WhatsApp Icon
MANTAB 2026 Berakhir, Puluhan Siswa MI Maarif NU 01 Maribaya Praktik Langsung Simulasi Penanggulangan Bencana

Memasuki hari terakhir pelaksanaan Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) pada Rabu (15/7/2026), seluruh peserta mengikuti simulasi penanggulangan bencana yang dipandu langsung oleh tim dari BPBD Kabupaten Purbalingga. Simulasi ini menjadi puncak rangkaian kegiatan setelah para siswa memperoleh berbagai materi mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana selama dua hari sebelumnya.

Dalam simulasi tersebut, para siswa mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana sesuai prosedur yang telah dipelajari. Kegiatan diawali dengan penyampaian skenario bencana, dilanjutkan dengan bunyi tanda peringatan sebagai isyarat dimulainya evakuasi. Dengan tertib dan didampingi para guru serta fasilitator, siswa bergerak menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi yang telah ditentukan. Seluruh rangkaian simulasi dilaksanakan secara sistematis agar peserta memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

Selain melatih kecepatan dan ketepatan dalam proses evakuasi, simulasi ini juga bertujuan membangun sikap tenang, disiplin, serta kemampuan bekerja sama saat menghadapi bencana. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap arahan dari instruktur dan aktif mempraktikkan teknik penyelamatan diri yang benar. Melalui pengalaman belajar secara langsung, siswa diharapkan lebih mudah memahami materi kebencanaan dibandingkan hanya melalui penyampaian teori di dalam kelas.

Tim BPBD Kabupaten Purbalingga juga memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan simulasi serta mengingatkan pentingnya mengenali potensi risiko bencana di lingkungan sekitar. Para siswa diajak untuk selalu waspada, memahami jalur evakuasi di sekolah maupun di rumah, serta membiasakan diri menerapkan budaya aman dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MI Ma'arif NU 01 Maribaya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan BPBD Kabupaten Purbalingga atas terselenggaranya program MANTAB. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa karena tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter tangguh, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun orang lain.

Berakhirnya kegiatan Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) di MI Ma'arif NU 01 Maribaya menjadi langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan BPBD Kabupaten Purbalingga, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi yang lebih siap, tanggap, dan memiliki kepedulian terhadap upaya pengurangan risiko bencana, sehingga dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

16/07/2026 | Kontributor: Admin
Bersama BAZNAS ada Setitik Harapan untuk Mbah Minem

Di sudut sederhana Desa Gemuruh, Padamara, berdiri sebuah gubuk rapuh yang nyaris roboh dimakan usia. Dindingnya lapuk, atapnya bocor, dan lantainya jauh dari kata nyaman. Di tempat itulah Mbah Sarminem (60), yang akrab disapa Mbah Minem, menjalani hari-harinya seorang diri tanpa pendamping hidup maupun anak yang tinggal bersamanya.

Usia senja yang seharusnya diisi dengan ketenangan justru menjadi masa yang penuh ujian bagi Mbah Minem. Selain harus bertahan hidup dalam keterbatasan, ia juga berjuang melawan penyakit kanker hidung yang dideritanya. Kondisinya semakin berat karena selama ini ia tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun. Keterbatasan pengetahuan dan tidak pernah mengurus administrasi kependudukan membuatnya tidak terdaftar dalam program perlindungan kesehatan yang seharusnya dapat membantunya.

Saat harus menjalani perawatan di rumah sakit, Mbah Minem dihadapkan pada kenyataan yang tidak mudah. Tagihan biaya pengobatan yang mencapai lebih dari Rp7 juta menjadi beban yang mustahil ia tanggung seorang diri. Bagi seseorang yang bahkan tidak memiliki penghasilan tetap, angka tersebut terasa seperti tembok tinggi yang sulit dilalui.

Namun di tengah kesulitan itu, kepedulian hadir membawa harapan. Melalui kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Desa, dan pihak rumah sakit tempat Mbah Minem dirawat, biaya pengobatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Langkah kecil yang menjadi penyelamat besar bagi seorang lansia yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya.

Perjuangan Mbah Minem ternyata tidak berhenti pada persoalan kesehatan. Tempat tinggal yang selama ini ia huni pun sangat memprihatinkan dan jauh dari standar kelayakan. Gubuk reyot yang menjadi tempat berlindung dari panas dan hujan sudah tidak lagi mampu memberikan rasa aman. Lebih memilukan lagi, Mbah Minem tidak memiliki tanah maupun harta benda. Selama ini ia hanya menumpang tinggal di sebidang tanah milik saudaranya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS turut memberikan bantuan rehabilitasi rumah agar Mbah Minem dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk menjalani masa tuanya. Bagi sebagian orang, rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Namun bagi Mbah Minem, rumah yang layak adalah harapan baru, tempat beristirahat dengan tenang setelah melewati begitu banyak ujian hidup.

Kisah Mbah Minem mengingatkan kita bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan. Kehadiran zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang dan kepedulian yang mampu mengembalikan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan harapan.

Di balik senyum sederhana Mbah Minem hari ini, tersimpan doa-doa tulus yang mungkin tidak terdengar oleh manusia, tetapi sangat berharga di hadapan Allah SWT. Semoga setiap kebaikan yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan menjadi jalan keberkahan bagi seluruh pihak yang telah peduli dan membantu.

 

14/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga Gelar Madrasah Tanggap Bencana di MI Maarif NU 01 Maribaya

Purbalingga – BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) di MI Ma'arif NU 01 Maribaya, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Senin (13/7/2026). Program ini diikuti oleh 48 siswa dari kelas IV hingga kelas VI dan akan berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (15/7/2026).

Kegiatan MANTAB merupakan program edukasi kebencanaan yang bertujuan membangun budaya sadar bencana di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pengetahuan mengenai berbagai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, serta pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak usia dini.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Badan Penanggulanagan Bencana, Aris Mulyanto. Dalam sambutannya, Aris menyampaikan bahwa pendidikan kebencanaan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi situasi darurat.

"Anak-anak merupakan kelompok yang rentan ketika terjadi bencana. Oleh karena itu, pendidikan kebencanaan harus diberikan sejak usia sekolah agar mereka memahami langkah penyelamatan diri, mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, serta dapat menjadi agen penyebar informasi kesiapsiagaan bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa program Madrasah Tanggap Bencana merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung terciptanya satuan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

"BAZNAS tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga mendorong upaya pengurangan risiko melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Kami berharap para siswa memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain ketika menghadapi kondisi darurat," tutur Sudijanto.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi dan praktik yang dikemas secara interaktif, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, simulasi evakuasi, penyusunan jalur evakuasi, pembentukan budaya aman di lingkungan sekolah, hingga latihan tanggap darurat bersama para fasilitator.

Melalui program Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB), BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi bencana. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan mampu meminimalkan risiko bencana bagi seluruh warga sekolah.

 

13/07/2026 | Kontributor: Admin
Kursi Roda untuk Mbah Wayem, Wujud Kepedulian Zakat Membantu Lansia Tetap Beraktivitas

Purbalingga – Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus diwujudkan menjadi program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda bagi lansia dan warga kurang mampu yang mengalami keterbatasan mobilitas. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan agar tetap dapat beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Salah satu penerima manfaat adalah Mbah Wayem (75), warga Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja. Di usia senjanya, Mbah Wayem mengalami kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas sehingga mobilitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.

Melalui usulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangnangka, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan satu unit kursi roda kepada Mbah Wayem. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada Jumat (10/7/2026) di kediaman Mbah Wayem oleh UPZ Desa Karangnangka, didampingi Kepala Desa Karangnangka bersama perwakilan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Mbah Wayem dalam melakukan aktivitas sehari-hari, mengurangi ketergantungan kepada orang lain, serta meningkatkan kualitas hidup di masa lanjut usia. Kehadiran alat bantu mobilitas juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lansia agar tetap dapat menjalani aktivitas dengan lebih layak dan bermartabat.

Program bantuan alat bantu jalan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Purbalingga kepada masyarakat yang termasuk dalam golongan penerima zakat (mustahik). Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, dana zakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih optimal, transparan, dan memiliki dampak yang lebih luas. Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi beban kaum dhuafa, serta menghadirkan keberkahan bagi muzaki dan penerima manfaat.

Semakin banyak zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS, semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di Kabupaten Purbalingga.

 

10/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga dan MWCNU Bukateja Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM Kuliner Melalui Pelatihan Bidang Boga

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan MWCNU Bukateja menyelenggarakan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang boga selama dua hari, Sabtu–Ahad, 4–5 Juli 2026, di Gedung Workshop MWCNU Bukateja. Kegiatan ini diikuti oleh para pegiat kuliner dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bukateja sebagai upaya meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha kuliner yang lebih produktif dan berdaya saing.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi praktik pembuatan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual, meliputi roti manis, kroket kentang, dan pie buah. Materi disusun agar mudah diterapkan oleh peserta, baik yang telah memiliki usaha maupun yang baru akan merintis usaha di bidang kuliner.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, memperluas peluang usaha, menambah variasi produk yang dipasarkan, serta mendorong lahirnya wirausaha mandiri yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Purbalingga dalam memberdayakan masyarakat melalui program ekonomi produktif, sehingga zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi sarana menciptakan kemandirian ekonomi mustahik dan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mengatakan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada proses belajar saja, tetapi mampu melahirkan produk-produk kuliner yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar. BAZNAS ingin zakat dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi sehingga masyarakat semakin mandiri dan usahanya terus berkembang," ujar Sudijanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi UKM Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kepala Bidang Usaha Mikro, Wasis Pambudi, mengapresiasi sinergi antara BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan MWCNU Bukateja dalam mendukung pengembangan UMKM.

"Pelatihan seperti ini sangat penting karena pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga peningkatan keterampilan, inovasi produk, dan semangat untuk terus berkembang. Kami berharap peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi usaha yang berkelanjutan dan mampu menciptakan peluang ekonomi di lingkungannya," ungkap Wasis.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama MWCNU Bukateja berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki keterampilan, inovasi, dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, sektor usaha mikro di Kabupaten Purbalingga dapat terus tumbuh, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

06/07/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

HARAPAN DARI GELAP : BAZNAS PURBALINGGA BANTU PASANGAN TUNANETRA DENGAN DIPAN DAN KASUR UNTUK USAHA PIJAT
HARAPAN DARI GELAP : BAZNAS PURBALINGGA BANTU PASANGAN TUNANETRA DENGAN DIPAN DAN KASUR UNTUK USAHA PIJAT
Purbalingga — Hidup dalam keterbatasan tidak menyurutkan langkah Bapak Slamet (39), seorang tunanetra asal Desa Candinata, Kutasari. Bersama istrinya yang juga mengalami disabilitas netra, ia berjuang keras demi menghidupi keluarganya. Pasangan ini kini tinggal di rumah kontrakan sederhana di Kelurahan Wirasana agar lebih dekat dengan para pelanggan yang datang untuk pijat. Dari pijat itulah, Bapak Slamet menafkahi keluarganya. Dengan tarif Rp60.000 per sekali pijat, ia berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai anak semata wayangnya yang kini duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Namun, tanpa sarana yang layak, usahanya sering kali terhambat. Tempat tidur seadanya membuat pelanggan kurang nyaman. Melihat kondisi tersebut, Selasa (27/8/2025), BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir dengan membawa harapan baru. Sebuah dipan dan kasur disalurkan langsung untuk mendukung usaha pijat keluarga ini. Bantuan sederhana ini diharapkan mampu memberi kenyamanan bagi pelanggan, sekaligus menambah penghasilan Bapak Slamet agar kehidupan keluarganya lebih baik. Amin Nur Rohim, petugas distribusi bantuan BAZNAS menyampaikan jika BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan dipan dan Kasur sebagai bentuk kepedulian. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru untuk terus berjuang menghadapi keterbatasan. “Semoga dengan adanya dipan dan kasur baru ini, usaha pijat Pak Slamet semakin lancar dan pelanggan merasa nyaman. Inilah wujud kepedulian BAZNAS terhadap mereka yang berjuang di tengah keterbatasan,” ujarnya. Bagi Bapak Slamet dan istrinya, bukan hanya dipan dan kasur yang mereka terima, tetapi juga secercah kehangatan bahwa di balik kegelapan, masih ada tangan-tangan yang peduli.
BERITA27/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN KURSI RODA UNTUK BAPAK JAROT, BURUH TANI YANG ALAMI MUSIBAH
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN KURSI RODA UNTUK BAPAK JAROT, BURUH TANI YANG ALAMI MUSIBAH
Purbalingga — Derita hidup harus ditanggung Jarot (55), seorang buruh tani asal Kemangkon. Sehari-hari, beliau mencari nafkah dengan menggarap sawah dan terkadang mencari kroto (telur semut) di pohon jati untuk dijual sebagai pakan burung. Namun, takdir berkata lain. Saat mencari kroto beberapa waktu lalu, Pak Jarot terjatuh dan mengalami patah tulang belakang. Sejak saat itu, tubuhnya tak lagi mampu menopang, dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan bersama istrinya pun terhenti. Di tengah keterbatasan itu, Selasa (27/8/2025), BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan kursi roda bagi Pak Jarot. Bantuan ini bukan sekadar alat bantu mobilitas, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat baru bagi beliau untuk tetap bertahan menjalani kehidupan. Amin Nur Rohim, petugas distribusi bantuan BAZNAS menyampaikan jika BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan kursi roda sebagai bentuk kepedulian. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Pak Jarot, sekaligus memberikan semangat baru untuk terus berjuang menghadapi keterbatasan. “Kami berharap kursi roda ini bisa membantu aktivitas beliau sehari-hari dan menjadi wujud nyata bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi ujian,” ujarnya. Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas sosial, bahwa setiap kepedulian kecil mampu memberi arti besar bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA27/08/2025 | Admin
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat.“Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor.Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan.“Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor.Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial.“Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor.Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat.Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas.BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza.“Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor.Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat.“Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya.Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun.“Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya.Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA26/08/2025 | Admin
BTB BAZNAS PURBALINGGA BANTU PADAMKAN KEBAKARAN RUMAH DI DESA PAKUNCEN BOBOTSARI
BTB BAZNAS PURBALINGGA BANTU PADAMKAN KEBAKARAN RUMAH DI DESA PAKUNCEN BOBOTSARI
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Dusun Dawuan RT 003/RW 005, Desa Pakuncen, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, pada Selasa malam (26/8/2025). Kebakaran menimpa rumah milik Ibu Masriah, yang saat ini tengah merantau di Jakarta. Akibat peristiwa ini, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp100.000.000. Peristiwa bermula pada pukul 19.30 WIB, saat warga sekitar, Bapak Wahyu Bowo Kusrianto, melaporkan adanya kobaran api. Tim BTB BAZNAS Purbalingga yang dipimpin oleh Bayu Krisna Mukti segera berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Pos Bobotsari dan bergerak cepat menuju lokasi. Setelah upaya pemadaman intensif, api akhirnya dapat dijinakkan pada pukul 22.30 WIB. Dalam proses pemadaman, BTB BAZNAS Purbalingga turut bersinergi dengan PMI, TNI, Polri, Pemerintah Desa setempat, serta warga sekitar. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui unit BTB menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Masriah, serta akan terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
BERITA26/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN UNTUK SISWA BERPRESTASI DI SMAN 1 PURBALINGGA
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN UNTUK SISWA BERPRESTASI DI SMAN 1 PURBALINGGA
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga bersama Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif dalam rangkaian kunjungan Bupati Purbalingga, ke SMA Negeri 1 Purbalingga, BAZNAS menyerahkan bantuan untuk siswa berprestasi sebesar 3 juta rupiah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, didampingi Bupati Purbalingga. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masa depan generasi muda. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kemajuan Purbalingga di masa depan,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purbalingga, H. Fahmi M Hanif, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS sekaligus memberikan semangat kepada para siswa. “SMA Negeri 1 Purbalingga merupakan sekolah tertua sekaligus favorit dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang. Pada tahun 2024, sebanyak 74 siswanya berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, menjadi bukti kualitas pendidikan sekaligus motivasi bagi generasi berikutnya. Meski kuliah bukan satu-satunya jalan sukses, pendidikan tinggi membuka peluang lebih luas. Banyak alumni membuktikan keberhasilan melalui kuliah, sekolah kedinasan, serta dukungan beasiswa. Karena itu, saya mendorong seluruh siswa untuk bermimpi setinggi mungkin, berusaha, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” tuturnya. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan BAZNAS, diharapkan semakin banyak siswa yang mendapat kesempatan untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-citanya.
BERITA25/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN TP PKK SALURKAN BANTUAN UNTUK MISTIRAH, PEJUANG EPILEPSI YANG MENGALAMI LUKA BAKAR
BAZNAS PURBALINGGA DAN TP PKK SALURKAN BANTUAN UNTUK MISTIRAH, PEJUANG EPILEPSI YANG MENGALAMI LUKA BAKAR
Purbalingga – Kisah pilu Mistirah (25), warga Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, masih menyisakan duka mendalam. Gadis muda yang sejak kecil menderita epilepsi itu kini harus berjuang dengan luka bakar serius di hampir seluruh tubuhnya, setelah tubuhnya terjatuh ke tungku api ketika penyakitnya kambuh beberapa waktu lalu. Penderitaan Mistirah yang harus menjalani rawat jalan, perawatan luka setiap hari, hingga bergantung pada diapers dewasa, tentu membutuhkan biaya besar yang sulit dipenuhi keluarganya. Sang ayah hanya buruh harian lepas yang kini tak lagi bekerja akibat cedera, sementara ibunya telah lama meninggal dunia. Sebagai wujud kepedulian, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama TP PKK Kabupaten Purbalingga dan Pemerintah Desa Karangjengkol hadir menyalurkan bantuan secara langsung. Pada Senin (25/8/2025), bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Purbalingga Ibu Syahzani Fahmi, M. Hanif dan Wakil Ketua TP PKK Ibu Denita Dimas Prasetyahani, didampingi BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Adapun bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Purbalingga berupa uang tunai untuk biaya hidup sebesar 1 juta rupiah, paket sembako, dan diapers dewasa. Sementara dari TP PKK Purbalingga berupa kasur, baju layak pakai, snack, diapers, serta kebutuhan pokok lainnya. Perwakilan dari BAZNAS Purbalingga Ibu Puspita Arumy, S.E., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata untuk meringankan beban Mistirah dan keluarganya. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga, tapi sebagai saudara yang peduli. Bantuan ini semoga bisa menjadi penguat bagi Mistirah dalam menghadapi ujian berat yang tengah ia jalani. Kami percaya, bersama kepedulian masyarakat, selalu ada jalan untuk memberi harapan,” Ucapnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Purbalingga menyampaikan rasa perihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa Mistirah. “Pemerintah Kabupaten Purbalingga, TP PKK Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Purbalingga dan Pemerintah Desa Karangjengkol hadir secara langsung, membawa sedikit bantuan berupa kasur, pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, serta perlengkapan lain yang semoga dapat meringankan beban hidup Mistirah dan keluarganya. Kami menyadari, bantuan ini mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan yang harus dipenuhi, namun insyaAllah dapat menjadi wujud kasih sayang dan solidaritas dari masyarakat Purbalingga”. Ujarnya
BERITA25/08/2025 | Admin
LANGKAH BARU IBU SUMARTI: BAZNAS PURBALINGGA HADIRKAN BANTUAN KAKI PALSU
LANGKAH BARU IBU SUMARTI: BAZNAS PURBALINGGA HADIRKAN BANTUAN KAKI PALSU
Purbalingga – Sebuah kisah haru datang dari Desa Pepedan, Kecamatan Karangmoncol. Ibu Sumarti (73th), yang harus diamputasi pada bagian kakinya karena sakit diabetes yang menggerogotinya. Di usia senja, kehidupan Ibu Sumarti tidaklah mudah. Ia tinggal bersama sang suami yang kini tengah berjuang melawan sakit stroke. Seluruh kebutuhan hidup keluarga kecil ini bergantung sepenuhnya pada anak perempuan beliau yang dengan ikhlas merawat kedua orang tuanya. Mendengar kabar ini, Tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga segera hadir memberikan perhatian. Kamis (22/8/2025), tim melakukan pengukuran kaki palsu untuk Ibu Sumarti agar nantinya kaki palsu yang akan diberikan dapat sesuai dan nyaman digunakan. Proses pengukuran ini merupakan langkah awal menuju kemandirian baru bagi beliau. Kehadiran BAZNAS menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan. Meski diuji dengan sakit dan keterbatasan fisik, Ibu Sumarti tetap berusaha tegar demi keluarga. Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan semangat baru bagi beliau untuk tetap menjalani hari-hari dengan penuh harapan.
BERITA22/08/2025 | Admin
WAKA 2 BAZNAS BERSAMA BUPATI PURBALINGGA DAN DANDIM 0702 PURBALINGGA MENINJAU RTLH DI TUMANGGAL
WAKA 2 BAZNAS BERSAMA BUPATI PURBALINGGA DAN DANDIM 0702 PURBALINGGA MENINJAU RTLH DI TUMANGGAL
Purbalingga – Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna, bersama Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif, dan Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Untung Iswahyudi, S.Sos., M.Hum., M.Han., meninjau langsung rumah milik Bapak Sarengat di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, yang telah direhab melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) BAZNAS Kabupaten Purbalingga Program RTLH ini merupakan wujud sinergi antara BAZNAS Purbalingga, Pemerintah Daerah, dan TNI dalam memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat kurang mampu. Rehabilitasi rumah Bapak Sarengat dilaksanakan dengan bantuan dana senilai Rp12 juta yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat melalui BAZNAS. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga menyalurkan 50 Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk warga miskin di Desa Tumanggal. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Wakil Ketua II BAZNAS, H. Suparna, menyampaikan bahwa program RTLH ini bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga upaya meningkatkan martabat dan kualitas hidup mustahik. “Kami berharap, rumah yang lebih layak dapat memberikan kenyamanan, kesehatan, sekaligus semangat baru bagi penerima manfaat untuk lebih produktif dan optimis ke depan,” ujarnya. Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam TMMD, termasuk dukungan BAZNAS. Menurutnya, program seperti ini mampu menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kunjungan ke rumah Bapak Sarengat menjadi penutup yang simbolis dari keberhasilan TMMD Sengkuyung Tahap II, sekaligus menegaskan peran zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan kepedulian sosial di Kabupaten Purbalingga.
BERITA21/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT 5 CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI SENILAI RP100 JUTA DARI BAZNAS RI
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT 5 CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI SENILAI RP100 JUTA DARI BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) untuk 5 orang penerima manfaat. Bantuan tersebut bernilai Rp20 juta per unit, sehingga total keseluruhan mencapai Rp100 juta. Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan assessment atau verifikasi lapangan kepada 5 calon penerima manfaat RLHB yang seluruhnya berada di Kecamatan Bukateja, meliputi Desa Karangnangka sebanyak 3 rumah, Desa Kutawis 1 rumah, dan Desa Majasari 1 rumah. Assessment ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan rumah layak huni benar-benar tepat sasaran, sesuai kondisi dan kebutuhan para calon penerima. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) hadir sebagai wujud kepedulian untuk membantu mustahik yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Melalui program ini, mereka mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan manusiawi. Tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, RLHB juga bertujuan meningkatkan martabat dan kualitas hidup keluarga mustahik. Hunian yang layak memberi semangat baru agar mereka lebih berdaya, produktif, dan optimis menatap masa depan. Selain itu, program ini menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa program RLHB bukan hanya sekadar membangun rumah, melainkan juga membangun harapan baru. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rumah yang dibangun benar-benar menjadi sumber kebahagiaan dan semangat baru bagi keluarga mustahik. Assessment ini penting agar bantuan tepat guna dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya. Melalui program RLHB ini, BAZNAS berharap keluarga penerima manfaat dapat merasakan kenyamanan, keamanan, dan martabat yang lebih baik. Rumah tersebut diharapkan menjadi simbol kepedulian bersama dan wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu mengubah kehidupan menjadi lebih sejahtera.
BERITA21/08/2025 | Admin
MERINGANKAN BEBAN, MENGUATKAN HARAPAN: BAZNAS PURBALINGGA UNTUK SISWA YATIM DAN DHUAFA.
MERINGANKAN BEBAN, MENGUATKAN HARAPAN: BAZNAS PURBALINGGA UNTUK SISWA YATIM DAN DHUAFA.
Purbalingga – Awal tahun ajaran baru menjadi momen penuh makna bagi puluhan siswa SMP di Bukateja. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menyalurkan bantuan santunan kepada siswa yatim piatu dan dhuafa di dua sekolah, yakni SMP Negeri 2 Bukateja dan SMP Negeri 3 Bukateja. Total ada 52 siswa yang menerima manfaat program ini dengan total bantuan Rp. 10.400.000, dengan rincian 39 siswa di SMP Negeri 2 Bukateja dan 13 siswa di SMP Negeri 3 Bukateja. Masing-masing siswa mendapatkan santunan sebesar Rp200.000. Ketua BAZNAS Purbalingga Bapak H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada para pelajar yang tengah berjuang melanjutkan pendidikan meski berada dalam keterbatasan. “Kami berharap santunan ini bisa sedikit meringankan beban mereka, sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk tetap berprestasi,” ujarnya. Santunan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah seperti buku tulis, alat tulis, maupun kebutuhan lain yang menunjang proses belajar mengajar. Perwakilan Guru dari kedua SMP yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan BAZNAS Purbalingga. Mereka menyebut bantuan ini tidak hanya bermanfaat secara materiil, tetapi juga memberi dukungan moral bagi siswa-siswi agar tetap semangat menimba ilmu. “Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Walaupun mereka dalam keterbatasan, kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dengan baik. Bantuan ini sungguh sangat membantu,” kata salah satu kepala sekolah. Momen penyerahan santunan berlangsung hangat dan penuh haru. Senyum bahagia terlihat dari wajah para siswa penerima manfaat yang merasa lebih ringan dalam memulai tahun ajaran baru. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan, agar pendidikan tetap dapat diakses secara layak oleh semua kalangan.
BERITA20/08/2025 | Admin
ZAKAT HADIRKAN HARAPAN: ASSESSMENT BAZNAS PURBALINGGA UNTUK PEDAGANG SOSIS DAN CILOK
ZAKAT HADIRKAN HARAPAN: ASSESSMENT BAZNAS PURBALINGGA UNTUK PEDAGANG SOSIS DAN CILOK
Purbalingga – Sebelum menyalurkan bantuan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga selalu melakukan assessment sebagai langkah awal memastikan ketepatan sasaran. Melalui proses ini, kondisi mustahik diverifikasi langsung di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan dan memberi manfaat nyata. Seperti kepada salah satu warga yang gigih berjuang menghidupi keluarganya, yaitu Deri Waluyo, seorang pedagang keliling asal Desa Sumingkir , Kutasari. Sehari-hari, Deri berjualan sosis goreng dan cilok dengan berkeliling ke sekolah-sekolah serta TPQ. Meskipun masih lajang, Deri memikul tanggung jawab besar membantu orang tuanya dari sisi ekonomi. Dari hasil berdagang, ia memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000 per hari. Dengan penghasilan yang terbatas, Deri tetap bersemangat dan pantang menyerah. Ia bercita-cita mengembangkan usahanya dengan menambah variasi dagangan agar lebih diminati dan dapat meningkatkan penghasilan. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala utama yang ia hadapi. Melihat kegigihan Deri, BAZNAS Purbalingga hadir untuk melakukan pendataan dan assessment sebagai bentuk perhatian kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan. Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha, Deri dapat mengembangkan dagangannya, meningkatkan perekonomian keluarga, serta menebar manfaat lebih luas.
BERITA19/08/2025 | Admin
PERKUAT TATA KELOLA, BAZNAS JATENG LAKUKAN SUPERVISI SYARIAH DI PURBALINGGA
PERKUAT TATA KELOLA, BAZNAS JATENG LAKUKAN SUPERVISI SYARIAH DI PURBALINGGA
Purbalingga – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan supervisi kepatuhan syariah ke BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Selasa (12/8/2025). Rombongan yang terdiri dari Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah beserta unsur pelaksana ini disambut langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Supervisi kepatuhan syariah ini bertujuan memastikan seluruh pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di BAZNAS Purbalingga berjalan sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku. Selain itu, supervisi ini juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi, dan penguatan tata kelola agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan amanah. Ketua BAZNAS Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. “Kami menyambut baik kegiatan supervisi kepatuhan syariah ini, karena menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat di BAZNAS Purbalingga selalu berada pada koridor syariah. Kami berharap hasil supervisi ini dapat memberikan masukan berharga demi meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas lembaga dalam melayani umat,” ungkapnya. Melalui supervisi ini, BAZNAS Purbalingga berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan amanah dalam menghimpun serta menyalurkan ZIS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya mustahik di Kabupaten Purbalingga.
BERITA12/08/2025 | Admin
LEWAT LITERASI ZAKAT, BAZNAS AJAK DAI DAN MUBALIGH BANGUN KESADARAN ZIS
LEWAT LITERASI ZAKAT, BAZNAS AJAK DAI DAN MUBALIGH BANGUN KESADARAN ZIS
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menghadiri Literasi Zakat bagi Da’i/Mubaligh se-Kabupaten Purbalingga bertema “Sinergi Umat dalam Meningkatkan Kesadaran Zakat”, Selasa (12/8/2025) di Braling Hotel Purbalingga. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, M.A., Kabid Penasizawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, H. Imam Buchori, S.Ag., M.Si., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, S.Pd.I., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Peserta kegiatan terdiri dari 44 da’i/mubaligh, 24 penyuluh agama Islam, 6 perwakilan Kantor Kemenag Purbalingga, dan 5 personel BAZNAS Purbalingga. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji, dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat sosialisasi regulasi zakat kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta mendorong para da’i dan mubaligh untuk menjadi motor penggerak literasi zakat di tengah masyarakat. “Da’i dan mubaligh memiliki peran strategis sebagai penyampai pesan kebaikan. Dengan literasi zakat ini, kita ingin pesan tentang kewajiban dan manfaat zakat dapat dipahami dan diamalkan secara luas, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan umat,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dan para tokoh agama dapat semakin kuat dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat untuk menunaikan ZIS demi kesejahteraan bersama dan pengentasan kemiskinan di Purbalingga.
BERITA12/08/2025 | Admin
DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI, BAZNAS BANTU MODAL USAHA RP300 JUTA UNTUK MUSTAHIK
DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI, BAZNAS BANTU MODAL USAHA RP300 JUTA UNTUK MUSTAHIK
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menghadiri kegiatan Pendistribusian Modal Usaha Mustahik Produktif Tahun 2025 untuk wilayah Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang, yang digelar di Hotel Braling, Selasa (12/8/2025). Acara ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, M.A., Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pemalang. Mewakili Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga beserta seluruh jajarannya atas sinergitas yang telah terjalin dengan baik, khususnya dalam penghimpunan zakat dan pengentasan permasalahan sosial, kemiskinan, dan kebencanaan di Kabupaten Purbalingga. Terima kasih juga kepada ketua panitia, seluruh anggota, dan semua pihak terkait yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp300 juta, masing-masing untuk Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang sebesar Rp150 juta. Bantuan ini diberikan untuk mengembangkan berbagai kluster usaha produktif, antara lain toko kelontong, kuliner/boga, bengkel/mekanik, peternakan/pertanian, penjahit/konveksi, dan laundry. Dengan pendistribusian modal usaha ini, diharapkan para mustahik dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di wilayah masing-masing.
BERITA12/08/2025 | Admin
HUT KE-80 RI, BAZNAS DAN 16 LEMBAGA DI PURBALINGGA BERSATU SALURKAN RP10,3 MILIAR BANTUAN UNTUK WARGA
HUT KE-80 RI, BAZNAS DAN 16 LEMBAGA DI PURBALINGGA BERSATU SALURKAN RP10,3 MILIAR BANTUAN UNTUK WARGA
Purbalingga – Dalam rangkaian acar Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi lintas lembaga. Pada Senin (11/08/2025) bertempat di Pendopo Dipokusumo, BAZNAS Purbalingga menjadi salah satu dari 17 lembaga yang berpartisipasi dalam Kolaborasi Pentasharufan Zakat, Infak, Sedekah, dan Penyaluran Bantuan Lintas Lembaga Tingkat Kabupaten Purbalingga. Kolaborasi ini mencatatkan komitmen penyaluran dengan nilai total sebesar Rp10.345.478.283 yang rencananya akan disalurkan kepada 5.989 penerima manfaat di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga bantuan sosial. Berikut rincian komitmen penyaluran bantuan dari masing-masing lembaga: BAZNAS Kabupaten Purbalingga RTLH: 14 unit x Rp12.000.000 = Rp168.000.000 Zakat Produktif: 26 penerima x Rp1.000.000 = Rp26.000.000 Susu Stunting: 10 anak x Rp475.000 = Rp4.750.000 Kursi Roda: 8 unit x Rp1.200.000 = Rp9.600.000 Bantuan Pendidikan: 6 anak x Rp850.000 = Rp5.100.000 Santunan Yatim: 974 anak x Rp200.000 = Rp194.800.000 Jambanisasi: 3 KK x Rp3.000.000 = Rp9.000.000 Bantuan Becak: 1 unit = Rp850.000 Sepeda Anak Sekolah: 1 unit = Rp1.350.000 Total BAZNAS: Rp419.450.000 PD Aisyiyah (Bantuan Mualaf): Rp3.000.000 PD Salimah: Rp7.500.000 PD Muslimat NU (Santunan Yatim 19 anak): Rp28.500.000 LAZIS Muhammadiyah: Rp91.500.000 Yayasan Islam Al-Hikmah (Santunan Guru Ngaji 100 orang): Rp25.000.000 LDII: Rp32.575.000 Thariqat Shiddiqiyyah (Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan): Rp80.000.000 Rumah Mualaf Indonesia: Rp3.750.000 DINSOSDALDUKKBP3A: Rp77.730.000 Bagian Kesra Setda Purbalingga: Rp8.512.000.000 UPZ Kemenag (Bantuan Benah Rumah): Rp10.000.000 LAZ Al-Ihsan Jateng: Rp70.500.000 Yayasan Perwira Sejahtera Purbalingga (YPSP): Rp44.100.000 Yayasan Bina Cita Karya Bangsa (Pembangunan Pondasi Talud Akses Jalan Warna Warni – Jalan Lingkar GOR Purbalingga): Rp40.675.000 Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT): Rp686.640.000 LAZIS NU: Rp101.058.283 Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kolaborasi ini. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk 17 lembaga yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Sinergi yang terjalin menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah dan lembaga non-pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Dalam momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini, kita menjadi saksi penyaluran zakat dan bantuan senilai Rp10,23 miliar yang akan disalurkan kepada 5.989 penerima manfaat. Terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama yang luar biasa ini." Ujarnya. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan peran zakat, infak, sedekah, dan bantuan sosial sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Purbalingga. BAZNAS Purbalingga bersama seluruh mitra berkomitmen untuk terus memperluas manfaat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/08/2025 | Admin
APA ITU BEASISWA CENDEKIA BAZNAS DALAM NEGERI DAN MAHAD ALY 2025 ?
APA ITU BEASISWA CENDEKIA BAZNAS DALAM NEGERI DAN MAHAD ALY 2025 ?
Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) adalah program bantuan pendidikan yang diberikan oleh BAZNAS bagi mahasiswa aktif tingkat D4/S1 (BCB Dalam Negeri) dan mahasiswa di Ma’had Aly (perguruan tinggi Islam berbasis pesantren). Program ini bertujuan membantu biaya kuliah sekaligus mendorong pengembangan diri mahasiswa agar siap menjadi generasi unggul dan bermanfaat bagi umat. Siapa yang bisa mendaftar? BCB 2025 terbuka untuk mahasiswa di 183 kampus mitra BAZNAS, terdiri dari: 133 kampus mitra untuk jenjang S1/D4 (Dalam Negeri) 50 Ma’had Aly mitra untuk jenjang S1 jalur pesantren Syarat Umum Warga Negara Indonesia (WNI) Mahasiswa reguler semester 5 di kampus mitra, dibuktikan dengan KRS Semester 5 atau KHS Semester 4 IPK minimal 3,00 (skala 4,00) Diutamakan jurusan prioritas bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Memenuhi salah satu kategori berikut: Prestasi: Memiliki prestasi nasional/internasional (lebih direkomendasikan yang tercatat di MTN Bappenas RI atau Puspresnas Kemendikbud) Aktivis: Aktif di organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas (fisik, intelektual, mental, sensorik, atau ganda) dengan surat keterangan dokter Dokumen yang Harus Disiapkan Pas foto berwarna terbaru KTP & Kartu Keluarga Transkrip nilai IPK terakhir Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau BAZNAS Kabupaten/Kota Surat pernyataan Akad Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Esai bertema "Kontribusiku Menjadi Generasi Zakat" Jadwal Pendaftaran & Seleksi Pendaftaran: 4–17 Agustus 2025 Seleksi Administrasi: 18–22 Agustus 2025 Seleksi Wawancara: 25–29 Agustus 2025 Masa Sanggah: 1–14 September 2025 Pengumuman Akhir: 22 September 2025 Cara Mendaftar BCB Dalam Negeri Unduh panduan & format berkas: bazn.as/panduanbcbdn25 Lengkapi berkas dan daftar melalui kampus masing-masing di bazn.as/infodaftarbcbdn25 BCB Ma’had Aly Unduh panduan & format berkas: bazn.as/panduanbcbma25 Lengkapi berkas dan daftar melalui kampus masing-masing di bazn.as/infodaftarbcbma25 Target Penerima Manfaat BCB Dalam Negeri: 1.330 mahasiswa BCB Ma’had Aly: 250 mahasantri Manfaat Beasiswa BCB Dalam Negeri Subsidi SPP/UKT maksimal Rp4.000.000/semester selama 4 semester Pendampingan beasiswa bersama mentor Bantuan biaya riset maksimal Rp3.000.000 per mahasiswa Bantuan biaya prestasi (Ad Cost) BCB Ma’had Aly Subsidi SPP/UKT dan asrama maksimal Rp4.000.000 Pendampingan beasiswa bersama mentor Catatan Penting Pendaftar wajib berasal dari kampus mitra BAZNAS Hanya mahasiswa semester 5 yang dapat mendaftar Proses seleksi dilakukan oleh tim seleksi kampus masing-masing dan diusulkan ke BAZNAS Informasi lebih lanjut & daftar kampus mitra: bazn.as/panduanbcbdn25 bazn.as/panduanbcbma25
BERITA08/08/2025 | Admin
TAK LAGI MURUNG, PAK AHMAD KEMBALI MENGAYUH HIDUP BERKAT BANTUAN BAZNAS
TAK LAGI MURUNG, PAK AHMAD KEMBALI MENGAYUH HIDUP BERKAT BANTUAN BAZNAS
Purbalingga— Hidup Pak Ahmad Mujianto (60), warga Kelurahan Purbalingga Kidul, sempat kehilangan arah. Bukan karena sakit, bukan pula karena usia—tapi karena satu-satunya becak miliknya yang selama ini menjadi alat mencari nafkah, hilang dicuri orang. Becak itu bukan sekadar kendaraan, melainkan harapan, sumber penghidupan, dan saksi perjuangannya setiap hari demi menyambung hidup bersama sang ibu yang sudah renta. Sejak kehilangan becak tersebut, Ahmad Mujianto menjadi murung. Ia tak lagi berkeliling mengayuh pagi-pagi buta, tak lagi menyapa penumpang dengan senyum lesu tapi tulusnya. Hari-harinya menjadi sepi, semangatnya perlahan padam. Namun, di balik kesederhanaannya, Pak Ahmad tetap memelihara rasa syukur dan sabar. Ia tak pernah meminta-minta, hanya berdoa agar Allah menggantikan apa yang telah hilang. Doa itu pun dijawab. Melalui program bantuan produktif, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hadir membawa harapan baru. Sebuah becak baru diserahkan langsung kepada Pak Ahmad sebagai bentuk kepedulian terhadap para dhuafa yang tetap gigih berikhtiar meski dalam keterbatasan. "Kami percaya, bantuan kecil bisa menjadi perubahan besar bagi yang membutuhkan. Semoga becak ini bukan hanya alat bekerja, tapi menjadi kunci untuk membuka pintu rezeki yang lebih luas," ujar Ketua BAZNAS disela – sela penyerahan becak. Dengan mata berkaca-kaca, Pak Ahmad menerima becak itu penuh haru. "Saya tidak tahu harus bilang apa. Terima kasih kepada Allah, kepada BAZNAS, kepada semua yang masih peduli pada orang kecil seperti saya. Saya jadi bisa mbecak lagi," ucapnya lirih. Kini, Pak Ahmad kembali mengayuh harapan. Bersama ibunya yang telah sepuh, ia melanjutkan hidup dalam kesederhanaan yang bersahaja. Ia membuktikan bahwa ketika dunia terasa berat, masih ada tangan-tangan baik yang siap menguatkan. Mari terus salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Karena dari setiap kepedulian, ada harapan yang kembali bergerak.
BERITA07/08/2025 | Admin
ULURAN KEPEDULIAN DI TENGAH DUKA: BUPATI DAN BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN SANTUNAN BAGI KELUARGA KORBAN HANYUT DI SUNGAI KLAWING
ULURAN KEPEDULIAN DI TENGAH DUKA: BUPATI DAN BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN SANTUNAN BAGI KELUARGA KORBAN HANYUT DI SUNGAI KLAWING
Purbalingga— Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dua pekerja sodetan Sungai Klawing yang menjadi korban hanyut arus deras pada Ahad (3/8/2025). Sebagai bentuk kepedulian dan empati, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan santunan kepada masing-masing keluarga korban, yaitu Muhyadi (60) dan Sarwoyo (50) asal Penaruban. Santunan senilai 1 juta rupiah dan Paket Sembako Keluarga (PLK) untuk masing – masing korban, diserahkan langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, sebagai wujud kehadiran pemerintah dan BAZNAS di tengah kesedihan masyarakat yang terdampak musibah. Prosesi penyerahan berlangsung dalam suasana haru, disaksikan oleh keluarga korban serta sejumlah pihak terkait. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga menambahkan, santunan tersebut berasal dari dana zakat yang dikelola dan disalurkan secara amanah. Bantuan ini merupakan bagian dari respon cepat BAZNAS dalam menangani kasus-kasus kemanusiaan, termasuk bencana dan musibah yang menimpa masyarakat kurang mampu. BAZNAS berharap, santunan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk dukungan finansial, tetapi juga menjadi pelipur lara bagi keluarga yang ditinggalkan. "Inilah makna zakat yang sesungguhnya: hadir dalam kehidupan umat, menguatkan saat lemah, dan menyembuhkan di tengah luka," ungkapnya. Mari terus dukung program-program kemanusiaan BAZNAS dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Karena dari tangan-tangan dermawan, harapan bisa kembali tumbuh di tengah duka.
BERITA07/08/2025 | Admin
Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma'had Aly 2025 Resmi Dibuka!
Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma'had Aly 2025 Resmi Dibuka!
Beasiswa BAZNAS Ma'had Aly adalah program pendidikan dari Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS berupa bantuan subsidi biaya kuliah dan pengembangan diri bagi mahasiswa jenjang pendidikan tinggi di kampus Ma'had Aly mitra BAZNAS yang merupakan lembaga perguruan tinggi khas pesantren yang menyelenggarakan program pendidikan yang bersifat spesifik (Takhasus) didalam mengkaji keilmuan Islam. Program ini bertujuan menyediakan dana pendidikan terjaminnya keberlangsungan pendidikan anak bangsa untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu Agama Islam yang berdampak di masyarakat. Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Ma'had Aly 2025 mulai tanggal 4 Agustus hingga 17 Agustus 2025. Program ini ditujukan bagi mahasantri program sarjana (S1) yang sedang aktif menempuh studi di 50 Ma’had Aly mitra Beasiswa BAZNAS di seluruh Indonesia. Fasilitas Beasiswa: - Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester - Program Pembinaan Intensif, meliputi: a. Pendampingan oleh mentor Ma’had Aly b. Pembinaan bersama tokoh nasional Cara Mendaftar: Langkah 1 Unduh Petunjuk Teknis dan format berkas persyaratan melalui tautan: https://bazn.as/panduanbcbma25 Langkah 2 Lengkapi berkas, lalu kumpulkan ke unit layanan beasiswa di kampus masing-masing. Daftar kampus mitra dapat dilihat di: https://bazn.as/daftarbcbma2025 Timeline Pendaftaran: 4 Agustus – 17 Agustus 2025 Jangan lewatkan kesempatan ini! Yuk, siapkan berkasmu dan raih kesempatan menjadi bagian dari Cendekiawan Muda Ma’had Aly yang siap membawa perubahan
BERITA06/08/2025 | Admin
MADRASAH LAYAK BELAJAR (MLB) 2025: BAZNAS RI BERIKAN BANTUAN RENOVASI MADRASAH
MADRASAH LAYAK BELAJAR (MLB) 2025: BAZNAS RI BERIKAN BANTUAN RENOVASI MADRASAH
BAZNAS RI resmi membuka Program Madrasah Layak Belajar (MLB) 2025. Madrasah Layak Belajar (selanjutnya disingkat MLB) merupakan bantuan stimulan untuk memacu partisipasi madrasah dan masyarakat untuk melakukan pengembangan madrasah. Tahun 2025 ini BAZNAS RI memfokuskan program Madrasah Layak Belajar khusus untuk madrasah jenjang ibtidaiyah swasta. Semoga program ini berjalan baik dan tahun berikutnya dapat berkembang ke jenjang madrasah lain maupun kuantitasnya. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di madrasah, khususnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS). Madrasah Layak Belajar adalah bantuan stimulan berupa renovasi ruang kelas atau perpustakaan, yang ditujukan untuk mendorong peran serta madrasah dan masyarakat dalam memperbaiki sarana prasarana pendidikan. Program ini hadir sebagai upaya bersama untuk memenuhi standar minimal proses belajar mengajar sesuai amanat Undang-Undang. Sasaran Program: - Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) - Berada di wilayah mayoritas siswa miskin - Memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) dan Izin Operasional Bentuk Bantuan: - Renovasi ruang kelas - Renovasi ruang perpustakaan Periode Pendaftaran: 5 – 17 Agustus 2025 Segera daftarkan madrasah Anda dan raih kesempatan untuk mendapatkan dukungan perbaikan sarana pendidikan! Info Selengkapnya: 1. Petunjuk Teknis Program: https://bazn.as/JuknisMLBBAZNAS 2. Format Proposal: https://bazn.as/ProposalMLBBAZNAS 2. Formulir Pendaftaran: https://bazn.as/DaftarMLB25 3. FAQ Program: https://bazn.as/FAQMLBBAZNAS Mari bersama wujudkan madrasah yang lebih layak, lebih nyaman, dan lebih bermartabat untuk generasi penerus bangsa.
BERITA06/08/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →