Hidup dalam Keterbatasan, Pak Susmoyo Tak Berhenti Berjuang
hidup-dalam-keterbatasan-pak-susmoyo-tak-berhenti-berjuang
18/12/2025 | Penulis: Admin

BAZNAS memberikan bantuan PLK untuk Pak Susmoyo, warga Nangkasawit
Purbalingga — Setiap pagi, saat sebagian orang masih memeluk hangatnya selimut, Pak Susmoyo, warga Nangkasawit, Kejobong, telah lebih dulu menyiapkan gerobak sederhana berisi bubur ayam. Dengan langkah pelan namun tekad yang kokoh, ia menyusuri gang-gang Kota Purbalingga, menawarkan sarapan hangat yang menjadi satu-satunya sandaran hidup keluarganya.
Dari berjualan seharian, Pak Susmoyo hanya memperoleh omzet kotor sekitar Rp150.000–Rp200.000 per hari. Setelah dipotong biaya bahan dan keperluan lainnya, penghasilan bersihnya tinggal Rp50.000–Rp60.000. Angka yang nyaris tak cukup, namun ia genggam dengan syukur. Dari penghasilan itulah ia bertahan—membayar kebutuhan harian, dan menjaga satu harapan besar: masa depan anak bungsunya yang masih duduk di bangku SMK.
Pak Susmoyo tinggal mengontrak di rumah sederhana dengan atap yang hampir ambruk. Ia terpaksa memilih tempat itu bukan karena nyaman, melainkan karena itulah satu-satunya yang mampu ia bayar. Pulang ke kampung halaman pun bukan pilihan; jarak yang jauh membuatnya tak sanggup bolak-balik. Dalam keterbatasan itu, ia tetap memilih bertahan—bukan mengeluh, melainkan terus bekerja selama tubuhnya masih diberi kesehatan.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk menopang kebutuhan sehari-hari Pak Susmoyo dan keluarganya. Bantuan ini bukan sekadar beras dan bahan pokok, melainkan napas lega di tengah hari-hari yang kerap menekan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan harapannya.
“Pak Susmoyo adalah contoh keteguhan seorang ayah. BAZNAS hadir untuk meringankan beban beliau melalui Paket Logistik Keluarga ini. Semoga bantuan ini dapat menguatkan ikhtiar Pak Susmoyo dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan mendampingi pendidikan putranya,” ujarnya.
Kisah Pak Susmoyo adalah kisah tentang ketekunan tanpa sorotan, tentang ayah yang memilih lelahnya sendiri agar anaknya kelak berdiri lebih tegak. Dan di setiap mangkuk bubur yang ia sajikan, terselip doa—agar hidup, meski berat, tetap memberi jalan bagi harapan.
Pendistribusian Lainnya

Di Tengah Luka dan Keterbatasan, BAZNAS Setia Mendampingi Kismoyo

BAZNAS Hadir Menguatkan Ikhtiar Ibu Mulasih di Tengah Ujian Penyakit Langka

BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Tim Pencarian dan Pertolongan

BAZNAS Purbalingga Bangun Sumur Air Bersih, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Des

BAZNAS Hadir Ringankan Duka Keluarga Supriyo Pasca Longsor di Sanguwatang

Karena setiap perjuangan tidak layak berjalan sendirian. Terus kuat, Admini.

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
