WhatsApp Icon
232 Ribu Liter Air Bersih BAZNAS Mengalir, Ribuan Warga Purbalingga Terbantu

Memasuki hari ke-12 distribusi air bersih, BAZNAS terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, sebanyak 232.000 liter air bersih telah disalurkan dan diterima oleh 9.655 jiwa yang tersebar di 15 desa di Kabupaten Purbalingga.

Distribusi air bersih tersebut mencakup Desa Kasih dan Margasana, Kecamatan Kertanegara; Desa Slinga, Pagerandong, dan Sidanegara, Kecamatan Kaligondang; Desa Tegalpingen, Tetel, dan Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan; Desa Candinata dan Karangjengkol, Kecamatan Kutasari; Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar; serta Desa Gumiwang dan Bandingan, Kecamatan Kejobong.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga untuk memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Air bersih yang disalurkan tidak hanya menjadi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi harapan bagi warga untuk tetap dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan layak di tengah kondisi kekeringan.

BAZNAS memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di wilayah terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Melalui gerakan ini, BAZNAS mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama. Setiap tetes air yang disedekahkan, menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.

26/08/2026 | Kontributor: Admin
Silaturahmi Saudagar Z Mart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Dorong Penguatan Usaha dan Kemandirian Ekonomi

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Silaturahmi Saudagar Z Mart bersama para penerima bantuan Program Z Mart pada Sabtu (23/8/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara BAZNAS dengan para penerima manfaat Program Z Mart. Selain itu, pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi, memperkuat semangat berusaha, serta mendorong para penerima agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para saudagar Z Mart mendapatkan motivasi dan penguatan mengenai pentingnya mengelola usaha dengan tekun, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta terus berupaya mengembangkan kapasitas usaha. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga mendorong para penerima manfaat agar tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi BAZNAS dalam bentuk usaha ritel mikro. Program ini diarahkan untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di wilayah urban.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan Z Mart bukan sekadar pemberian modal usaha, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf kehidupannya.

“Program Z Mart ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana bantuan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kami berharap para saudagar Z Mart terus semangat, menjaga amanah, dan mengelola usahanya dengan baik sehingga ke depan dapat semakin mandiri,” ujar Sudijanto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan saling berbagi pengalaman antar penerima manfaat. Menurutnya, keberhasilan Program Z Mart tidak hanya diukur dari berkembangnya usaha, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlahan keluar dari keterbatasan ekonomi.

Melalui silaturahmi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap para saudagar Z Mart dapat terus berkembang, saling menguatkan, dan menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan kemandirian serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

22/08/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño 2026, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan risiko kekeringan, termasuk Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam menghadapi kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir membantu masyarakat melalui program pendistribusian air bersih.

Sejak Kamis (13/8/2026), BAZNAS mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Di antaranya, distribusi dilakukan di Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, sebanyak 4 titik, serta Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, sebanyak 3 titik.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.000 liter air bersih telah didistribusikan dan diterima oleh 282 kepala keluarga (KK). Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Distribusi air bersih ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan. BAZNAS juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, menghemat persediaan air, serta saling membantu sesama selama musim kekeringan. Sebab, bagi sebagian masyarakat, setetes air bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Mari bersama hadirkan manfaat di tengah kekeringan. Salurkan sedekah air melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, karena setiap tetes yang kita sedekahkan dapat menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

 

15/08/2026 | Kontributor: Admin
Di Tengah Sakit, Nofal Tetap Berjuang Mengejar Mimpi Sekolah

Di usia 12 tahun, ketika sebagian anak seusianya sedang sibuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, Nofal Putra, anak asal Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari, justru harus berjuang menghadapi sakit yang telah lama dideritanya. Tumor liver yang ia derita membuat kondisi tubuh Nofal perlahan semakin melemah. Namun, rasa sakit tidak serta-merta memadamkan semangatnya untuk belajar.

Nofal merupakan siswa kelas 6 sekolah dasar. Di tengah kondisi kesehatannya, ia tetap berusaha mengikuti kegiatan belajar hingga menyelesaikan ujian sekolah. Ada satu mimpi yang terus ia genggam, yaitu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Mimpi sederhana itu menjadi salah satu alasan Nofal untuk tetap bersemangat menjalani hari-harinya, meski tubuhnya harus menahan rasa sakit.

Sayangnya, kondisi kesehatan Nofal semakin memburuk setelah menyelesaikan ujian sekolah. Ia harus lebih sering bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga akhirnya, keinginannya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP harus tertunda. Nofal harus menjalani perawatan intensif dan mendapatkan rujukan ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Di tengah kondisi tersebut, orang tua Nofal hanya bisa menemani dan menguatkan buah hatinya. Keterbatasan ekonomi membuat perjuangan keluarga ini terasa semakin berat. Sang ayah dan ibu hanya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika sakit datang dan membutuhkan biaya, kemampuan mereka pun sangat terbatas.

Sebagai orang tua, harapan mereka kini sederhana. Mereka ingin Nofal segera mendapatkan kesembuhan, kembali sehat, dan suatu hari dapat melanjutkan sekolah serta mengejar cita-citanya yang sempat tertunda.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir meringankan beban keluarga Nofal dengan memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi Nofal dan keluarganya dalam melewati masa sulit yang sedang mereka hadapi.

Kisah Nofal mengingatkan kita bahwa di balik setiap bantuan, ada harapan yang sedang diperjuangkan. Ada anak-anak yang ingin tetap sekolah, ada keluarga yang ingin tetap bertahan, dan ada doa-doa yang menanti untuk dikabulkan. Melalui zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga semakin banyak zakat yang ditunaikan, semakin banyak pula Nofal-Nofal lainnya yang dapat dibantu dan dikuatkan dalam menghadapi ujian kehidupan.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin
Rumah Layak Huni untuk Mbah Satimi, Menghadirkan Harapan di Usia Senja

Purbalingga,— Di usia yang telah menginjak 80 tahun, Mbah Satimi menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah rumah sederhana di Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Rumah yang selama ini menjadi tempatnya berteduh masih berdinding bambu, dengan lantai tanah. Sementara untuk memasak sehari-hari Mbah Satimi hanya mengandalkan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Ia juga belum memiliki kamar mandi yang layak. Kondisi tersebut membuat kehidupan Mbah Satimi semakin berat, terlebih di usia senjanya.

Mbah Satimi tidak memiliki anak. Suaminya pun telah lama meninggal dunia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dan desa. Dalam kesederhanaannya, Mbah Satimi tetap menjalani kehidupan dengan penuh ketabahan.

Kondisi Mbah Satimi kemudian mendapat perhatian Bupati Purbalingga saat melakukan kunjungan ke Desa Tidu. Melihat kondisi tempat tinggal yang membutuhkan perhatian, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga bergerak untuk memberikan solusi agar Mbah Satimi dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Hari ini, Senin (10/8/2026), langkah tersebut mulai diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Mbah Satimi. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, Camat Bukateja, dan Kepala Desa Tidu sebagai tanda dimulainya proses rehab rumah.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan sebesar Rp12.000.000 yang akan digunakan untuk membantu merehab rumah Mbah Satimi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sekaligus memberikan rasa aman bagi Mbah Satimi dalam menjalani hari-harinya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan bahwa bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan memiliki tempat tinggal yang belum memenuhi standar kelayakan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Mbah Satimi. Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan nyaman. Di usia beliau yang sudah lanjut, tentu kami ingin Mbah Satimi dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan sehat.”

Sudijanto juga menyampaikan bahwa terlaksananya program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BAZNAS dalam membantu masyarakat.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Mbah Satimi ini tentu memiliki arti yang besar. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi beliau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan membantu.”

Sementara itu, Camat Bukateja yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bukateja, Galih Nirmala, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta BAZNAS terhadap kondisi Mbah Satimi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan BAZNAS kepada Mbah Satimi. Kondisi beliau memang membutuhkan perhatian kita bersama. Semoga dengan adanya bantuan ini, rumah Mbah Satimi dapat segera diperbaiki dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.”

Galih juga berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan.

Peletakan batu pertama rumah layak huni Mbah Satimi menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menghadirkan perubahan nyata. Di balik rumah sederhana yang mulai dibangun, ada harapan seorang perempuan lanjut usia untuk menjalani sisa hidupnya dengan lebih nyaman dan tenang.

Semoga ikhtiar bersama ini menjadi jalan kebaikan bagi Mbah Satimi dan seluruh pihak yang terlibat. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS, kepedulian masyarakat dapat terus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Karena setiap rupiah yang ditunaikan bukan sekadar bantuan, tetapi dapat berubah menjadi rumah yang lebih layak, kehidupan yang lebih nyaman, dan harapan baru bagi sesama.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

KOLABORASI BAZNAS PURBALINGGA DAN SETYOWATI GROUP : FASILITASI ARMADA GRATIS KE RSUP SARDJITO YOGYAKARTA
KOLABORASI BAZNAS PURBALINGGA DAN SETYOWATI GROUP : FASILITASI ARMADA GRATIS KE RSUP SARDJITO YOGYAKARTA
Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan Setyowati Group untuk memfasilitasi layanan armada gratis bagi warga yang membutuhkan perawatan medis di luar daerah. Pada Ahad,(3/8) BAZNAS dan Setyowati Group mengantar pasien ke RSUP Sardjito Yogyakarta. Total ada sembilan pasien yang diberangkatkan dalam kegiatan ini. Satu pasien, Rohmat, warga asal Krangean, Kecamatan Kertanegara menuturkan, ia sangat terbantu dengan fasilitas armada gratis ini. Karena ia membutuhkan pengobatan lanjutan di RSUP Sardjito akibat sakit radang sumsum tulang belakang. Semua fasilitas ini diberikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan transportasi, khususnya bagi pasien rujukan ke rumah sakit besar di luar kota. Selain itu, pasein juga dapat memanfaatkan rumah singgah gratis di Yogyakarta, yaiti Rusing YPSP – BAZNAS. Rumah singgah tersebut diperuntukan untuk warga yang berobat di Yogyakarta dan membutuhkan tempat untuk istirahat. Fasilitas rumah singgah ini pun diberikan secara gratis. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan apresiasi kepada Setyowati Group atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin sejak tahun 2015. “Kerja sama ini membuktikan bahwa sinergi antara BAZNAS, pihak swasta, dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata. Harapannya, pelayanan ini bisa terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang terbantu,” ujarnya. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan warga Purbalingga yang membutuhkan perawatan medis di rumah sakit rujukan luar daerah dapat terbantu, baik dari sisi biaya maupun kemudahan transportasi, sehingga dapat fokus pada pemulihan kesehatan.
BERITA04/08/2025 | Admin
DARI ZAKAT TUMBUH HARAPAN: 51 SISWA SMPN 2 REMBANG TERIMA BANTUAN PENDIDIKAN
DARI ZAKAT TUMBUH HARAPAN: 51 SISWA SMPN 2 REMBANG TERIMA BANTUAN PENDIDIKAN
Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali terus berupaya mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan kepada 51 siswa SMP Negeri 2 Rembang. Total bantuan yang diberikan mencapai Rp10.200.000, dengan masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp200.000. Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk perhatian BAZNAS terhadap pelajar yang membutuhkan dukungan, khususnya pelajar yatim. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan beban biaya pendidikan dan memotivasi siswa untuk terus berprestasi. Kepala SMP Negeri 2 Rembang turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga atas bantuan yang telah diberikan. Ia menilai bahwa dukungan tersebut sangat berarti bagi para siswanya, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya meringankan beban biaya sekolah, tetapi juga menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terus belajar dan berprestasi. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan ini merupakan salah satu fokus utama BAZNAS, karena pendidikan dianggap sebagai investasi penting untuk masa depan. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memotivasi para siswa untuk terus belajar dengan tekun,” ujarnya. Dengan adanya program ini, BAZNAS Purbalingga berharap semakin banyak pelajar yang terbantu dan dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah demi kemaslahatan bersama.
BERITA04/08/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA TERIMA INFAK DARI PETANI BINAAN GAPOKTAN CITRA CILAPAR SEJUMLAH RP. 25,3 JUTA, BUKTI NYATA PENGELOLAAN ZAKAT SECARA TEPAT
BAZNAS PURBALINGGA TERIMA INFAK DARI PETANI BINAAN GAPOKTAN CITRA CILAPAR SEJUMLAH RP. 25,3 JUTA, BUKTI NYATA PENGELOLAAN ZAKAT SECARA TEPAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerima infak sebesar Rp25.337.000 dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra Cilapar. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan petani kepada Wakil Ketua II BAZNAS, H. Suparna, dalam rangkaian acara Cilapar Bersholawat yang digelar pada Sabtu (2/8/2025). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh masyarakat, tokoh agama, dan para petani dari berbagai kelompok tani di wilayah Cilapar. Penyerahan infak tersebut merupakan bentuk syukur dari petani karena melalui bantuan dari BAZNAS, mereka tak lagi dihimpit kekurangan. Hasil panen yang melimpah menjadi buah dari kerja keras dan doa yang tak putus. Sehingga, sebagai bentuk rasa syukur atas berkah tersebut, para petani pun menunaikan infak melalui BAZNAS. Kini dengan bangga mereka ikut memberi. Sebuah bukti nyata bahwa keberkahan akan datang saat kebaikan ditanam dan syukur ditumbuhkan. H. Suparna menyampaikan apresiasinya kepada Gapoktan Citra Cilapar atas amanah yang telah diberikan. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada para petani Gapoktan Citra Cilapar atas infak yang telah disalurkan. Insya Allah dana ini akan digunakan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Suparna. Kegiatan Cilapar Bersholawat sendiri diisi dengan pembacaan sholawat, tausiyah, dan doa bersama sebagai wujud rasa syukur serta kebersamaan warga. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat, petani, dan BAZNAS. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk para petani, BAZNAS berharap dapat semakin memperluas jangkauan bantuan kepada mustahik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
BERITA03/08/2025 | Admin
DISERGAP BANJIR DI TENGAH PROYEK: BTB DAN TIM GABUNGAN EVAKUASI 6 PEKERJA, 3 MASIH HILANG
DISERGAP BANJIR DI TENGAH PROYEK: BTB DAN TIM GABUNGAN EVAKUASI 6 PEKERJA, 3 MASIH HILANG
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga turut serta dalam operasi penyelamatan enam pekerja proyek penguatan tebing Sungai Klawing di Desa Bancar, Kecamatan Purbalingga, yang terjebak banjir pada Ahad malam (3/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian bermula ketika para pekerja tengah membangun jembatan akses alat berat di area proyek. Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu, membuat debit Sungai Klawing naik secara tiba-tiba dan meluap. Arus deras memutus akses keluar, sehingga para pekerja hanya bisa berteduh di shelter/pos istirahat yang berada di tanggul sodetan sungai. Enam korban yang terjebak terdiri dari Juni dan Tohar (Kebumen), Tedi Setiawan (Majenang), Bintang Putra (Yogyakarta), Sarwoyo dan Muhyadi (Penaruban, Purbalingga). Pukul 20.30 WIB, Tim SAR gabungan dari BPBD Purbalingga, BASARNAS, dan BAZNAS Tanggap Bencana membentuk tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan evakuasi dari beberapa titik berbeda. Hingga Senin (4/8) pagi, tiga korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian karena diduga hanyut terbawa arus. Tim gabungan masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Klawing. Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa tim BTB terjun langsung membawa peralatan evakuasi dan membantu koordinasi di lapangan. “Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, BASARNAS, dan unsur relawan lain. Fokus utama kami adalah memastikan korban yang belum ditemukan dapat segera diselamatkan,” ujarnya. BAZNAS Tanggap Bencana juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai untuk selalu waspada terhadap potensi banjir bandang, terutama di musim hujan, serta memprioritaskan keselamatan kerja.
BERITA03/08/2025 | Admin
TATA CARA MENDAPATKAN SURAT REKOMENDASI BAZNAS PURBALINGGA UNTUK BEASISWA CENDEKIA BAZNAS 2025
TATA CARA MENDAPATKAN SURAT REKOMENDASI BAZNAS PURBALINGGA UNTUK BEASISWA CENDEKIA BAZNAS 2025
#sahabatBAZNAS, Beasiswa Cendakia BAZNAS Dalam Negeri 2025 resmi di buka. Mahasiswa asal Kabupaten Purbalingga yang ingin mendaftar Beasiswa Cendekia BAZNAS 2025 dan membutuhkan Surat Rekomendasi dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga, dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini: Syarat Berkas yang Harus Disiapkan: Surat Permohonan Rekomendasi Ditujukan kepada: Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga Jl. Letkol Isdiman No 32B Purbalingga Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) Fotokopi KK (Kartu Keluarga) Fotokopi KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) Fotokopi Transkrip Nilai Terbaru Cara Pengajuan: 1. Secara Langsung Berkas dapat langsung diantar ke kantor:BAZNAS Kabupaten Purbalingga Jam layanan: Senin–Jumat | Pukul 08.00–15.00 WIB 2. Melalui Email Kirim seluruh berkas dalam bentuk PDF ke alamat:[email protected] Catatan Penting: Setelah mengirim email, WAJIB melakukan konfirmasi ke nomor layanan BAZNAS:WA 0882-0034-7355 Sertakan nama lengkap dan tujuan permohonan. Waktu Proses Permohonan akan diproses dalam waktu maksimal 3 hari kerja setelah berkas diterima secara lengkap. Tips Tambahan: Pastikan data pada semua dokumen jelas dan terbaca. Tulis surat permohonan dengan bahasa yang sopan dan resmi. Jangan lupa mencantumkan nomor HP aktif untuk komunikasi lanjutan. Format surat permohonan ada di link BIO instagram @baznaspurbalingga Untuk informasi lebih lanjut cek link bazn.as/panduanbcbdn25 Semoga sukses dalam proses pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS 2025!
BERITA02/08/2025 | Admin
RUMAH RAPUH, HATI YANG KOKOH—KINI DISENTUH CINTA DARI BAZNAS
RUMAH RAPUH, HATI YANG KOKOH—KINI DISENTUH CINTA DARI BAZNAS
Purbalingga — Suasana haru menyelimuti Mbah Painem (67) lansia asal Karangmanyar, Kalimanah Purbalingga, saat menerima bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Mbah Painem diatar oleh perangkat desa setempat untuk menerima bantuan di BAZNAS. Mbah Painem adalah sosok sederhana yang selama ini menggantungkan hidup dari berjualan pecel serta rebusan sayur dan buah. Dengan berjalan kaki menyusuri gang-gang kecil, beliau menjajakan dagangannya setiap hari demi mencukupi kebutuhan hidup. Tak jarang, tubuh renta dan langkah tertatihnya tak menghalangi semangatnya untuk terus berjuang. Namun, seiring bertambahnya usia dan kondisi kesehatan yang kian menurun, Mbah Painem kini sudah tak lagi mampu berjualan. Tanpa penghasilan tetap, beliau harus bertahan hidup sendiri di rumah. Rumah Mbah Painem masih beralas tanah, dan sebagian pagarnya telah rusak. Ia ingin memperbaikinya namun ia tak mampu karena tak ada biaya. Kondisi inilah yang mengetuk hati BAZNAS Purbalingga untuk hadir memberi bantuan. Lewat program RTLH, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada Mbah Painem untuk memperbaiki rumahnya agar nyaman dihuni. "Kami berharap bantuan ini tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga menjadi penyemangat baru bagi Mbah Painem untuk terus menjalani hari-hari dengan lebih bahagia dan tenang," ujar perwakilan BAZNAS Purbalingga, Andi Wibowo. Mbah Painem tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya mulai diperbaiki. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli. "Alhamdulillah... matur nuwun sanget. Nggih sampun sepuh, badan pun boten kuat malih. Tapi Gusti Allah kersa ngirimi tiyang-tiyang sae sing nulungi kulo," ucapnya lirih. (Allhamdulillah, terima kasih. Saya sudah tua, badan sudah lemah, tapi Allah mengirimkan orang – orang baik yang menolong saya) Kisah Mbah Painem menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial mampu mengubah kehidupan seseorang. Dan di tengah kesunyian hidup yang ia jalani, hadirnya bantuan ini menjadi pelita baru bagi Mbah Painem untuk tetap berharap dan tersenyum.
BERITA01/08/2025 | Admin
ZAKAT YANG MENGUATKAN MIMPI: SENTUHAN CINTA BAZNAS UNTUK ANAK-ANAK YATIM DI SMPN 1 KALIGONDANG
ZAKAT YANG MENGUATKAN MIMPI: SENTUHAN CINTA BAZNAS UNTUK ANAK-ANAK YATIM DI SMPN 1 KALIGONDANG
Purbalingga — Dalam upaya mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak yatim dan piatu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan pendidikan kepada 24 siswa SMPN 1 Kaligondang. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp200.000,- yang disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMPN 1 Kaligondang. Total bantuan yang diserahkan Rp 4.800.000,- Bantuan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa-siswi yang membutuhkan uluran tangan dalam menempuh pendidikan. Dengan bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para siswa dan memotivasi mereka untuk terus semangat dalam belajar. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari distribusi zakat yang tepat sasaran, sekaligus sebagai bentuk kehadiran negara melalui BAZNAS dalam membantu para mustahik di bidang pendidikan. “Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita, meskipun dalam kondisi keterbatasan. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS,” ujar H. Soedijanto. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi para siswa yang menerima. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purbalingga atas bantuan yang diberikan. Ini menjadi motivasi besar bagi anak-anak didik kami untuk terus semangat belajar. Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan untuk semua pihak yang terlibat,” ujar perwakilan pihak sekolah. Melalui sinergi bersama UPZ sekolah, BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menebar manfaat zakat yang tidak hanya menyentuh sisi ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.
BERITA01/08/2025 | Admin
KHOTMIL QURAN BAZNAS: MENYATUKAN HATI, MENEBAR KEBERKAHAN
KHOTMIL QURAN BAZNAS: MENYATUKAN HATI, MENEBAR KEBERKAHAN
Purbalingga — Dalam rangka memperkuat spiritualitas dan memohon keberkahan atas seluruh program kemanusiaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar Khotmil Qur’an di kantor BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh para amil, staf, serta para relawan BAZNAS Acara yang sarat nilai keagamaan ini bertujuan untuk membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus memperkuat integritas spiritual para pengelola zakat. Khotmil Qur’an menjadi momen muhasabah diri, memohon ampunan, dan mengharap ridha Allah SWT agar setiap rupiah zakat yang dihimpun dapat disalurkan tepat sasaran dan membawa kemaslahatan. "Kami ingin setiap langkah dan program BAZNAS senantiasa dirahmati oleh Allah SWT. Khotmil Qur’an ini juga menjadi ikhtiar batin agar amanah para muzaki dapat kami kelola dengan sebaik-baiknya," ujar Ketua BAZNAS Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos.,M.Si. Selain sebagai agenda rutin, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendoakan para mustahik agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan, serta para muzaki agar hartanya senantiasa diberkahi. Harapannya, melalui Khotmil Qur’an ini, semangat keberkahan dapat terus menyertai langkah BAZNAS dalam menebar manfaat, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan keadilan sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan amanah.
BERITA01/08/2025 | Admin
TANAM TRADISIONAL DI PURBALINGGA, RAHASIA PETANI BAZNAS TINGKATKAN PRODUKTIVITAS
TANAM TRADISIONAL DI PURBALINGGA, RAHASIA PETANI BAZNAS TINGKATKAN PRODUKTIVITAS
Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga — Di tengah kemajuan teknologi pertanian, semangat mempertahankan kearifan lokal tetap hidup di lahan-lahan pertanian milik para petani binaan BAZNAS. Salah satunya datang dari sosok inspiratif, Bapak Basori Basman, anggota Gapoktan Citra, yang memulai musim tanam kedua dengan cara yang berbeda—yakni dengan metode tanam tradisional. Bertempat di lahan pertanian Desa Cilapar, Pak Basori memilih varietas padi Inpari 32, yang dikenal memiliki daya tahan baik terhadap hama dan menghasilkan bulir yang berkualitas. Dengan teknik tanam mundur dan metode pencaplakan secara manual, barisan tanaman padi tersusun rapi dan teratur. Teknik ini memang tidak menggunakan mesin modern, namun terbukti efektif dalam menjaga kualitas tanam dan hasil panen. Tidak hanya fokus pada padi, Pak Basori juga memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam ubi kayu sebagai tanaman tumpangsari. Langkah ini menjadi bentuk inovasi produktif dalam mengelola lahan agar tetap optimal sepanjang musim. "Kami ingin membuktikan bahwa teknik tradisional masih sangat relevan dan bahkan mampu meningkatkan produktivitas jika dilakukan dengan tekun dan penuh perhitungan," ujar Pak Basori saat ditemui di sela aktivitas menanam. Program ini sejalan dengan visi BAZNAS RI dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan petani mustahik, terutama di wilayah pedesaan. Dengan cara ini, tidak hanya hasil pertanian yang meningkat, tetapi juga kesejahteraan masyarakat sekitar. BAZNAS Purbalingga berharap bahwa model pertanian seperti yang dilakukan oleh Pak Basori dapat menjadi inspirasi bagi petani lainnya untuk tetap produktif, kreatif, dan mencintai tanah mereka dengan sepenuh hati.
BERITA31/07/2025 | Admin
BAZNAS ULURKAN HARAPAN: ASSESSMENT RTLH UNTUK PAK MISYANTO, PENYANDANG DISABILITAS MENTAL DI GUBUG BAMBU
BAZNAS ULURKAN HARAPAN: ASSESSMENT RTLH UNTUK PAK MISYANTO, PENYANDANG DISABILITAS MENTAL DI GUBUG BAMBU
Di tengah sepi dan hamparan sawah Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, hidup seorang pria dengan kondisi yang begitu memprihatinkan. Namanya Pak Misyanto (42). Sehari-hari, ia tinggal sendirian di sebuah gubug kecil di Desa Tunjungmuli, Karangmoncol. Gubug itu jauh dari kata layak—berdinding bambu lapuk, beratap bocor, dan beralaskan tanah dan terpal. Pak Misyanto merupakan penyandang disabilitas mental. Keluarganya tak mampu memberikan kehidupan yang layak karena kondisi ekonominya tidak mencukupi. Mengetahui kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bergerak cepat melakukan assessment bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Pak Misyanto. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang hidup dalam kondisi darurat kemanusiaan. Tim BAZNAS hadir langsung ke lokasi untuk melihat dan mencatat secara detail kondisi gubug tempat tinggal Pak Misyanto. Assessment ini menjadi langkah awal untuk menentukan kelayakan dan kebutuhan pembangunan rumah yang lebih layak, aman, dan manusiawi bagi beliau. “Kondisi Pak Misyanto sangat memprihatinkan. Beliau sangat layak dibantu. Semoga melalui bantuan RTLH dari BAZNAS, beliau bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan aman,” ungkap salah satu petugas BAZNAS di sela kegiatan, Igun Setiawan. Kehadiran tim disambut baik oleh warga sekitar yang turut berharap agar bantuan segera terealisasi. Mereka menyampaikan bahwa selama ini Pak Misyanto hidup dengan bergantung pada bantuan tetangga dan sesekali pemberian warga. Assessment ini menjadi bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat miskin dan rentan, khususnya mereka yang seringkali luput dari perhatian. Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Purbalingga. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar dalam hidup Pak Misyanto, dan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan.
BERITA31/07/2025 | Admin
DARI CIPAKU UNTUK PALESTINA: KETULUSAN MAJELIS TAKLIM UMMAHAT YANG MENEMBUS BATAS KEMANUSIAAN
DARI CIPAKU UNTUK PALESTINA: KETULUSAN MAJELIS TAKLIM UMMAHAT YANG MENEMBUS BATAS KEMANUSIAAN
Purbalingga - Wujud kepedulian terhadap saudara-saudara Muslim di Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari Majelis Taklim Ummahat Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet. Hari ini, majelis taklim tersebut menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp1.500.000 untuk Palestina melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Penyaluran donasi ini diserahkan secara langsung kepada BAZNAS Purbalingga untuk kemudian disalurkan ke BAZNAS RI sebagai bentuk kepercayaan dan komitmen dalam mendukung program kemanusiaan global. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. "Semoga apa yang kami titipkan menjadi amal jariyah dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi yang menerima," ungkap salah satu perwakilan majelis taklim saat menyerahkan donasi. BAZNAS Purbalingga mengapresiasi kontribusi dan kepedulian yang luar biasa dari Majelis Taklim Ummahat Cipaku. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat solidaritas dan kepedulian umat Islam di Purbalingga sangat kuat, tidak hanya untuk kebutuhan lokal, tetapi juga untuk isu kemanusiaan global. Dengan donasi ini, Majelis Taklim Ummahat Cipaku turut menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang lebih besar, sekaligus menginspirasi kelompok masyarakat lain untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
BERITA31/07/2025 | Admin
GUBUG DI TENGAH SAWAH, HATI YANG SELUAS LANGIT: MBAH SUHADI DAN SENYUM DI TENGAH DERITA
GUBUG DI TENGAH SAWAH, HATI YANG SELUAS LANGIT: MBAH SUHADI DAN SENYUM DI TENGAH DERITA
Mbah Suhadi (81) tinggal di gubug di tengah sawah yang terbuat dari anyaman bambu yang rapuh, tertutup banner dan bendera bekas sebagai pengganti dinding. Tak ada listrik, tak ada dapur, tak ada ruang tamu atau kamar tidur-hanya sepetak ruangan sempit yang menjadi tempat berteduh Mbah Suhadi, sang istri, dan putri bungsunya yang menderita hydrocephalus. Setiap hari, ia merawat putrinya yang hanya bisa terbaring lemah di atas ranjang bambu tua, tak tersentuh pengobatan. la memasak ubi kayu kukus di tungku sederhana, mengandalkan hasil kebun seadanya di sekeliling gubugnya. Tak ada penghasilan tetap, tak ada jaminan hari esok-hanya ada keyakinan dan rasa syukur yang tak pernah luntur, serta senyum tulus yang selalu terukir diwajah keriputnya. Kabar baik pun datang, membawa secercah harapan di usia senjanya. BAZNAS, PMI, dan Pemerintah Desa Gembong bersinergi memberikan bantuan nyata. Mbah Suhadi kini mendapatkan rumah baru yang sedang dibangun di tanah desa, tidak jauh dari rumah Kepala Desa Gembong. Semua fasilitas—listrik, sanitasi, ruang layak huni—akan disediakan secara cuma-cuma. Sebuah hadiah kehidupan di penghujung usia, yang tak pernah ia minta, tapi Allah hadirkan lewat tangan-tangan dermawan. Kini, harapan itu mulai berdiri: tembok-tembok rumah yang kokoh menggantikan anyaman bambu yang lapuk, atap yang melindungi dari panas dan hujan, dan cahaya yang akan menerangi malam-malam panjangnya. Sebuah tempat yang akhirnya bisa disebut rumah—bukan sekadar tempat berteduh.Terima kasih Muzaki dan semua pihak yang telah membersamai perjuangan Mbah Suhadi. Semoga menjadi amal jariyah yang tak terputus.
BERITA31/07/2025 | Admin
SATU TUJUAN, SATU AKSI: BAZNAS DAN DINAS PERTANIAN GOTONG ROYONG JAGA IRIGASI SLINGA
SATU TUJUAN, SATU AKSI: BAZNAS DAN DINAS PERTANIAN GOTONG ROYONG JAGA IRIGASI SLINGA
Purbalingga - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga, Kamis (31/7/2025) melaksanakan kegiatan bersih-bersih saluran irigasi Slinga yang dimulai dari Desa Galuh, Bojongsari. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Purbalingga dengan Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran sistem irigasi pertanian setempat. Sebanyak 10 personel BTB BAZNAS diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan saluran irigasi sepanjang lebih dari 1 kilometer, yang selama ini mengalami penyumbatan akibat sedimentasi, sampah, dan pertumbuhan gulma. Aksi bersih ini dilakukan guna memastikan aliran air ke lahan pertanian warga tetap lancar dan optimal, terutama menjelang musim tanam. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Purbalingga terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari peran aktif BTB dalam aksi mitigasi bencana, khususnya dalam mencegah gagal panen akibat saluran irigasi yang tersumbat,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS Purbalingga, Saryo. Pihak Dinas Pertanian Purbalingga menyambut baik sinergi ini dan berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk petani dan relawan. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus mempererat kerja sama antara lembaga pemerintah dan masyarakat.
BERITA31/07/2025 | Admin
PETANI BINAAN BAZNAS MULAI MUSIM TANAM KEDUA GAPOKTAN CITRA ANDALKAN TEKNIK TRADISIONAL DEMI HASIL MAKSIMAL
PETANI BINAAN BAZNAS MULAI MUSIM TANAM KEDUA GAPOKTAN CITRA ANDALKAN TEKNIK TRADISIONAL DEMI HASIL MAKSIMAL
Kaligondang – Semangat para petani binaan BAZNAS tak pernah surut, meski tantangan musim dan perubahan iklim terus mengintai. Di tengah hamparan sawah Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kelompok Tani (Gapoktan) Citra kembali memulai musim tanam kedua di tahun ini dengan penuh optimisme. Salah satu petani yang turut membuka musim tanam kali ini adalah Bapak Wiryo Subarno. Dengan penuh ketekunan, beliau menanam padi varietas Inpari 32, jenis padi unggul yang dikenal tahan hama dan menghasilkan panen tinggi. Menariknya, proses tanam dilakukan menggunakan metode tradisional “nandur” (menanam mundur). Teknik ini telah diwariskan turun-temurun dan diyakini mampu menjaga kestabilan posisi kaki saat menanam, sekaligus mempermudah pengaturan jarak tanam secara rapi. Jarak antar tanaman yang teratur menjadi kunci agar tanaman mendapatkan cukup ruang tumbuh dan sinar matahari, serta memudahkan proses pemeliharaan ke depannya. “Meski cara tanam ini tradisional, tapi hasilnya bisa sangat baik kalau kita jaga jaraknya dan perawatannya,” ujar Bapak Wiryo saat ditemui di tengah sawah miliknya yang memiliki luas sekitar 350 ubin (setara kurang lebih 4.900 meter persegi). Gapoktan Citra sendiri merupakan kelompok tani yang mendapat pendampingan dan binaan dari BAZNAS. Melalui berbagai pelatihan dan bantuan sarana produksi, para petani seperti Bapak Wiryo dibekali pengetahuan dan dukungan yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka. BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani kecil, agar tetap bisa bertani dengan layak dan berdaya saing. Pendekatan tradisional yang dipadukan dengan dukungan modern diharapkan mampu menciptakan pertanian yang berkelanjutan dan mandiri. Musim tanam kali ini membawa harapan baru — bukan hanya bagi Bapak Wiryo dan Gapoktan Citra, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Cilapar yang menggantungkan hidup dari hasil bumi.
BERITA30/07/2025 | Admin
TAK MALU BERJUALAN TAK LELAH MELANGKAH BAZNAS BANTU RINGANKAN LANGKAH TUSLINA
TAK MALU BERJUALAN TAK LELAH MELANGKAH BAZNAS BANTU RINGANKAN LANGKAH TUSLINA
Langkah kakinya menyusuri jalanan perumahan demi perumahan di Purbalingga. Setiap pagi, Tuslina (31) memanggul semangat di pundaknya, menjajakan aneka kue dan jajan pasar. Tak peduli panas atau hujan, ia tempuh jarak berkilo-kilometer dengan berjalan kaki, berkeliling membawa dagangan demi menopang ekonomi keluarga. Tuslina bukanlah perempuan yang mudah menyerah. Dengan keterbatasan yang dimiliki, ia tetap tegar menjalani hari-harinya sebagai penjual keliling. Kue-kue itu ia bawa dalam keranjang besar. “Saya tidak malu berjualan keliling, ini saya lakukan demi membantu ekonomi keluarga,” ujar Tuslina dengan mata berkaca-kaca. Suaminya hanya bekerja sebagai kuli, penghasilan hariannya pun belum tentu mencukupi kebutuhan mereka. Keinginan Tuslina tidaklah muluk -muluk, ia hanya ingin sepeda ontel untuk memudahkan ia dalam berkeliling. Kisah perjuangan Tuslina mengetuk hati banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Melalui Program Purbalingga Peduli, BAZNAS menyerahkan bantuan berupa sepeda ontel untuk memudahkan Tuslina dalam menjalankan aktivitas berjualannya. Kini, sepeda itu menjadi teman setia Tuslina. Ia tak lagi harus menahan lelah berjalan jauh, karena sepeda ontel pemberian para muzakki ini membantunya bergerak lebih cepat dan menjangkau lebih banyak pembeli. BAZNAS Kabupaten Purbalingga percaya bahwa setiap zakat yang dikelola dan disalurkan dengan tepat bisa menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang. Dan melalui bantuan ini, BAZNAS tidak hanya memberikan alat transportasi, tetapi juga menyemai semangat dan harapan bagi seorang ibu muda yang gigih, bernama Tuslina.
BERITA30/07/2025 | Admin
GAPOKTAN CITRA PURBALINGGA, BUKTI NYATA PERTANIAN MODERN BERPADU KEARIFAN LOKAL
GAPOKTAN CITRA PURBALINGGA, BUKTI NYATA PERTANIAN MODERN BERPADU KEARIFAN LOKAL
Musim tanam kedua tahun ini dimulai dengan semangat baru oleh Gapoktan Citra, kelompok tani binaan BAZNAS yang berada di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Dalam kegiatan ini, para petani kembali menanam padi varietas Inpari 32 yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap penyakit dan hasil panen yang optimal. Salah satu anggota kelompok tani, Margo Utrimo, memimpin proses tanam secara tradisional dengan metode tanam mundur dan pencaplakan. Meskipun menggunakan teknik lama, cara ini terbukti efektif dalam menciptakan barisan tanaman yang lebih rapi dan teratur, sehingga mempermudah pemeliharaan dan berpotensi meningkatkan produktivitas hasil pertanian. BAZNAS melalui program pemberdayaan petani terus mendorong praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan dan sesuai kearifan lokal, namun tetap produktif. Diharapkan, dengan pendampingan yang berkelanjutan, para petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga merasakan peningkatan kesejahteraan yang nyata. Kegiatan musim tanam kedua ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petani, masyarakat, dan BAZNAS mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di sektor pertanian.
BERITA29/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU 25 SISWA YATIM PIATU DAN DHUAFA DI SMPN 2 PENGADEGAN WUJUD KEPEDULIAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA
BAZNAS PURBALINGGA BANTU 25 SISWA YATIM PIATU DAN DHUAFA DI SMPN 2 PENGADEGAN WUJUD KEPEDULIAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA
Purbalingga - Suasana haru menyelimuti halaman SMPN 2 Pengadegan saat 25 siswa yatim piatu dan dhuafa menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Bantuan yang disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah ini sebesar Rp200.000 per siswa, menjadi secercah cahaya bagi mereka yang tengah menghadapi tantangan hidup di usia yang masih belia. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan siswa kurang mampu, agar mereka tetap semangat belajar dan tidak merasa sendiri. Kepala SMPN 2 Pengadegan, Fitriani Tri Rahayu, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS. “Terima kasih Baznas, bantuan ini tentunya sangat bermanfaat untuk para murid kami," ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya berbagi, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa yang merupakan generasi penerus bangsa. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban mereka, sekaligus memupuk semangat untuk terus mengejar cita-cita. SMPN 2 Pengadegan sendiri aktif menjadi bagian dari gerakan zakat di lingkungan pendidikan, melalui pembentukan UPZ sekolah yang menjadi jembatan antara muzaki dan penerima manfaat. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar dalam kehidupan mereka.
BERITA28/07/2025 | Admin
SANG GURU NGAJI PENJUAL ES ITU KINI TAK LAGI KHAWATIR TEMPAT BERTEDUH
SANG GURU NGAJI PENJUAL ES ITU KINI TAK LAGI KHAWATIR TEMPAT BERTEDUH
Purbalingga — Senyum haru menghiasi wajah Bapak Nur Rofik (35), seorang warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, saat rumah sederhananya direnovasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari BAZNAS Purbalingga. Bapak Nur Rofik dikenal sebagai sosok pekerja keras. Setiap hari, ia mengayuh roda kehidupan dengan menjajakan es keliling menggunakan sepeda motor tua. Di tengah panas terik dan lelahnya jalanan, semangatnya tak pernah padam. Semua ia lakukan demi menghidupi keluarga dan mempertahankan rumah yang telah lama berdiri dengan kondisi seadanya. Selain itu, Bapak Nur Rofik juga merupakan guru ngaji di TPQ sekitar tempat tinggalnya. Ia dengan sabar mengajarkan baca tulis Al Qur’an kepada para santri di sekitar rumahnya. Tidak ada tarif. Tidak ada biaya. Ia mengajar dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Rumah kecilnya yang dahulu berdinding bambu dan berlantai tanah kini perlahan berubah. Bantuan dari BAZNAS Purbalingga bukan hanya membenahi atap dan tembok, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarga kecil ini. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Tidak menyangka akan dibantu seperti ini. Rumah ini sangat berarti bagi kami," ucap Bapak Nur Rofik dengan mata berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru. Program RTLH ini menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kecil yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa perbaikan rumah, namun juga memberikan dorongan moral bagi masyarakat seperti Bapak Nur Rofik agar terus semangat menjalani kehidupan. Kisah Bapak Nur Rofik adalah potret ketulusan dan keikhlasan dalam mencari nafkah. Semangatnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa dalam kesederhanaan pun, seseorang bisa tetap bermartabat dan penuh harapan. Semoga langkah BAZNAS ini terus memberi cahaya bagi mereka yang membutuhkan, dan semoga Bapak Nur Rofik diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah untuk melanjutkan perjuangan hidupnya.
BERITA28/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT TERHADAP BAPAK AHMAD SUROSO, DEMI TEPAT SASARAN PENYALURAN ZAKAT
BAZNAS PURBALINGGA LAKUKAN ASSESSMENT TERHADAP BAPAK AHMAD SUROSO, DEMI TEPAT SASARAN PENYALURAN ZAKAT
Purbalingga – Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bantuan zakat tersalurkan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan assessment langsung ke rumah Bapak Ahmad Suroso, warga Desa Binangun, Kecamatan Mrebet. Bapak Ahmad Suroso adalah sosok pejuang keluarga. Di tengah kondisinya sebagai pasien cuci darah yang harus menjalani pengobatan rutin, ia tetap berusaha menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Beban berat kian terasa ketika satu-satunya anaknya baru saja mengalami kecelakaan dan membutuhkan perhatian lebih. Kondisi ini menggugah kepedulian BAZNAS. Melalui proses assessment yang dilakukan oleh tim lapangan, BAZNAS meninjau langsung kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan keluarga Bapak Ahmad Suroso. Assessment ini merupakan langkah penting agar zakat yang dititipkan oleh para muzaki (pemberi zakat) dapat digunakan secara tepat, menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan. “Assessment bukan hanya formalitas, tapi bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat benar-benar menjadi solusi bagi mustahik seperti Bapak Ahmad Suroso,” ujar salah satu petugas BAZNAS saat di lokasi. Kondisi rumah sederhana, beban biaya pengobatan, serta tanggungan keluarga menjadi poin penting dalam proses ini. Data dan informasi yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan yang paling tepat. BAZNAS berharap bantuan yang nantinya diberikan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi keluarga Bapak Ahmad Suroso dalam menghadapi ujian kehidupan. Langkah ini adalah cermin dari semangat kebersamaan, bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jembatan harapan yang bisa menguatkan mereka yang sedang terpuruk.
BERITA28/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BANTU BAPAK ROMLI, PEJUANG USIA SENJA YANG JALANI CUCI DARAH
BAZNAS PURBALINGGA BANTU BAPAK ROMLI, PEJUANG USIA SENJA YANG JALANI CUCI DARAH
Purbalingga, Juli 2025 Di usia 87 tahun, Bapak Romli Prapto Harsono, warga Desa Bancar, masih terus berjuang melawan sakit yang menggerogoti tubuhnya. Beliau harus menjalani cuci darah secara rutin, sekaligus proses lepas pen di RS Siaga Medika Purbalingga. Di tengah segala keterbatasan, beliau tak sendiri. Ada cinta dan pengorbanan yang luar biasa dari sang istri dan anak tercinta, yang bahu-membahu merawat beliau dengan penuh kesabaran dan kasih. Melihat perjuangan keluarga ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga tergerak untuk hadir memberi bantuan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pengobatan dan menjadi dukungan moral bagi keluarga yang telah menunjukkan arti sesungguhnya dari kasih dan ketulusan. Kondisi kesehatan Bapak Romli yang makin menurun tak menghalangi semangat keluarganya untuk terus membersamai. Mereka adalah gambaran nyata bahwa cinta dan gotong royong dalam keluarga adalah kekuatan yang tak tergantikan. BAZNAS Purbalingga percaya bahwa setiap tetes zakat yang dititipkan mampu menjadi lentera harapan. Dan hari ini, lentera itu menerangi jalan keluarga Bapak Romli, menghadirkan senyum di tengah duka, harapan di tengah sakit. Semoga Allah memberi kesembuhan, ketabahan, dan keberkahan bagi keluarga Bapak Romli dan semua muzakki yang telah mempercayakan zakatnya.
BERITA28/07/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →