WhatsApp Icon
BAZNAS Purbalingga Salurkan Zakat Produktif Rp54,4 Juta kepada 71 Penerima Manfaat

PURBALINGGA – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak Rp54.400.000 bantuan untuk usaha atau zakat produktif disalurkan kepada 71 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purbalingga.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya BAZNAS dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Melalui zakat produktif, penerima manfaat diharapkan dapat mengembangkan usaha yang dijalankan sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Penyaluran bantuan diserahkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Purbalingga, Junus Wahiddiyantoro, S.IP, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., unsur pimpinan BAZNAS, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Setda Purbalingga Yunus Wahidiantoro menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat. Bantuan zakat produktif diharapkan tidak hanya memberikan manfaat untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi dorongan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki terus diupayakan agar memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Salah satunya melalui program zakat produktif yang diarahkan untuk membantu penerima manfaat agar lebih berdaya dan mandiri.

“Zakat bukan hanya tentang membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut dapat menjadi jalan bagi penerima manfaat untuk bangkit dan menjadi lebih mandiri,” ujar H. Sudijanto.

Selain zakat produktif, pada kesempatan tersebut BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan satu unit kursi roda kepada warga Penambongan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta memberikan kemudahan dalam mobilitas.

Salah satu penerima manfaat, Tumiati, warga Babakan, Kecamatan Kalimanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi tambahan semangat untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS serta para muzaki yang telah memberikan bantuan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi berkah bagi semua yang telah membantu,” ungkap Tumiati.

Penyaluran ini menjadi salah satu wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, sekaligus menguatkan kemandirian para mustahik menuju kehidupan yang lebih baik.

 

06/10/2026 | Kontributor: Admin
Zakat untuk Pendidikan, Menjaga Asa Anak Negeri Tetap Menyala

PURBALINGGA – Pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membuka masa depan. Namun, bagi sebagian keluarga, keterbatasan ekonomi dapat menjadi tantangan yang membuat kebutuhan pendidikan terasa semakin berat. Di tengah kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir untuk membantu meringankan beban pendidikan para siswa dari keluarga yang membutuhkan.

Melalui dana zakat yang dihimpun dari para muzaki, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan pendidikan kepada penerima manfaat mulai dari tingkat pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Salah satunya dirasakan oleh Afit Noviandi, siswa SMK YPT 1 Purbalingga, yang mendapatkan bantuan pendidikan. Bantuan serupa juga diberikan kepada Zain Hibatullah, siswa SMAN 1 Purbalingga, serta Jamiatin Nisa, siswi SMA 1 Muhammadiyah Purbalingga, dan masih banyak pelajar lainnya yang membutuhkan dukungan dalam melanjutkan pendidikan.

Bagi BAZNAS, bantuan pendidikan bukan sekadar memberikan sejumlah dana. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan ikhtiar untuk menjaga semangat belajar, meringankan beban keluarga, dan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk tetap melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.

Peran tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Zakat yang ditunaikan para muzaki tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga dapat menjadi investasi kebaikan melalui pendidikan generasi penerus.

Ketika zakat membantu seorang anak tetap bersekolah, ada cita-cita yang terus dijaga. Ketika ilmu terus dipelajari dan kelak diamalkan untuk kebaikan, insyaallah manfaatnya akan terus mengalir.

Dari zakat para muzaki, tumbuh harapan. Dari pendidikan, lahir masa depan. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS menjadi keberkahan bagi muzaki dan manfaat yang terus mengalir bagi para penerima.

 

26/09/2026 | Kontributor: Admin
Setetes Air, Sejuta Manfaat: BAZNAS Bantu Kebutuhan Air Bersih Ponpes Minhajut Thullab

KARANGANYAR – Musim kemarau yang semakin meluas di Kabupaten Purbalingga membawa dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah semakin sulitnya mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut juga dirasakan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Minhajut Thullab – Kaliputat, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar.

Keterbatasan air bersih mulai mengganggu aktivitas para santri, terutama untuk kebutuhan sehari-hari, kebersihan, dan kegiatan ibadah. Di tengah kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir dengan menyalurkan bantuan toren air pada Kamis (24/9/2026).

Bantuan toren air ini diberikan untuk membantu pondok pesantren dalam menampung dan menyediakan cadangan air bersih, sehingga kebutuhan para santri dan pengelola pesantren dapat tetap terpenuhi meskipun ketersediaan air semakin terbatas. Dengan adanya tempat penyimpanan air yang memadai, diharapkan aktivitas belajar, ibadah, dan kehidupan sehari-hari para santri dapat berjalan dengan lebih nyaman.

Bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS tidak berhenti sebagai sebuah kewajiban, tetapi dapat tumbuh menjadi manfaat yang terus dirasakan oleh sesama. Ketika zakat digunakan untuk membantu menyediakan kebutuhan air bagi para santri, setiap tetes air yang digunakan untuk berwudu, membersihkan diri, belajar, dan menjalani aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari kebaikan yang insyaallah terus mengalir.

Dari zakat para muzaki, lahir manfaat yang nyata. Dari setiap tetes air yang mengalir, semoga mengalir pula pahala dan keberkahan sebagai amal jariyah bagi mereka yang telah menunaikannya.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.

24/09/2026 | Kontributor: Admin
KUA Padamara, SMAN 1 Padamara berkolaborasi dengan BAZNAS Gelar Salat Istiska, Ikhtiar Bersama Hadapi Kekeringan

PADAMARA – Menyikapi dampak kekeringan yang semakin meluas di Kabupaten Purbalingga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padamara berkolaborasi dengan SMAN 1 Padamara dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar Salat Istiska di Lapangan SMAN 1 Padamara, Rabu (16/9/2026).

Salat Istiska diikuti oleh para guru dan siswa SMAN 1 Padamara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padamara, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Kegiatan tersebut menjadi momentum bersama untuk bermunajat kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bertindak sebagai imam, KH. Roghib Abdurrahman, Ketua MUI Kabupaten Purbalingga. Sementara khutbah disampaikan oleh H. Sukarman, S.Ag., Waka IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Dalam khutbahnya, H. Sukarman mengajak jamaah menjadikan kekeringan sebagai momentum untuk bermuhasabah, memperbanyak istighfar dan taubat, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, dan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa istighfar tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan, tetapi harus diwujudkan dengan memperbaiki perilaku dan ketaatan.

Mengutip kandungan QS. Nuh ayat 10–12, H. Sukarman menyampaikan bahwa memperbanyak istighfar dan kembali kepada Allah merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon turunnya hujan dan keberkahan.

“Jangan sampai kita hanya sibuk memohon hujan, tetapi lupa memperbaiki cara kita memperlakukan alam, mengelola sumber daya air, dan memperhatikan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Doa harus berjalan bersama ikhtiar,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dalam menggunakan air. Menurutnya, ketika air masih tersedia, masyarakat harus mampu menjaga dan menggunakannya secara bijak. Kekeringan juga perlu menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap warga yang harus berjalan jauh atau mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan air bersih.

Lebih lanjut, H. Sukarman mengingatkan pentingnya kepedulian sosial. Ketika ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air, mereka yang memiliki kemampuan hendaknya membantu, baik melalui pemberian air, sedekah maupun donasi.

Ia menegaskan bahwa menghadapi kekeringan bukan hanya persoalan berdoa agar hujan turun, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen lainnya memiliki peran dalam menjaga lingkungan serta sumber daya air.

“Jangan sampai kita hanya memohon hujan, tetapi lupa menjaga nikmat air yang telah Allah berikan. Mari kita jadikan kekeringan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, menggunakan air dengan bijak, menjaga lingkungan, dan semakin peduli kepada sesama,” tutur H. Sukarman.

Dalam khutbahnya, ia juga menyampaikan bahwa doa dan ilmu pengetahuan bukanlah dua hal yang bertentangan. Berbagai ikhtiar manusia, termasuk pemanfaatan teknologi dalam upaya menghadapi kekeringan, dapat dilakukan selama tetap disadari bahwa hujan dan segala ketentuan berada dalam kehendak Allah SWT.

BAZNAS Salurkan 657.000 Liter Air Bersih

Sejalan dengan pesan tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus melakukan ikhtiar membantu masyarakat yang terdampak kekeringan melalui pendistribusian air bersih.

Hingga Selasa (15/9/2026), BAZNAS Kabupaten Purbalingga tercatat telah mendistribusikan 657.000 liter air bersih yang telah diterima oleh 7.322 KK atau 24.912 jiwa di berbagai wilayah terdampak.

Distribusi air bersih tersebut menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Kertanegara, Karanganyar, Pengadegan, Kutasari, Kejobong, dan Kemangkon.

Selain menyalurkan air bersih, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga membuka donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan yang semakin meluas. Dalam momentum  Salat Istiska, donasi berhasil terkumpul mencapai Rp2.074.000.

Kolaborasi KUA Kecamatan Padamara, SMAN 1 Padamara dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadapi kekeringan. Salat Istiska tidak hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga pengingat agar manusia senantiasa bersyukur, menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak, dan hadir membantu sesama yang membutuhkan.

Semoga Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, serta memberikan kekuatan kepada seluruh masyarakat Purbalingga dalam menghadapi dampak kekeringan.

 

16/09/2026 | Kontributor: Admin
Di Usia Senja, Sumiyati dan Khadmini Terbaring Lemah, BAZNAS Hadirkan Bantuan Diapers

PURBALINGGA – Di usia senja, sakit membuat Ibu Sumiyati dan Khadmini, warga Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, harus lebih banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur. Keduanya mengalami stroke dan kini hanya bisa terbaring lemah, sementara berbagai aktivitas sehari-hari harus dilakukan dari tempat tidur.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan diapers menjadi bagian penting dalam keseharian mereka. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga membuat kebutuhan tersebut tidak selalu dapat terpenuhi. Keluarga harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merawat anggota keluarga yang sedang sakit.

Seperti yang dialami keluarga Ibu Sumiyati. Ia memiliki dua orang anak. Salah satu anaknya masih duduk di bangku SMA, sedangkan anak lainnya telah berumah tangga dengan kondisi ekonomi yang masih terbatas. Di tengah kondisi tersebut, keluarga tetap berusaha memberikan perawatan terbaik bagi Ibu Sumiyati.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan diapers kepada Ibu Sumiyati dan Khadmini. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama keduanya menjalani masa sakit.

Bantuan diapers diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga serta membantu memenuhi kebutuhan perawatan Ibu Sumiyati dan Khadmini. Bagi keluarga yang tengah berjuang menghadapi sakit dan keterbatasan, perhatian dan kepedulian sekecil apa pun menjadi penguat yang begitu berarti.

Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS, kepedulian dapat terus hadir bagi mereka yang membutuhkan. Zakat yang ditunaikan, insyaallah menjadi manfaat dan menghadirkan harapan bagi sesama.

16/09/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

PETANI BINAAN BAZNAS MULAI MUSIM TANAM KEDUA GAPOKTAN CITRA ANDALKAN TEKNIK TRADISIONAL DEMI HASIL MAKSIMAL
PETANI BINAAN BAZNAS MULAI MUSIM TANAM KEDUA GAPOKTAN CITRA ANDALKAN TEKNIK TRADISIONAL DEMI HASIL MAKSIMAL
Kaligondang – Semangat para petani binaan BAZNAS tak pernah surut, meski tantangan musim dan perubahan iklim terus mengintai. Di tengah hamparan sawah Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kelompok Tani (Gapoktan) Citra kembali memulai musim tanam kedua di tahun ini dengan penuh optimisme. Salah satu petani yang turut membuka musim tanam kali ini adalah Bapak Wiryo Subarno. Dengan penuh ketekunan, beliau menanam padi varietas Inpari 32, jenis padi unggul yang dikenal tahan hama dan menghasilkan panen tinggi. Menariknya, proses tanam dilakukan menggunakan metode tradisional “nandur” (menanam mundur). Teknik ini telah diwariskan turun-temurun dan diyakini mampu menjaga kestabilan posisi kaki saat menanam, sekaligus mempermudah pengaturan jarak tanam secara rapi. Jarak antar tanaman yang teratur menjadi kunci agar tanaman mendapatkan cukup ruang tumbuh dan sinar matahari, serta memudahkan proses pemeliharaan ke depannya. “Meski cara tanam ini tradisional, tapi hasilnya bisa sangat baik kalau kita jaga jaraknya dan perawatannya,” ujar Bapak Wiryo saat ditemui di tengah sawah miliknya yang memiliki luas sekitar 350 ubin (setara kurang lebih 4.900 meter persegi). Gapoktan Citra sendiri merupakan kelompok tani yang mendapat pendampingan dan binaan dari BAZNAS. Melalui berbagai pelatihan dan bantuan sarana produksi, para petani seperti Bapak Wiryo dibekali pengetahuan dan dukungan yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka. BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani kecil, agar tetap bisa bertani dengan layak dan berdaya saing. Pendekatan tradisional yang dipadukan dengan dukungan modern diharapkan mampu menciptakan pertanian yang berkelanjutan dan mandiri. Musim tanam kali ini membawa harapan baru — bukan hanya bagi Bapak Wiryo dan Gapoktan Citra, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Cilapar yang menggantungkan hidup dari hasil bumi.
BERITA30/07/2025 | Admin
TAK MALU BERJUALAN TAK LELAH MELANGKAH BAZNAS BANTU RINGANKAN LANGKAH TUSLINA
TAK MALU BERJUALAN TAK LELAH MELANGKAH BAZNAS BANTU RINGANKAN LANGKAH TUSLINA
Langkah kakinya menyusuri jalanan perumahan demi perumahan di Purbalingga. Setiap pagi, Tuslina (31) memanggul semangat di pundaknya, menjajakan aneka kue dan jajan pasar. Tak peduli panas atau hujan, ia tempuh jarak berkilo-kilometer dengan berjalan kaki, berkeliling membawa dagangan demi menopang ekonomi keluarga. Tuslina bukanlah perempuan yang mudah menyerah. Dengan keterbatasan yang dimiliki, ia tetap tegar menjalani hari-harinya sebagai penjual keliling. Kue-kue itu ia bawa dalam keranjang besar. “Saya tidak malu berjualan keliling, ini saya lakukan demi membantu ekonomi keluarga,” ujar Tuslina dengan mata berkaca-kaca. Suaminya hanya bekerja sebagai kuli, penghasilan hariannya pun belum tentu mencukupi kebutuhan mereka. Keinginan Tuslina tidaklah muluk -muluk, ia hanya ingin sepeda ontel untuk memudahkan ia dalam berkeliling. Kisah perjuangan Tuslina mengetuk hati banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Melalui Program Purbalingga Peduli, BAZNAS menyerahkan bantuan berupa sepeda ontel untuk memudahkan Tuslina dalam menjalankan aktivitas berjualannya. Kini, sepeda itu menjadi teman setia Tuslina. Ia tak lagi harus menahan lelah berjalan jauh, karena sepeda ontel pemberian para muzakki ini membantunya bergerak lebih cepat dan menjangkau lebih banyak pembeli. BAZNAS Kabupaten Purbalingga percaya bahwa setiap zakat yang dikelola dan disalurkan dengan tepat bisa menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang. Dan melalui bantuan ini, BAZNAS tidak hanya memberikan alat transportasi, tetapi juga menyemai semangat dan harapan bagi seorang ibu muda yang gigih, bernama Tuslina.
BERITA30/07/2025 | Admin
GAPOKTAN CITRA PURBALINGGA, BUKTI NYATA PERTANIAN MODERN BERPADU KEARIFAN LOKAL
GAPOKTAN CITRA PURBALINGGA, BUKTI NYATA PERTANIAN MODERN BERPADU KEARIFAN LOKAL
Musim tanam kedua tahun ini dimulai dengan semangat baru oleh Gapoktan Citra, kelompok tani binaan BAZNAS yang berada di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Dalam kegiatan ini, para petani kembali menanam padi varietas Inpari 32 yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap penyakit dan hasil panen yang optimal. Salah satu anggota kelompok tani, Margo Utrimo, memimpin proses tanam secara tradisional dengan metode tanam mundur dan pencaplakan. Meskipun menggunakan teknik lama, cara ini terbukti efektif dalam menciptakan barisan tanaman yang lebih rapi dan teratur, sehingga mempermudah pemeliharaan dan berpotensi meningkatkan produktivitas hasil pertanian. BAZNAS melalui program pemberdayaan petani terus mendorong praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan dan sesuai kearifan lokal, namun tetap produktif. Diharapkan, dengan pendampingan yang berkelanjutan, para petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga merasakan peningkatan kesejahteraan yang nyata. Kegiatan musim tanam kedua ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petani, masyarakat, dan BAZNAS mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di sektor pertanian.
BERITA29/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU 25 SISWA YATIM PIATU DAN DHUAFA DI SMPN 2 PENGADEGAN WUJUD KEPEDULIAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA
BAZNAS PURBALINGGA BANTU 25 SISWA YATIM PIATU DAN DHUAFA DI SMPN 2 PENGADEGAN WUJUD KEPEDULIAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA
Purbalingga - Suasana haru menyelimuti halaman SMPN 2 Pengadegan saat 25 siswa yatim piatu dan dhuafa menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Bantuan yang disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah ini sebesar Rp200.000 per siswa, menjadi secercah cahaya bagi mereka yang tengah menghadapi tantangan hidup di usia yang masih belia. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan siswa kurang mampu, agar mereka tetap semangat belajar dan tidak merasa sendiri. Kepala SMPN 2 Pengadegan, Fitriani Tri Rahayu, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS. “Terima kasih Baznas, bantuan ini tentunya sangat bermanfaat untuk para murid kami," ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya berbagi, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa yang merupakan generasi penerus bangsa. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban mereka, sekaligus memupuk semangat untuk terus mengejar cita-cita. SMPN 2 Pengadegan sendiri aktif menjadi bagian dari gerakan zakat di lingkungan pendidikan, melalui pembentukan UPZ sekolah yang menjadi jembatan antara muzaki dan penerima manfaat. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar dalam kehidupan mereka.
BERITA28/07/2025 | Admin
SANG GURU NGAJI PENJUAL ES ITU KINI TAK LAGI KHAWATIR TEMPAT BERTEDUH
SANG GURU NGAJI PENJUAL ES ITU KINI TAK LAGI KHAWATIR TEMPAT BERTEDUH
Purbalingga — Senyum haru menghiasi wajah Bapak Nur Rofik (35), seorang warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, saat rumah sederhananya direnovasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari BAZNAS Purbalingga. Bapak Nur Rofik dikenal sebagai sosok pekerja keras. Setiap hari, ia mengayuh roda kehidupan dengan menjajakan es keliling menggunakan sepeda motor tua. Di tengah panas terik dan lelahnya jalanan, semangatnya tak pernah padam. Semua ia lakukan demi menghidupi keluarga dan mempertahankan rumah yang telah lama berdiri dengan kondisi seadanya. Selain itu, Bapak Nur Rofik juga merupakan guru ngaji di TPQ sekitar tempat tinggalnya. Ia dengan sabar mengajarkan baca tulis Al Qur’an kepada para santri di sekitar rumahnya. Tidak ada tarif. Tidak ada biaya. Ia mengajar dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Rumah kecilnya yang dahulu berdinding bambu dan berlantai tanah kini perlahan berubah. Bantuan dari BAZNAS Purbalingga bukan hanya membenahi atap dan tembok, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarga kecil ini. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Tidak menyangka akan dibantu seperti ini. Rumah ini sangat berarti bagi kami," ucap Bapak Nur Rofik dengan mata berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru. Program RTLH ini menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kecil yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa perbaikan rumah, namun juga memberikan dorongan moral bagi masyarakat seperti Bapak Nur Rofik agar terus semangat menjalani kehidupan. Kisah Bapak Nur Rofik adalah potret ketulusan dan keikhlasan dalam mencari nafkah. Semangatnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa dalam kesederhanaan pun, seseorang bisa tetap bermartabat dan penuh harapan. Semoga langkah BAZNAS ini terus memberi cahaya bagi mereka yang membutuhkan, dan semoga Bapak Nur Rofik diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah untuk melanjutkan perjuangan hidupnya.
BERITA28/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT TERHADAP BAPAK AHMAD SUROSO, DEMI TEPAT SASARAN PENYALURAN ZAKAT
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT TERHADAP BAPAK AHMAD SUROSO, DEMI TEPAT SASARAN PENYALURAN ZAKAT
Purbalingga – Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bantuan zakat tersalurkan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan assessment langsung ke rumah Bapak Ahmad Suroso, warga Desa Binangun, Kecamatan Mrebet. Bapak Ahmad Suroso adalah sosok pejuang keluarga. Di tengah kondisinya sebagai pasien cuci darah yang harus menjalani pengobatan rutin, ia tetap berusaha menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Beban berat kian terasa ketika satu-satunya anaknya baru saja mengalami kecelakaan dan membutuhkan perhatian lebih. Kondisi ini menggugah kepedulian BAZNAS. Melalui proses assessment yang dilakukan oleh tim lapangan, BAZNAS meninjau langsung kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan keluarga Bapak Ahmad Suroso. Assessment ini merupakan langkah penting agar zakat yang dititipkan oleh para muzaki (pemberi zakat) dapat digunakan secara tepat, menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan. “Assessment bukan hanya formalitas, tapi bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat benar-benar menjadi solusi bagi mustahik seperti Bapak Ahmad Suroso,” ujar salah satu petugas BAZNAS saat di lokasi. Kondisi rumah sederhana, beban biaya pengobatan, serta tanggungan keluarga menjadi poin penting dalam proses ini. Data dan informasi yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan yang paling tepat. BAZNAS berharap bantuan yang nantinya diberikan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi keluarga Bapak Ahmad Suroso dalam menghadapi ujian kehidupan. Langkah ini adalah cermin dari semangat kebersamaan, bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jembatan harapan yang bisa menguatkan mereka yang sedang terpuruk.
BERITA28/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU BAPAK ROMLI, PEJUANG USIA SENJA YANG JALANI CUCI DARAH
BAZNAS PURBALINGGA BANTU BAPAK ROMLI, PEJUANG USIA SENJA YANG JALANI CUCI DARAH
Purbalingga, Juli 2025 Di usia 87 tahun, Bapak Romli Prapto Harsono, warga Desa Bancar, masih terus berjuang melawan sakit yang menggerogoti tubuhnya. Beliau harus menjalani cuci darah secara rutin, sekaligus proses lepas pen di RS Siaga Medika Purbalingga. Di tengah segala keterbatasan, beliau tak sendiri. Ada cinta dan pengorbanan yang luar biasa dari sang istri dan anak tercinta, yang bahu-membahu merawat beliau dengan penuh kesabaran dan kasih. Melihat perjuangan keluarga ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga tergerak untuk hadir memberi bantuan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pengobatan dan menjadi dukungan moral bagi keluarga yang telah menunjukkan arti sesungguhnya dari kasih dan ketulusan. Kondisi kesehatan Bapak Romli yang makin menurun tak menghalangi semangat keluarganya untuk terus membersamai. Mereka adalah gambaran nyata bahwa cinta dan gotong royong dalam keluarga adalah kekuatan yang tak tergantikan. BAZNAS Purbalingga percaya bahwa setiap tetes zakat yang dititipkan mampu menjadi lentera harapan. Dan hari ini, lentera itu menerangi jalan keluarga Bapak Romli, menghadirkan senyum di tengah duka, harapan di tengah sakit. Semoga Allah memberi kesembuhan, ketabahan, dan keberkahan bagi keluarga Bapak Romli dan semua muzakki yang telah mempercayakan zakatnya.
BERITA28/07/2025 | Admin
ANTARA AIR MATA, DOA, DAN HARAPAN PERJALANAN ZASKIA MELAWAN SAKIT, CINTA IBU, DAN ULURAN TANGAN BAZNAS
ANTARA AIR MATA, DOA, DAN HARAPAN PERJALANAN ZASKIA MELAWAN SAKIT, CINTA IBU, DAN ULURAN TANGAN BAZNAS
Purbalingga - Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Delapan tahun pula Zaskia, gadis berusia 16 tahun asal Banjarsari, menguatkan hati dan raganya menghadapi cobaan berat: leukemia yang tak kunjung reda. Di usianya yang seharusnya diwarnai tawa riang dan cita-cita masa depan, Zaskia justru harus berkawan erat dengan jarum infus, obat-obatan, dan ruang perawatan rumah sakit. Namun ia tak sendiri. Di sampingnya selalu ada sang ibu, sosok luar biasa yang tak pernah lelah, tak pernah mengeluh, dan tak pernah meninggalkan harapan meski dalam kepedihan terdalam. Hari-hari mereka dilalui dengan penuh pengorbanan dan keikhlasan—menempuh perjalanan dari Banjarsari ke RS Margono Soekarjo Purwokerto, bahkan setiap pekan menyeberangi batas kota menuju RSUP Sardjito Yogyakarta, hanya demi satu hal: kesembuhan Zaskia. Bersama mereka, hadir pula Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Lembaga ini bukan hanya menjadi penyedia bantuan, tapi menjadi sahabat seperjalanan. BAZNAS membersamai Zaskia dan ibunya dalam sunyi dan peluh perjuangan selama 8 tahun. Setiap tangis yang ditahan, setiap doa yang dipanjatkan di tengah malam—semuanya disaksikan, dirangkul, dan dikuatkan. Zaskia, gadis kuat yang tak pernah mengeluh, akhirnya berpulang dalam damai pada Jumat, 25 Juli 2025 di RSUP Sardjito Yogyakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tapi juga meninggalkan jejak semangat, ketegaran, dan cinta yang tak ternilai. Ia telah berjuang sekuat tenaga. Ia telah mengajarkan banyak orang tentang arti bersabar, tentang ikhlas menerima takdir, dan tentang kekuatan seorang ibu yang tiada tandingannya. Semoga Allah SWT menerima semua amal kebaikan Zaskia, mengangkat derajatnya di sisi-Nya, dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Perjalanan panjang ini bukan akhir, tetapi awal dari kisah keabadian yang penuh cinta dan pengorbanan. Selamat jalan, Zaskia. Kau telah menjadi cahaya dalam gelap, dan semangatmu akan tetap hidup dalam hati kami.
BERITA25/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU DUA SISWA YATIM PIATU DHUAFA SMPN 4 KEMANGKON
BAZNAS PURBALINGGA BANTU DUA SISWA YATIM PIATU DHUAFA SMPN 4 KEMANGKON
Kemangkon, 25 Juli 2025 Di tengah perjuangan hidup tanpa kehadiran orang tua, dua siswa yatim piatu dari SMP Negeri 4 Kemangkon terus berusaha mengejar cita-cita mereka. Keduanya berasal dari keluarga dhuafa dan menjalani hari-hari penuh keterbatasan, namun tetap semangat menuntut ilmu. Melihat kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu. Bantuan diserahkan langsung pada Jumat, 25 Juli 2025, sebagai wujud nyata dukungan untuk meringankan beban mereka dan memberi harapan baru dalam menapaki masa depan. Dalam tangis haru dan senyum syukur, kedua siswa menerima bantuan tersebut. Bagi mereka, ini bukan sekadar materi—melainkan bukti bahwa masih ada tangan-tangan baik yang peduli dan tak membiarkan mereka berjuang sendiri. Semoga dengan bantuan ini, semangat belajar mereka semakin menyala, dan kelak mereka dapat menjadi generasi penerus yang tangguh dan membawa kebaikan bagi sesama. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menebar manfaat zakat untuk mereka yang membutuhkan. Karena setiap rupiah yang dititipkan, adalah bagian dari harapan yang kita bangun bersama.
BERITA25/07/2025 | Admin
MENYALAKAN ASA MEWUJUDKAN CITA BAZNAS BANTU SISWA YATIM DAN DHUAFA DI SMPN 2 KALIMANAH
MENYALAKAN ASA MEWUJUDKAN CITA BAZNAS BANTU SISWA YATIM DAN DHUAFA DI SMPN 2 KALIMANAH
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa yatim, piatu, dan dhuafa. Kali ini, bantuan diserahkan kepada 17 siswa SMPN 2 Kalimanah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMPN 2 Kalimanah dengan total nilai sebesar Rp3.400.000. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Purbalingga dalam mendukung akses pendidikan yang merata, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini disambut gembira oleh para penerima. Beberapa siswa mengaku sangat bersyukur dan merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti membeli perlengkapan belajar hingga biaya transportasi. "Alhamdulillah, saya senang sekali dapat bantuan ini. Uangnya akan saya gunakan untuk beli sepatu dan buku," ujar salah satu siswa penerima bantuan dengan wajah penuh semangat. Kepala SMPN 2 Kalimanah, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian BAZNAS Purbalingga terhadap siswa-siswinya. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan berprestasi meski dalam keterbatasan," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan UPZ di sekolah menjadi jembatan kebaikan yang sangat bermanfaat dan berharap program seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bertekad untuk terus hadir sebagai lembaga yang mendukung kemajuan pendidikan serta menebarkan harapan bagi masa depan generasi muda.
BERITA25/07/2025 | Admin
BERSAMA WUJUDKAN MIMPI ANAK BANGSA BAZNAS SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN DI SMPN 1 PADAMARA
BERSAMA WUJUDKAN MIMPI ANAK BANGSA BAZNAS SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN DI SMPN 1 PADAMARA
Tak ada yang lebih membahagiakan selain melihat senyum anak-anak yang tetap semangat belajar, meski hidup dalam keterbatasan. Inilah semangat yang ingin dijaga dan terus diperjuangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak yatim piatu dan dhuafa, BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan kepada 13 siswa SMPN 1 Padamara sebesar 2,5 juta rupiah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah tersebut. Bantuan ini diberikan untuk menunjang kebutuhan dasar siswa selama menempuh pendidikan, sekaligus menjadi penyemangat agar mereka tak kehilangan harapan di tengah himpitan ekonomi. Para penerima bantuan adalah anak-anak yang kehilangan orang tua, hidup dalam kesederhanaan, dan tak jarang harus berjuang lebih keras dibanding teman-teman sebayanya. Bantuan dari BAZNAS mencakup kebutuhan sehari-hari seperti perlengkapan sekolah, alat tulis, tas, hingga uang saku. Bantuan ini juga dimaksudkan untuk meringankan beban keluarga asuh atau wali yang selama ini merawat mereka dengan penuh kasih meski dengan keterbatasan ekonomi. Ketua BAZNAS Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga asa pendidikan anak-anak mustahik agar tidak terputus hanya karena faktor biaya. "Kami percaya bahwa pendidikan adalah pintu masa depan. Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa, dan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga semangat mereka tetap menyala. Bantuan ini adalah bentuk kasih sayang dari para muzakki yang menitipkan hartanya melalui BAZNAS," ujar beliau. Kepala SMPN 1 Padamara juga mengapresiasi bantuan ini, yang menurutnya sangat membantu siswa-siswi yang selama ini berjuang dalam diam. "Mereka bukan hanya butuh fasilitas, tapi juga butuh disemangati dan dirangkul. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang terus mendukung langkah mereka," ucapnya haru. Semoga bantuan ini menjadi lentera bagi anak-anak tersebut, menguatkan langkah kecil mereka menuju masa depan yang lebih cerah, dan menjadi amal jariyah bagi para muzakki yang telah peduli.
BERITA24/07/2025 | Admin
DARI PELUH MENJADI BERKAH RUMAH PAK KHOERON KINI LEBIH LAYAK BERKAT CINTA SESAMA
DARI PELUH MENJADI BERKAH RUMAH PAK KHOERON KINI LEBIH LAYAK BERKAT CINTA SESAMA
Di balik senyum sederhana dan tangan yang penuh luka kerja, tersimpan kisah perjuangan seorang ayah yang tak pernah lelah mengupayakan yang terbaik bagi keluarganya. Adalah Pak Khoeron (45), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, yang menjalani hari-harinya sebagai pekerja serabutan demi menghidupi istri dan dua anaknya. Pak Khoeron bukan pekerja kantoran atau pegawai tetap. Ia bekerja dengan hati dan tenaga, menjalani apa pun yang halal untuk menyambung hidup. Kadang ia menambal ban motor, memperbaiki kompor rusak milik tetangga, mencari rumput untuk kambing yang bukan miliknya, bahkan membantu menanam palawija di ladang warga lain. Semua itu ia lakukan dengan ikhlas, tanpa pernah mengeluh, demi memastikan anak-anaknya bisa tetap sekolah dan istrinya bisa memasak meski dengan bahan seadanya. Dengan penghasilan yang tak menentu, rumah sederhana yang ia tempati bersama keluarga pun jauh dari kata layak. Dindingnya rapuh, atapnya bocor, dan lantainya tanah. Namun, bagi Pak Khoeron, rumah itu adalah tempat berteduh dari hujan, panas, dan letih—tempat di mana harapan dan doa terus ia panjatkan setiap malam. Melihat kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga tergerak untuk memberikan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Pak Khoeron. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap para pejuang nafkah seperti beliau, yang meski hidup dalam keterbatasan, tetap gigih menjaga kehormatan dengan bekerja keras tanpa mengandalkan belas kasihan. Kini, rumah Pak Khoeron mulai bertransformasi menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat untuk ditinggali. Atapnya diperbaiki, dindingnya diperkuat, dan lantainya dirapikan. Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Pak Khoeron dan keluarganya. “Terima kasih BAZNAS, saya tak menyangka rumah saya bisa seperti ini. Semoga kebaikan ini dibalas Allah dengan pahala berlipat,” ujar Pak Khoeron haru, sembari memandangi rumahnya yang kini tampak lebih kokoh. Kisah Pak Khoeron adalah potret nyata bahwa masih banyak keluarga di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan, membantu mereka yang terpinggirkan agar kembali berdiri tegak dan merasakan nikmatnya hidup yang lebih layak.
BERITA24/07/2025 | Admin
TNI DAN BAZNAS GOTONG ROYONG BEDAH RUMAH HARAPAN BARU UNTUK BAPAK SARENGAT
TNI DAN BAZNAS GOTONG ROYONG BEDAH RUMAH HARAPAN BARU UNTUK BAPAK SARENGAT
Di tengah semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama jajaran TNI bahu-membahu melaksanakan giat gotong royong bedah rumah milik Bapak Sarengat, warga Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersinergi dalam gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2025. Rumah Bapak Sarengat sebelumnya berdinding papan yang telah rapuh, dengan atap yang bocor dan lantai tanah. Kini, rumah tersebut mulai bertransformasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat berkat kolaborasi antara BAZNAS dan TNI. Bapak Sarengat, seorang penjual gorengan, tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya mulai diperbaiki. “Saya bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan TNI. Ini adalah berkah yang tak pernah saya bayangkan,” ucap beliau dengan mata berkaca-kaca. Program ini menjadi wujud nyata peran BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui sinergi lintas lembaga. Lebih dari sekadar bantuan fisik, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat hubungan sosial, serta menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
BERITA23/07/2025 | Admin
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
Purbalingga – Senyuman haru terpancar dari wajah Bapak Sutiyono (65), warga Desa Toyareka, saat menerima bantuan kursi roda dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Di usianya yang tak lagi muda, dengan kondisi fisik yang semakin melemah, serta sakit stroke yang dideritanya membuat mobilitas menjadi tantangan tersendiri baginya. Namun hari itu, bantuan yang datang bukan hanya berupa kursi roda, melainkan juga semangat baru untuk menjalani hari-hari dengan lebih layak dan bermartabat. Bantuan kursi roda ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Purbalingga sebagai bagian dari program kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami keterbatasan fisik. Bantuan ini bukan hanya alat bantu gerak, tetapi juga simbol hadirnya kepedulian dan cinta dari sesama. "Kami berharap kursi roda ini dapat membantu aktivitas Bapak Sutiyono dan menjadi penyemangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan optimisme," ujar perwakilan dari BAZNAS Purbalingga, Amin Nur Rokhim. Bapak Sutiyono menyampaikan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca. Selama ini, ia harus bergantung pada keluarga untuk berpindah tempat, dan kini dengan adanya kursi roda, ia merasa lebih mandiri dan tidak terlalu merepotkan orang di sekelilingnya. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar kebaikan terus berputar seperti roda—membawa harapan dan perubahan.
BERITA22/07/2025 | Admin
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
Purbalingga – Senyuman haru terpancar dari wajah Bapak Sutiyono (65), warga Desa Toyareka, saat menerima bantuan kursi roda dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Di usianya yang tak lagi muda, dengan kondisi fisik yang semakin melemah, serta sakit stroke yang dideritanya membuat mobilitas menjadi tantangan tersendiri baginya. Namun hari itu, bantuan yang datang bukan hanya berupa kursi roda, melainkan juga semangat baru untuk menjalani hari-hari dengan lebih layak dan bermartabat. Bantuan kursi roda ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Purbalingga sebagai bagian dari program kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami keterbatasan fisik. Bantuan ini bukan hanya alat bantu gerak, tetapi juga simbol hadirnya kepedulian dan cinta dari sesama. "Kami berharap kursi roda ini dapat membantu aktivitas Bapak Sutiyono dan menjadi penyemangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan optimisme," ujar perwakilan dari BAZNAS Purbalingga, Amin Nur Rokhim. Bapak Sutiyono menyampaikan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca. Selama ini, ia harus bergantung pada keluarga untuk berpindah tempat, dan kini dengan adanya kursi roda, ia merasa lebih mandiri dan tidak terlalu merepotkan orang di sekelilingnya. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar kebaikan terus berputar seperti roda—membawa harapan dan perubahan.
BERITA22/07/2025 | Admin
MELALUI UPZ SEKOLAH, BAZNAS BANTU 30 SISWA YATIM DAN DHUAFA SMPN 1 KARANGANYAR
MELALUI UPZ SEKOLAH, BAZNAS BANTU 30 SISWA YATIM DAN DHUAFA SMPN 1 KARANGANYAR
Purbalingga – Suasana haru menyelimuti SMP Negeri 1 Karanganyar saat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah menyerahkan bantuan untuk 30 siswa yatim piatu dan dhuafa, Senin (21/7/2025). Bantuan senilai 6 juta rupiah ini merupakan hasil kolaborasi penuh kepedulian antara UPZ SMPN 1 Karanganyar dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini menjadi setitik cahaya harapan bagi siswa-siswa yang selama ini berjuang keras menuntut ilmu di tengah keterbatasan. Di balik seragam sederhana dan senyum tulus mereka, tersimpan cerita tentang kehilangan orang tua dan perjuangan hidup yang tak mudah. Pengurus UPZ SMPN 1 Karanganyar, Pak Azis menyampaikan bahwa bantuan ini disalurkan sebagai bentuk cinta dan dukungan nyata terhadap siswa-siswa yang membutuhkan. “Ini adalah wujud kehadiran kami untuk anak-anak hebat yang tetap semangat meski dalam keterbatasan. Semoga ini bisa meringankan beban mereka, sekaligus menyemangati mereka untuk terus belajar dan bermimpi besar,” ujarnya. Para siswa penerima bantuan, meski tak banyak bicara, menunjukkan rasa syukur yang mendalam. Bantuan yang mereka terima bisa dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan sekolah, membayar kebutuhan harian, atau sekadar membantu meringankan beban keluarga di rumah. BAZNAS Purbalingga berharap semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah bisa terus tumbuh di kalangan pelajar dan tenaga pendidik. Dengan membangun kesadaran sejak dini, generasi muda tak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan semangat gotong royong yang kuat. Semoga langkah kecil dari SMPN 1 Karanganyar ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah terlibat.
BERITA22/07/2025 | Admin
DI BALIK KASIH TANPA BATAS SRI MULYATI, BAZNAS HADIR BAWA CAHAYA UNTUK IBU SUTI
DI BALIK KASIH TANPA BATAS SRI MULYATI, BAZNAS HADIR BAWA CAHAYA UNTUK IBU SUTI
Purbalingga – Di sebuah rumah sederhana di Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, hidup seorang perempuan tua bernama Ibu Suti (72), yang sejak lama hanya mampu terbaring lemah di atas kasur karena sakit menahun yang dideritanya. Tubuhnya sudah tak kuat menopang beban usia dan penyakit, membuat setiap harinya ia harus bergantung pada perawatan dan kasih sayang dari putrinya, Sri Mulyati. Dengan penuh kesabaran, Sri Mulyati merawat ibunya siang dan malam. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap teguh menjaga ibunya seorang diri. Pekerjaan serabutan dan penghasilan tak menentu membuat kehidupan mereka berjalan sangat berat. BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan biaya hidup sebagai bentuk perhatian dan empati kepada Ibu Suti dan keluarganya. Bantuan ini diserahkan langsung ke kediaman mereka oleh tim dari BAZNAS, sebagai wujud nyata bahwa uluran tangan kebaikan masih ada bagi mereka yang membutuhkan. “Kami hadir untuk sedikit meringankan beban Bu Suti dan Mbak Sri Mulyati. Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tapi juga bentuk kepedulian kami agar mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian hidup ini,” ujar salah satu perwakilan dari BAZNAS Purbalingga, Andi Wibowo. Sri Mulyati tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS. Saya nggak nyangka masih ada yang peduli sama kami. Ini sangat berarti untuk kami, terutama untuk kebutuhan harian Ibu,” ungkapnya lirih. Kisah Ibu Suti adalah potret nyata bagaimana hidup dalam keterbatasan bisa dijalani dengan ketabahan. BAZNAS Purbalingga berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi Sri Mulyati dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap mereka yang tengah diuji oleh sakit dan kesulitan hidup.
BERITA22/07/2025 | Admin
KEBAHAGIAAN BAPAK SARENGAT BUKTI NYATA KOLABORASI BAZNAS DAN TNI DI TMMD TUMANGGAL
KEBAHAGIAAN BAPAK SARENGAT BUKTI NYATA KOLABORASI BAZNAS DAN TNI DI TMMD TUMANGGAL
Purbalingga — Haru dan syukur terpancar dari wajah Bapak Sarengat, seorang penjual gorengan keliling yang kini dapat bernafas lega karena rumah tinggalnya yang sepetak akan direhab menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman untuk keluarganya. Melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut meringankan beban hidup keluarga kecil ini. Bapak Sarengat tinggal bersama istri dan dua anaknya di sebuah rumah sepetak sudah rapuh dan tak lagi layak huni. Sang istri sehari-hari mengurus rumah dan anak-anak, sementara beliau berkeliling kampung menjajakan gorengan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Anak pertama mereka masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara si bungsu baru berusia 4 bulan dan masih sangat membutuhkan perhatian serta lingkungan yang aman. Rumah mereka yang lama sudah banyak rusak, atap bocor, dinding lapuk, dan lantai tanah yang tak jarang tergenang saat hujan turun. Dalam kondisi seperti itu, keluarga kecil ini tetap bertahan dengan penuh kesabaran. Namun kini, harapan baru mulai tumbuh. Bantuan rehab rumah dari BAZNAS Purbalingga menjadi angin segar yang menguatkan langkah mereka menatap masa depan yang lebih baik. “Kami tidak pernah menyangka, rumah ini bisa diperbaiki seperti ini. Terima kasih BAZNAS dan TNI. Semoga Allah membalas kebaikan panjenengan (Anda-red) semua,” ucap Bapak Sarengat dengan mata berkaca-kaca. Program bantuan RTLH ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi jalan kebaikan untuk mengangkat martabat sesama. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menjangkau masyarakat prasejahtera, agar mereka juga bisa hidup lebih layak, sehat, dan bermartabat. Mari terus bersinergi dalam kebaikan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA21/07/2025 | Admin
HARI KEDUA PELATIHAN UMKM BOGA BAZNAS PURBALINGGA, PESERTA ANTUSIAS PRAKTIK BUAT ROTI DAN JAJANAN PASAR
HARI KEDUA PELATIHAN UMKM BOGA BAZNAS PURBALINGGA, PESERTA ANTUSIAS PRAKTIK BUAT ROTI DAN JAJANAN PASAR
Purbalingga – Memasuki hari kedua, pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang usaha boga yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga, Jumat–Sabtu, 18–19 Juli 2025, semakin semarak. Bertempat di aula BAZNAS, para peserta yang merupakan mustahik produktif dari berbagai wilayah di Purbalingga tampak antusias mengikuti sesi praktik pembuatan aneka produk kuliner. Jika pada hari pertama peserta dibekali materi kewirausahaan dari narasumber Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga, maka di hari kedua, Sabtu (19/7), peserta langsung terjun ke dapur untuk praktik membuat berbagai jenis olahan makanan. Di antaranya roti manis yang empuk dan lembut, serta jajanan pasar favorit seperti sosis solo dan onde-onde. Dengan penuh semangat, peserta mengikuti setiap tahap proses, mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, hingga teknik memasak dan penyajian. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri bagi para mustahik untuk mengembangkan usaha boga secara mandiri di lingkungan masing-masing. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap, melalui pelatihan ini, para peserta dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemandirian ekonomi mustahik menuju muzaki.
BERITA19/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN UMKM BOGA DORONG MUSTAHIK PRODUKTIF KEMBANGKAN USAHA KULINER
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN UMKM BOGA DORONG MUSTAHIK PRODUKTIF KEMBANGKAN USAHA KULINER
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang usaha boga, yang digelar selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (18–19 Juli 2025), bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Pelatihan ini diikuti oleh para mustahik produktif dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga yang memiliki ketertarikan dan potensi dalam bidang kuliner. Melalui pelatihan ini, BAZNAS berharap dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi mustahik serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mereka, khususnya dalam olahan roti manis dan jajan pasar. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga, Endi Astono, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas inisiatif pelatihan yang selaras dengan program pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha kecil dan menengah. "Hari ini, kita tidak hanya berbicara soal keterampilan membuat makanan, tapi juga tentang membangun keberanian dan daya saing. Para mustahik memiliki potensi besar jika dibekali dengan ilmu dan semangat berwirausaha," ujar Endi Astono. Pada hari pertama, peserta dibekali materi dasar hingga lanjutan oleh para narasumber profesional, yaitu Adi Purwanto, S.S., M.Si, Sugeng Riyanto, SE, MM, dan Basuki, S.P. Ketiganya merupakan praktisi sekaligus pendamping UMKM yang telah berpengalaman dalam pengembangan produk kuliner lokal dan strategi pemasaran. Materi yang diberikan mencakup teknik pembuatan roti manis, jajan pasar yang higienis, inovatif, serta pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran digital agar produk dapat menembus pasar lebih luas. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam kesempatan terpisah menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik yang secara berkelanjutan dilaksanakan BAZNAS. "Tujuan kami sederhana tapi berdampak: dari mustahik menjadi muzakki. Kami ingin para peserta mampu mandiri, naik kelas, dan kelak bisa menjadi donatur yang membantu sesama," ujarnya. BAZNAS Purbalingga terus mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha mandiri. Melalui pelatihan boga ini, diharapkan tercipta wirausaha baru di sektor kuliner yang mampu bersaing di pasar lokal hingga nasional.
BERITA18/07/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →