harapan dan gotong royong. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar, dan rumah yang diperbaiki menjadi tempat penuh berkah, hangat, dan membawa kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat.
BERITA23/06/2025 | Admin
BAZNAS DAN SETYOWATI GROUP FASILITASI TRANSPORTASI 12 PASIEN KE SARDJITO
BAZNAS DAN SETYOWATI GROUP FASILITASI TRANSPORTASI 12 PASIEN KE SARDJITO
Dalam semangat kepedulian dan pelayanan tanpa batas, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan Setyowati Group memberangkatkan 12 pasien asal Purbalingga untuk menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Ahad (22/6/2025) malam. Tak hanya menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman, BAZNAS juga memastikan para pasien dan pendamping memiliki tempat istirahat yang layak selama masa pengobatan. Rumah singgah YPSP - BAZNAS yang berada tak jauh dari rumah sakit menjadi tempat bernaung penuh harap bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga zakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Lebih dari sekadar perjalanan medis, ini adalah perjalanan harapan—dimana kepedulian dan empati menjadi bahan bakar utama. Dengan semangat gotong royong, BAZNAS Purbalingga terus membuka jalan agar setiap warga, tanpa terkecuali, bisa mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang layak dan bermartabat.
BERITA23/06/2025 | Admin
MERINGANKAN LANGKAH MENUJU KESEMBUHAN, BAZNAS PURBALINGGA FASILITASI AMBULANS GRATIS BAGI WARGA TIGA DESA
MERINGANKAN LANGKAH MENUJU KESEMBUHAN, BAZNAS PURBALINGGA FASILITASI AMBULANS GRATIS BAGI WARGA TIGA DESA
Pagi ini, Sabtu (21/06/2025) semangat kepedulian kembali mengalir dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Melalui layanan ambulans gratis, tiga pasien dari berbagai wilayah diantarkan menuju rumah sakit rujukan di Purwokerto. Perjalanan dimulai dari Desa Pangempon, Kecamatan Kejobong. Seorang pasien yang membutuhkan perawatan ortopedi diantar menuju RS Orthopedi Purwokerto. Di tempat lain, ambulans kedua bergerak dari Bukateja menuju RS Nirmala, membawa pasien yang juga memerlukan penanganan medis lanjutan. Sementara itu, dari wilayah Campakoah Kecamtan Mrebet, satu pasien lainnya dibawa menuju RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo – rumah sakit rujukan terbesar di wilayah Banyumas Raya. Ketiga perjalanan ini bukan sekadar layanan transportasi, melainkan wujud nyata empati dan tanggung jawab sosial. BAZNAS Purbalingga memahami bahwa tidak semua warga memiliki akses mudah untuk mendapatkan layanan medis yang layak, terutama mereka yang tinggal di daerah pelosok atau menghadapi keterbatasan ekonomi. Dengan layanan ambulans gratis ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan perawatan terbaik. Karena bagi BAZNAS, kesehatan adalah hak semua orang, dan kepedulian adalah panggilan yang tak boleh diabaikan.
BERITA21/06/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →