WhatsApp Icon
LAYANAN AMBULAN GRATIS BAZNAS KE RSUP Dr SARDJITO YOGYAKARTA

Ahad malam (7/6/2026), suasana di halaman BAZNAS Kabupaten Purbalingga dipenuhi harapan. Sebanyak 12 pasien dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga diberangkatkan menuju RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk menjalani pengobatan dan perawatan lanjutan.

Di antara mereka terdapat anak-anak yang masih begitu belia, para orang tua yang tengah berjuang melawan penyakit, hingga warga kurang mampu yang harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan kesempatan sembuh. Dengan didampingi keluarga tercinta, mereka berangkat menggunakan armada Elf dan satu unit ambulans yang disediakan secara gratis oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Bagi sebagian keluarga, biaya transportasi menuju rumah sakit rujukan sering kali menjadi beban yang tidak ringan. Di saat harus memikirkan biaya hidup dan pengobatan, mereka masih dihadapkan pada kebutuhan perjalanan yang tidak sedikit. Namun malam itu, mereka dapat berangkat dengan lebih tenang karena seluruh layanan transportasi diberikan tanpa dipungut biaya apa pun.

Tidak hanya menyediakan armada gratis, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga memfasilitasi para pasien untuk beristirahat di Rumah Singgah YPSP–BAZNAS Purbalingga di Yogyakarta. Kehadiran rumah singgah tersebut menjadi tempat bernaung sementara bagi pasien dan pendamping yang harus menjalani proses pengobatan jauh dari kampung halaman.

Di dalam rombongan tersebut terdapat Bilal Abhista Riyanto (10 tahun) yang berjuang melawan fistula trakeoesofageal, Eza Al Fatah (5 tahun) dengan penyakit jantung bawaan (VSD), Chandra Savian Fadillah (4 tahun) yang mengalami pembengkakan ginjal, Elvano Fahreza Mahardika (4 tahun) yang berjuang melawan Hirschsprung Disease, serta pasien lainnya yang memiliki harapan yang sama: memperoleh kesembuhan dan masa depan yang lebih baik.

Program layanan kesehatan ini merupakan salah satu bentuk nyata peran BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana yang dititipkan para muzaki, BAZNAS tidak hanya membantu kebutuhan konsumtif, tetapi juga menghadirkan akses kesehatan, pendampingan, transportasi medis, hingga rumah singgah bagi warga kurang mampu.

Setiap zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS sesungguhnya sedang mengantarkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit. Dari tangan para muzaki, lahir kemudahan bagi keluarga yang kesulitan. Dari amanah zakat, hadir kendaraan yang mengantar pasien menuju rumah sakit. Dan dari kepedulian bersama, tumbuh semangat untuk terus berjuang meraih kesembuhan.

Karena bagi mereka yang sedang sakit, perjalanan menuju rumah sakit bukan sekadar perjalanan biasa. Di dalamnya tersimpan doa, harapan, dan ikhtiar panjang untuk kembali sehat dan berkumpul bersama keluarga tercinta.

08/06/2026 | Kontributor: Admin
Bantuan RTLH untuk Ibu Rohmani

Di rumah sederhana yang berdiri di Desa Jatisaba, Kabupaten Purbalingga, Ibu Rohmani menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Bersama sang anak, ia bertahan di tengah berbagai keterbatasan hidup, sementara suaminya harus merantau ke luar kota demi mencari nafkah bagi keluarga.

Rumah yang mereka tempati jauh dari kata layak. Atap yang sudah lapuk membuat air hujan leluasa masuk dari berbagai sisi ketika musim penghujan tiba. Sebagian dinding rumah pun masih terbuat dari bilik bambu yang mulai rapuh dimakan usia. Kondisi tersebut tentu menghadirkan ketidaknyamanan, bahkan kekhawatiran, terutama saat cuaca buruk melanda.

Tak hanya harus menghadapi kondisi rumah yang memprihatinkan, Ibu Rohmani juga tengah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Kadar gula darah yang tinggi telah menyebabkan sebagian penglihatannya hilang. Kini, pandangannya tidak lagi jelas seperti dahulu. Meski demikian, ia tetap menjalani kehidupan dengan tabah dan tidak pernah kehilangan harapan.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui program Rumah Layak Huni menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada Ibu Rohmani. Penyaluran bantuan dilakukan melalui UPZ Desa Jatisaba bersama muzaki BAZNAS yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS.

Bantuan ini bukan sekadar memperbaiki atap yang bocor atau mengganti dinding yang rapuh. Lebih dari itu, bantuan ini menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi Ibu Rohmani dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Inilah salah satu wujud nyata peran BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya menjadi ibadah yang menyucikan harta, tetapi juga menjadi jembatan kebaikan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih bermartabat.

Setiap rupiah zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan. Dari rumah yang bocor menjadi lebih layak, dari kegelisahan menjadi ketenangan, serta dari kesulitan menjadi secercah harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Karena sejatinya, zakat bukan hanya tentang memberi. Zakat adalah tentang menghadirkan harapan di saat harapan itu hampir padam.

03/06/2026 | Kontributor: Admin
Teguh Dikuatkan oleh Kepedulian Zakat

Musibah datang tanpa diduga. Ade Teguh Saputra harus menjalani hari-hari yang berat setelah mengalami kecelakaan pada Senin, 26 Mei 2026 di Jalan Raya Lumpang–Buara. Kecelakaan tersebut mengakibatkan luka yang cukup serius sehingga Teguh harus mendapatkan perawatan intensif di RS Geriatri Purwokerto.

Di tengah perjuangannya untuk pulih, Teguh juga menghadapi kenyataan yang tidak mudah. Sebagai anak yatim piatu, ia tidak memiliki jaminan kesehatan yang dapat membantu biaya pengobatan dan perawatan yang dijalaninya. Kondisi ini tentu menjadi beban tersendiri di tengah masa pemulihan.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir menyalurkan bantuan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki. Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan dan kebutuhan selama Teguh menjalani perawatan.

Kehadiran BAZNAS menjadi wujud nyata bahwa zakat mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Amanah yang dititipkan oleh para muzaki tidak hanya tersalurkan kepada yang berhak, tetapi juga menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang berjuang melewati ujian hidup.

Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Setiap rupiah yang ditunaikan menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat nyata bagi sesama. Bersama zakat, kita dapat membantu lebih banyak saudara yang membutuhkan dan menumbuhkan harapan di tengah keterbatasan.

03/06/2026 | Kontributor: Admin
Harapan untuk Rinto: Kepedulian Zakat Hadir Menguatkan di Tengah Keterbatasan

Kabar bahagia datang dari Rinto (44), warga Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet. Setelah menjalani perawatan di Klinik Spesialis Kejiwaan di Bungkanel, Rinto kini telah pulih dari gangguan kejiwaan yang sempat dialaminya.

Perjalanan menuju kesembuhan tersebut tentu tidak mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, Rinto yang tinggal bersama ibunya, Jamini (88), di rumah sederhana harus menjalani perawatan tanpa memiliki jaminan kesehatan. Meski demikian, semangat untuk sembuh dan dukungan keluarga menjadi kekuatan besar dalam proses pemulihannya.

Namun, setelah dinyatakan pulih, masih terdapat tunggakan biaya perawatan di klinik tempat Rinto dirawat. Kondisi tersebut menjadi beban tersendiri bagi keluarga yang hidup dalam serba keterbatasan.

Melihat keadaan tersebut, Pemerintah Desa Pengalusan melalui UPZ Desa mengajukan bantuan kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki, BAZNAS memberikan bantuan untuk membantu menyelesaikan tunggakan biaya perawatan Rinto.

Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga hadir untuk menguatkan mereka yang sedang berusaha bangkit dari masa-masa sulit. Amanah zakat yang dipercayakan kepada BAZNAS terus diupayakan agar tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Dari setiap titipan kebaikan, lahir harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang menjalani kehidupan.

03/06/2026 | Kontributor: Admin
Setiap Tangis Arkan, Ada Harapan yang Terus Diperjuangkan

Di usianya yang baru menginjak 2 tahun, Arkan harus menjalani perjuangan panjang yang tak seharusnya dirasakan anak seusianya. Sejak bayi, Arkan bolak-balik dirawat di rumah sakit akibat gangguan pencernaan hingga harus menjalani operasi usus. Namun ujian itu belum juga usai.

Perut Arkan kerap membesar, sulit buang air besar, dan hampir setiap malam menangis menahan rasa sakit. Setelah menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit, Arkan akhirnya didiagnosis menderita Megacolon dan kini harus menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Sardjito Yogyakarta.

Pengobatan Arkan memang dijamin BPJS. Namun perjuangan menuju kesembuhan tidak berhenti pada biaya medis saja. Jarak yang jauh dari rumahnya di Bantarbarang, Rembang menuju Yogyakarta membutuhkan biaya konsumsi, transportasi, dan akomodasi yang tidak sedikit.

Di tengah ujian tersebut, sang ayah yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan kini terpaksa berhenti bekerja demi mendampingi dan merawat Arkan selama menjalani pengobatan.

Melihat kondisi itu, BAZNAS hadir memberikan dukungan dan harapan bagi keluarga Arkan. BAZNAS menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000 untuk membantu kebutuhan biaya perawatan selama di Yogyakarta.

Tidak hanya itu, BAZNAS juga siap membantu layanan ambulans gratis menuju Yogyakarta saat kondisi Arkan sudah lebih stabil sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Selain itu, BAZNAS juga siap memfasilitasi rumah singgah gratis YPSP - BAZNAS bagi keluarga Arkan sebagai tempat beristirahat di tengah perjuangan pengobatan yang dijalani.

Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga Arkan dan menjadi penguat di tengah ujian yang sedang dihadapi. Mari bersama hadirkan doa terbaik agar Arkan segera diberikan kesembuhan dan dapat tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya.

26/05/2026 | Kontributor: Admin

Berita Pendistribusian

LAYANAN AMBULAN GRATIS BAZNAS KE RSUP Dr SARDJITO YOGYAKARTA
LAYANAN AMBULAN GRATIS BAZNAS KE RSUP Dr SARDJITO YOGYAKARTA
Ahad malam (7/6/2026), suasana di halaman BAZNAS Kabupaten Purbalingga dipenuhi harapan. Sebanyak 12 pasien dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga diberangkatkan menuju RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk menjalani pengobatan dan perawatan lanjutan. Di antara mereka terdapat anak-anak yang masih begitu belia, para orang tua yang tengah berjuang melawan penyakit, hingga warga kurang mampu yang harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan kesempatan sembuh. Dengan didampingi keluarga tercinta, mereka berangkat menggunakan armada Elf dan satu unit ambulans yang disediakan secara gratis oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bagi sebagian keluarga, biaya transportasi menuju rumah sakit rujukan sering kali menjadi beban yang tidak ringan. Di saat harus memikirkan biaya hidup dan pengobatan, mereka masih dihadapkan pada kebutuhan perjalanan yang tidak sedikit. Namun malam itu, mereka dapat berangkat dengan lebih tenang karena seluruh layanan transportasi diberikan tanpa dipungut biaya apa pun. Tidak hanya menyediakan armada gratis, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga memfasilitasi para pasien untuk beristirahat di Rumah Singgah YPSP–BAZNAS Purbalingga di Yogyakarta. Kehadiran rumah singgah tersebut menjadi tempat bernaung sementara bagi pasien dan pendamping yang harus menjalani proses pengobatan jauh dari kampung halaman. Di dalam rombongan tersebut terdapat Bilal Abhista Riyanto (10 tahun) yang berjuang melawan fistula trakeoesofageal, Eza Al Fatah (5 tahun) dengan penyakit jantung bawaan (VSD), Chandra Savian Fadillah (4 tahun) yang mengalami pembengkakan ginjal, Elvano Fahreza Mahardika (4 tahun) yang berjuang melawan Hirschsprung Disease, serta pasien lainnya yang memiliki harapan yang sama: memperoleh kesembuhan dan masa depan yang lebih baik. Program layanan kesehatan ini merupakan salah satu bentuk nyata peran BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana yang dititipkan para muzaki, BAZNAS tidak hanya membantu kebutuhan konsumtif, tetapi juga menghadirkan akses kesehatan, pendampingan, transportasi medis, hingga rumah singgah bagi warga kurang mampu. Setiap zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS sesungguhnya sedang mengantarkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit. Dari tangan para muzaki, lahir kemudahan bagi keluarga yang kesulitan. Dari amanah zakat, hadir kendaraan yang mengantar pasien menuju rumah sakit. Dan dari kepedulian bersama, tumbuh semangat untuk terus berjuang meraih kesembuhan. Karena bagi mereka yang sedang sakit, perjalanan menuju rumah sakit bukan sekadar perjalanan biasa. Di dalamnya tersimpan doa, harapan, dan ikhtiar panjang untuk kembali sehat dan berkumpul bersama keluarga tercinta.
LAYANAN_MUSTAHIK08/06/2026 | Admin
Bantuan RTLH untuk Ibu Rohmani
Bantuan RTLH untuk Ibu Rohmani
Di rumah sederhana yang berdiri di Desa Jatisaba, Kabupaten Purbalingga, Ibu Rohmani menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Bersama sang anak, ia bertahan di tengah berbagai keterbatasan hidup, sementara suaminya harus merantau ke luar kota demi mencari nafkah bagi keluarga. Rumah yang mereka tempati jauh dari kata layak. Atap yang sudah lapuk membuat air hujan leluasa masuk dari berbagai sisi ketika musim penghujan tiba. Sebagian dinding rumah pun masih terbuat dari bilik bambu yang mulai rapuh dimakan usia. Kondisi tersebut tentu menghadirkan ketidaknyamanan, bahkan kekhawatiran, terutama saat cuaca buruk melanda. Tak hanya harus menghadapi kondisi rumah yang memprihatinkan, Ibu Rohmani juga tengah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Kadar gula darah yang tinggi telah menyebabkan sebagian penglihatannya hilang. Kini, pandangannya tidak lagi jelas seperti dahulu. Meski demikian, ia tetap menjalani kehidupan dengan tabah dan tidak pernah kehilangan harapan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui program Rumah Layak Huni menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada Ibu Rohmani. Penyaluran bantuan dilakukan melalui UPZ Desa Jatisaba bersama muzaki BAZNAS yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Bantuan ini bukan sekadar memperbaiki atap yang bocor atau mengganti dinding yang rapuh. Lebih dari itu, bantuan ini menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi Ibu Rohmani dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Inilah salah satu wujud nyata peran BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya menjadi ibadah yang menyucikan harta, tetapi juga menjadi jembatan kebaikan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih bermartabat. Setiap rupiah zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan. Dari rumah yang bocor menjadi lebih layak, dari kegelisahan menjadi ketenangan, serta dari kesulitan menjadi secercah harapan untuk masa depan yang lebih baik. Karena sejatinya, zakat bukan hanya tentang memberi. Zakat adalah tentang menghadirkan harapan di saat harapan itu hampir padam.
LAYANAN_MUSTAHIK03/06/2026 | Admin
Teguh Dikuatkan oleh Kepedulian Zakat
Teguh Dikuatkan oleh Kepedulian Zakat
Musibah datang tanpa diduga. Ade Teguh Saputra harus menjalani hari-hari yang berat setelah mengalami kecelakaan pada Senin, 26 Mei 2026 di Jalan Raya Lumpang–Buara. Kecelakaan tersebut mengakibatkan luka yang cukup serius sehingga Teguh harus mendapatkan perawatan intensif di RS Geriatri Purwokerto. Di tengah perjuangannya untuk pulih, Teguh juga menghadapi kenyataan yang tidak mudah. Sebagai anak yatim piatu, ia tidak memiliki jaminan kesehatan yang dapat membantu biaya pengobatan dan perawatan yang dijalaninya. Kondisi ini tentu menjadi beban tersendiri di tengah masa pemulihan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir menyalurkan bantuan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki. Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan dan kebutuhan selama Teguh menjalani perawatan. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud nyata bahwa zakat mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Amanah yang dititipkan oleh para muzaki tidak hanya tersalurkan kepada yang berhak, tetapi juga menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang berjuang melewati ujian hidup. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Setiap rupiah yang ditunaikan menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat nyata bagi sesama. Bersama zakat, kita dapat membantu lebih banyak saudara yang membutuhkan dan menumbuhkan harapan di tengah keterbatasan.
LAYANAN_MUSTAHIK03/06/2026 | Admin
Harapan untuk Rinto: Kepedulian Zakat Hadir Menguatkan di Tengah Keterbatasan
Harapan untuk Rinto: Kepedulian Zakat Hadir Menguatkan di Tengah Keterbatasan
Kabar bahagia datang dari Rinto (44), warga Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet. Setelah menjalani perawatan di Klinik Spesialis Kejiwaan di Bungkanel, Rinto kini telah pulih dari gangguan kejiwaan yang sempat dialaminya. Perjalanan menuju kesembuhan tersebut tentu tidak mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, Rinto yang tinggal bersama ibunya, Jamini (88), di rumah sederhana harus menjalani perawatan tanpa memiliki jaminan kesehatan. Meski demikian, semangat untuk sembuh dan dukungan keluarga menjadi kekuatan besar dalam proses pemulihannya. Namun, setelah dinyatakan pulih, masih terdapat tunggakan biaya perawatan di klinik tempat Rinto dirawat. Kondisi tersebut menjadi beban tersendiri bagi keluarga yang hidup dalam serba keterbatasan. Melihat keadaan tersebut, Pemerintah Desa Pengalusan melalui UPZ Desa mengajukan bantuan kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki, BAZNAS memberikan bantuan untuk membantu menyelesaikan tunggakan biaya perawatan Rinto. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga hadir untuk menguatkan mereka yang sedang berusaha bangkit dari masa-masa sulit. Amanah zakat yang dipercayakan kepada BAZNAS terus diupayakan agar tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Dari setiap titipan kebaikan, lahir harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang menjalani kehidupan.
LAYANAN_MUSTAHIK03/06/2026 | Admin
Setiap Tangis Arkan, Ada Harapan yang Terus Diperjuangkan
Setiap Tangis Arkan, Ada Harapan yang Terus Diperjuangkan
Di usianya yang baru menginjak 2 tahun, Arkan harus menjalani perjuangan panjang yang tak seharusnya dirasakan anak seusianya. Sejak bayi, Arkan bolak-balik dirawat di rumah sakit akibat gangguan pencernaan hingga harus menjalani operasi usus. Namun ujian itu belum juga usai. Perut Arkan kerap membesar, sulit buang air besar, dan hampir setiap malam menangis menahan rasa sakit. Setelah menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit, Arkan akhirnya didiagnosis menderita Megacolon dan kini harus menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Sardjito Yogyakarta. Pengobatan Arkan memang dijamin BPJS. Namun perjuangan menuju kesembuhan tidak berhenti pada biaya medis saja. Jarak yang jauh dari rumahnya di Bantarbarang, Rembang menuju Yogyakarta membutuhkan biaya konsumsi, transportasi, dan akomodasi yang tidak sedikit. Di tengah ujian tersebut, sang ayah yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan kini terpaksa berhenti bekerja demi mendampingi dan merawat Arkan selama menjalani pengobatan. Melihat kondisi itu, BAZNAS hadir memberikan dukungan dan harapan bagi keluarga Arkan. BAZNAS menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000 untuk membantu kebutuhan biaya perawatan selama di Yogyakarta. Tidak hanya itu, BAZNAS juga siap membantu layanan ambulans gratis menuju Yogyakarta saat kondisi Arkan sudah lebih stabil sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Selain itu, BAZNAS juga siap memfasilitasi rumah singgah gratis YPSP - BAZNAS bagi keluarga Arkan sebagai tempat beristirahat di tengah perjuangan pengobatan yang dijalani. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga Arkan dan menjadi penguat di tengah ujian yang sedang dihadapi. Mari bersama hadirkan doa terbaik agar Arkan segera diberikan kesembuhan dan dapat tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya.
LAYANAN_MUSTAHIK26/05/2026 | Admin
Keteguhan Besar Ibu Yusdiarti Bangkit Bersama Z-Mart BAZNAS
Keteguhan Besar Ibu Yusdiarti Bangkit Bersama Z-Mart BAZNAS
Di sebuah sudut sederhana Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, langkah kecil penuh keteguhan dijalani oleh seorang perempuan tangguh bernama Ibu Yusdiarti (50). Di balik wajahnya yang teduh, tersimpan cerita perjuangan yang perlahan berbuah harapan. Setiap hari, sejak pukul lima pagi hingga sembilan malam, Ibu Yusdiarti setia membuka warung kecilnya. Dengan etalase sederhana, ia menjajakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, aneka jajanan, kopi, hingga sabun. Barang-barang itulah yang paling cepat berputar, menjadi denyut nadi penghidupan keluarganya. Sebelum mendapatkan bantuan, penghasilan warungnya hanya berkisar Rp500 ribu per hari. Namun sejak menerima program Z-Mart dari BAZNAS Purbalingga, perlahan ada perubahan. Kini omzetnya meningkat menjadi sekitar Rp600 hingga Rp700 ribu per hari. Bukan sekadar angka, peningkatan itu menjadi simbol harapan yang tumbuh dari ketekunan. Di rumahnya, ia tak berjuang sendirian. Sang suami bekerja serabutan, sekaligus mengabdikan diri sebagai guru ngaji di desa dan juga seorang kayim (orang yang mengurus pemulasaran jenazah). Pengabdian yang sunyi, namun penuh makna. Dalam keterbatasan, keduanya saling menguatkan, saling melengkapi. Namun perjuangan Ibu Yusdiarti tidak berhenti pada urusan ekonomi. Ia juga menjadi sandaran bagi dua adiknya yang mengalami disabilitas mental. Dengan penuh kasih, ia merawat mereka tanpa keluh, menjadikan tanggung jawab itu bukan beban, melainkan sumber kekuatan. Dari sanalah semangatnya tumbuh—bahwa setiap usaha, sekecil apa pun, bisa menjadi jalan rezeki. Ketekunan, keikhlasan, dan kepedulian itulah yang akhirnya mengetuk pintu kepedulian BAZNAS. Bantuan yang datang bukan hanya memperkuat usaha, tetapi juga menjadi bukti bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya. Dengan penuh haru, Ibu Yusdiarti mengungkapkan rasa syukurnya. Ia berterima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya. Baginya, zakat bukan sekadar bantuan, tetapi jembatan harapan yang nyata dirasakan manfaatnya. Kisah Ibu Yusdiarti menjadi potret nyata semangat perempuan Indonesia. Di tengah kesederhanaan, ia berdiri tegak, merawat keluarga, menguatkan ekonomi, dan tetap menebar kebaikan. Momentum Hari Kartini seolah menemukan maknanya dalam sosok seperti beliau. Bahwa emansipasi bukan hanya tentang kesetaraan, tetapi juga tentang keberanian untuk terus melangkah, meski jalan terasa berat. Ibu Yusdiarti adalah Kartini masa kini yang berjuang dalam diam, namun menginspirasi dengan keteguhan.
EKONOMI_PERKOTAAN23/04/2026 | Admin
Gerak Cepat BAZNAS Bantu Korban Longsor di Sangkanayu, Satu Warga Meninggal Duni
Gerak Cepat BAZNAS Bantu Korban Longsor di Sangkanayu, Satu Warga Meninggal Duni
Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Pondok Nangka RT 14 RW 05, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga pada Ahad (12/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Longsor dipicu oleh tingginya curah hujan serta kondisi lereng bukit di belakang permukiman warga yang merupakan bekas galian tambang tradisional. Material longsoran berupa tanah dan batu besar dari ketinggian sekitar 12 meter menimpa bagian belakang tiga rumah warga. Kejadian nahas tersebut bermula saat Ibu Yanti dan Ibu Kasini tengah memasak di dapur rumah milik Bapak Sugiatno. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang semula dikira suara kendaraan, namun ternyata merupakan longsoran yang langsung menerjang rumah. Akibatnya, Ibu Yanti tertimpa material longsor dan meja dapur hingga mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bobotsari. Sementara itu, Ibu Kasini mengalami luka pada bagian kaki dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Serayularangan. Dampak dari kejadian ini cukup signifikan. Sebanyak 3 kepala keluarga dengan total 11 jiwa terdampak dan harus mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman, termasuk tiga anak. Selain itu, dua rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah rusak sedang akibat tertimbun material longsoran. Adapun rincian warga terdampak meliputi keluarga Bapak Sunaryo (2 jiwa), Bapak Sugiatno (4 jiwa, dengan istri mengalami luka ringan), dan Bapak Yono (5 jiwa, dengan istri meninggal dunia). Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat, BAZNAS menyalurkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp1.000.000 untuk masing-masing keluarga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, didampingi Ketua BAZNAS, Sudijanto, pada Senin (13/4/2026). Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan berupa paket logistik keluarga guna memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa darurat. BAZNAS berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban serta menjadi wujud nyata kehadiran zakat dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan solidaritas melalui zakat, infak, dan sedekah demi membantu sesama yang membutuhkan.
BTB13/04/2026 | Admin
ZMART KIAN MASIF DI PURBALINGGA, BAZNAS DORONG WARUNG RAKYAT NAIK KELAS
ZMART KIAN MASIF DI PURBALINGGA, BAZNAS DORONG WARUNG RAKYAT NAIK KELAS
Program pemberdayaan ekonomi umat melalui ZMart yang digagas oleh BAZNAS RI yang berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, proses penyaluran rak dan peralatan usaha kepada para penerima manfaat telah hampir rampung, menandai keseriusan program dalam mendorong penguatan sektor usaha mikro berbasis zakat produktif. Hingga kini, tercatat hampir 90 persen warung yang menerima bantuan ZMart atau yang dikenal sebagai warung binaan BAZNAS telah berhasil terbranding dengan identitas ZMart. Transformasi ini tidak hanya terlihat dari segi tampilan fisik yang lebih rapi dan modern, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas pengelolaan usaha oleh para pemilik warung, yang disebut sebagai “saudagar”. Pendamping program menyampaikan bahwa penataan warung dan penguatan branding menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing usaha kecil di tengah tantangan ekonomi. Dengan konsep warung yang lebih tertata dan profesional, diharapkan mampu menarik lebih banyak konsumen serta meningkatkan omzet para saudagar binaan. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap program ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui optimalisasi zakat produktif. Tidak hanya sebatas bantuan fisik, pendampingan berkelanjutan juga menjadi fokus utama agar para penerima manfaat mampu mandiri dan berkembang. Pada tahun ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menargetkan sebanyak 40 saudagar untuk mendapatkan pendampingan intensif dalam pengelolaan warung. Pendampingan tersebut meliputi manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga pengelolaan stok barang agar usaha yang dijalankan dapat lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah tersebut, program ZMart diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem ekonomi berbasis zakat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing di masa mendatang.
EKONOMI_PERKOTAAN18/03/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Dukung TMMD Sengkuyung I Tahun 2026, Salurkan Bantuan RTLH
BAZNAS Purbalingga Dukung TMMD Sengkuyung I Tahun 2026, Salurkan Bantuan RTLH
PURBALINGGA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Purbalingga diwujudkan melalui penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1 unit dengan nilai bantuan sebesar Rp12 juta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung I. Upacara pembukaan TMMD berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di halaman Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI, OPD terkait, serta berbagai unsur masyarakat. Partisipasi BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam program TMMD ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen dalam mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian layak. Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan lembaga pengelola zakat, diharapkan program TMMD Sengkuyung I Tahun 2026 dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tunjungmuli dan sekitarnya.
RTLH10/02/2026 | Admin
BAZNAS Hadir Menguatkan Ikhtiar Ibu Mulasih di Tengah Ujian Penyakit Langka
BAZNAS Hadir Menguatkan Ikhtiar Ibu Mulasih di Tengah Ujian Penyakit Langka
Di balik keterbatasan fisik akibat penyakit yang dideritanya, Ibu Mulasih (45), warga Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, terus berjuang menjalani pengobatan, dan BAZNAS hadir menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian serta penguatan bagi keluarga mustahik yang tengah diuji. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim Pendistribusian BAZNAS, Amin Nur Rokhim, pada Kamis (30/1/2026) di salah satu rumah sakit di Purbalingga, sebagai bentuk ikhtiar BAZNAS dalam meringankan beban keluarga Ibu Mulasih dari sisi kesehatan dan ekonomi. Ibu Mulasih diketahui menderita Anemia Aplastik, yakni kelainan darah langka dan serius ketika sumsum tulang gagal memproduksi sel darah merah, putih, dan trombosit secara optimal, sehingga menyebabkan kondisi fisik yang sangat lemah. Meski tengah menjalani perawatan intensif, Ibu Mulasih tetap menunjukkan ketegaran dan semangat dalam menghadapi ujian. Sang suami setia mendampingi di setiap proses pengobatan, meski harus meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh serabutan. Dengan tiga orang anak yang masih kecil, kondisi ekonomi keluarga semakin memprihatinkan di tengah ujian kesehatan yang berat. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di saat kondisi istri saya masih dirawat dan kami harus tetap memikirkan kebutuhan anak-anak,” ungkap suami Ibu Mulasih dengan penuh haru. Sementara itu, Amin Nur Rokhim menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk selalu hadir mendampingi mustahik yang sedang diuji. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berupaya memberikan penguatan moral dan harapan bagi mustahik agar tetap semangat menjalani ikhtiar pengobatan. Kami berharap Ibu Mulasih segera diberikan kesembuhan,” tuturnya. BAZNAS sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan biaya hidup bagi keluarga Ibu Mulasih sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap dapat memberikan dukungan nyata serta menjadi penguat harapan, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai sahabat mustahik dalam perjuangan dan kepedulian kemanusiaan.
LAYANAN_MUSTAHIK29/01/2026 | Admin
Dapur Umum BAZNAS–PMI Terus Menguatkan Warga
Dapur Umum BAZNAS–PMI Terus Menguatkan Warga
Purbalingga — Memasuki hari ke-3 pascabencana banjir bandang, Senin (26/1/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) terus menguatkan respon kemanusiaan bagi warga terdampak di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta Desa Serang dan Desa Bambangan, Kecamatan Karangreja. Sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar meringankan beban masyarakat, Dapur Umum BAZNAS–PMI yang berlokasi di Sangkanayu Hills telah menyalurkan sekitar 1.375 porsi makanan siap saji. Makanan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir bandang sekaligus para relawan yang masih berjibaku membersihkan material banjir di sejumlah titik bencana. Bencana banjir bandang yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi telah berdampak pada aktivitas dan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran dapur umum menjadi bagian penting dalam masa tanggap darurat, guna memastikan ketersediaan konsumsi harian bagi penyintas dan relawan. Dapur Umum BAZNAS–PMI direncanakan akan terus beroperasi selama masa tanggap darurat berlangsung, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Saat ini, selain dukungan konsumsi, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan untuk menunjang pemulihan warga terdampak, di antaranya kebutuhan pangan, perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi dan lansia, perlengkapan rumah tangga, hingga sarana air bersih dan perlengkapan sekolah anak-anak. BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Bantuan dan sedekah terbaik dapat disalurkan melalui Rekening BRI 0074.01.023229.53.9 a.n. BAZNAS Kabupaten Purbalingga atau melalui link sedekah resmi:kabpurbalingga.baznas.go.id/sedekah Setiap uluran tangan yang diberikan adalah harapan bagi para penyintas untuk bangkit kembali. Bersama BAZNAS, mari kita kuatkan solidaritas dan kepedulian untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji.
BTB26/01/2026 | Admin
Langkah Cepat Penuh Kepedulian, Dapur Umum BAZNAS–PMI Layani Warga dan Relawan
Langkah Cepat Penuh Kepedulian, Dapur Umum BAZNAS–PMI Layani Warga dan Relawan
Purbalingga — Merespons cepat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan Dapur Umum di Sangkanayu Hills, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Pendirian dapur umum ini dilakukan sebagai upaya tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya konsumsi harian, dapat segera terpenuhi. Pada hari pertama operasional, Dapur Umum BAZNAS–PMI telah menyiapkan dan menyalurkan sekitar 900 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak banjir di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta para relawan yang terlibat dalam proses evakuasi dan pembersihan material banjir. Bencana banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Purbalingga dan sekitarnya, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air dan mengganggu aktivitas warga. Dalam kondisi darurat tersebut, kehadiran dapur umum menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan fisik dan semangat masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Melalui sinergi bersama PMI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan dilakukan secara terkoordinasi, higienis, dan tepat sasaran. Dapur umum ini juga menjadi pusat koordinasi dukungan logistik bagi relawan di lapangan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan, sebagai wujud amanah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola untuk kemaslahatan umat. Dukungan dan doa dari seluruh pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan menguatkan warga terdampak untuk bangkit kembali.
BTB24/01/2026 | Admin
Pendampingan Berkelanjutan BAZNAS, Dari Layanan Ambulans hingga Tangan Palsu
Pendampingan Berkelanjutan BAZNAS, Dari Layanan Ambulans hingga Tangan Palsu
Purbalingga — Kepedulian dan harapan kembali menyapa seorang pemuda di Kecamatan Karangjambu. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan tangan palsu kepada Yusuf Maulidin (25), warga Desa Sanguwatang, pada Rabu (21/1/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar Yusuf dapat kembali beraktivitas dan bangkit menjalani kehidupan, dengan pendampingan Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H. Yusuf mengalami musibah saat bekerja di Jakarta. Ia tersengat listrik bertegangan tinggi hingga terjatuh, yang mengharuskannya menjalani amputasi salah satu tangan. Sejak masa awal perawatan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga telah hadir mendampingi Yusuf, salah satunya melalui Layanan Ambulans Gratis BAZNAS untuk mengantar Yusuf menjalani pengobatan jalan dan kontrol rutin ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. Setelah melalui proses pemulihan dan kondisi Yusuf berangsur membaik, BAZNAS kembali hadir untuk menjawab kebutuhan lanjutan Yusuf, yakni membantu penyediaan tangan palsu agar ia dapat kembali beraktivitas secara lebih mandiri. Kehadiran BAZNAS ini menjadi bentuk pendampingan yang berkelanjutan, tidak hanya saat darurat, tetapi juga saat penerima manfaat mulai bangkit dan menata kembali kehidupannya. Yusuf menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Sejak masa perawatan hingga sekarang, BAZNAS selalu hadir mendampingi saya. Bantuan tangan palsu ini sangat berarti agar saya bisa kembali beraktivitas dan melanjutkan kehidupan ke depan,” ujar Yusuf. Sementara itu, Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H., mengapresiasi kepedulian dan respon BAZNAS terhadap warganya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang tidak hanya hadir saat warga membutuhkan perawatan, tetapi juga terus mendampingi hingga tahap pemulihan dan kemandirian. Bantuan ini sangat berarti dan memberi harapan bagi penerima manfaat,” ungkapnya. Melalui bantuan tangan palsu ini, BAZNAS berharap Yusuf dapat meningkatkan kemandirian serta kembali produktif di tengah keterbatasan yang dialaminya. Dengan semangat muda dan tekad kuat, Yusuf berkomitmen untuk bangkit dan menata masa depan dengan lebih baik. Program ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat.
LAYANAN MUSTAHIK21/01/2026 | Admin
BAZNAS Hadir Ringankan Duka Keluarga Supriyo Pasca Longsor di Sanguwatang
BAZNAS Hadir Ringankan Duka Keluarga Supriyo Pasca Longsor di Sanguwatang
BAZNAS menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Supriyo (55), warga Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu, yang terdampak bencana longsor akibat talud di sekitar rumahnya mengalami longsor. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026) sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat BAZNAS terhadap warga terdampak bencana. Bencana longsor tersebut terjadi pada Ahad (18/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Longsoran talud menyebabkan tembok rumah sepanjang kurang lebih 7 meter ambruk, sehingga berdampak pada dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi milik Supriyo yang mengalami kerusakan berat. Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. BAZNAS hadir menyalurkan bantuan sebagai upaya meringankan beban keluarga korban sekaligus memberikan dukungan moril agar korban dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kembali dengan lebih baik. Bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam penyerahan bantuan tersebut, BAZNAS didampingi oleh Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap warganya yang terdampak musibah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah sigap dan peduli membantu warga kami yang tertimpa musibah. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban,” ujar Puji Muslihun. Sementara itu, Supriyo selaku penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS dan pemerintah setempat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi rumah yang rusak akibat longsor,” tutur Supriyo. Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan, sebagai wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, tepat sasaran, dan membawa manfaat bagi umat.
BTB21/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Tim Pencarian dan Pertolongan
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Tim Pencarian dan Pertolongan
BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan logistik kepada Tim Pencarian dan Pertolongan Gunung Slamet (TPP) Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Senin (12/1/2026). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan pelayanan serta kenyamanan kegiatan pencarian dan pertolongan di kawasan Gunung Slamet. Penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung kelancaran tugas-tugas kemanusiaan, khususnya dalam kegiatan pencarian, pertolongan, serta pelayanan kepada para pendaki dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah Gunung Slamet. Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras sebanyak 50 kilogram, kornet 30 buah, gula pasir 5 kilogram, kopi 4 pack, serta mie instan sebanyak 5 dus. Ketua Tim Pencarian dan Pertolongan Gunung Slamet, Mulyanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, bantuan logistik tersebut sangat bermanfaat dalam menunjang operasional tim di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga atas bantuan logistik yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas pencarian dan pertolongan, terutama saat kondisi cuaca dan medan Gunung Slamet yang cukup berat,” ujar Mulyanto. Sementara itu, Perwakilan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga, Bayu Krisna Mukti, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung upaya kemanusiaan dan keselamatan masyarakat. “BAZNAS hadir untuk mendukung para relawan dan tim kemanusiaan yang berada di garda terdepan. Bantuan logistik ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapsiagaan dan kelancaran tugas Tim Pencarian dan Pertolongan Gunung Slamet dalam memberikan pelayanan kepada pendaki dan masyarakat,” jelas Bayu. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata, khususnya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga.
BTB12/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Bangun Sumur Air Bersih, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Des
BAZNAS Purbalingga Bangun Sumur Air Bersih, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Des
Krisis air bersih yang kerap menghantui warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, khususnya saat musim kemarau, perlahan mulai menemukan titik terang. Pada Selasa (30/12/2025), BAZNAS Kabupaten Purbalingga secara resmi membuka kegiatan pembangunan sumur air bersih sebagai upaya nyata menghadirkan akses air layak bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sumber air terbatas. Kegiatan pembukaan pembangunan sumur air bersih tersebut dilaksanakan di Desa Larangan dan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si.. Program ini merupakan bagian dari kepedulian BAZNAS terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih yang menjadi penopang utama kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Pembangunan sumur air bersih ini diharapkan mampu mengcover kebutuhan air bersih sekitar 30 Kepala Keluarga atau kurang lebih 120 jiwa. Selama ini, Desa Larangan dikenal sebagai wilayah yang kerap mengalami kesulitan air bersih ketika kemarau panjang melanda. Warga harus menempuh jarak cukup jauh atau mengandalkan pasokan air seadanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui bantuan pembangunan sumur air bersih senilai Rp25 juta, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan agar masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau. Air yang mengalir dari sumur ini nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi, sanitasi, hingga menunjang kesehatan lingkungan warga. Dalam sambutannya, H. Soedijanto menyampaikan bahwa pembangunan sumur air bersih ini merupakan wujud nyata amanah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk kemaslahatan umat. “Air adalah sumber kehidupan. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, maka banyak aspek kehidupan yang terdampak, mulai dari kesehatan hingga aktivitas sehari-hari. Melalui pembangunan sumur ini, BAZNAS ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. Ia berharap keberadaan sumur air bersih ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh warga Desa Larangan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Bantuan ini bukan hanya tentang membangun sumur, tetapi membangun harapan. Semoga sumur air bersih ini menjadi solusi saat musim kemarau dan menjadi amal jariyah bagi para muzaki yang telah menitipkan zakatnya melalui BAZNAS,” tambahnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan dasar warga, serta menjadikan zakat sebagai instrumen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BTB30/12/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp18 Juta untuk 20 Mustahik
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp18 Juta untuk 20 Mustahik
BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada para mustahik. Sebanyak 20 orang mustahik menerima bantuan modal usaha dengan total nilai Rp18.000.000, yang disalurkan pada Selasa (30/12/2025) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan tersebut diberikan kepada mustahik yang berasal dari Desa Kalikajar Kecamatan Kaligondang, Desa Bakulan Kecamatan Kemangkon, dan Desa Karanganangka Kecamatan Bukateja. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi umat agar mustahik dapat meningkatkan usaha produktif dan secara bertahap keluar dari lingkaran kemiskinan. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., disaksikan oleh jajaran pimpinan dan amil BAZNAS. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis oleh para penerima manfaat. Dalam sambutannya, H. Soedijanto menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini tidak hanya bersifat bantuan finansial semata, namun juga sebagai bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijaga dengan baik. “Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat dimanfaatkan secara sungguh-sungguh untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan konsumtif, tetapi terus mendorong program-program produktif yang memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan mustahik. “Harapan kami, para penerima manfaat hari ini kelak dapat berkembang, mandiri, bahkan suatu saat berubah status dari mustahik menjadi muzaki. Inilah tujuan utama dari pengelolaan zakat yang produktif,” imbuhnya. Melalui program bantuan modal usaha ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang berkelanjutan.
EKONOMI_PEDESAAN30/12/2025 | Admin
Zakat untuk Perubahan, BAZNAS Purbalingga Dorong Akselerasi Purbalingga Baru
Zakat untuk Perubahan, BAZNAS Purbalingga Dorong Akselerasi Purbalingga Baru
BAZNAS Kabupaten Purbalingga telah melaksanakan Kegiatan Penyaluran Akhir Tahun 2025 dengan mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Zakat untuk Akselerasi Purbalingga Baru”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut turut mengundang Bupati Purbalingga, Bapak H. Fahmi Muhammad Hanif, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bapak Tri Gunawan Setiadi, S.H., M.H., selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Purbalingga. Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Purbalingga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Pada penyaluran akhir tahun ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan berbagai bantuan kepada para mustahik, meliputi Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 10 mustahik, bantuan sumur air bersih untuk 2 desa, bantuan modal usaha kepada 44 mustahik, bantuan alat bantu dengar kepada 1 mustahik, bantuan gerobak usaha kepada 4 mustahik, bantuan jambanisasi kepada 2 mustahik, bantuan pendidikan kepada 6 mustahik, bantuan kursi roda kepada 4 mustahik, bantuan 1 unit becak untuk mustahik produktif, serta 10 paket logistik keluarga bagi lingkungan sekitar Kantor BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Adapun total bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini mencapai Rp242.850.000, yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas hidup para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Beliau menegaskan bahwa amanah tersebut akan terus dikelola secara profesional guna menghadirkan harapan, keberkahan, serta perubahan positif bagi masyarakat Purbalingga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga meneguhkan komitmennya untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan Purbalingga Baru yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.
LAYANAN_MUSTAHIK24/12/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →