WhatsApp Icon

Berita Pendistribusian

Bantuan RTLH untuk Ibu Rohmani
Bantuan RTLH untuk Ibu Rohmani
Di rumah sederhana yang berdiri di Desa Jatisaba, Kabupaten Purbalingga, Ibu Rohmani menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Bersama sang anak, ia bertahan di tengah berbagai keterbatasan hidup, sementara suaminya harus merantau ke luar kota demi mencari nafkah bagi keluarga. Rumah yang mereka tempati jauh dari kata layak. Atap yang sudah lapuk membuat air hujan leluasa masuk dari berbagai sisi ketika musim penghujan tiba. Sebagian dinding rumah pun masih terbuat dari bilik bambu yang mulai rapuh dimakan usia. Kondisi tersebut tentu menghadirkan ketidaknyamanan, bahkan kekhawatiran, terutama saat cuaca buruk melanda. Tak hanya harus menghadapi kondisi rumah yang memprihatinkan, Ibu Rohmani juga tengah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Kadar gula darah yang tinggi telah menyebabkan sebagian penglihatannya hilang. Kini, pandangannya tidak lagi jelas seperti dahulu. Meski demikian, ia tetap menjalani kehidupan dengan tabah dan tidak pernah kehilangan harapan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui program Rumah Layak Huni menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada Ibu Rohmani. Penyaluran bantuan dilakukan melalui UPZ Desa Jatisaba bersama muzaki BAZNAS yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Bantuan ini bukan sekadar memperbaiki atap yang bocor atau mengganti dinding yang rapuh. Lebih dari itu, bantuan ini menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi Ibu Rohmani dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Inilah salah satu wujud nyata peran BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya menjadi ibadah yang menyucikan harta, tetapi juga menjadi jembatan kebaikan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih bermartabat. Setiap rupiah zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan. Dari rumah yang bocor menjadi lebih layak, dari kegelisahan menjadi ketenangan, serta dari kesulitan menjadi secercah harapan untuk masa depan yang lebih baik. Karena sejatinya, zakat bukan hanya tentang memberi. Zakat adalah tentang menghadirkan harapan di saat harapan itu hampir padam.
03/06/2026 | Admin
Teguh Dikuatkan oleh Kepedulian Zakat
Teguh Dikuatkan oleh Kepedulian Zakat
Musibah datang tanpa diduga. Ade Teguh Saputra harus menjalani hari-hari yang berat setelah mengalami kecelakaan pada Senin, 26 Mei 2026 di Jalan Raya Lumpang–Buara. Kecelakaan tersebut mengakibatkan luka yang cukup serius sehingga Teguh harus mendapatkan perawatan intensif di RS Geriatri Purwokerto. Di tengah perjuangannya untuk pulih, Teguh juga menghadapi kenyataan yang tidak mudah. Sebagai anak yatim piatu, ia tidak memiliki jaminan kesehatan yang dapat membantu biaya pengobatan dan perawatan yang dijalaninya. Kondisi ini tentu menjadi beban tersendiri di tengah masa pemulihan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir menyalurkan bantuan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki. Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan dan kebutuhan selama Teguh menjalani perawatan. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud nyata bahwa zakat mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Amanah yang dititipkan oleh para muzaki tidak hanya tersalurkan kepada yang berhak, tetapi juga menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang berjuang melewati ujian hidup. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Setiap rupiah yang ditunaikan menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat nyata bagi sesama. Bersama zakat, kita dapat membantu lebih banyak saudara yang membutuhkan dan menumbuhkan harapan di tengah keterbatasan.
03/06/2026 | Admin
Harapan untuk Rinto: Kepedulian Zakat Hadir Menguatkan di Tengah Keterbatasan
Harapan untuk Rinto: Kepedulian Zakat Hadir Menguatkan di Tengah Keterbatasan
Kabar bahagia datang dari Rinto (44), warga Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet. Setelah menjalani perawatan di Klinik Spesialis Kejiwaan di Bungkanel, Rinto kini telah pulih dari gangguan kejiwaan yang sempat dialaminya. Perjalanan menuju kesembuhan tersebut tentu tidak mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, Rinto yang tinggal bersama ibunya, Jamini (88), di rumah sederhana harus menjalani perawatan tanpa memiliki jaminan kesehatan. Meski demikian, semangat untuk sembuh dan dukungan keluarga menjadi kekuatan besar dalam proses pemulihannya. Namun, setelah dinyatakan pulih, masih terdapat tunggakan biaya perawatan di klinik tempat Rinto dirawat. Kondisi tersebut menjadi beban tersendiri bagi keluarga yang hidup dalam serba keterbatasan. Melihat keadaan tersebut, Pemerintah Desa Pengalusan melalui UPZ Desa mengajukan bantuan kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki, BAZNAS memberikan bantuan untuk membantu menyelesaikan tunggakan biaya perawatan Rinto. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga hadir untuk menguatkan mereka yang sedang berusaha bangkit dari masa-masa sulit. Amanah zakat yang dipercayakan kepada BAZNAS terus diupayakan agar tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Dari setiap titipan kebaikan, lahir harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang menjalani kehidupan.
03/06/2026 | Admin

BAZNAS TV