WhatsApp Icon
BAZNAS Hadir Menguatkan Ikhtiar Ibu Mulasih di Tengah Ujian Penyakit Langka

Di balik keterbatasan fisik akibat penyakit yang dideritanya, Ibu Mulasih (45), warga Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, terus berjuang menjalani pengobatan, dan BAZNAS hadir menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian serta penguatan bagi keluarga mustahik yang tengah diuji.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim Pendistribusian BAZNAS, Amin Nur Rokhim, pada Kamis (30/1/2026) di salah satu rumah sakit di Purbalingga, sebagai bentuk ikhtiar BAZNAS dalam meringankan beban keluarga Ibu Mulasih dari sisi kesehatan dan ekonomi. Ibu Mulasih diketahui menderita Anemia Aplastik, yakni kelainan darah langka dan serius ketika sumsum tulang gagal memproduksi sel darah merah, putih, dan trombosit secara optimal, sehingga menyebabkan kondisi fisik yang sangat lemah.

Meski tengah menjalani perawatan intensif, Ibu Mulasih tetap menunjukkan ketegaran dan semangat dalam menghadapi ujian. Sang suami setia mendampingi di setiap proses pengobatan, meski harus meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh serabutan. Dengan tiga orang anak yang masih kecil, kondisi ekonomi keluarga semakin memprihatinkan di tengah ujian kesehatan yang berat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di saat kondisi istri saya masih dirawat dan kami harus tetap memikirkan kebutuhan anak-anak,” ungkap suami Ibu Mulasih dengan penuh haru.

Sementara itu, Amin Nur Rokhim menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk selalu hadir mendampingi mustahik yang sedang diuji.

“BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berupaya memberikan penguatan moral dan harapan bagi mustahik agar tetap semangat menjalani ikhtiar pengobatan. Kami berharap Ibu Mulasih segera diberikan kesembuhan,” tuturnya.

BAZNAS sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan biaya hidup bagi keluarga Ibu Mulasih sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap dapat memberikan dukungan nyata serta menjadi penguat harapan, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai sahabat mustahik dalam perjuangan dan kepedulian kemanusiaan.

29/01/2026 | Kontributor: Admin
Dapur Umum BAZNAS–PMI Terus Menguatkan Warga

Purbalingga — Memasuki hari ke-3 pascabencana banjir bandang, Senin (26/1/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) terus menguatkan respon kemanusiaan bagi warga terdampak di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta Desa Serang dan Desa Bambangan, Kecamatan Karangreja.

Sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar meringankan beban masyarakat, Dapur Umum BAZNAS–PMI yang berlokasi di Sangkanayu Hills telah menyalurkan sekitar 1.375 porsi makanan siap saji. Makanan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir bandang sekaligus para relawan yang masih berjibaku membersihkan material banjir di sejumlah titik bencana.

Bencana banjir bandang yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi telah berdampak pada aktivitas dan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran dapur umum menjadi bagian penting dalam masa tanggap darurat, guna memastikan ketersediaan konsumsi harian bagi penyintas dan relawan. Dapur Umum BAZNAS–PMI direncanakan akan terus beroperasi selama masa tanggap darurat berlangsung, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Saat ini, selain dukungan konsumsi, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan untuk menunjang pemulihan warga terdampak, di antaranya kebutuhan pangan, perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi dan lansia, perlengkapan rumah tangga, hingga sarana air bersih dan perlengkapan sekolah anak-anak.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Bantuan dan sedekah terbaik dapat disalurkan melalui Rekening

BRI 0074.01.023229.53.9 a.n. BAZNAS Kabupaten Purbalingga

atau melalui link sedekah resmi:
kabpurbalingga.baznas.go.id/sedekah

Setiap uluran tangan yang diberikan adalah harapan bagi para penyintas untuk bangkit kembali. Bersama BAZNAS, mari kita kuatkan solidaritas dan kepedulian untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji.

26/01/2026 | Kontributor: Admin
Langkah Cepat Penuh Kepedulian, Dapur Umum BAZNAS–PMI Layani Warga dan Relawan

Purbalingga — Merespons cepat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan Dapur Umum di Sangkanayu Hills, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Pendirian dapur umum ini dilakukan sebagai upaya tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya konsumsi harian, dapat segera terpenuhi. Pada hari pertama operasional, Dapur Umum BAZNAS–PMI telah menyiapkan dan menyalurkan sekitar 900 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak banjir di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta para relawan yang terlibat dalam proses evakuasi dan pembersihan material banjir.

Bencana banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Purbalingga dan sekitarnya, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air dan mengganggu aktivitas warga. Dalam kondisi darurat tersebut, kehadiran dapur umum menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan fisik dan semangat masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Melalui sinergi bersama PMI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan dilakukan secara terkoordinasi, higienis, dan tepat sasaran. Dapur umum ini juga menjadi pusat koordinasi dukungan logistik bagi relawan di lapangan.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan, sebagai wujud amanah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola untuk kemaslahatan umat. Dukungan dan doa dari seluruh pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan menguatkan warga terdampak untuk bangkit kembali.

24/01/2026 | Kontributor: Admin
Pendampingan Berkelanjutan BAZNAS, Dari Layanan Ambulans hingga Tangan Palsu

Purbalingga — Kepedulian dan harapan kembali menyapa seorang pemuda di Kecamatan Karangjambu. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan tangan palsu kepada Yusuf Maulidin (25), warga Desa Sanguwatang, pada Rabu (21/1/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar Yusuf dapat kembali beraktivitas dan bangkit menjalani kehidupan, dengan pendampingan Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H.

Yusuf mengalami musibah saat bekerja di Jakarta. Ia tersengat listrik bertegangan tinggi hingga terjatuh, yang mengharuskannya menjalani amputasi salah satu tangan. Sejak masa awal perawatan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga telah hadir mendampingi Yusuf, salah satunya melalui Layanan Ambulans Gratis BAZNAS untuk mengantar Yusuf menjalani pengobatan jalan dan kontrol rutin ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto.

Setelah melalui proses pemulihan dan kondisi Yusuf berangsur membaik, BAZNAS kembali hadir untuk menjawab kebutuhan lanjutan Yusuf, yakni membantu penyediaan tangan palsu agar ia dapat kembali beraktivitas secara lebih mandiri. Kehadiran BAZNAS ini menjadi bentuk pendampingan yang berkelanjutan, tidak hanya saat darurat, tetapi juga saat penerima manfaat mulai bangkit dan menata kembali kehidupannya.

Yusuf menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Sejak masa perawatan hingga sekarang, BAZNAS selalu hadir mendampingi saya. Bantuan tangan palsu ini sangat berarti agar saya bisa kembali beraktivitas dan melanjutkan kehidupan ke depan,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H., mengapresiasi kepedulian dan respon BAZNAS terhadap warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang tidak hanya hadir saat warga membutuhkan perawatan, tetapi juga terus mendampingi hingga tahap pemulihan dan kemandirian. Bantuan ini sangat berarti dan memberi harapan bagi penerima manfaat,” ungkapnya.

Melalui bantuan tangan palsu ini, BAZNAS berharap Yusuf dapat meningkatkan kemandirian serta kembali produktif di tengah keterbatasan yang dialaminya. Dengan semangat muda dan tekad kuat, Yusuf berkomitmen untuk bangkit dan menata masa depan dengan lebih baik.

Program ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat.

21/01/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Hadir Ringankan Duka Keluarga Supriyo Pasca Longsor di Sanguwatang

BAZNAS menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Supriyo (55), warga Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu, yang terdampak bencana longsor akibat talud di sekitar rumahnya mengalami longsor. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026) sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat BAZNAS terhadap warga terdampak bencana.

Bencana longsor tersebut terjadi pada Ahad (18/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Longsoran talud menyebabkan tembok rumah sepanjang kurang lebih 7 meter ambruk, sehingga berdampak pada dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi milik Supriyo yang mengalami kerusakan berat. Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

BAZNAS hadir menyalurkan bantuan sebagai upaya meringankan beban keluarga korban sekaligus memberikan dukungan moril agar korban dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kembali dengan lebih baik. Bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, BAZNAS didampingi oleh Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap warganya yang terdampak musibah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah sigap dan peduli membantu warga kami yang tertimpa musibah. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban,” ujar Puji Muslihun.

Sementara itu, Supriyo selaku penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS dan pemerintah setempat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi rumah yang rusak akibat longsor,” tutur Supriyo.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan, sebagai wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, tepat sasaran, dan membawa manfaat bagi umat.

21/01/2026 | Kontributor: Admin

Berita Pendistribusian

BAZNAS Hadir Menguatkan Ikhtiar Ibu Mulasih di Tengah Ujian Penyakit Langka
BAZNAS Hadir Menguatkan Ikhtiar Ibu Mulasih di Tengah Ujian Penyakit Langka
Di balik keterbatasan fisik akibat penyakit yang dideritanya, Ibu Mulasih (45), warga Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, terus berjuang menjalani pengobatan, dan BAZNAS hadir menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian serta penguatan bagi keluarga mustahik yang tengah diuji. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim Pendistribusian BAZNAS, Amin Nur Rokhim, pada Kamis (30/1/2026) di salah satu rumah sakit di Purbalingga, sebagai bentuk ikhtiar BAZNAS dalam meringankan beban keluarga Ibu Mulasih dari sisi kesehatan dan ekonomi. Ibu Mulasih diketahui menderita Anemia Aplastik, yakni kelainan darah langka dan serius ketika sumsum tulang gagal memproduksi sel darah merah, putih, dan trombosit secara optimal, sehingga menyebabkan kondisi fisik yang sangat lemah. Meski tengah menjalani perawatan intensif, Ibu Mulasih tetap menunjukkan ketegaran dan semangat dalam menghadapi ujian. Sang suami setia mendampingi di setiap proses pengobatan, meski harus meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh serabutan. Dengan tiga orang anak yang masih kecil, kondisi ekonomi keluarga semakin memprihatinkan di tengah ujian kesehatan yang berat. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di saat kondisi istri saya masih dirawat dan kami harus tetap memikirkan kebutuhan anak-anak,” ungkap suami Ibu Mulasih dengan penuh haru. Sementara itu, Amin Nur Rokhim menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk selalu hadir mendampingi mustahik yang sedang diuji. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berupaya memberikan penguatan moral dan harapan bagi mustahik agar tetap semangat menjalani ikhtiar pengobatan. Kami berharap Ibu Mulasih segera diberikan kesembuhan,” tuturnya. BAZNAS sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan biaya hidup bagi keluarga Ibu Mulasih sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap dapat memberikan dukungan nyata serta menjadi penguat harapan, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai sahabat mustahik dalam perjuangan dan kepedulian kemanusiaan.
LAYANAN_MUSTAHIK29/01/2026 | Admin
Dapur Umum BAZNAS–PMI Terus Menguatkan Warga
Dapur Umum BAZNAS–PMI Terus Menguatkan Warga
Purbalingga — Memasuki hari ke-3 pascabencana banjir bandang, Senin (26/1/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) terus menguatkan respon kemanusiaan bagi warga terdampak di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta Desa Serang dan Desa Bambangan, Kecamatan Karangreja. Sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar meringankan beban masyarakat, Dapur Umum BAZNAS–PMI yang berlokasi di Sangkanayu Hills telah menyalurkan sekitar 1.375 porsi makanan siap saji. Makanan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir bandang sekaligus para relawan yang masih berjibaku membersihkan material banjir di sejumlah titik bencana. Bencana banjir bandang yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi telah berdampak pada aktivitas dan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran dapur umum menjadi bagian penting dalam masa tanggap darurat, guna memastikan ketersediaan konsumsi harian bagi penyintas dan relawan. Dapur Umum BAZNAS–PMI direncanakan akan terus beroperasi selama masa tanggap darurat berlangsung, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Saat ini, selain dukungan konsumsi, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan untuk menunjang pemulihan warga terdampak, di antaranya kebutuhan pangan, perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi dan lansia, perlengkapan rumah tangga, hingga sarana air bersih dan perlengkapan sekolah anak-anak. BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Bantuan dan sedekah terbaik dapat disalurkan melalui Rekening BRI 0074.01.023229.53.9 a.n. BAZNAS Kabupaten Purbalingga atau melalui link sedekah resmi:kabpurbalingga.baznas.go.id/sedekah Setiap uluran tangan yang diberikan adalah harapan bagi para penyintas untuk bangkit kembali. Bersama BAZNAS, mari kita kuatkan solidaritas dan kepedulian untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji.
BTB26/01/2026 | Admin
Langkah Cepat Penuh Kepedulian, Dapur Umum BAZNAS–PMI Layani Warga dan Relawan
Langkah Cepat Penuh Kepedulian, Dapur Umum BAZNAS–PMI Layani Warga dan Relawan
Purbalingga — Merespons cepat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan Dapur Umum di Sangkanayu Hills, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Pendirian dapur umum ini dilakukan sebagai upaya tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya konsumsi harian, dapat segera terpenuhi. Pada hari pertama operasional, Dapur Umum BAZNAS–PMI telah menyiapkan dan menyalurkan sekitar 900 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak banjir di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta para relawan yang terlibat dalam proses evakuasi dan pembersihan material banjir. Bencana banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Purbalingga dan sekitarnya, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air dan mengganggu aktivitas warga. Dalam kondisi darurat tersebut, kehadiran dapur umum menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan fisik dan semangat masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Melalui sinergi bersama PMI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan dilakukan secara terkoordinasi, higienis, dan tepat sasaran. Dapur umum ini juga menjadi pusat koordinasi dukungan logistik bagi relawan di lapangan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan, sebagai wujud amanah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola untuk kemaslahatan umat. Dukungan dan doa dari seluruh pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan menguatkan warga terdampak untuk bangkit kembali.
BTB24/01/2026 | Admin
Pendampingan Berkelanjutan BAZNAS, Dari Layanan Ambulans hingga Tangan Palsu
Pendampingan Berkelanjutan BAZNAS, Dari Layanan Ambulans hingga Tangan Palsu
Purbalingga — Kepedulian dan harapan kembali menyapa seorang pemuda di Kecamatan Karangjambu. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan tangan palsu kepada Yusuf Maulidin (25), warga Desa Sanguwatang, pada Rabu (21/1/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar Yusuf dapat kembali beraktivitas dan bangkit menjalani kehidupan, dengan pendampingan Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H. Yusuf mengalami musibah saat bekerja di Jakarta. Ia tersengat listrik bertegangan tinggi hingga terjatuh, yang mengharuskannya menjalani amputasi salah satu tangan. Sejak masa awal perawatan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga telah hadir mendampingi Yusuf, salah satunya melalui Layanan Ambulans Gratis BAZNAS untuk mengantar Yusuf menjalani pengobatan jalan dan kontrol rutin ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. Setelah melalui proses pemulihan dan kondisi Yusuf berangsur membaik, BAZNAS kembali hadir untuk menjawab kebutuhan lanjutan Yusuf, yakni membantu penyediaan tangan palsu agar ia dapat kembali beraktivitas secara lebih mandiri. Kehadiran BAZNAS ini menjadi bentuk pendampingan yang berkelanjutan, tidak hanya saat darurat, tetapi juga saat penerima manfaat mulai bangkit dan menata kembali kehidupannya. Yusuf menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Sejak masa perawatan hingga sekarang, BAZNAS selalu hadir mendampingi saya. Bantuan tangan palsu ini sangat berarti agar saya bisa kembali beraktivitas dan melanjutkan kehidupan ke depan,” ujar Yusuf. Sementara itu, Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H., mengapresiasi kepedulian dan respon BAZNAS terhadap warganya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang tidak hanya hadir saat warga membutuhkan perawatan, tetapi juga terus mendampingi hingga tahap pemulihan dan kemandirian. Bantuan ini sangat berarti dan memberi harapan bagi penerima manfaat,” ungkapnya. Melalui bantuan tangan palsu ini, BAZNAS berharap Yusuf dapat meningkatkan kemandirian serta kembali produktif di tengah keterbatasan yang dialaminya. Dengan semangat muda dan tekad kuat, Yusuf berkomitmen untuk bangkit dan menata masa depan dengan lebih baik. Program ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat.
LAYANAN MUSTAHIK21/01/2026 | Admin
BAZNAS Hadir Ringankan Duka Keluarga Supriyo Pasca Longsor di Sanguwatang
BAZNAS Hadir Ringankan Duka Keluarga Supriyo Pasca Longsor di Sanguwatang
BAZNAS menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Supriyo (55), warga Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu, yang terdampak bencana longsor akibat talud di sekitar rumahnya mengalami longsor. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026) sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat BAZNAS terhadap warga terdampak bencana. Bencana longsor tersebut terjadi pada Ahad (18/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Longsoran talud menyebabkan tembok rumah sepanjang kurang lebih 7 meter ambruk, sehingga berdampak pada dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi milik Supriyo yang mengalami kerusakan berat. Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. BAZNAS hadir menyalurkan bantuan sebagai upaya meringankan beban keluarga korban sekaligus memberikan dukungan moril agar korban dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kembali dengan lebih baik. Bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam penyerahan bantuan tersebut, BAZNAS didampingi oleh Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap warganya yang terdampak musibah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah sigap dan peduli membantu warga kami yang tertimpa musibah. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban,” ujar Puji Muslihun. Sementara itu, Supriyo selaku penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS dan pemerintah setempat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi rumah yang rusak akibat longsor,” tutur Supriyo. Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan, sebagai wujud nyata pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, tepat sasaran, dan membawa manfaat bagi umat.
BTB21/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Tim Pencarian dan Pertolongan
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Tim Pencarian dan Pertolongan
BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan logistik kepada Tim Pencarian dan Pertolongan Gunung Slamet (TPP) Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Senin (12/1/2026). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan pelayanan serta kenyamanan kegiatan pencarian dan pertolongan di kawasan Gunung Slamet. Penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung kelancaran tugas-tugas kemanusiaan, khususnya dalam kegiatan pencarian, pertolongan, serta pelayanan kepada para pendaki dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah Gunung Slamet. Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras sebanyak 50 kilogram, kornet 30 buah, gula pasir 5 kilogram, kopi 4 pack, serta mie instan sebanyak 5 dus. Ketua Tim Pencarian dan Pertolongan Gunung Slamet, Mulyanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, bantuan logistik tersebut sangat bermanfaat dalam menunjang operasional tim di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga atas bantuan logistik yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas pencarian dan pertolongan, terutama saat kondisi cuaca dan medan Gunung Slamet yang cukup berat,” ujar Mulyanto. Sementara itu, Perwakilan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga, Bayu Krisna Mukti, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung upaya kemanusiaan dan keselamatan masyarakat. “BAZNAS hadir untuk mendukung para relawan dan tim kemanusiaan yang berada di garda terdepan. Bantuan logistik ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapsiagaan dan kelancaran tugas Tim Pencarian dan Pertolongan Gunung Slamet dalam memberikan pelayanan kepada pendaki dan masyarakat,” jelas Bayu. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata, khususnya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga.
BTB12/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Bangun Sumur Air Bersih, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Des
BAZNAS Purbalingga Bangun Sumur Air Bersih, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Des
Krisis air bersih yang kerap menghantui warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, khususnya saat musim kemarau, perlahan mulai menemukan titik terang. Pada Selasa (30/12/2025), BAZNAS Kabupaten Purbalingga secara resmi membuka kegiatan pembangunan sumur air bersih sebagai upaya nyata menghadirkan akses air layak bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sumber air terbatas. Kegiatan pembukaan pembangunan sumur air bersih tersebut dilaksanakan di Desa Larangan dan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si.. Program ini merupakan bagian dari kepedulian BAZNAS terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih yang menjadi penopang utama kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Pembangunan sumur air bersih ini diharapkan mampu mengcover kebutuhan air bersih sekitar 30 Kepala Keluarga atau kurang lebih 120 jiwa. Selama ini, Desa Larangan dikenal sebagai wilayah yang kerap mengalami kesulitan air bersih ketika kemarau panjang melanda. Warga harus menempuh jarak cukup jauh atau mengandalkan pasokan air seadanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui bantuan pembangunan sumur air bersih senilai Rp25 juta, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan agar masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau. Air yang mengalir dari sumur ini nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi, sanitasi, hingga menunjang kesehatan lingkungan warga. Dalam sambutannya, H. Soedijanto menyampaikan bahwa pembangunan sumur air bersih ini merupakan wujud nyata amanah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk kemaslahatan umat. “Air adalah sumber kehidupan. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, maka banyak aspek kehidupan yang terdampak, mulai dari kesehatan hingga aktivitas sehari-hari. Melalui pembangunan sumur ini, BAZNAS ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. Ia berharap keberadaan sumur air bersih ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh warga Desa Larangan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Bantuan ini bukan hanya tentang membangun sumur, tetapi membangun harapan. Semoga sumur air bersih ini menjadi solusi saat musim kemarau dan menjadi amal jariyah bagi para muzaki yang telah menitipkan zakatnya melalui BAZNAS,” tambahnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan dasar warga, serta menjadikan zakat sebagai instrumen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BTB30/12/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp18 Juta untuk 20 Mustahik
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp18 Juta untuk 20 Mustahik
BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada para mustahik. Sebanyak 20 orang mustahik menerima bantuan modal usaha dengan total nilai Rp18.000.000, yang disalurkan pada Selasa (30/12/2025) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan tersebut diberikan kepada mustahik yang berasal dari Desa Kalikajar Kecamatan Kaligondang, Desa Bakulan Kecamatan Kemangkon, dan Desa Karanganangka Kecamatan Bukateja. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi umat agar mustahik dapat meningkatkan usaha produktif dan secara bertahap keluar dari lingkaran kemiskinan. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., disaksikan oleh jajaran pimpinan dan amil BAZNAS. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis oleh para penerima manfaat. Dalam sambutannya, H. Soedijanto menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini tidak hanya bersifat bantuan finansial semata, namun juga sebagai bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijaga dengan baik. “Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat dimanfaatkan secara sungguh-sungguh untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan konsumtif, tetapi terus mendorong program-program produktif yang memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan mustahik. “Harapan kami, para penerima manfaat hari ini kelak dapat berkembang, mandiri, bahkan suatu saat berubah status dari mustahik menjadi muzaki. Inilah tujuan utama dari pengelolaan zakat yang produktif,” imbuhnya. Melalui program bantuan modal usaha ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang berkelanjutan.
EKONOMI_PEDESAAN30/12/2025 | Admin
Zakat untuk Perubahan, BAZNAS Purbalingga Dorong Akselerasi Purbalingga Baru
Zakat untuk Perubahan, BAZNAS Purbalingga Dorong Akselerasi Purbalingga Baru
BAZNAS Kabupaten Purbalingga telah melaksanakan Kegiatan Penyaluran Akhir Tahun 2025 dengan mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Zakat untuk Akselerasi Purbalingga Baru”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan tersebut turut mengundang Bupati Purbalingga, Bapak H. Fahmi Muhammad Hanif, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bapak Tri Gunawan Setiadi, S.H., M.H., selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Purbalingga. Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Purbalingga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Pada penyaluran akhir tahun ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan berbagai bantuan kepada para mustahik, meliputi Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 10 mustahik, bantuan sumur air bersih untuk 2 desa, bantuan modal usaha kepada 44 mustahik, bantuan alat bantu dengar kepada 1 mustahik, bantuan gerobak usaha kepada 4 mustahik, bantuan jambanisasi kepada 2 mustahik, bantuan pendidikan kepada 6 mustahik, bantuan kursi roda kepada 4 mustahik, bantuan 1 unit becak untuk mustahik produktif, serta 10 paket logistik keluarga bagi lingkungan sekitar Kantor BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Adapun total bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini mencapai Rp242.850.000, yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas hidup para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Beliau menegaskan bahwa amanah tersebut akan terus dikelola secara profesional guna menghadirkan harapan, keberkahan, serta perubahan positif bagi masyarakat Purbalingga. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga meneguhkan komitmennya untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan Purbalingga Baru yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.
LAYANAN_MUSTAHIK24/12/2025 | Admin
Di Tengah Luka dan Keterbatasan, BAZNAS Setia Mendampingi Kismoyo
Di Tengah Luka dan Keterbatasan, BAZNAS Setia Mendampingi Kismoyo
Purbalingga — BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menjalin silaturahmi dan pendampingan kemanusiaan kepada Kismoyo, warga Desa Grantung, yang tengah berjuang memulihkan diri akibat luka bakar serius yang dialaminya dalam sebuah kecelakaan kerja. Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS untuk terus hadir mendampingi mustahik di tengah masa sulit yang mereka hadapi. Kondisi luka bakar yang dialami Kismoyo membutuhkan perawatan intensif dan berkelanjutan. Proses penyembuhan tidak hanya mengandalkan pengobatan rutin, tetapi juga perawatan khusus seperti penggantian perban dan pemberian obat-obatan yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan melalui layanan home care. Perawatan tersebut tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit, sementara kemampuan ekonomi keluarga kian terbatas. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya memberikan pendampingan secara menyeluruh. Pada Kamis, (18/12/2025) BAZNAS menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) guna menopang kebutuhan pokok sehari-hari keluarga Kismoyo, agar mereka dapat tetap bertahan dan fokus pada proses pemulihan yang sedang dijalani. Tidak hanya itu, BAZNAS juga secara rutin mengantarkan Kismoyo ke rumah sakit setiap kali menjalani kontrol kesehatan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral agar Kismoyo tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Di tengah keterbatasan yang ada, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berusaha menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait, guna memastikan proses perawatan Kismoyo dapat terus berjalan. Pendampingan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar harapan untuk pulih dan bangkit kembali tetap terjaga. Melalui langkah-langkah nyata tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus hadir di setiap fase perjuangan Kismoyo, menguatkan, mendampingi, dan menyalakan harapan, hingga kesembuhan dapat diraih sepenuhnya.
LAYANAN_MUSTAHIK19/12/2025 | Admin
Hidup dalam Keterbatasan, Pak Susmoyo Tak Berhenti Berjuang
Hidup dalam Keterbatasan, Pak Susmoyo Tak Berhenti Berjuang
Purbalingga — Setiap pagi, saat sebagian orang masih memeluk hangatnya selimut, Pak Susmoyo, warga Nangkasawit, Kejobong, telah lebih dulu menyiapkan gerobak sederhana berisi bubur ayam. Dengan langkah pelan namun tekad yang kokoh, ia menyusuri gang-gang Kota Purbalingga, menawarkan sarapan hangat yang menjadi satu-satunya sandaran hidup keluarganya. Dari berjualan seharian, Pak Susmoyo hanya memperoleh omzet kotor sekitar Rp150.000–Rp200.000 per hari. Setelah dipotong biaya bahan dan keperluan lainnya, penghasilan bersihnya tinggal Rp50.000–Rp60.000. Angka yang nyaris tak cukup, namun ia genggam dengan syukur. Dari penghasilan itulah ia bertahan—membayar kebutuhan harian, dan menjaga satu harapan besar: masa depan anak bungsunya yang masih duduk di bangku SMK. Pak Susmoyo tinggal mengontrak di rumah sederhana dengan atap yang hampir ambruk. Ia terpaksa memilih tempat itu bukan karena nyaman, melainkan karena itulah satu-satunya yang mampu ia bayar. Pulang ke kampung halaman pun bukan pilihan; jarak yang jauh membuatnya tak sanggup bolak-balik. Dalam keterbatasan itu, ia tetap memilih bertahan—bukan mengeluh, melainkan terus bekerja selama tubuhnya masih diberi kesehatan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk menopang kebutuhan sehari-hari Pak Susmoyo dan keluarganya. Bantuan ini bukan sekadar beras dan bahan pokok, melainkan napas lega di tengah hari-hari yang kerap menekan. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan harapannya. “Pak Susmoyo adalah contoh keteguhan seorang ayah. BAZNAS hadir untuk meringankan beban beliau melalui Paket Logistik Keluarga ini. Semoga bantuan ini dapat menguatkan ikhtiar Pak Susmoyo dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan mendampingi pendidikan putranya,” ujarnya. Kisah Pak Susmoyo adalah kisah tentang ketekunan tanpa sorotan, tentang ayah yang memilih lelahnya sendiri agar anaknya kelak berdiri lebih tegak. Dan di setiap mangkuk bubur yang ia sajikan, terselip doa—agar hidup, meski berat, tetap memberi jalan bagi harapan.
LAYANAN_MUSTAHIK18/12/2025 | Admin
Ikhtiar Pagi Berakhir di Pangkuan Takdir Ilahi
Ikhtiar Pagi Berakhir di Pangkuan Takdir Ilahi
Purbalingga — Pagi yang seharusnya menjadi awal perjuangan mencari nafkah berubah menjadi duka mendalam. Sepasang suami istri, Tasimin dan Watiroh, warga Desa Sirau, mengalami kecelakaan tragis saat melintas dengan sepeda motor menuju sawah pada Selasa (16/12/2025). Di tengah perjalanan sederhana itu, tembok rumah tidak berpenghuni ambruk dan menimpa mereka. Tasimin meninggal dunia di tempat, sementara Watiroh dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Peristiwa itu bukan sekadar kecelakaan; ia menyisakan pilu yang menyesakkan dada. Tasimin berangkat dengan harapan memberi kehidupan bagi keluarga, namun takdir berkata lain. Di jalan yang biasa mereka lewati, maut datang tanpa aba-aba. Sawah yang hendak mereka tuju menjadi saksi bisu betapa rapuhnya hidup manusia, betapa cepat kebahagiaan bisa berganti air mata. Sebagai bentuk kepedulian dan empati, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan santunan untuk keluarga korban pada Rabu (17/12/2025). Santunan diserahkan di kediaman keluarga korban oleh Ketua BAZNAS Kab. Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., didampingi BPBD Kabupaten Purbalingga. Kehadiran mereka membawa bukan hanya bantuan materi, tetapi juga penguatan batin bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah. Ketua BAZNAS Kab. Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan belasungkawa mendalam. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Tasimin. Santunan ini adalah amanah dari para muzaki sebagai wujud kepedulian dan solidaritas. Semoga dapat sedikit meringankan beban keluarga, dan kami berdoa agar Ibu Watiroh diberi kesembuhan serta kekuatan,” ujarnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya saling menjaga, saling menguatkan, dan hadir bagi sesama di saat paling gelap. Di balik tembok yang runtuh, ada keluarga yang runtuh harapannya; dan di balik air mata yang jatuh, ada tangan-tangan kebaikan yang berusaha menegakkan kembali asa. BAZNAS hadir, menguatkan—agar duka tak dilalui sendirian.
LAYANAN_MUSTAHIK18/12/2025 | Admin
Secercah Harapan Warga Maribaya BAZNAS–PMI Hadirkan Huntara untuk Warga Maribaya
Secercah Harapan Warga Maribaya BAZNAS–PMI Hadirkan Huntara untuk Warga Maribaya
Purbalingga — Di tengah kegelisahan warga akibat bencana tanah bergerak, secercah harapan hadir di Balai Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, pada Selasa (16/12/2025). BAZNAS berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan senilai Rp48 juta untuk sembilan rumah warga yang terdampak, sebagai upaya membantu mereka kembali memiliki ruang aman untuk berlindung dan menata kehidupan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., kepada Kepala Desa Maribaya, serta disaksikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini secara khusus diperuntukkan untuk pembangunan hunian sementara (huntara), agar warga terdampak dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak di tengah masa pemulihan. “Bantuan ini kami salurkan untuk pembangunan hunian sementara, agar warga yang terdampak tidak berlama-lama hidup dalam ketidakpastian. Kami berharap huntara ini menjadi tempat bernaung yang aman, sekaligus menguatkan semangat warga untuk bangkit bersama,” ujar Rahmat Basuki dengan penuh empati. Kolaborasi antara BAZNAS, PMI, pemerintah desa, dan BPBD ini menjadi bukti bahwa di saat bencana mengguncang, kepedulian dan kebersamaan hadir sebagai penopang utama. Melalui bantuan ini, diharapkan sembilan keluarga terdampak dapat kembali merasakan ketenangan, sembari perlahan menyusun kembali harapan dan masa depan mereka.
BTB16/12/2025 | Admin
BAZNAS Dukung Pendidikan Smpn 1 Kemangkon, Salurkan Bantuan 14,6 Juta Rupiah
BAZNAS Dukung Pendidikan Smpn 1 Kemangkon, Salurkan Bantuan 14,6 Juta Rupiah
Purbalingga – Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai peringatan Anniversary ke-42 SMPN 1 Kemangkon, saat BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp14.600.000 kepada 73 siswa pada Senin (15/12/2025). Bantuan tersebut diserahkan langsung di SMPN 1 Kemangkon sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Bantuan pendidikan ini diberikan kepada siswa-siswi yang membutuhkan, dengan harapan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjaga semangat belajar agar tetap tumbuh di tengah keterbatasan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Kemangkon, Warsono, S.Pd., M.M, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS. “Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi penguat harapan bagi anak-anak kami. Di usia sekolah yang masih belia, mereka membutuhkan dukungan agar tetap percaya diri mengejar cita-cita. Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah hadir dan peduli terhadap pendidikan siswa SMPN 1 Kemangkon,” tutur Warsono dengan penuh haru. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sukarman, yang hadir mewakili lembaga. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama pendayagunaan zakat. “Melalui bantuan pendidikan ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus bersekolah. Zakat yang dititipkan para muzaki kami salurkan agar benar-benar menjadi jalan bagi lahirnya masa depan yang lebih baik,” ujar H. Sukarman. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa dalam peringatan hari jadi ke-42 SMPN 1 Kemangkon, karena tidak hanya dirayakan dengan sukacita, tetapi juga diisi dengan kepedulian dan solidaritas sosial. Melalui sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS, diharapkan semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tetap bisa melangkah mantap meraih mimpi dan menata masa depan yang lebih cerah.
DARURAT_SOSIAL15/12/2025 | Admin
Karena setiap perjuangan tidak layak berjalan sendirian. Terus kuat, Admini.
Karena setiap perjuangan tidak layak berjalan sendirian. Terus kuat, Admini.
Di sebuah sudut Kecamatan Kejobong, tinggal seorang remaja bernama Admini, siswi SMK yang setiap harinya bertarung dengan kenyataan hidup yang jauh dari kata cukup. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara, tumbuh dalam keluarga sederhana yang bahkan untuk sekadar makan pun harus penuh perhitungan. Kakak laki-lakinya kini merantau ke Karawang, bekerja membantu menjual bubur ayam milik orang lain. Dengan penghasilan hanya satu juta rupiah setiap bulan, ia menyisihkan sebagian untuk keluarga, kendati kerap kali penghasilan itu hanya cukup untuk bertahan hidupnya sendiri di tanah rantau. Sementara adiknya yang bungsu masih duduk di bangku SMP, belajar dengan harapan yang sama: kelak bisa menjadi penopang keluarga. Kedua orang tua Admini telah renta. Sang ayah, dengan pendengaran yang semakin melemah, masih berkeliling menjajakan madu. Madu seharga Rp50.000 ia usahakan untuk dijual Rp75.000, namun ketika pembeli menawar, ia tidak pernah kuasa menolak. “Yang penting laku,” pikirnya. Di hari-hari tertentu, ia pulang dengan beberapa lembar rupiah—di hari lainnya ia pulang dengan hanya membawa lelah. Di tengah perjuangan itu, sang ibu pun memikul beban hidupnya sendiri. Kondisi mental yang ia alami membuatnya sulit diajak berbicara dan sulit memahami percakapan layaknya orang pada umumnya. Ada hari ketika ia hanya diam, menatap kosong; ada hari ketika ia ingin bicara tetapi kalimat tak tersusun sempurna. Ia memerlukan kesabaran ekstra dari keluarga—dan Admini memahaminya dengan hati yang matang melebihi usianya. Rumah mereka berdinding lembap, sebagian atap menganga dan bocor tiap hujan datang. Lantai dingin, dapur berasap kayu, serta pakaian yang lusuh bukan sekadar gambaran keterbatasan, tetapi cermin keteguhan. Di tengah ruang kecil yang jauh dari layak, Admini tumbuh tanpa pernah menuntut lebih. Setiap hari ia berangkat sekolah tanpa ongkos berlebih, tanpa bekal istimewa, namun dengan tekad yang tak pernah menipis. Belajar adalah jalan satu-satunya yang ia yakini mampu mengubah masa depan keluarganya—membuat ayahnya berhenti berkeliling di bawah terik, dan membuat ibunya mendapat pendampingan yang lebih layak. Melihat keteguhan itu, BAZNAS hadir membawa Paket Logistik Keluarga (PLK) BAZNAS rutin memberikan bantuan PLK setiap bulan, untuk menopang kebutuhan makan keluarga Admini. Bukan sekadar beras, minyak, atau bahan pangan, tetapi kehadiran yang memberi ruang bagi keluarga ini untuk bernapas lebih lega. Senyum samar terlihat di wajah sang ibu, meski sulit menyampaikan kata; mata sang ayah berkaca-kaca, merasakan bahwa untuk pertama kalinya dalam beberapa waktu, ia tidak bertarung sendiri. Paket logistik itu menjadi tanda bahwa ada lembaga yang melihat perjuangan mereka. Bukan dalam balutan kasihan, melainkan kepedulian dan harapan. Admini tersenyum kecil, seolah ia memeluk masa depan yang perlahan mulai memberi cahaya. Admini terus melangkah—pelan, namun pasti. Baginya, keterbatasan bukan alasan berhenti bermimpi, melainkan alasan untuk terus menguat. Karena di balik dinding lembap, di bawah
LAYANAN_MUSTAHIK08/12/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat