WhatsApp Icon
232 Ribu Liter Air Bersih BAZNAS Mengalir, Ribuan Warga Purbalingga Terbantu

Memasuki hari ke-12 distribusi air bersih, BAZNAS terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, sebanyak 232.000 liter air bersih telah disalurkan dan diterima oleh 9.655 jiwa yang tersebar di 15 desa di Kabupaten Purbalingga.

Distribusi air bersih tersebut mencakup Desa Kasih dan Margasana, Kecamatan Kertanegara; Desa Slinga, Pagerandong, dan Sidanegara, Kecamatan Kaligondang; Desa Tegalpingen, Tetel, dan Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan; Desa Candinata dan Karangjengkol, Kecamatan Kutasari; Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar; serta Desa Gumiwang dan Bandingan, Kecamatan Kejobong.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga untuk memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Air bersih yang disalurkan tidak hanya menjadi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi harapan bagi warga untuk tetap dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan layak di tengah kondisi kekeringan.

BAZNAS memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di wilayah terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Melalui gerakan ini, BAZNAS mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama. Setiap tetes air yang disedekahkan, menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.

26/08/2026 | Kontributor: Admin
Silaturahmi Saudagar Z Mart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Dorong Penguatan Usaha dan Kemandirian Ekonomi

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Silaturahmi Saudagar Z Mart bersama para penerima bantuan Program Z Mart pada Sabtu (23/8/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara BAZNAS dengan para penerima manfaat Program Z Mart. Selain itu, pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi, memperkuat semangat berusaha, serta mendorong para penerima agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para saudagar Z Mart mendapatkan motivasi dan penguatan mengenai pentingnya mengelola usaha dengan tekun, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta terus berupaya mengembangkan kapasitas usaha. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga mendorong para penerima manfaat agar tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi BAZNAS dalam bentuk usaha ritel mikro. Program ini diarahkan untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di wilayah urban.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan Z Mart bukan sekadar pemberian modal usaha, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf kehidupannya.

“Program Z Mart ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana bantuan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kami berharap para saudagar Z Mart terus semangat, menjaga amanah, dan mengelola usahanya dengan baik sehingga ke depan dapat semakin mandiri,” ujar Sudijanto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan saling berbagi pengalaman antar penerima manfaat. Menurutnya, keberhasilan Program Z Mart tidak hanya diukur dari berkembangnya usaha, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlahan keluar dari keterbatasan ekonomi.

Melalui silaturahmi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap para saudagar Z Mart dapat terus berkembang, saling menguatkan, dan menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan kemandirian serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

22/08/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño 2026, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan risiko kekeringan, termasuk Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam menghadapi kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir membantu masyarakat melalui program pendistribusian air bersih.

Sejak Kamis (13/8/2026), BAZNAS mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Di antaranya, distribusi dilakukan di Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, sebanyak 4 titik, serta Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, sebanyak 3 titik.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.000 liter air bersih telah didistribusikan dan diterima oleh 282 kepala keluarga (KK). Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Distribusi air bersih ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan. BAZNAS juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, menghemat persediaan air, serta saling membantu sesama selama musim kekeringan. Sebab, bagi sebagian masyarakat, setetes air bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Mari bersama hadirkan manfaat di tengah kekeringan. Salurkan sedekah air melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, karena setiap tetes yang kita sedekahkan dapat menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

 

15/08/2026 | Kontributor: Admin
Di Tengah Sakit, Nofal Tetap Berjuang Mengejar Mimpi Sekolah

Di usia 12 tahun, ketika sebagian anak seusianya sedang sibuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, Nofal Putra, anak asal Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari, justru harus berjuang menghadapi sakit yang telah lama dideritanya. Tumor liver yang ia derita membuat kondisi tubuh Nofal perlahan semakin melemah. Namun, rasa sakit tidak serta-merta memadamkan semangatnya untuk belajar.

Nofal merupakan siswa kelas 6 sekolah dasar. Di tengah kondisi kesehatannya, ia tetap berusaha mengikuti kegiatan belajar hingga menyelesaikan ujian sekolah. Ada satu mimpi yang terus ia genggam, yaitu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Mimpi sederhana itu menjadi salah satu alasan Nofal untuk tetap bersemangat menjalani hari-harinya, meski tubuhnya harus menahan rasa sakit.

Sayangnya, kondisi kesehatan Nofal semakin memburuk setelah menyelesaikan ujian sekolah. Ia harus lebih sering bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga akhirnya, keinginannya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP harus tertunda. Nofal harus menjalani perawatan intensif dan mendapatkan rujukan ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Di tengah kondisi tersebut, orang tua Nofal hanya bisa menemani dan menguatkan buah hatinya. Keterbatasan ekonomi membuat perjuangan keluarga ini terasa semakin berat. Sang ayah dan ibu hanya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika sakit datang dan membutuhkan biaya, kemampuan mereka pun sangat terbatas.

Sebagai orang tua, harapan mereka kini sederhana. Mereka ingin Nofal segera mendapatkan kesembuhan, kembali sehat, dan suatu hari dapat melanjutkan sekolah serta mengejar cita-citanya yang sempat tertunda.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir meringankan beban keluarga Nofal dengan memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi Nofal dan keluarganya dalam melewati masa sulit yang sedang mereka hadapi.

Kisah Nofal mengingatkan kita bahwa di balik setiap bantuan, ada harapan yang sedang diperjuangkan. Ada anak-anak yang ingin tetap sekolah, ada keluarga yang ingin tetap bertahan, dan ada doa-doa yang menanti untuk dikabulkan. Melalui zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga semakin banyak zakat yang ditunaikan, semakin banyak pula Nofal-Nofal lainnya yang dapat dibantu dan dikuatkan dalam menghadapi ujian kehidupan.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin
Rumah Layak Huni untuk Mbah Satimi, Menghadirkan Harapan di Usia Senja

Purbalingga,— Di usia yang telah menginjak 80 tahun, Mbah Satimi menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah rumah sederhana di Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Rumah yang selama ini menjadi tempatnya berteduh masih berdinding bambu, dengan lantai tanah. Sementara untuk memasak sehari-hari Mbah Satimi hanya mengandalkan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Ia juga belum memiliki kamar mandi yang layak. Kondisi tersebut membuat kehidupan Mbah Satimi semakin berat, terlebih di usia senjanya.

Mbah Satimi tidak memiliki anak. Suaminya pun telah lama meninggal dunia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dan desa. Dalam kesederhanaannya, Mbah Satimi tetap menjalani kehidupan dengan penuh ketabahan.

Kondisi Mbah Satimi kemudian mendapat perhatian Bupati Purbalingga saat melakukan kunjungan ke Desa Tidu. Melihat kondisi tempat tinggal yang membutuhkan perhatian, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga bergerak untuk memberikan solusi agar Mbah Satimi dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Hari ini, Senin (10/8/2026), langkah tersebut mulai diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Mbah Satimi. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, Camat Bukateja, dan Kepala Desa Tidu sebagai tanda dimulainya proses rehab rumah.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan sebesar Rp12.000.000 yang akan digunakan untuk membantu merehab rumah Mbah Satimi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sekaligus memberikan rasa aman bagi Mbah Satimi dalam menjalani hari-harinya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan bahwa bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan memiliki tempat tinggal yang belum memenuhi standar kelayakan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Mbah Satimi. Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan nyaman. Di usia beliau yang sudah lanjut, tentu kami ingin Mbah Satimi dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan sehat.”

Sudijanto juga menyampaikan bahwa terlaksananya program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BAZNAS dalam membantu masyarakat.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Mbah Satimi ini tentu memiliki arti yang besar. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi beliau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan membantu.”

Sementara itu, Camat Bukateja yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bukateja, Galih Nirmala, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta BAZNAS terhadap kondisi Mbah Satimi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan BAZNAS kepada Mbah Satimi. Kondisi beliau memang membutuhkan perhatian kita bersama. Semoga dengan adanya bantuan ini, rumah Mbah Satimi dapat segera diperbaiki dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.”

Galih juga berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan.

Peletakan batu pertama rumah layak huni Mbah Satimi menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menghadirkan perubahan nyata. Di balik rumah sederhana yang mulai dibangun, ada harapan seorang perempuan lanjut usia untuk menjalani sisa hidupnya dengan lebih nyaman dan tenang.

Semoga ikhtiar bersama ini menjadi jalan kebaikan bagi Mbah Satimi dan seluruh pihak yang terlibat. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS, kepedulian masyarakat dapat terus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Karena setiap rupiah yang ditunaikan bukan sekadar bantuan, tetapi dapat berubah menjadi rumah yang lebih layak, kehidupan yang lebih nyaman, dan harapan baru bagi sesama.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA & SETYOWATI GROUP LAYANI AMBULANS GRATIS KE RS SARDJITO, DAMPINGI 6 PASIEN DENGAN 2 AMBULANS
BAZNAS KABUPATEN PURBALINGGA & SETYOWATI GROUP LAYANI AMBULANS GRATIS KE RS SARDJITO, DAMPINGI 6 PASIEN DENGAN 2 AMBULANS
Purbalingga – Pada Ahad (31/8/2025) Layanan kemanusiaan kembali digulirkan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang berkolaborasi dengan Setyowati Group. Keduanya menyediakan layanan ambulans gratis bagi warga Purbalingga yang membutuhkan rujukan medis ke luar daerah, salah satunya ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Dalam pelayanan terbaru, tercatat ada 6 pasien yang mendapat pendampingan kesehatan. Armada yang digunakan terdiri dari satu ambulans milik BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan satu ambulans milik Setyowati Group, yang siap siaga mengantar pasien menuju rumah sakit tujuan. Salah satu pasien yang mendapat layanan adalah Hamzah Khotibul Umam, bocah berusia 5 tahun asal Kalikabong RT 1/1, Purbalingga. Hamzah didiagnosa mengalami UDT Dextra, nesbak, sleep disorder, konstipasi fungsional, SLD, serta selective mutism. Berkat layanan ambulans gratis ini, ia bersama keluarga dapat menjalani rujukan ke RS Sardjito dengan lebih mudah dan tanpa biaya transportasi tambahan. “Alhamdulillah, keberadaan ambulans gratis ini sangat membantu masyarakat kecil. Banyak warga yang kesulitan biaya transportasi untuk berobat ke luar kota, terutama Yogyakarta. Dengan adanya kolaborasi BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan Setyowati Group, beban masyarakat menjadi lebih ringan,” ungkap salah satu pendamping. Program layanan ambulans gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan sinergi antara lembaga zakat dengan pihak swasta. Tidak hanya mengantar pasien, layanan ini juga memastikan pasien mendapatkan pendampingan medis selama perjalanan. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan Setyowati Group berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
BERITA01/09/2025 | Admin
Kunci Optimalisasi Pertumbuhannya Padi di Lumbung Pangan Purbalingga
Kunci Optimalisasi Pertumbuhannya Padi di Lumbung Pangan Purbalingga
Purbalingga – Petani Lumbung Pangan BAZNAS Purbalingga dari Gapoktan Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, terus berupaya merawat tanaman padi agar tumbuh optimal. Salah satunya melalui kegiatan penyiangan dan pengecekan rutin di area sawah. Ibu Muntako, salah satu petani, mencontohkan langkah perawatan dengan membersihkan gulma serta mengganti bibit padi yang rusak agar pertumbuhan tanaman lebih merata. Upaya ini semakin didukung dengan adanya pembangunan irigasi desa yang membuat aliran air ke sawah lebih lancar. Kegiatan tersebut berdampak positif bagi petani, mulai dari peningkatan kesuburan tanah, hasil panen yang lebih baik, hingga tambahan pendapatan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa program Lumbung Pangan merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui zakat produktif. “Kami ingin zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang. Melalui Lumbung Pangan, para petani bisa meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan desa, sekaligus menambah kesejahteraan keluarga mereka,” ujarnya. BAZNAS Purbalingga berharap program ini dapat terus berjalan berkesinambungan sehingga membawa dampak nyata bagi peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat desa.
BERITA01/09/2025 | Admin
BAZNAS DORONG PETERNAK LOKAL MANDIRI
BAZNAS DORONG PETERNAK LOKAL MANDIRI
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menyalurkan bantuan produktif bagi warga yang berjuang mengembangkan usaha kecil. Kali ini, bantuan diberikan kepada Prista Mayhar (38), warga Desa Meri, Kecamatan Kutasari, yang merupakan peternak Ayam Kampung Elba, yaitu ayam petelur dari ras ayam jawa dengan telur yang mirip ayam kampung. Pada tahap pertama, Prista menerima sebesar 1 juta rupiah. Bantuan tersebut ia belikan mesin tetas telur. Dengan adanya mesin ini, ia kini bisa menetaskan telur setiap pekan sekaligus mencetak bibit ayam sendiri. Sebelumnya, Prista harus membeli bibitan, yang tentu lebih mahal dan membatasi pengembangan usahanya. “Alhamdulillah, dengan adanya bantuan mesin tetas dari BAZNAS, sekarang saya bisa mandiri mencetak bibit ayam. Pengeluaran jadi lebih hemat dan keuntungan bisa dipakai untuk biaya operasional pembesaran ayam. Hasilnya nanti bisa dijual dengan harga lebih tinggi,” ungkap Prista dengan penuh syukur. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga,H Soedijanto, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa program bantuan produktif ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri. “Kami tidak hanya menyalurkan zakat dalam bentuk konsumtif, tetapi juga dalam bentuk produktif yang bisa mengubah mustahik menjadi lebih berdaya. Harapan kami, bantuan ini bisa memperkuat usaha Pak Prista, meningkatkan penghasilan, dan pada akhirnya membantu keluarga beliau keluar dari lingkaran kemiskinan,” ujarnya. Melalui bantuan produktif ini, BAZNAS Purbalingga berharap masyarakat penerima manfaat bisa lebih berdaya, mandiri, serta memiliki usaha yang berkelanjutan. Program ini juga menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran dan berdampak langsung.
BERITA01/09/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BEASISWA, BUPATI AJAK SISWA FOKUS RAIH PRESTASI
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BEASISWA, BUPATI AJAK SISWA FOKUS RAIH PRESTASI
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda. Pada kegiatan Apel Pagi bersama Bupati Purbalingga di SMKN 1 Purbalingga, Senin (9/1/2025), BAZNAS menyalurkan bantuan beasiswa senilai Rp3 juta bagi enam siswa tidak mampu. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap pendidikan sebagai kunci mengentaskan kemiskinan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban siswa dan orang tua, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berprestasi. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul dan berakhlak mulia,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif, menyampaikan amanat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Ia menegaskan bahwa menyampaikan pendapat adalah hak warga negara yang dijamin konstitusi, namun harus dilakukan dengan benar, bertanggung jawab, dan tidak mengganggu ketertiban. Bagi siswa, penyampaian pendapat bisa dipraktikkan di sekolah melalui diskusi, pemilihan OSIS, maupun kegiatan belajar, dengan bimbingan guru. “Bagi siswa, hal itu dapat dipraktikkan melalui kegiatan sekolah, bukan lewat unjuk rasa. Tugas utama siswa adalah fokus belajar, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta memegang tiga kunci keberhasilan: berbakti kepada orang tua, disiplin diri, dan hormat kepada guru,” katanya. Selain itu Bupati juga mengajak agar para siswa SMKN 1 Purbalingga untuk selalu menjaga Bersama keamanan dan ketentraman Kabupaten Purbalingga. Penyaluran beasiswa ini diharapkan menjadi penyemangat bagi siswa-siswi SMKN 1 Purbalingga untuk terus tekun belajar dan meraih cita-cita, sekaligus menguatkan peran zakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Purbalingga.
BERITA01/09/2025 | Admin
Kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Purbalingga Perkuat Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
Kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Purbalingga Perkuat Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama Pemerintah Daerah berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam penanggulangan kemiskinan melalui program-program yang lebih mendalam, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya menuju tahun 2026. Dalam audiensi bersama Bupati Purbalingga, Sabtu (30/8/2025) dibahas pentingnya keterbukaan dan transparansi dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, terutama bagi masyarakat miskin yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Program zakat produktif (Zaprod) akan semakin dioptimalkan agar memberi dampak nyata bagi perekonomian mustahik dan mendorong kemandirian. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Soedijanto, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Daerah merupakan kunci dalam menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. “BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Dengan dukungan dan kolaborasi Pemkab, insyaAllah penyaluran bantuan akan lebih tepat sasaran, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat,” ungkapnya. Sementara itu, Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, menekankan pentingnya penguatan peran BAZNAS dalam penanggulangan kemiskinan, dan akan mendukung sepenuhnya untuk meningkatkan pengumpulan zakat infak dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga “BAZNAS harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin setiap programnya terintegrasi dengan Pemerintah Daerah, sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar menjangkau mereka yang belum tersentuh bantuan,” ujarnya. Sebagai langkah nyata, BAZNAS dan Pemkab akan “menggodok” bersama program-program terintegrasi agar tidak tumpang tindih dengan bantuan Pemerintah, sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat miskin. Bupati menekankan bahwa BAZNAS harus hadir dan terlihat oleh masyarakat, sehingga publikasi kegiatan perlu lebih ditingkatkan untuk menumbuhkan kepercayaan dan partisipasi muzaki. Dengan kolaborasi mendalam dan semangat keterbukaan, BAZNAS bersama Pemkab Purbalingga berharap dapat menghadirkan program yang lebih tepat guna, transparan, serta berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Purbalingga.
BERITA30/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK WARGA DESA MAJASEM
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK WARGA DESA MAJASEM
Purbalingga – Di Desa Majasem, dua hati kembali disentuh cahaya kepedulian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa kursi roda untuk dua warga Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon. Bantuan pertama diberikan kepada Bapak Misrun, yang meski raganya terbatas, semangat hidupnya tetap teguh. Semoga roda kecil itu menjadi jalan besar untuk hari-hari yang lebih mudah dijalani. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan kursi roda untuk Ibu Kadisem, yang berjuang melawan stroke di usia senja, kursi roda sederhana ini semoga menjadi pelukan kasih yang meringankan langkah anak-anaknya dalam merawat sang ibu tercinta. Bantuankursi roda ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap warga yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kesehatan. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban dan memudahkan keluarga dalam merawat anggota keluarganya,” ungkap Amin, petugas distribusi bantuan BAZNAS. Pemerintah Desa Majasem menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang hadir langsung memberikan bantuan. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
BERITA29/08/2025 | Admin
TERSENGAT LISTRIK DI PERANTAUAN, YUSUF PULANG DENGAN LUKA – BAZNAS PURBALINGGA ANTAR DENGAN AMBULANS HARAPAN
TERSENGAT LISTRIK DI PERANTAUAN, YUSUF PULANG DENGAN LUKA – BAZNAS PURBALINGGA ANTAR DENGAN AMBULANS HARAPAN
Purbalingga – Di usia mudanya yang baru menginjak 21 tahun, Yusuf Maulidin, pemuda sederhana asal Desa Sanguwatang, Karangjambu, harus menanggung ujian berat dalam hidupnya. Berbekal tekad dan keringat, ia merantau ke Jakarta untuk bekerja di bidang bangunan, berharap bisa membantu meringankan beban keluarga di kampung halaman. Namun, takdir berkata lain. Saat tengah bekerja, Yusuf tersengat listrik hingga membuat tangan kanannya dan kedua kakinya mengalami luka serius. Sejak saat itu, kehidupannya berubah drastis—pemuda yang dulu gagah mencari nafkah kini harus terbaring lemah, bergantung pada perawatan intensif rumah sakit. Di balik senyum tegar yang masih ia coba pertahankan, tersimpan luka, rasa sakit, dan doa yang tak henti dipanjatkan, agar ada secercah harapan untuk kembali pulih dan menatap masa depan. Perjalanan menuju rumah sakit untuk rawat jalan bukan perkara mudah. Letak rumah Yusuf yang berada di daerah pegunungan membuat akses ke fasilitas kesehatan membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan. Biaya mobilisasi pun sangat mahal. Allhamdulillah, kini Yusuf bisa bernafas lega. Yusuf memanfaatkan layanan gratis ambulans BAZNAS Kab. Purbalingga. Kehadiran ambulans BAZNAS menjadi solusi penting, mengingat akses jalan yang jauh dan terbatas bisa menghambat penanganan kesehatan. “Ini adalah wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. semoga Yusuf diberi kesembuhan, kekuatan, dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar perwakilan BAZNAS Purbalingga, Ismail. Keluarga Yusuf menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. kehadiran ambulans BAZNAS dianggap sebagai pertolongan besar, bukan hanya dalam hal transportasi, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat. Melalui kisah ini, BAZNAS Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi musibah. dengan dukungan dan doa bersama, diharapkan Yusuf segera pulih, dan semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana zakat yang dikelola BAZNAS.
BERITA29/08/2025 | Admin
TELAH DIBUKA! BEASISWA SANTRI BAZNAS TAHUN 2025
TELAH DIBUKA! BEASISWA SANTRI BAZNAS TAHUN 2025
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Santri BAZNAS (BSB) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi para santri aktif kelas XII MA/sederajat yang berprestasi dan/atau berasal dari kalangan dhuafa, sebagai persiapan untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun kampus favorit pada tahun 2026. Beasiswa ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi santri dhuafa berprestasi. Meski demikian, santri umum yang memiliki semangat dan tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/Favorit juga dipersilakan mendaftar. Setiap penerima Beasiswa Santri BAZNAS akan mendapatkan fasilitas bantuan senilai Rp4.000.000,- serta kegiatan pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan akademik maupun mental dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Pendaftaran dilakukan secara kolektif oleh pesantren dengan mekanisme sebagai berikut: 1. Pesantren terlebih dahulu mempelajari Buku Panduan Program pada laman: bazn.as/panduanBSB2025. 2. Pesantren kemudian mendaftarkan santrinya secara online melalui laman: bazn.as/daftarBSB2025. Adapun pendaftaran dibuka mulai 27 Agustus hingga 9 September 2025. BAZNAS mengajak seluruh pesantren untuk berkolaborasi dalam mendukung para santri meraih kampus impian. Dengan program ini, diharapkan semakin banyak santri yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berkualitas, sehingga lahir generasi berilmu, berakhlak, dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
BERITA28/08/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Raih Penghargaan di BAZNAS Awards 2025
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Raih Penghargaan di BAZNAS Awards 2025
Jakarta – Prestasi membanggakan diraih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga dalam ajang bergengsi BAZNAS Awards 2025. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berhasil meraih penghargaan dalam kategori Penghargaan Khusus Pengumpulan – Spesial Award Kampanye Kemanusiaan Terbaik. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar di Jakarta. Hadir mewakili BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Ketua H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., yang menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur dan bangga. Dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah kerja keras seluruh jajaran, dukungan penuh Pemerintah Daerah, para muzaki, mitra, serta masyarakat Purbalingga yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. “Penghargaan ini bukan hanya untuk BAZNAS, tetapi untuk seluruh masyarakat Purbalingga. Tanpa kolaborasi, penghargaan ini tidak mungkin diraih. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” ungkapnya. Penghargaan Kampanye Kemanusiaan Terbaik ini menjadi pengakuan atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam menggerakkan kepedulian masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi mustahik. Program-program tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat, tetapi juga mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan inovasi dalam setiap aksi kemanusiaan. Melalui penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat terus meningkatkan pelayanan, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, dan menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat.
BERITA28/08/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Berprestasi SMKN 1 Bukateja
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Berprestasi SMKN 1 Bukateja
Purbalingga – Kepedulian terhadap pendidikan menjadi salah satu program di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp3,5 juta bagi tujuh siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di SMKN 1 Bukateja. Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan kunjungan Bupati Purbalingga, H. Muhammad Hanif, M.M., ke sekolah tersebut pada Rabu (28/8/2025). Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sukarman, S.Ag., hadir langsung mewakili BAZNAS dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga mustahik agar mereka dapat terus meraih prestasi dan menatap masa depan dengan optimis. “BAZNAS tidak hanya hadir membantu masyarakat di bidang sosial dan kesehatan, tetapi juga berkomitmen kuat pada sektor pendidikan. Kami percaya, akses pendidikan yang layak akan menjadi jalan keluar dari lingkaran kemiskinan,” ujar Sukarman. Dalam sambutannya, Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif, memberikan motivasi yang sarat makna kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa setiap orang harus berani memiliki mimpi, konsisten dalam memperjuangkannya, membangun relasi yang positif, dan tidak lupa untuk senantiasa berdoa serta menyerahkan hasilnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Anak-anak SMK pada dasarnya sudah dibekali keterampilan sesuai jurusannya sehingga siap kerja maupun berwirausaha. Tetapi jika ada kesempatan melanjutkan kuliah, itu akan semakin baik, karena akan membuka wawasan dan peluang yang lebih luas,” ungkapnya. Bupati juga menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan, termasuk saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL) maupun magang. Menurutnya, momentum tersebut dapat digunakan untuk mengasah keterampilan, memperluas jaringan, serta memperkuat Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap para siswa yang menerima manfaat dapat semakin termotivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Purbalingga yang unggul, tangguh, dan berdaya saing. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang terus konsisten hadir untuk masyarakat, khususnya dalam mendukung program pendidikan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan institusi pendidikan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
BERITA28/08/2025 | Admin
Saidah Sakwan: Program BAZNAS Sejalan dengan RPJMN 2025-2029
Saidah Sakwan: Program BAZNAS Sejalan dengan RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan program BAZNAS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurutnya, dana sosial syariah, termasuk zakat, telah diturunkan menjadi arah kebijakan tingkat menengah. "Untuk itu kita arahkan semua ekosistem binaan kita bisa diseleraskan untuk memenuhi kebutuhan penyuksesan program prioritas pemerintah," ujar Saidah. Saidah mengatakan, dana keagamaan seperti zakat, diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah dan mendukung penanganan masalah sosial serta bencana. Pemanfaatan dana keagamaan Islam dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pengembangan ekonomi syariah serta berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini disampaikan Saidah dalam Plenary Session “Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Saidah juga menegaskan pentingnya membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam paparannya, Saidah menyampaikan capaian BAZNAS dalam kurun 2020–2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian ZIS. “Zakat telah menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Namun, lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki,” ungkapnya. Saidah menjelaskan, selama periode pandemi 2021–2022, BAZNAS fokus pada program pemulihan mustahik melalui bantuan langsung, ketahanan pangan, hingga penguatan modal produktif. Sementara sejak 2023 hingga 2024, fokus diarahkan pada penguatan program pengentasan kemiskinan struktural melalui desa zakat, pengembangan ekonomi mustahik, serta dukungan kepada UMKM. “Dari pengalaman lima tahun terakhir, kita belajar bahwa distribusi konsumtif memang penting untuk kondisi darurat, tetapi pendayagunaan produktif adalah kunci bagi kemandirian mustahik. Inilah yang kita maksud dengan pemberdayaan berkelanjutan,” lanjutnya. Menurut Saidah, BAZNAS telah menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, dengan minimal 28% dana dialokasikan khusus untuk program pemberdayaan. Hal ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025–2029 yang menekankan penguatan dana sosial syariah dalam pembangunan nasional. Capaian kinerja juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, penyaluran zakat secara nasional mencapai Rp39,48 triliun, dan pada 2025 ditargetkan menembus Rp45,5 triliun. Peningkatan ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif . Di sisi lain, Saidah juga menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah. "Apa yang kita lakukan harus sejalan dengan apa yang diprioritaskan oleh Pemerintah. Alhamdulillah zakat sudah masuk dalam kebijakan nasional," jelasnya. Menurutnya, ini bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kontribusi terhadap target angka yang telah ditetapkan negara. Zakat, menurutnya, dipandang sangat strategis karena keterkaitannya yang erat dengan berbagai aspek pembangunan, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan wilayah, pendanaan pembangunan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Posisi strategis ini mendapatkan apresiasi dari negara. "Ini membuktikan bahwa negara atau pemerintah menghargai kehadiran para amil zakat di pusat maupun di daerah," ungkap Saidah. Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Admin
Bappenas: Zakat Berperan Penting dalam Pembangunan Nasional
Bappenas: Zakat Berperan Penting dalam Pembangunan Nasional
Plt. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali mengungkapkan peran zakat sangat penting dalam pembangunan nasional. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025, hari kedua, pada Rabu (27/08/2025). Dalam kesempatan tersebut, Pungkas juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kiprahnya yang konsisten dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan, serta menegaskan bahwa kontribusi zakat semakin relevan dalam mendukung pencapaian target pembangunan. “Kemiskinan kita sudah turun drastis, sekarang sudah di bawah 10 persen. Namun yang menjadi perhatian adalah ketimpangan. Di sinilah zakat berperan penting, tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar dapat keluar dari kemiskinan,” ujarnya. Lebih jauh, Pungkas menekankan bahwa sinkronisasi program BAZNAS dengan arah pembangunan pemerintah menjadi hal yang sangat penting. Ia menyebutkan bahwa integrasi program BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan memperkuat daya ungkit terhadap pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). “RPJMD di daerah harus mengikuti RPJMN. Karena itu, BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota perlu memastikan programnya tercantum dalam RPJMD, sehingga daya ungkitnya lebih besar,” jelasnya. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa potensi zakat nasional yang sangat besar, mencapai Rp327 triliun per tahun, harus dikelola secara optimal. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan strategi ekosistem yang mendorong masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat secara lebih luas dan berkelanjutan. “Tantangannya adalah bagaimana potensi itu bisa terealisasi dengan menciptakan ekosistem yang mendorong masyarakat untuk tahu, mau, dan mampu menunaikan zakat. Faktor kepercayaan kepada lembaga pengelola zakat menjadi kunci utama,” tegasnya. Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Pungkas menegaskan kembali bahwa zakat dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa kontribusi BAZNAS akan sangat menentukan keberhasilan dalam menurunkan kemiskinan dan mengecilkan ketimpangan sosial. “Kita ingin menuju Indonesia yang maju dan sejahtera, dengan kemiskinan mendekati nol dan kesenjangan yang semakin kecil. Peran BAZNAS dalam mendukung tujuan besar ini sangat strategis,” terangnya. Menutup paparannya, Pungkas mendorong agar pengelolaan zakat semakin diperkuat melalui tata kelola yang baik serta pemanfaatan teknologi digital. Hal ini, menurutnya, akan meningkatkan efektivitas zakat sekaligus melengkapi keterbatasan anggaran pemerintah. “APBN kita terbatas, sehingga peran pembiayaan non-pemerintah seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf menjadi sangat penting. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan digitalisasi, zakat akan semakin besar kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Melalui Rakornas 2025 ini, BAZNAS RI meneguhkan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam pengelolaan zakat, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
BERITA27/08/2025 | Admin
BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Berkolaborasi dengan BAZNAS RI untuk penyaluran bantuan sangat penting, agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh para mustahik. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti saat menjadi pemateri pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS hari kedua, Rabu (27/08/2025). Menurut Amalia, jumlah penduduk Indonesia per 8 Agustus 2025 tercatat sebanyak 286,8 juta dengan tingkat kemiskinan sebesar 23,85 juta orang. Jumlah masyarakat miskin terbesar berada di pulau jawa, antara lain Jawa Timur sebanyak 3,87 juta orang masuk da?am kategori miskin, Jawa Barat 3,6 juta orang miskin, Jawa Tengah 3,3 juta orang miskin, kemudian Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur. “Jika dijumlahkan ada 13,13 juta orang atau sekitar 55 persen dari penduduk miskin di Indonesia ada di 5 Provinsi tersebut,” kata Amalia di Jakarta, Rabu (27/8/2025). Menurut Amalia, berdasarkan survei yang dilakukan, mayoritas penduduk miskin ini berasal dari keluarga yang putus sekolah atau memiliki kepala rumah tangga yang hanya lulusan SD. Salah satunya bekerja di sektor pertanian sebesar 45,67 persen, dan yang lain bekerja di sektor informal sehingga tidak memiliki jaminan kesehatan. “Jadi pendidikan itu penting untuk menjamin tingkat kesejahteraan sebuah keluarga,” kata Amalia. Karena itu, Presiden Prabowo mendirikan sekolah rakyat yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin agar tidak putus sekolah. Dengan harapan, pendidikan ini akan mampu memutus garis kemiskinan pada keluarga miskin tersebut. “Ini salah satu proses pemutusan rantai kemiskinan, jadi betapa pendidikan itu penting untuk menjamin kesejahteraan rumah tangga di generasi berikutnya,” jelas Amalia. Amalia menambahkan, BPS juga menawarkan kerja sama dengan BAZNAS melalui data tunggal kesejahteraan (DTSEN). Melalui kerja sama ini, harapan penyaluran bantuan akan benar-benar tepat sasaran karena BPS memiliki data masyarakat miskin dan BAZNAS yang akan terjun langsung menyalurkan bantuan kepada para mustahik yang berhak menerima. “Kalau kolaborasi ini terjadi maka ini menjadi bagian penting proses pemutakhiran DTSEN yang bisa kita lakukan bersama-sama dan Bapak/Ibu bisa manfaatkan untuk melihat dan memetakan di mana orang miskin itu berada, siapa, sudahkah dia mendapatkan bantuan atau belum, kita bisa petakan bersama-sama menggunakan DTSEN ini,” kata Amalia. Terakhir dia menambahkan, ada 4 barang komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan yakni beras, telur ayam, daging ayam, dan mie instan. “Jadi kalau mau mengintervensi, membantu untuk meringankan beban orang miskin, berdasarkan survei kami 4 komoditas ini yang memang memberikan kontribusi kepada mereka,” ungkap Amalia.
BERITA27/08/2025 | Admin
Menko PMK: BAZNAS Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Manusia
Menko PMK: BAZNAS Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Manusia
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya sinergisitas antara pemerintah dan BAZNAS untuk kesejahteraan masyarakat, agar program pembangunan manusia berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Pratikno dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Pratikno menyampaikan, BAZNAS tidak hanya berperan dalam menyalurkan zakat, tetapi juga mampu mengisi ruang-ruang yang belum sepenuhnya dijangkau pemerintah. Menurutnya, peran BAZNAS sangat strategis karena dapat hadir lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. “Pemda atau birokrasi pada umumnya tidak fleksibel untuk merespons suatu hal, karena harus ada perencanaan, anggarannya sudah dialokasikan, dan seterusnya. Tapi mungkin fleksibiltas bisa dilakukan di BAZNAS,” ujar Pratikno. Pratikno menilai fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan BAZNAS dibandingkan birokrasi pemerintah. Katanya, sifat birokrasi yang kaku sering kali membuat respons terhadap kebutuhan masyarakat berjalan lambat. Di sinilah BAZNAS bisa mengambil peran pelengkap. “Mungkin fleksibilitas bisa dilakukan di BAZNAS, sehingga bisa menutup kelemahan pemerintah yang tidak fleksibel. Ini akan sangat membantu, khususnya untuk program-program yang sangat urgent,” jelas Pratikno. Lebih lanjut, Pratikno menegaskan, sektor kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana merupakan bidang prioritas yang membutuhkan dukungan cepat dan tepat. Kontribusi BAZNAS di tiga sektor itu sangat penting untuk mengurangi beban publik yang berisiko tinggi jika penanganannya terlambat. “Kalau kesehatan dan bencana itu prioritas utama, karena risiko kerugian yang ditanggung publik terlalu besar. Peran BAZNAS di sini sangat fundamental,” tambahnya. Pratikno juga berharap kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS tidak hanya berhenti di level pusat, melainkan dapat menginspirasi lahirnya koalisi di daerah. Menurutnya, kehadiran BAZNAS di daerah bisa menjadi motor penggerak sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga zakat. “Kami mengharapkan sekali, kerja sama ini bisa mendorong munculnya koalisi di daerah dalam mengatasi persoalan-persoalan pembangunan manusia. Kalau BAZNAS ada tim yang kita bisa sama-sama membahas secara detail kerja sama, nanti dari kami siap,” katanya.
BERITA27/08/2025 | Admin
HARAPAN DARI GELAP : BAZNAS PURBALINGGA BANTU PASANGAN TUNANETRA DENGAN DIPAN DAN KASUR UNTUK USAHA PIJAT
HARAPAN DARI GELAP : BAZNAS PURBALINGGA BANTU PASANGAN TUNANETRA DENGAN DIPAN DAN KASUR UNTUK USAHA PIJAT
Purbalingga — Hidup dalam keterbatasan tidak menyurutkan langkah Bapak Slamet (39), seorang tunanetra asal Desa Candinata, Kutasari. Bersama istrinya yang juga mengalami disabilitas netra, ia berjuang keras demi menghidupi keluarganya. Pasangan ini kini tinggal di rumah kontrakan sederhana di Kelurahan Wirasana agar lebih dekat dengan para pelanggan yang datang untuk pijat. Dari pijat itulah, Bapak Slamet menafkahi keluarganya. Dengan tarif Rp60.000 per sekali pijat, ia berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai anak semata wayangnya yang kini duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Namun, tanpa sarana yang layak, usahanya sering kali terhambat. Tempat tidur seadanya membuat pelanggan kurang nyaman. Melihat kondisi tersebut, Selasa (27/8/2025), BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir dengan membawa harapan baru. Sebuah dipan dan kasur disalurkan langsung untuk mendukung usaha pijat keluarga ini. Bantuan sederhana ini diharapkan mampu memberi kenyamanan bagi pelanggan, sekaligus menambah penghasilan Bapak Slamet agar kehidupan keluarganya lebih baik. Amin Nur Rohim, petugas distribusi bantuan BAZNAS menyampaikan jika BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan dipan dan Kasur sebagai bentuk kepedulian. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru untuk terus berjuang menghadapi keterbatasan. “Semoga dengan adanya dipan dan kasur baru ini, usaha pijat Pak Slamet semakin lancar dan pelanggan merasa nyaman. Inilah wujud kepedulian BAZNAS terhadap mereka yang berjuang di tengah keterbatasan,” ujarnya. Bagi Bapak Slamet dan istrinya, bukan hanya dipan dan kasur yang mereka terima, tetapi juga secercah kehangatan bahwa di balik kegelapan, masih ada tangan-tangan yang peduli.
BERITA27/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN KURSI RODA UNTUK BAPAK JAROT, BURUH TANI YANG ALAMI MUSIBAH
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN KURSI RODA UNTUK BAPAK JAROT, BURUH TANI YANG ALAMI MUSIBAH
Purbalingga — Derita hidup harus ditanggung Jarot (55), seorang buruh tani asal Kemangkon. Sehari-hari, beliau mencari nafkah dengan menggarap sawah dan terkadang mencari kroto (telur semut) di pohon jati untuk dijual sebagai pakan burung. Namun, takdir berkata lain. Saat mencari kroto beberapa waktu lalu, Pak Jarot terjatuh dan mengalami patah tulang belakang. Sejak saat itu, tubuhnya tak lagi mampu menopang, dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan bersama istrinya pun terhenti. Di tengah keterbatasan itu, Selasa (27/8/2025), BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan kursi roda bagi Pak Jarot. Bantuan ini bukan sekadar alat bantu mobilitas, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat baru bagi beliau untuk tetap bertahan menjalani kehidupan. Amin Nur Rohim, petugas distribusi bantuan BAZNAS menyampaikan jika BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan kursi roda sebagai bentuk kepedulian. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Pak Jarot, sekaligus memberikan semangat baru untuk terus berjuang menghadapi keterbatasan. “Kami berharap kursi roda ini bisa membantu aktivitas beliau sehari-hari dan menjadi wujud nyata bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi ujian,” ujarnya. Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas sosial, bahwa setiap kepedulian kecil mampu memberi arti besar bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA27/08/2025 | Admin
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat.“Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor.Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan.“Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor.Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial.“Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor.Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat.Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas.BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza.“Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor.Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat.“Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya.Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun.“Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya.Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA26/08/2025 | Admin
BTB BAZNAS PURBALINGGA BANTU PADAMKAN KEBAKARAN RUMAH DI DESA PAKUNCEN BOBOTSARI
BTB BAZNAS PURBALINGGA BANTU PADAMKAN KEBAKARAN RUMAH DI DESA PAKUNCEN BOBOTSARI
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Dusun Dawuan RT 003/RW 005, Desa Pakuncen, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, pada Selasa malam (26/8/2025). Kebakaran menimpa rumah milik Ibu Masriah, yang saat ini tengah merantau di Jakarta. Akibat peristiwa ini, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp100.000.000. Peristiwa bermula pada pukul 19.30 WIB, saat warga sekitar, Bapak Wahyu Bowo Kusrianto, melaporkan adanya kobaran api. Tim BTB BAZNAS Purbalingga yang dipimpin oleh Bayu Krisna Mukti segera berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Pos Bobotsari dan bergerak cepat menuju lokasi. Setelah upaya pemadaman intensif, api akhirnya dapat dijinakkan pada pukul 22.30 WIB. Dalam proses pemadaman, BTB BAZNAS Purbalingga turut bersinergi dengan PMI, TNI, Polri, Pemerintah Desa setempat, serta warga sekitar. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui unit BTB menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Masriah, serta akan terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
BERITA26/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN UNTUK SISWA BERPRESTASI DI SMAN 1 PURBALINGGA
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN UNTUK SISWA BERPRESTASI DI SMAN 1 PURBALINGGA
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif dalam rangkaian kunjungan Bupati Purbalingga, ke SMA Negeri 1 Purbalingga, BAZNAS menyerahkan bantuan untuk siswa berprestasi sebesar 3 juta rupiah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, didampingi Bupati Purbalingga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kemajuan Purbalingga di masa depan,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purbalingga, H. Fahmi M Hanif, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS sekaligus memberikan semangat kepada para siswa. “SMA Negeri 1 Purbalingga merupakan sekolah tertua sekaligus favorit dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang. Pada tahun 2024, sebanyak 74 siswanya berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, menjadi bukti kualitas pendidikan sekaligus motivasi bagi generasi berikutnya. Meski kuliah bukan satu-satunya jalan sukses, pendidikan tinggi membuka peluang lebih luas. Banyak alumni membuktikan keberhasilan melalui kuliah, sekolah kedinasan, serta dukungan beasiswa. Karena itu, saya mendorong seluruh siswa untuk bermimpi setinggi mungkin, berusaha, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” tuturnya. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan BAZNAS, diharapkan semakin banyak siswa yang mendapat kesempatan untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-citanya.
BERITA25/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN TP PKK SALURKAN BANTUAN UNTUK MISTIRAH, PEJUANG EPILEPSI YANG MENGALAMI LUKA BAKAR
BAZNAS PURBALINGGA DAN TP PKK SALURKAN BANTUAN UNTUK MISTIRAH, PEJUANG EPILEPSI YANG MENGALAMI LUKA BAKAR
Purbalingga – Kisah pilu Mistirah (25), warga Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, masih menyisakan duka mendalam. Gadis muda yang sejak kecil menderita epilepsi itu kini harus berjuang dengan luka bakar serius di hampir seluruh tubuhnya, setelah tubuhnya terjatuh ke tungku api ketika penyakitnya kambuh beberapa waktu lalu. Penderitaan Mistirah yang harus menjalani rawat jalan, perawatan luka setiap hari, hingga bergantung pada diapers dewasa, tentu membutuhkan biaya besar yang sulit dipenuhi keluarganya. Sang ayah hanya buruh harian lepas yang kini tak lagi bekerja akibat cedera, sementara ibunya telah lama meninggal dunia. Sebagai wujud kepedulian, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama TP PKK Kabupaten Purbalingga dan Pemerintah Desa Karangjengkol hadir menyalurkan bantuan secara langsung. Pada Senin (25/8/2025), bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Purbalingga Ibu Syahzani Fahmi, M. Hanif dan Wakil Ketua TP PKK Ibu Denita Dimas Prasetyahani, didampingi BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Adapun bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Purbalingga berupa uang tunai untuk biaya hidup sebesar 1 juta rupiah, paket sembako, dan diapers dewasa. Sementara dari TP PKK Purbalingga berupa kasur, baju layak pakai, snack, diapers, serta kebutuhan pokok lainnya. Perwakilan dari BAZNAS Purbalingga Ibu Puspita Arumy, S.E., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata untuk meringankan beban Mistirah dan keluarganya. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga, tapi sebagai saudara yang peduli. Bantuan ini semoga bisa menjadi penguat bagi Mistirah dalam menghadapi ujian berat yang tengah ia jalani. Kami percaya, bersama kepedulian masyarakat, selalu ada jalan untuk memberi harapan,” Ucapnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Purbalingga menyampaikan rasa perihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa Mistirah. “Pemerintah Kabupaten Purbalingga, TP PKK Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Purbalingga dan Pemerintah Desa Karangjengkol hadir secara langsung, membawa sedikit bantuan berupa kasur, pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, serta perlengkapan lain yang semoga dapat meringankan beban hidup Mistirah dan keluarganya. Kami menyadari, bantuan ini mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan yang harus dipenuhi, namun insyaAllah dapat menjadi wujud kasih sayang dan solidaritas dari masyarakat Purbalingga”. Ujarnya
BERITA25/08/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →