WhatsApp Icon
232 Ribu Liter Air Bersih BAZNAS Mengalir, Ribuan Warga Purbalingga Terbantu

Memasuki hari ke-12 distribusi air bersih, BAZNAS terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, sebanyak 232.000 liter air bersih telah disalurkan dan diterima oleh 9.655 jiwa yang tersebar di 15 desa di Kabupaten Purbalingga.

Distribusi air bersih tersebut mencakup Desa Kasih dan Margasana, Kecamatan Kertanegara; Desa Slinga, Pagerandong, dan Sidanegara, Kecamatan Kaligondang; Desa Tegalpingen, Tetel, dan Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan; Desa Candinata dan Karangjengkol, Kecamatan Kutasari; Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar; serta Desa Gumiwang dan Bandingan, Kecamatan Kejobong.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga untuk memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Air bersih yang disalurkan tidak hanya menjadi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi harapan bagi warga untuk tetap dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan layak di tengah kondisi kekeringan.

BAZNAS memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di wilayah terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Melalui gerakan ini, BAZNAS mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama. Setiap tetes air yang disedekahkan, menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.

26/08/2026 | Kontributor: Admin
Silaturahmi Saudagar Z Mart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Dorong Penguatan Usaha dan Kemandirian Ekonomi

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Silaturahmi Saudagar Z Mart bersama para penerima bantuan Program Z Mart pada Sabtu (23/8/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara BAZNAS dengan para penerima manfaat Program Z Mart. Selain itu, pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi, memperkuat semangat berusaha, serta mendorong para penerima agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para saudagar Z Mart mendapatkan motivasi dan penguatan mengenai pentingnya mengelola usaha dengan tekun, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta terus berupaya mengembangkan kapasitas usaha. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga mendorong para penerima manfaat agar tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi BAZNAS dalam bentuk usaha ritel mikro. Program ini diarahkan untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di wilayah urban.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan Z Mart bukan sekadar pemberian modal usaha, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf kehidupannya.

“Program Z Mart ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana bantuan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kami berharap para saudagar Z Mart terus semangat, menjaga amanah, dan mengelola usahanya dengan baik sehingga ke depan dapat semakin mandiri,” ujar Sudijanto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan saling berbagi pengalaman antar penerima manfaat. Menurutnya, keberhasilan Program Z Mart tidak hanya diukur dari berkembangnya usaha, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlahan keluar dari keterbatasan ekonomi.

Melalui silaturahmi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap para saudagar Z Mart dapat terus berkembang, saling menguatkan, dan menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan kemandirian serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

22/08/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño 2026, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan risiko kekeringan, termasuk Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam menghadapi kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir membantu masyarakat melalui program pendistribusian air bersih.

Sejak Kamis (13/8/2026), BAZNAS mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Di antaranya, distribusi dilakukan di Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, sebanyak 4 titik, serta Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, sebanyak 3 titik.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.000 liter air bersih telah didistribusikan dan diterima oleh 282 kepala keluarga (KK). Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Distribusi air bersih ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan. BAZNAS juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, menghemat persediaan air, serta saling membantu sesama selama musim kekeringan. Sebab, bagi sebagian masyarakat, setetes air bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Mari bersama hadirkan manfaat di tengah kekeringan. Salurkan sedekah air melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, karena setiap tetes yang kita sedekahkan dapat menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

 

15/08/2026 | Kontributor: Admin
Di Tengah Sakit, Nofal Tetap Berjuang Mengejar Mimpi Sekolah

Di usia 12 tahun, ketika sebagian anak seusianya sedang sibuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, Nofal Putra, anak asal Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari, justru harus berjuang menghadapi sakit yang telah lama dideritanya. Tumor liver yang ia derita membuat kondisi tubuh Nofal perlahan semakin melemah. Namun, rasa sakit tidak serta-merta memadamkan semangatnya untuk belajar.

Nofal merupakan siswa kelas 6 sekolah dasar. Di tengah kondisi kesehatannya, ia tetap berusaha mengikuti kegiatan belajar hingga menyelesaikan ujian sekolah. Ada satu mimpi yang terus ia genggam, yaitu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Mimpi sederhana itu menjadi salah satu alasan Nofal untuk tetap bersemangat menjalani hari-harinya, meski tubuhnya harus menahan rasa sakit.

Sayangnya, kondisi kesehatan Nofal semakin memburuk setelah menyelesaikan ujian sekolah. Ia harus lebih sering bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga akhirnya, keinginannya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP harus tertunda. Nofal harus menjalani perawatan intensif dan mendapatkan rujukan ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Di tengah kondisi tersebut, orang tua Nofal hanya bisa menemani dan menguatkan buah hatinya. Keterbatasan ekonomi membuat perjuangan keluarga ini terasa semakin berat. Sang ayah dan ibu hanya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika sakit datang dan membutuhkan biaya, kemampuan mereka pun sangat terbatas.

Sebagai orang tua, harapan mereka kini sederhana. Mereka ingin Nofal segera mendapatkan kesembuhan, kembali sehat, dan suatu hari dapat melanjutkan sekolah serta mengejar cita-citanya yang sempat tertunda.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir meringankan beban keluarga Nofal dengan memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi Nofal dan keluarganya dalam melewati masa sulit yang sedang mereka hadapi.

Kisah Nofal mengingatkan kita bahwa di balik setiap bantuan, ada harapan yang sedang diperjuangkan. Ada anak-anak yang ingin tetap sekolah, ada keluarga yang ingin tetap bertahan, dan ada doa-doa yang menanti untuk dikabulkan. Melalui zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga semakin banyak zakat yang ditunaikan, semakin banyak pula Nofal-Nofal lainnya yang dapat dibantu dan dikuatkan dalam menghadapi ujian kehidupan.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin
Rumah Layak Huni untuk Mbah Satimi, Menghadirkan Harapan di Usia Senja

Purbalingga,— Di usia yang telah menginjak 80 tahun, Mbah Satimi menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah rumah sederhana di Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Rumah yang selama ini menjadi tempatnya berteduh masih berdinding bambu, dengan lantai tanah. Sementara untuk memasak sehari-hari Mbah Satimi hanya mengandalkan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Ia juga belum memiliki kamar mandi yang layak. Kondisi tersebut membuat kehidupan Mbah Satimi semakin berat, terlebih di usia senjanya.

Mbah Satimi tidak memiliki anak. Suaminya pun telah lama meninggal dunia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dan desa. Dalam kesederhanaannya, Mbah Satimi tetap menjalani kehidupan dengan penuh ketabahan.

Kondisi Mbah Satimi kemudian mendapat perhatian Bupati Purbalingga saat melakukan kunjungan ke Desa Tidu. Melihat kondisi tempat tinggal yang membutuhkan perhatian, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga bergerak untuk memberikan solusi agar Mbah Satimi dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Hari ini, Senin (10/8/2026), langkah tersebut mulai diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Mbah Satimi. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, Camat Bukateja, dan Kepala Desa Tidu sebagai tanda dimulainya proses rehab rumah.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan sebesar Rp12.000.000 yang akan digunakan untuk membantu merehab rumah Mbah Satimi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sekaligus memberikan rasa aman bagi Mbah Satimi dalam menjalani hari-harinya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan bahwa bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan memiliki tempat tinggal yang belum memenuhi standar kelayakan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Mbah Satimi. Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan nyaman. Di usia beliau yang sudah lanjut, tentu kami ingin Mbah Satimi dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan sehat.”

Sudijanto juga menyampaikan bahwa terlaksananya program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BAZNAS dalam membantu masyarakat.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Mbah Satimi ini tentu memiliki arti yang besar. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi beliau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan membantu.”

Sementara itu, Camat Bukateja yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bukateja, Galih Nirmala, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta BAZNAS terhadap kondisi Mbah Satimi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan BAZNAS kepada Mbah Satimi. Kondisi beliau memang membutuhkan perhatian kita bersama. Semoga dengan adanya bantuan ini, rumah Mbah Satimi dapat segera diperbaiki dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.”

Galih juga berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan.

Peletakan batu pertama rumah layak huni Mbah Satimi menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menghadirkan perubahan nyata. Di balik rumah sederhana yang mulai dibangun, ada harapan seorang perempuan lanjut usia untuk menjalani sisa hidupnya dengan lebih nyaman dan tenang.

Semoga ikhtiar bersama ini menjadi jalan kebaikan bagi Mbah Satimi dan seluruh pihak yang terlibat. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS, kepedulian masyarakat dapat terus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Karena setiap rupiah yang ditunaikan bukan sekadar bantuan, tetapi dapat berubah menjadi rumah yang lebih layak, kehidupan yang lebih nyaman, dan harapan baru bagi sesama.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

LANGKAH BARU IBU SUMARTI: BAZNAS PURBALINGGA HADIRKAN BANTUAN KAKI PALSU
LANGKAH BARU IBU SUMARTI: BAZNAS PURBALINGGA HADIRKAN BANTUAN KAKI PALSU
Purbalingga – Sebuah kisah haru datang dari Desa Pepedan, Kecamatan Karangmoncol. Ibu Sumarti (73th), yang harus diamputasi pada bagian kakinya karena sakit diabetes yang menggerogotinya. Di usia senja, kehidupan Ibu Sumarti tidaklah mudah. Ia tinggal bersama sang suami yang kini tengah berjuang melawan sakit stroke. Seluruh kebutuhan hidup keluarga kecil ini bergantung sepenuhnya pada anak perempuan beliau yang dengan ikhlas merawat kedua orang tuanya. Mendengar kabar ini, Tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga segera hadir memberikan perhatian. Kamis (22/8/2025), tim melakukan pengukuran kaki palsu untuk Ibu Sumarti agar nantinya kaki palsu yang akan diberikan dapat sesuai dan nyaman digunakan. Proses pengukuran ini merupakan langkah awal menuju kemandirian baru bagi beliau. Kehadiran BAZNAS menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan. Meski diuji dengan sakit dan keterbatasan fisik, Ibu Sumarti tetap berusaha tegar demi keluarga. Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan semangat baru bagi beliau untuk tetap menjalani hari-hari dengan penuh harapan.
BERITA22/08/2025 | Admin
WAKA 2 BAZNAS BERSAMA BUPATI PURBALINGGA DAN DANDIM 0702 PURBALINGGA MENINJAU RTLH DI TUMANGGAL
WAKA 2 BAZNAS BERSAMA BUPATI PURBALINGGA DAN DANDIM 0702 PURBALINGGA MENINJAU RTLH DI TUMANGGAL
Purbalingga – Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna, bersama Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif, dan Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Untung Iswahyudi, S.Sos., M.Hum., M.Han., meninjau langsung rumah milik Bapak Sarengat di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, yang telah direhab melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) BAZNAS Kabupaten Purbalingga Program RTLH ini merupakan wujud sinergi antara BAZNAS Purbalingga, Pemerintah Daerah, dan TNI dalam memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat kurang mampu. Rehabilitasi rumah Bapak Sarengat dilaksanakan dengan bantuan dana senilai Rp12 juta yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat melalui BAZNAS. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga menyalurkan 50 Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk warga miskin di Desa Tumanggal. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Wakil Ketua II BAZNAS, H. Suparna, menyampaikan bahwa program RTLH ini bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga upaya meningkatkan martabat dan kualitas hidup mustahik. “Kami berharap, rumah yang lebih layak dapat memberikan kenyamanan, kesehatan, sekaligus semangat baru bagi penerima manfaat untuk lebih produktif dan optimis ke depan,” ujarnya. Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam TMMD, termasuk dukungan BAZNAS. Menurutnya, program seperti ini mampu menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kunjungan ke rumah Bapak Sarengat menjadi penutup yang simbolis dari keberhasilan TMMD Sengkuyung Tahap II, sekaligus menegaskan peran zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan kepedulian sosial di Kabupaten Purbalingga.
BERITA21/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT 5 CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI SENILAI RP100 JUTA DARI BAZNAS RI
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT 5 CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI SENILAI RP100 JUTA DARI BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) untuk 5 orang penerima manfaat. Bantuan tersebut bernilai Rp20 juta per unit, sehingga total keseluruhan mencapai Rp100 juta. Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan assessment atau verifikasi lapangan kepada 5 calon penerima manfaat RLHB yang seluruhnya berada di Kecamatan Bukateja, meliputi Desa Karangnangka sebanyak 3 rumah, Desa Kutawis 1 rumah, dan Desa Majasari 1 rumah. Assessment ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan rumah layak huni benar-benar tepat sasaran, sesuai kondisi dan kebutuhan para calon penerima. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) hadir sebagai wujud kepedulian untuk membantu mustahik yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Melalui program ini, mereka mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan manusiawi. Tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, RLHB juga bertujuan meningkatkan martabat dan kualitas hidup keluarga mustahik. Hunian yang layak memberi semangat baru agar mereka lebih berdaya, produktif, dan optimis menatap masa depan. Selain itu, program ini menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa program RLHB bukan hanya sekadar membangun rumah, melainkan juga membangun harapan baru. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rumah yang dibangun benar-benar menjadi sumber kebahagiaan dan semangat baru bagi keluarga mustahik. Assessment ini penting agar bantuan tepat guna dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya. Melalui program RLHB ini, BAZNAS berharap keluarga penerima manfaat dapat merasakan kenyamanan, keamanan, dan martabat yang lebih baik. Rumah tersebut diharapkan menjadi simbol kepedulian bersama dan wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu mengubah kehidupan menjadi lebih sejahtera.
BERITA21/08/2025 | Admin
MERINGANKAN BEBAN, MENGUATKAN HARAPAN: BAZNAS PURBALINGGA UNTUK SISWA YATIM DAN DHUAFA.
MERINGANKAN BEBAN, MENGUATKAN HARAPAN: BAZNAS PURBALINGGA UNTUK SISWA YATIM DAN DHUAFA.
Purbalingga – Awal tahun ajaran baru menjadi momen penuh makna bagi puluhan siswa SMP di Bukateja. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menyalurkan bantuan santunan kepada siswa yatim piatu dan dhuafa di dua sekolah, yakni SMP Negeri 2 Bukateja dan SMP Negeri 3 Bukateja. Total ada 52 siswa yang menerima manfaat program ini dengan total bantuan Rp. 10.400.000, dengan rincian 39 siswa di SMP Negeri 2 Bukateja dan 13 siswa di SMP Negeri 3 Bukateja. Masing-masing siswa mendapatkan santunan sebesar Rp200.000. Ketua BAZNAS Purbalingga Bapak H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada para pelajar yang tengah berjuang melanjutkan pendidikan meski berada dalam keterbatasan. “Kami berharap santunan ini bisa sedikit meringankan beban mereka, sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk tetap berprestasi,” ujarnya. Santunan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah seperti buku tulis, alat tulis, maupun kebutuhan lain yang menunjang proses belajar mengajar. Perwakilan Guru dari kedua SMP yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan BAZNAS Purbalingga. Mereka menyebut bantuan ini tidak hanya bermanfaat secara materiil, tetapi juga memberi dukungan moral bagi siswa-siswi agar tetap semangat menimba ilmu. “Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Walaupun mereka dalam keterbatasan, kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dengan baik. Bantuan ini sungguh sangat membantu,” kata salah satu kepala sekolah. Momen penyerahan santunan berlangsung hangat dan penuh haru. Senyum bahagia terlihat dari wajah para siswa penerima manfaat yang merasa lebih ringan dalam memulai tahun ajaran baru. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan, agar pendidikan tetap dapat diakses secara layak oleh semua kalangan.
BERITA20/08/2025 | Admin
ZAKAT HADIRKAN HARAPAN: ASSESSMENT BAZNAS PURBALINGGA UNTUK PEDAGANG SOSIS DAN CILOK
ZAKAT HADIRKAN HARAPAN: ASSESSMENT BAZNAS PURBALINGGA UNTUK PEDAGANG SOSIS DAN CILOK
Purbalingga – Sebelum menyalurkan bantuan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga selalu melakukan assessment sebagai langkah awal memastikan ketepatan sasaran. Melalui proses ini, kondisi mustahik diverifikasi langsung di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan dan memberi manfaat nyata. Seperti kepada salah satu warga yang gigih berjuang menghidupi keluarganya, yaitu Deri Waluyo, seorang pedagang keliling asal Desa Sumingkir , Kutasari. Sehari-hari, Deri berjualan sosis goreng dan cilok dengan berkeliling ke sekolah-sekolah serta TPQ. Meskipun masih lajang, Deri memikul tanggung jawab besar membantu orang tuanya dari sisi ekonomi. Dari hasil berdagang, ia memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000 per hari. Dengan penghasilan yang terbatas, Deri tetap bersemangat dan pantang menyerah. Ia bercita-cita mengembangkan usahanya dengan menambah variasi dagangan agar lebih diminati dan dapat meningkatkan penghasilan. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala utama yang ia hadapi. Melihat kegigihan Deri, BAZNAS Purbalingga hadir untuk melakukan pendataan dan assessment sebagai bentuk perhatian kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan. Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha, Deri dapat mengembangkan dagangannya, meningkatkan perekonomian keluarga, serta menebar manfaat lebih luas.
BERITA19/08/2025 | Admin
PERKUAT TATA KELOLA, BAZNAS JATENG LAKUKAN SUPERVISI SYARIAH DI PURBALINGGA
PERKUAT TATA KELOLA, BAZNAS JATENG LAKUKAN SUPERVISI SYARIAH DI PURBALINGGA
Purbalingga – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan supervisi kepatuhan syariah ke BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Selasa (12/8/2025). Rombongan yang terdiri dari Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah beserta unsur pelaksana ini disambut langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Supervisi kepatuhan syariah ini bertujuan memastikan seluruh pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di BAZNAS Purbalingga berjalan sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku. Selain itu, supervisi ini juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi, dan penguatan tata kelola agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan amanah. Ketua BAZNAS Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. “Kami menyambut baik kegiatan supervisi kepatuhan syariah ini, karena menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat di BAZNAS Purbalingga selalu berada pada koridor syariah. Kami berharap hasil supervisi ini dapat memberikan masukan berharga demi meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas lembaga dalam melayani umat,” ungkapnya. Melalui supervisi ini, BAZNAS Purbalingga berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan amanah dalam menghimpun serta menyalurkan ZIS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya mustahik di Kabupaten Purbalingga.
BERITA12/08/2025 | Admin
LEWAT LITERASI ZAKAT, BAZNAS AJAK DAI DAN MUBALIGH BANGUN KESADARAN ZIS
LEWAT LITERASI ZAKAT, BAZNAS AJAK DAI DAN MUBALIGH BANGUN KESADARAN ZIS
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menghadiri Literasi Zakat bagi Da’i/Mubaligh se-Kabupaten Purbalingga bertema “Sinergi Umat dalam Meningkatkan Kesadaran Zakat”, Selasa (12/8/2025) di Braling Hotel Purbalingga. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, M.A., Kabid Penasizawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, H. Imam Buchori, S.Ag., M.Si., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, S.Pd.I., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Peserta kegiatan terdiri dari 44 da’i/mubaligh, 24 penyuluh agama Islam, 6 perwakilan Kantor Kemenag Purbalingga, dan 5 personel BAZNAS Purbalingga. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji, dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat sosialisasi regulasi zakat kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta mendorong para da’i dan mubaligh untuk menjadi motor penggerak literasi zakat di tengah masyarakat. “Da’i dan mubaligh memiliki peran strategis sebagai penyampai pesan kebaikan. Dengan literasi zakat ini, kita ingin pesan tentang kewajiban dan manfaat zakat dapat dipahami dan diamalkan secara luas, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan umat,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dan para tokoh agama dapat semakin kuat dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat untuk menunaikan ZIS demi kesejahteraan bersama dan pengentasan kemiskinan di Purbalingga.
BERITA12/08/2025 | Admin
DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI, BAZNAS BANTU MODAL USAHA RP300 JUTA UNTUK MUSTAHIK
DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI, BAZNAS BANTU MODAL USAHA RP300 JUTA UNTUK MUSTAHIK
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menghadiri kegiatan Pendistribusian Modal Usaha Mustahik Produktif Tahun 2025 untuk wilayah Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang, yang digelar di Hotel Braling, Selasa (12/8/2025). Acara ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, M.A., Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pemalang. Mewakili Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga beserta seluruh jajarannya atas sinergitas yang telah terjalin dengan baik, khususnya dalam penghimpunan zakat dan pengentasan permasalahan sosial, kemiskinan, dan kebencanaan di Kabupaten Purbalingga. Terima kasih juga kepada ketua panitia, seluruh anggota, dan semua pihak terkait yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp300 juta, masing-masing untuk Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang sebesar Rp150 juta. Bantuan ini diberikan untuk mengembangkan berbagai kluster usaha produktif, antara lain toko kelontong, kuliner/boga, bengkel/mekanik, peternakan/pertanian, penjahit/konveksi, dan laundry. Dengan pendistribusian modal usaha ini, diharapkan para mustahik dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di wilayah masing-masing.
BERITA12/08/2025 | Admin
HUT KE-80 RI, BAZNAS DAN 16 LEMBAGA DI PURBALINGGA BERSATU SALURKAN RP10,3 MILIAR BANTUAN UNTUK WARGA
HUT KE-80 RI, BAZNAS DAN 16 LEMBAGA DI PURBALINGGA BERSATU SALURKAN RP10,3 MILIAR BANTUAN UNTUK WARGA
Purbalingga – Dalam rangkaian acar Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi lintas lembaga. Pada Senin (11/08/2025) bertempat di Pendopo Dipokusumo, BAZNAS Purbalingga menjadi salah satu dari 17 lembaga yang berpartisipasi dalam Kolaborasi Pentasharufan Zakat, Infak, Sedekah, dan Penyaluran Bantuan Lintas Lembaga Tingkat Kabupaten Purbalingga. Kolaborasi ini mencatatkan komitmen penyaluran dengan nilai total sebesar Rp10.345.478.283 yang rencananya akan disalurkan kepada 5.989 penerima manfaat di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga bantuan sosial. Berikut rincian komitmen penyaluran bantuan dari masing-masing lembaga: BAZNAS Kabupaten Purbalingga RTLH: 14 unit x Rp12.000.000 = Rp168.000.000 Zakat Produktif: 26 penerima x Rp1.000.000 = Rp26.000.000 Susu Stunting: 10 anak x Rp475.000 = Rp4.750.000 Kursi Roda: 8 unit x Rp1.200.000 = Rp9.600.000 Bantuan Pendidikan: 6 anak x Rp850.000 = Rp5.100.000 Santunan Yatim: 974 anak x Rp200.000 = Rp194.800.000 Jambanisasi: 3 KK x Rp3.000.000 = Rp9.000.000 Bantuan Becak: 1 unit = Rp850.000 Sepeda Anak Sekolah: 1 unit = Rp1.350.000 Total BAZNAS: Rp419.450.000 PD Aisyiyah (Bantuan Mualaf): Rp3.000.000 PD Salimah: Rp7.500.000 PD Muslimat NU (Santunan Yatim 19 anak): Rp28.500.000 LAZIS Muhammadiyah: Rp91.500.000 Yayasan Islam Al-Hikmah (Santunan Guru Ngaji 100 orang): Rp25.000.000 LDII: Rp32.575.000 Thariqat Shiddiqiyyah (Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan): Rp80.000.000 Rumah Mualaf Indonesia: Rp3.750.000 DINSOSDALDUKKBP3A: Rp77.730.000 Bagian Kesra Setda Purbalingga: Rp8.512.000.000 UPZ Kemenag (Bantuan Benah Rumah): Rp10.000.000 LAZ Al-Ihsan Jateng: Rp70.500.000 Yayasan Perwira Sejahtera Purbalingga (YPSP): Rp44.100.000 Yayasan Bina Cita Karya Bangsa (Pembangunan Pondasi Talud Akses Jalan Warna Warni – Jalan Lingkar GOR Purbalingga): Rp40.675.000 Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT): Rp686.640.000 LAZIS NU: Rp101.058.283 Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kolaborasi ini. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk 17 lembaga yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Sinergi yang terjalin menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah dan lembaga non-pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Dalam momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini, kita menjadi saksi penyaluran zakat dan bantuan senilai Rp10,23 miliar yang akan disalurkan kepada 5.989 penerima manfaat. Terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama yang luar biasa ini." Ujarnya. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan peran zakat, infak, sedekah, dan bantuan sosial sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Purbalingga. BAZNAS Purbalingga bersama seluruh mitra berkomitmen untuk terus memperluas manfaat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/08/2025 | Admin
APA ITU BEASISWA CENDEKIA BAZNAS DALAM NEGERI DAN MAHAD ALY 2025 ?
APA ITU BEASISWA CENDEKIA BAZNAS DALAM NEGERI DAN MAHAD ALY 2025 ?
Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) adalah program bantuan pendidikan yang diberikan oleh BAZNAS bagi mahasiswa aktif tingkat D4/S1 (BCB Dalam Negeri) dan mahasiswa di Ma’had Aly (perguruan tinggi Islam berbasis pesantren). Program ini bertujuan membantu biaya kuliah sekaligus mendorong pengembangan diri mahasiswa agar siap menjadi generasi unggul dan bermanfaat bagi umat. Siapa yang bisa mendaftar? BCB 2025 terbuka untuk mahasiswa di 183 kampus mitra BAZNAS, terdiri dari: 133 kampus mitra untuk jenjang S1/D4 (Dalam Negeri) 50 Ma’had Aly mitra untuk jenjang S1 jalur pesantren Syarat Umum Warga Negara Indonesia (WNI) Mahasiswa reguler semester 5 di kampus mitra, dibuktikan dengan KRS Semester 5 atau KHS Semester 4 IPK minimal 3,00 (skala 4,00) Diutamakan jurusan prioritas bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Memenuhi salah satu kategori berikut: Prestasi: Memiliki prestasi nasional/internasional (lebih direkomendasikan yang tercatat di MTN Bappenas RI atau Puspresnas Kemendikbud) Aktivis: Aktif di organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas (fisik, intelektual, mental, sensorik, atau ganda) dengan surat keterangan dokter Dokumen yang Harus Disiapkan Pas foto berwarna terbaru KTP & Kartu Keluarga Transkrip nilai IPK terakhir Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau BAZNAS Kabupaten/Kota Surat pernyataan Akad Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Esai bertema "Kontribusiku Menjadi Generasi Zakat" Jadwal Pendaftaran & Seleksi Pendaftaran: 4–17 Agustus 2025 Seleksi Administrasi: 18–22 Agustus 2025 Seleksi Wawancara: 25–29 Agustus 2025 Masa Sanggah: 1–14 September 2025 Pengumuman Akhir: 22 September 2025 Cara Mendaftar BCB Dalam Negeri Unduh panduan & format berkas: bazn.as/panduanbcbdn25 Lengkapi berkas dan daftar melalui kampus masing-masing di bazn.as/infodaftarbcbdn25 BCB Ma’had Aly Unduh panduan & format berkas: bazn.as/panduanbcbma25 Lengkapi berkas dan daftar melalui kampus masing-masing di bazn.as/infodaftarbcbma25 Target Penerima Manfaat BCB Dalam Negeri: 1.330 mahasiswa BCB Ma’had Aly: 250 mahasantri Manfaat Beasiswa BCB Dalam Negeri Subsidi SPP/UKT maksimal Rp4.000.000/semester selama 4 semester Pendampingan beasiswa bersama mentor Bantuan biaya riset maksimal Rp3.000.000 per mahasiswa Bantuan biaya prestasi (Ad Cost) BCB Ma’had Aly Subsidi SPP/UKT dan asrama maksimal Rp4.000.000 Pendampingan beasiswa bersama mentor Catatan Penting Pendaftar wajib berasal dari kampus mitra BAZNAS Hanya mahasiswa semester 5 yang dapat mendaftar Proses seleksi dilakukan oleh tim seleksi kampus masing-masing dan diusulkan ke BAZNAS Informasi lebih lanjut & daftar kampus mitra: bazn.as/panduanbcbdn25 bazn.as/panduanbcbma25
BERITA08/08/2025 | Admin
TAK LAGI MURUNG, PAK AHMAD KEMBALI MENGAYUH HIDUP BERKAT BANTUAN BAZNAS
TAK LAGI MURUNG, PAK AHMAD KEMBALI MENGAYUH HIDUP BERKAT BANTUAN BAZNAS
Purbalingga— Hidup Pak Ahmad Mujianto (60), warga Kelurahan Purbalingga Kidul, sempat kehilangan arah. Bukan karena sakit, bukan pula karena usia—tapi karena satu-satunya becak miliknya yang selama ini menjadi alat mencari nafkah, hilang dicuri orang. Becak itu bukan sekadar kendaraan, melainkan harapan, sumber penghidupan, dan saksi perjuangannya setiap hari demi menyambung hidup bersama sang ibu yang sudah renta. Sejak kehilangan becak tersebut, Ahmad Mujianto menjadi murung. Ia tak lagi berkeliling mengayuh pagi-pagi buta, tak lagi menyapa penumpang dengan senyum lesu tapi tulusnya. Hari-harinya menjadi sepi, semangatnya perlahan padam. Namun, di balik kesederhanaannya, Pak Ahmad tetap memelihara rasa syukur dan sabar. Ia tak pernah meminta-minta, hanya berdoa agar Allah menggantikan apa yang telah hilang. Doa itu pun dijawab. Melalui program bantuan produktif, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir membawa harapan baru. Sebuah becak baru diserahkan langsung kepada Pak Ahmad sebagai bentuk kepedulian terhadap para dhuafa yang tetap gigih berikhtiar meski dalam keterbatasan. "Kami percaya, bantuan kecil bisa menjadi perubahan besar bagi yang membutuhkan. Semoga becak ini bukan hanya alat bekerja, tapi menjadi kunci untuk membuka pintu rezeki yang lebih luas," ujar Ketua BAZNAS disela – sela penyerahan becak. Dengan mata berkaca-kaca, Pak Ahmad menerima becak itu penuh haru. "Saya tidak tahu harus bilang apa. Terima kasih kepada Allah, kepada BAZNAS, kepada semua yang masih peduli pada orang kecil seperti saya. Saya jadi bisa mbecak lagi," ucapnya lirih. Kini, Pak Ahmad kembali mengayuh harapan. Bersama ibunya yang telah sepuh, ia melanjutkan hidup dalam kesederhanaan yang bersahaja. Ia membuktikan bahwa ketika dunia terasa berat, masih ada tangan-tangan baik yang siap menguatkan. Mari terus salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Karena dari setiap kepedulian, ada harapan yang kembali bergerak.
BERITA07/08/2025 | Admin
ULURAN KEPEDULIAN DI TENGAH DUKA: BUPATI DAN BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN SANTUNAN BAGI KELUARGA KORBAN HANYUT DI SUNGAI KLAWING
ULURAN KEPEDULIAN DI TENGAH DUKA: BUPATI DAN BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN SANTUNAN BAGI KELUARGA KORBAN HANYUT DI SUNGAI KLAWING
Purbalingga— Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dua pekerja sodetan Sungai Klawing yang menjadi korban hanyut arus deras pada Ahad (3/8/2025). Sebagai bentuk kepedulian dan empati, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan santunan kepada masing-masing keluarga korban, yaitu Muhyadi (60) dan Sarwoyo (50) asal Penaruban. Santunan senilai 1 juta rupiah dan Paket Sembako Keluarga (PLK) untuk masing – masing korban, diserahkan langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, sebagai wujud kehadiran pemerintah dan BAZNAS di tengah kesedihan masyarakat yang terdampak musibah. Prosesi penyerahan berlangsung dalam suasana haru, disaksikan oleh keluarga korban serta sejumlah pihak terkait. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menambahkan, santunan tersebut berasal dari dana zakat yang dikelola dan disalurkan secara amanah. Bantuan ini merupakan bagian dari respon cepat BAZNAS dalam menangani kasus-kasus kemanusiaan, termasuk bencana dan musibah yang menimpa masyarakat kurang mampu. BAZNAS berharap, santunan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk dukungan finansial, tetapi juga menjadi pelipur lara bagi keluarga yang ditinggalkan. "Inilah makna zakat yang sesungguhnya: hadir dalam kehidupan umat, menguatkan saat lemah, dan menyembuhkan di tengah luka," ungkapnya. Mari terus dukung program-program kemanusiaan BAZNAS dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Karena dari tangan-tangan dermawan, harapan bisa kembali tumbuh di tengah duka.
BERITA07/08/2025 | Admin
Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma'had Aly 2025 Resmi Dibuka!
Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma'had Aly 2025 Resmi Dibuka!
Beasiswa BAZNAS Ma'had Aly adalah program pendidikan dari Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS berupa bantuan subsidi biaya kuliah dan pengembangan diri bagi mahasiswa jenjang pendidikan tinggi di kampus Ma'had Aly mitra BAZNAS yang merupakan lembaga perguruan tinggi khas pesantren yang menyelenggarakan program pendidikan yang bersifat spesifik (Takhasus) didalam mengkaji keilmuan Islam. Program ini bertujuan menyediakan dana pendidikan terjaminnya keberlangsungan pendidikan anak bangsa untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu Agama Islam yang berdampak di masyarakat. Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Ma'had Aly 2025 mulai tanggal 4 Agustus hingga 17 Agustus 2025. Program ini ditujukan bagi mahasantri program sarjana (S1) yang sedang aktif menempuh studi di 50 Ma’had Aly mitra Beasiswa BAZNAS di seluruh Indonesia. Fasilitas Beasiswa: - Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester - Program Pembinaan Intensif, meliputi: a. Pendampingan oleh mentor Ma’had Aly b. Pembinaan bersama tokoh nasional Cara Mendaftar: Langkah 1 Unduh Petunjuk Teknis dan format berkas persyaratan melalui tautan: https://bazn.as/panduanbcbma25 Langkah 2 Lengkapi berkas, lalu kumpulkan ke unit layanan beasiswa di kampus masing-masing. Daftar kampus mitra dapat dilihat di: https://bazn.as/daftarbcbma2025 Timeline Pendaftaran: 4 Agustus – 17 Agustus 2025 Jangan lewatkan kesempatan ini! Yuk, siapkan berkasmu dan raih kesempatan menjadi bagian dari Cendekiawan Muda Ma’had Aly yang siap membawa perubahan
BERITA06/08/2025 | Admin
MADRASAH LAYAK BELAJAR (MLB) 2025: BAZNAS RI BERIKAN BANTUAN RENOVASI MADRASAH
MADRASAH LAYAK BELAJAR (MLB) 2025: BAZNAS RI BERIKAN BANTUAN RENOVASI MADRASAH
BAZNAS RI resmi membuka Program Madrasah Layak Belajar (MLB) 2025. Madrasah Layak Belajar (selanjutnya disingkat MLB) merupakan bantuan stimulan untuk memacu partisipasi madrasah dan masyarakat untuk melakukan pengembangan madrasah. Tahun 2025 ini BAZNAS RI memfokuskan program Madrasah Layak Belajar khusus untuk madrasah jenjang ibtidaiyah swasta. Semoga program ini berjalan baik dan tahun berikutnya dapat berkembang ke jenjang madrasah lain maupun kuantitasnya. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di madrasah, khususnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS). Madrasah Layak Belajar adalah bantuan stimulan berupa renovasi ruang kelas atau perpustakaan, yang ditujukan untuk mendorong peran serta madrasah dan masyarakat dalam memperbaiki sarana prasarana pendidikan. Program ini hadir sebagai upaya bersama untuk memenuhi standar minimal proses belajar mengajar sesuai amanat Undang-Undang. Sasaran Program: - Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) - Berada di wilayah mayoritas siswa miskin - Memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) dan Izin Operasional Bentuk Bantuan: - Renovasi ruang kelas - Renovasi ruang perpustakaan Periode Pendaftaran: 5 – 17 Agustus 2025 Segera daftarkan madrasah Anda dan raih kesempatan untuk mendapatkan dukungan perbaikan sarana pendidikan! Info Selengkapnya: 1. Petunjuk Teknis Program: https://bazn.as/JuknisMLBBAZNAS 2. Format Proposal: https://bazn.as/ProposalMLBBAZNAS 2. Formulir Pendaftaran: https://bazn.as/DaftarMLB25 3. FAQ Program: https://bazn.as/FAQMLBBAZNAS Mari bersama wujudkan madrasah yang lebih layak, lebih nyaman, dan lebih bermartabat untuk generasi penerus bangsa.
BERITA06/08/2025 | Admin
BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) PURBALINGGA IKUTI PENGEMBANGAN KAPASITAS TIM REAKSI CEPAT BPBD
BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) PURBALINGGA IKUTI PENGEMBANGAN KAPASITAS TIM REAKSI CEPAT BPBD
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap situasi darurat, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga turut serta dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat yang diselenggarakan oleh BPBD Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang andal dan tangguh dalam menghadapi berbagai jenis bencana. Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai materi teknis dan strategi penanganan bencana langsung dari narasumber BPBD yang berpengalaman di lapangan. BTB sebagai unit siaga kebencanaan di bawah naungan BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD, guna memperkuat kolaborasi dalam misi kemanusiaan. Keikutsertaan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tim dalam merespons setiap kejadian bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Melalui kegiatan ini, BTB Purbalingga semakin mantap mengambil peran aktif dalam pelayanan kebencanaan, tidak hanya dalam penanganan pasca bencana, tetapi juga dalam kesiapsiagaan dan mitigasi risiko di masyarakat.
BERITA06/08/2025 | Admin
KETABAHAN SEORANG AYAH DI TENGAH KETERBATASAN, BAZNAS HADIR MEMBERI SEMANGAT
KETABAHAN SEORANG AYAH DI TENGAH KETERBATASAN, BAZNAS HADIR MEMBERI SEMANGAT
Purbalingga— Di tengah hiruk pikuk kehidupan, masih ada kisah-kisah sunyi yang menyentuh nurani. Salah satunya datang dari Pak Khatiman (56), warga Slinga, Kecamatan Kaligondang. Seorang buruh sederhana yang hidup dalam kesunyian setelah, dengan tiga anak yang kini mulai beranjak dewasa. Keseharian Pak Khatiman dihabiskan untuk mencari rumput guna merawat ternak milik orang lain. Tak ada upah yang diterima, hanya sejumput nasi yang disediakan oleh sang pemilik ternak. Hubungan kerja yang dijalani berdasarkan sistem paron, di mana hasil ternak dibagi dua, namun hasil itu pun belum tentu datang setiap waktu. Sesekali, beliau diupahi untuk bersih-bersih lingkungan rumah warga. Itulah secercah tambahan untuk menyambung hidup. Melihat kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga tergerak untuk hadir dan memberikan bantuan Paket Logistik Keluarga (PLK). Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd., bantuan diserahkan dengan penuh empati dan harapan. Dalam kunjungannya, Bapak Rahmat menyampaikan pesan mendalam kepada Pak Khatiman. "Kami harap Bapak tetap memiliki kesabaran yang luas, rasa syukur yang dalam, dan terus meningkatkan ibadah. Jangan pernah lelah berusaha, dan yang paling penting, tetap jaga hubungan baik dengan anak-anak, karena merekalah kekuatan dan harapan di masa depan." ujarnya. BAZNAS Purbalingga terus menunjukkan komitmennya untuk hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya dengan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan spiritual. Kisah Pak Khatiman menjadi pengingat bahwa di balik keterbatasan, ada keteguhan hati yang luar biasa—dan bahwa setiap tangan yang terulur, mampu menyalakan harapan baru.
BERITA06/08/2025 | Admin
ANGIS MASIH MENGALIR DI SUNGAI KLAWING, HARAPAN BELUM PADAM: BAZNAS TANGGAP BENCANA DAMPINGI PENCARIAN KORBAN HILANG
ANGIS MASIH MENGALIR DI SUNGAI KLAWING, HARAPAN BELUM PADAM: BAZNAS TANGGAP BENCANA DAMPINGI PENCARIAN KORBAN HILANG
Suara aliran Sungai Klawing di Purbalingga kini tak hanya membawa gemuruh air—tetapi juga isak tangis dan harapan yang belum padam. Tiga orang pekerja proyek Sodetan Sungai Klawing terseret derasnya arus beberapa hari lalu. Hingga hari ini, Rabu (6/8/2025), pencarian dua dari tiga korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, menyusuri tiap jengkal aliran sungai dengan penuh harap dan kepedihan. Kemarin, Selasa (5/8/2025), suasana duka menyelimuti Penaruban. Salah satu pekerja, Sarwoyo, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Tubuhnya terbujur kaku, namun kepulangan terakhirnya membawa sedikit kelegaan bagi keluarga yang menunggu dalam cemas. Ia pulang, meski tak seperti yang diharapkan. Sementara itu, dua pekerja lainnya masih belum ditemukan. Detik demi detik terasa lambat, setiap suara di semak dan riak air bisa menjadi harapan. Dalam pencarian ini, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga turut turun tangan. Mereka tak hanya ikut menyusuri aliran sungai yang keruh dan berbatu, tetapi juga mengiringi setiap langkah pencarian dengan doa yang lirih—semoga dua jiwa yang hilang segera ditemukan, dalam kondisi apapun. Tak hanya fisik yang dikerahkan, tetapi juga kepedulian. BAZNAS turut menyuplai bantuan logistik bagi para relawan senilai Rp1,5 juta, sebagai bentuk dukungan nyata bagi mereka yang sejak hari pertama berdiri di garis terdepan, menyabung nyawa demi misi kemanusiaan. Hari ini, Rabu (6/8/2025), Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, meninjau langsung lokasi pencarian di tepian Sungai Klawing. Di sana, tak hanya raut serius terlihat, tapi juga sorot mata yang menyimpan harap. Harap bahwa dua keluarga yang masih menanti di rumah, akan segera mendapatkan jawaban—tentang nasib orang-orang yang mereka cintai. Bencana ini bukan sekadar kisah tentang hilangnya nyawa. Ini tentang kerja sama, harapan, duka yang menyatukan, dan cinta pada sesama. Sungai Klawing kini menjadi saksi, bagaimana kemanusiaan menyatukan langkah dari berbagai pihak, dalam satu tujuan: menemukan yang hilang, dan memulangkan mereka yang dicintai.
BERITA06/08/2025 | Admin
ASSASSMENT : BAZNAS ULURKAN HARAPAN UNTUK MISTIRAH YANG BERTARUNG MELAWAN LUKA DAN KESEPIAN
ASSASSMENT : BAZNAS ULURKAN HARAPAN UNTUK MISTIRAH YANG BERTARUNG MELAWAN LUKA DAN KESEPIAN
Di sebuah rumah sederhana di pelosok Karangjengkol, Kutasari, hidup seorang perempuan bernama Mistirah (25). Sejak kecil, tubuhnya sudah terbiasa diguncang penyakit epilepsi. Serangan demi serangan datang tanpa ampun, merenggut masa kecilnya, masa remajanya, hingga dewasa yang seharusnya ia jalani dengan penuh tawa. Namun, beberapa waktu lalu, takdir seakan kembali menguji keteguhannya. Saat epilepsi itu kambuh, tubuhnya yang tak terkendali terjatuh ke dalam tungku yang masih menyala—bara api yang tak berbelas kasih melumat kulitnya. Teriakan pilu yang terdengar hari itu, kini berubah menjadi luka bakar serius yang menguasai hampir seluruh tubuhnya. Sejak peristiwa itu, hidup Mistirah berubah total. Setiap hari, ia harus menahan perih yang tak pernah benar-benar pergi. Luka di kulitnya bukan hanya meninggalkan rasa sakit fisik, tapi juga menggores batinnya. Pasca dirawat intensif di rumah sakit, ia kini harus menjalani perawatan rutin di rumah—membersihkan luka yang perihnya menusuk hingga ke tulang. Ia pun harus memakai diapers dewasa karena tubuhnya masih lemah untuk beraktivitas. Ia juga harus bolak-balik ke rumah sakit untuk rawat jalan. Semua itu membutuhkan biaya besar yang mustahil terpenuhi oleh keluarga yang hidup sederhana. Sang Ayah hanyalah buruh harian lepas yang sudah 3 bulan lamanya tidak bekerja karena cidera. Sementara sang ibunda sudah lebih dulu meninggal dunia. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama TP PKK Purbalingga dan Pemerintah Desa Karangjengkol, datang menengok dan melakukan asesmen langsung. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana Mistirah berjuang di tengah rasa sakit yang mengurungnya. Salah satu perwakilan BAZNAS, Rahmat Basuki, S.Pd., Kepala Pelaksana BAZNAS Purbalingga, tak kuasa menahan haru. "Melihat kondisi Mistirah, hati kami benar-benar tersayat. Luka di tubuhnya bukan hanya bekas terbakar api, tapi juga jejak dari ujian hidup yang terlalu berat untuk ditanggung seorang gadis muda. Kami merasakan betapa setiap detik baginya adalah pertarungan antara rasa sakit dan harapan. BAZNAS akan berusaha semampu kami untuk meringankan bebannya, karena setiap insan berhak untuk terus hidup dengan martabat, walau badai hidupnya seberat apa pun." Ujarnya. Sebagai wujud kepedulian nyata, BAZNAS Purbalingga akan memfasilitasi bantuan biaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari Mistirah, menyediakan layanan ambulans gratis setiap kali ia harus rawat jalan ke rumah sakit, membantu pengadaan diapers dewasa yang menjadi kebutuhannya setiap hari, serta memberikan Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk menopang kebutuhan gizi dan kesehatan. Semua ini diharapkan dapat menjadi secercah cahaya yang menembus gelapnya penderitaan, sekaligus bukti bahwa di tengah luka dan air mata, masih ada tangan-tangan yang mau mengulurkan kasih.
BERITA05/08/2025 | Admin
HARI KE TIGA PENCARIAN PEKERJA PROYEK SUNGAI KLAWING, BTB SUPLAY LOGISTIK TIM GABUNGAN
HARI KE TIGA PENCARIAN PEKERJA PROYEK SUNGAI KLAWING, BTB SUPLAY LOGISTIK TIM GABUNGAN
Hari ke dua, Senin (4/8/2025) pencarian tiga pekerja proyek Sodetan Sungai Klawing yang hanyut terbawa arus, masih mihil. Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran aliran sungai hingga Sungai Serayu dan pemantuan di beberapa titik starategis. Hari ini, Selasa (5/8/2025) tim pun melanjutakan pencarian. Selama proses pencarian yang berlangsung, BAZNAS tidak hanya menerjunkan tim, namun juga memberikan dukungan logistik untuk 75 anggota, berupa bantuan konsumsi bagi relawan dan tim gabungan. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan dukungan nyata dari BAZNAS terhadap upaya kemanusiaan dan sinergi antarlembaga di lapangan Seperti yang diberitakan sebelumnya, enam pekerja proyek sodetan Sungai Klawing terjebak banjir di Sungai Klawing pada Ahad lalu. Tiga pekerja berhasil diselamatkan sementara tiga pekerja masih dalam tahap pencarian.
BERITA05/08/2025 | Admin
BAZNAS SAMBANG MUSTAHIK EDISI 2 : KECAMATAN KARANGJAMBU
BAZNAS SAMBANG MUSTAHIK EDISI 2 : KECAMATAN KARANGJAMBU
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik (BSM) di Kecamatan Karangjambu, tepatnya Desa Sanguwatang dan Karangjambu pada Jumat (2/8). Acara yang dipusatkan di Masjid Dukuh Pencit, Desa Sanguwatang yang merupakan dukuh paling tinggi di Purbalingga. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Purbalingga Bapak Heru Sri Wibowo, S.Sos, Camat Karangjambu Puji Muhlisun, SH, , M.Si, Ketua BAZNAS Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dan Wakil Ketua III BAZNAS KH Mashudi A.H, serta tokoh masyarakat setempat. BAZNAS memilih Kecamatan Karangjambu sebagai lokasi kegiatan BSM karena kecamatan ini dinilai sebagai salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) paling aktif dalam menyetorkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Tak hanya itu, partisipasi para muzaki di Karangjambu juga sangat tinggi dalam menunaikan kewajiban berzakat, menunjukkan kesadaran berzakat yang luar biasa di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap warga yang membutuhkan. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS memberikan berbagai bantuan kepada 33 penerima manfaat di Karangjambu. Bantuan yang disalurkan antara lain dua paket Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masing-masing senilai Rp12 juta untuk warga Sanguwatang dan Karangjambu, bantuan biaya pendidikan sebesar Rp700 ribu, serta bantuan untuk biaya hidup untuk warga miskin senilai Rp1 juta. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan paket sembako kepada 17 warga Desa Sanguwatang, bantuan stimulan jamban sebesar Rp3 juta, serta santunan untuk 11 anak yatim masing-masing sebesar Rp200 ribu. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin BAZNAS untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersalurkan tepat sasaran. BSM kali ini mengangkat tema BAZNAS Bersama Masyarakat, Bangun Harapan dari Dekat. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga ingin membangun silaturahmi langsung dengan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memotivasi mereka untuk terus berjuang memperbaiki kehidupannya,” ujarnya. Acara ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS, KH Mashudi A.H, yang mengajak jamaah untuk memperkuat iman, memperbanyak syukur, dan saling tolong-menolong antar sesama.
BERITA04/08/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →