WhatsApp Icon
Sunat Gratis BAZNAS, Wujud Kepedulian untuk Senyum dan Masa Depan Anak

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Salah satunya melalui bantuan sunat gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin, agar mereka dapat menjalani proses khitan dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Seperti adik Rizki asal Pagedangan, Bojpngsari yang menjalani sunat gratis pada Kamis (7/5/2026) di klinik.

Program sunat gratis ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan profesional sehingga orang tua tidak perlu merasa khawatir terhadap proses maupun penanganannya. Seluruh biaya ditanggung oleh BAZNAS, sehingga keluarga penerima manfaat tidak terbebani biaya pengobatan maupun kebutuhan lainnya.

Tidak hanya mendapatkan layanan sunat secara gratis, anak-anak penerima manfaat juga memperoleh bingkisan berupa baju muslim, peci, sarung, serta uang saku sebagai bentuk perhatian dan penyemangat bagi mereka. Kebahagiaan sederhana itu menjadi momen berharga yang menghadirkan senyum bagi anak maupun keluarganya.

Bagi banyak keluarga kurang mampu, biaya sunat sering kali menjadi beban tersendiri sehingga harus menunda kewajiban tersebut. Melalui bantuan ini, anak-anak dapat menjalani sunat tepat waktu tanpa harus menunggu kondisi ekonomi keluarga membaik. Selain membantu dari sisi kesehatan dan kebersihan, program ini juga memberikan rasa tenang dan kebahagiaan bagi orang tua karena kebutuhan anaknya dapat terpenuhi.

Dampak dari bantuan ini sangat dirasakan oleh para penerima manfaat. Anak-anak menjadi lebih percaya diri dan bahagia, sementara orang tua merasa terbantu karena tidak lagi memikirkan biaya yang harus dikeluarkan. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa zakat mampu menghadirkan solusi dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Zakat yang dititipkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membawa manfaat yang luas bagi kehidupan masyarakat. Dari zakat, lahir kepedulian, kesehatan, pendidikan, hingga kebahagiaan bagi keluarga kurang mampu. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah, maka semakin banyak pula warga yang dapat dibantu dan merasakan manfaatnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga zakat benar-benar menjadi kekuatan untuk membantu sesama dan meringankan beban mereka yang membutuhkan.

07/05/2026 | Kontributor: Admin
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim Rumah Sehat BAZNAS bergerak cepat merespons kecelakaan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).  

Tim diterjunkan untuk membantu evakuasi korban serta memberikan layanan kesehatan darurat. Pada fase awal, BAZNAS mengirim Tim Rumah Sehat BAZNAS, terdiri atas 1 dokter dengan 2 armada ambulans.

Ketua BAZNAS RI Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyatakan, BAZNAS langsung menurunkan tim dan ambulans ke lokasi kejadian sebagai bentuk respons cepat dalam situasi darurat ini.  “Kami menurunkan tim Rumah Sehat BAZNAS lengkap dengan ambulans untuk membantu evakuasi korban dan memastikan mereka segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Menurutnya, BAZNAS bersama petugas gabungan turut melakukan evakuasi korban dari rangkaian kereta serta memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Selain itu, Sodik juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Semoga para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tambahnya.

Sodik menambahkan, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan optimal.

Sebagai informasi, peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Hingga Senin malam 27 April 2026, laporan awal menyebutkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara puluhan korban lainnya mengalami luka dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

28/04/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Gencarkan Sosialisasi ZIS di 18 Kecamatan untuk Dukung Penguatan Zakat, Infak dan Sedekah

BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus mengintensifkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai kecamatan. Program ini menyasar pemerintah desa dan masyarakat di seluruh wilayah Purbalingga sebagai bagian dari strategi penguatan pengelolaan zakat yang lebih optimal dan terarah.

Kegiatan sosialisasi tersebut telah dilaksanakan di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Kutasari, Kecamatan Karangreja, Kecamatan Kejobong, dan Kecamatan Kemangkon. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS memberikan pemahaman komprehensif terkait urgensi ZIS, mekanisme penyaluran, serta dampak positifnya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menargetkan seluruh 18 kecamatan di wilayah tersebut dapat tersambangi dalam rangka pemerataan informasi dan penguatan peran zakat di tingkat lokal.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. “Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga instrumen sosial yang memiliki peran signifikan dalam mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan berdampak luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan penghimpunan dana ZIS yang nantinya akan disalurkan kepada mustahik secara produktif dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang profesional dan akuntabel, dana yang terhimpun diharapkan mampu mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penanggulangan bencana.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga berharap, melalui sosialisasi yang masif dan berkelanjutan ini, partisipasi masyarakat dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah semakin meningkat. Hal tersebut diyakini akan berkontribusi nyata dalam upaya pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian ekonomi umat.

24/04/2026 | Kontributor: Admin
Duka di Sangkanayu, BAZNAS Hadir Menguatkan dan Membantu Penyintas Bangkit

Purbalingga – Wujud kepedulian terhadap para penyintas bencana kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS turut ambil bagian dalam kegiatan pembersihan material longsor di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama BPBD Kabupaten Purbalingga, warga setempat, serta tim gabungan lainnya.

Aksi gotong royong ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Ahad (12/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di Dusun Pondok Nangka RT 14 RW 05. Bencana dipicu oleh tingginya curah hujan serta kondisi lereng bukit di belakang permukiman warga yang merupakan bekas galian tambang tradisional. Material longsoran berupa tanah dan batu besar dari ketinggian sekitar 12 meter menimpa bagian belakang tiga rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat dua warga, Ibu Yanti dan Ibu Kasini, tengah beraktivitas di dapur rumah milik Bapak Sugiatno. Suara gemuruh yang awalnya dikira kendaraan ternyata merupakan longsoran yang langsung menerjang bangunan. Akibat kejadian tersebut, Ibu Yanti tertimpa material longsor dan meja dapur hingga mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Bobotsari. Sementara itu, Ibu Kasini mengalami luka pada bagian kaki dan saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Serayularangan.

Dampak bencana ini cukup signifikan. Sebanyak 3 kepala keluarga dengan total 11 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman, termasuk tiga anak. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi dua rumah rusak berat dan satu rumah rusak sedang akibat tertimbun material longsoran.

Adapun rincian warga terdampak antara lain keluarga Bapak Sunaryo (2 jiwa), Bapak Sugiatno (4 jiwa), serta Bapak Yono (5 jiwa), di mana dalam keluarga terakhir terdapat korban meninggal dunia.

Sebagai bentuk respon cepat dan kepedulian terhadap para penyintas, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp1.000.000 untuk masing-masing keluarga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M. Hanif, didampingi Ketua BAZNAS Purbalingga, Sudijanto, pada Senin (13/4/2026).

Selain bantuan tunai, BAZNAS juga menyalurkan paket logistik keluarga guna memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat. Kehadiran BAZNAS melalui BTB di lokasi bencana diharapkan dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang rawan longsor. Solidaritas dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam menghadapi dan bangkit dari setiap musibah.

14/04/2026 | Kontributor: Admin
KOLABORASI BAZNAS DAN ALFAMIDI, 150 PAKET RAMADAN DISALURKAN DI PURBALINGGA

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, BAZNAS kembali menghadirkan program sosial bertajuk “Ramadan Bahagia” melalui kolaborasi bersama Alfamidi. Sebanyak 150 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pekerja rentan, penyandang disabilitas, serta para guru ngaji yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok yang kerap luput dari perhatian, sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan. Paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok selama Ramadan, sehingga para penerima manfaat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran besar dalam membangun solidaritas sosial. Melalui zakat yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran, kebahagiaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Para penerima manfaat pun menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Bagi para guru ngaji, perhatian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda. Sementara bagi pekerja rentan dan penyandang disabilitas, bantuan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dan tetap mendapat dukungan dari masyarakat luas.

Melalui momentum Ramadan, masyarakat diajak untuk semakin meningkatkan kepedulian dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Setiap kontribusi yang diberikan memiliki dampak besar dalam membantu sesama, memperkuat ekonomi umat, serta menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berzakat, sehingga lebih banyak lagi program kebaikan yang dapat diwujudkan dan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

18/03/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

DARI PELUH MENJADI BERKAH RUMAH PAK KHOERON KINI LEBIH LAYAK BERKAT CINTA SESAMA
DARI PELUH MENJADI BERKAH RUMAH PAK KHOERON KINI LEBIH LAYAK BERKAT CINTA SESAMA
Di balik senyum sederhana dan tangan yang penuh luka kerja, tersimpan kisah perjuangan seorang ayah yang tak pernah lelah mengupayakan yang terbaik bagi keluarganya. Adalah Pak Khoeron (45), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, yang menjalani hari-harinya sebagai pekerja serabutan demi menghidupi istri dan dua anaknya. Pak Khoeron bukan pekerja kantoran atau pegawai tetap. Ia bekerja dengan hati dan tenaga, menjalani apa pun yang halal untuk menyambung hidup. Kadang ia menambal ban motor, memperbaiki kompor rusak milik tetangga, mencari rumput untuk kambing yang bukan miliknya, bahkan membantu menanam palawija di ladang warga lain. Semua itu ia lakukan dengan ikhlas, tanpa pernah mengeluh, demi memastikan anak-anaknya bisa tetap sekolah dan istrinya bisa memasak meski dengan bahan seadanya. Dengan penghasilan yang tak menentu, rumah sederhana yang ia tempati bersama keluarga pun jauh dari kata layak. Dindingnya rapuh, atapnya bocor, dan lantainya tanah. Namun, bagi Pak Khoeron, rumah itu adalah tempat berteduh dari hujan, panas, dan letih—tempat di mana harapan dan doa terus ia panjatkan setiap malam. Melihat kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga tergerak untuk memberikan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Pak Khoeron. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap para pejuang nafkah seperti beliau, yang meski hidup dalam keterbatasan, tetap gigih menjaga kehormatan dengan bekerja keras tanpa mengandalkan belas kasihan. Kini, rumah Pak Khoeron mulai bertransformasi menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat untuk ditinggali. Atapnya diperbaiki, dindingnya diperkuat, dan lantainya dirapikan. Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Pak Khoeron dan keluarganya. “Terima kasih BAZNAS, saya tak menyangka rumah saya bisa seperti ini. Semoga kebaikan ini dibalas Allah dengan pahala berlipat,” ujar Pak Khoeron haru, sembari memandangi rumahnya yang kini tampak lebih kokoh. Kisah Pak Khoeron adalah potret nyata bahwa masih banyak keluarga di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan, membantu mereka yang terpinggirkan agar kembali berdiri tegak dan merasakan nikmatnya hidup yang lebih layak.
BERITA24/07/2025 | Admin
TNI DAN BAZNAS GOTONG ROYONG BEDAH RUMAH HARAPAN BARU UNTUK BAPAK SARENGAT
TNI DAN BAZNAS GOTONG ROYONG BEDAH RUMAH HARAPAN BARU UNTUK BAPAK SARENGAT
Di tengah semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama jajaran TNI bahu-membahu melaksanakan giat gotong royong bedah rumah milik Bapak Sarengat, warga Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersinergi dalam gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2025. Rumah Bapak Sarengat sebelumnya berdinding papan yang telah rapuh, dengan atap yang bocor dan lantai tanah. Kini, rumah tersebut mulai bertransformasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat berkat kolaborasi antara BAZNAS dan TNI. Bapak Sarengat, seorang penjual gorengan, tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya mulai diperbaiki. “Saya bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan TNI. Ini adalah berkah yang tak pernah saya bayangkan,” ucap beliau dengan mata berkaca-kaca. Program ini menjadi wujud nyata peran BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui sinergi lintas lembaga. Lebih dari sekadar bantuan fisik, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat hubungan sosial, serta menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
BERITA23/07/2025 | Admin
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
Purbalingga – Senyuman haru terpancar dari wajah Bapak Sutiyono (65), warga Desa Toyareka, saat menerima bantuan kursi roda dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Di usianya yang tak lagi muda, dengan kondisi fisik yang semakin melemah, serta sakit stroke yang dideritanya membuat mobilitas menjadi tantangan tersendiri baginya. Namun hari itu, bantuan yang datang bukan hanya berupa kursi roda, melainkan juga semangat baru untuk menjalani hari-hari dengan lebih layak dan bermartabat. Bantuan kursi roda ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Purbalingga sebagai bagian dari program kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami keterbatasan fisik. Bantuan ini bukan hanya alat bantu gerak, tetapi juga simbol hadirnya kepedulian dan cinta dari sesama. "Kami berharap kursi roda ini dapat membantu aktivitas Bapak Sutiyono dan menjadi penyemangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan optimisme," ujar perwakilan dari BAZNAS Purbalingga, Amin Nur Rokhim. Bapak Sutiyono menyampaikan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca. Selama ini, ia harus bergantung pada keluarga untuk berpindah tempat, dan kini dengan adanya kursi roda, ia merasa lebih mandiri dan tidak terlalu merepotkan orang di sekelilingnya. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar kebaikan terus berputar seperti roda—membawa harapan dan perubahan.
BERITA22/07/2025 | Admin
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
SETITIK HARAPAN DARI RODA KEBAIKAN, BAZNAS PURBALINGGA SERAHKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK BAPAK SUTIYONO
Purbalingga – Senyuman haru terpancar dari wajah Bapak Sutiyono (65), warga Desa Toyareka, saat menerima bantuan kursi roda dari BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Di usianya yang tak lagi muda, dengan kondisi fisik yang semakin melemah, serta sakit stroke yang dideritanya membuat mobilitas menjadi tantangan tersendiri baginya. Namun hari itu, bantuan yang datang bukan hanya berupa kursi roda, melainkan juga semangat baru untuk menjalani hari-hari dengan lebih layak dan bermartabat. Bantuan kursi roda ini diserahkan langsung oleh tim BAZNAS Purbalingga sebagai bagian dari program kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami keterbatasan fisik. Bantuan ini bukan hanya alat bantu gerak, tetapi juga simbol hadirnya kepedulian dan cinta dari sesama. "Kami berharap kursi roda ini dapat membantu aktivitas Bapak Sutiyono dan menjadi penyemangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan optimisme," ujar perwakilan dari BAZNAS Purbalingga, Amin Nur Rokhim. Bapak Sutiyono menyampaikan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca. Selama ini, ia harus bergantung pada keluarga untuk berpindah tempat, dan kini dengan adanya kursi roda, ia merasa lebih mandiri dan tidak terlalu merepotkan orang di sekelilingnya. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar kebaikan terus berputar seperti roda—membawa harapan dan perubahan.
BERITA22/07/2025 | Admin
MELALUI UPZ SEKOLAH, BAZNAS BANTU 30 SISWA YATIM DAN DHUAFA SMPN 1 KARANGANYAR
MELALUI UPZ SEKOLAH, BAZNAS BANTU 30 SISWA YATIM DAN DHUAFA SMPN 1 KARANGANYAR
Purbalingga – Suasana haru menyelimuti SMP Negeri 1 Karanganyar saat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah menyerahkan bantuan untuk 30 siswa yatim piatu dan dhuafa, Senin (21/7/2025). Bantuan senilai 6 juta rupiah ini merupakan hasil kolaborasi penuh kepedulian antara UPZ SMPN 1 Karanganyar dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini menjadi setitik cahaya harapan bagi siswa-siswa yang selama ini berjuang keras menuntut ilmu di tengah keterbatasan. Di balik seragam sederhana dan senyum tulus mereka, tersimpan cerita tentang kehilangan orang tua dan perjuangan hidup yang tak mudah. Pengurus UPZ SMPN 1 Karanganyar, Pak Azis menyampaikan bahwa bantuan ini disalurkan sebagai bentuk cinta dan dukungan nyata terhadap siswa-siswa yang membutuhkan. “Ini adalah wujud kehadiran kami untuk anak-anak hebat yang tetap semangat meski dalam keterbatasan. Semoga ini bisa meringankan beban mereka, sekaligus menyemangati mereka untuk terus belajar dan bermimpi besar,” ujarnya. Para siswa penerima bantuan, meski tak banyak bicara, menunjukkan rasa syukur yang mendalam. Bantuan yang mereka terima bisa dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan sekolah, membayar kebutuhan harian, atau sekadar membantu meringankan beban keluarga di rumah. BAZNAS Purbalingga berharap semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah bisa terus tumbuh di kalangan pelajar dan tenaga pendidik. Dengan membangun kesadaran sejak dini, generasi muda tak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan semangat gotong royong yang kuat. Semoga langkah kecil dari SMPN 1 Karanganyar ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah terlibat.
BERITA22/07/2025 | Admin
DI BALIK KASIH TANPA BATAS SRI MULYATI, BAZNAS HADIR BAWA CAHAYA UNTUK IBU SUTI
DI BALIK KASIH TANPA BATAS SRI MULYATI, BAZNAS HADIR BAWA CAHAYA UNTUK IBU SUTI
Purbalingga – Di sebuah rumah sederhana di Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, hidup seorang perempuan tua bernama Ibu Suti (72), yang sejak lama hanya mampu terbaring lemah di atas kasur karena sakit menahun yang dideritanya. Tubuhnya sudah tak kuat menopang beban usia dan penyakit, membuat setiap harinya ia harus bergantung pada perawatan dan kasih sayang dari putrinya, Sri Mulyati. Dengan penuh kesabaran, Sri Mulyati merawat ibunya siang dan malam. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap teguh menjaga ibunya seorang diri. Pekerjaan serabutan dan penghasilan tak menentu membuat kehidupan mereka berjalan sangat berat. BAZNAS Kabupaten Purbalingga hadir memberikan bantuan biaya hidup sebagai bentuk perhatian dan empati kepada Ibu Suti dan keluarganya. Bantuan ini diserahkan langsung ke kediaman mereka oleh tim dari BAZNAS, sebagai wujud nyata bahwa uluran tangan kebaikan masih ada bagi mereka yang membutuhkan. “Kami hadir untuk sedikit meringankan beban Bu Suti dan Mbak Sri Mulyati. Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tapi juga bentuk kepedulian kami agar mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian hidup ini,” ujar salah satu perwakilan dari BAZNAS Purbalingga, Andi Wibowo. Sri Mulyati tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS. Saya nggak nyangka masih ada yang peduli sama kami. Ini sangat berarti untuk kami, terutama untuk kebutuhan harian Ibu,” ungkapnya lirih. Kisah Ibu Suti adalah potret nyata bagaimana hidup dalam keterbatasan bisa dijalani dengan ketabahan. BAZNAS Purbalingga berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi Sri Mulyati dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap mereka yang tengah diuji oleh sakit dan kesulitan hidup.
BERITA22/07/2025 | Admin
KEBAHAGIAAN BAPAK SARENGAT BUKTI NYATA KOLABORASI BAZNAS DAN TNI DI TMMD TUMANGGAL
KEBAHAGIAAN BAPAK SARENGAT BUKTI NYATA KOLABORASI BAZNAS DAN TNI DI TMMD TUMANGGAL
Purbalingga — Haru dan syukur terpancar dari wajah Bapak Sarengat, seorang penjual gorengan keliling yang kini dapat bernafas lega karena rumah tinggalnya yang sepetak akan direhab menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman untuk keluarganya. Melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut meringankan beban hidup keluarga kecil ini. Bapak Sarengat tinggal bersama istri dan dua anaknya di sebuah rumah sepetak sudah rapuh dan tak lagi layak huni. Sang istri sehari-hari mengurus rumah dan anak-anak, sementara beliau berkeliling kampung menjajakan gorengan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Anak pertama mereka masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara si bungsu baru berusia 4 bulan dan masih sangat membutuhkan perhatian serta lingkungan yang aman. Rumah mereka yang lama sudah banyak rusak, atap bocor, dinding lapuk, dan lantai tanah yang tak jarang tergenang saat hujan turun. Dalam kondisi seperti itu, keluarga kecil ini tetap bertahan dengan penuh kesabaran. Namun kini, harapan baru mulai tumbuh. Bantuan rehab rumah dari BAZNAS Purbalingga menjadi angin segar yang menguatkan langkah mereka menatap masa depan yang lebih baik. “Kami tidak pernah menyangka, rumah ini bisa diperbaiki seperti ini. Terima kasih BAZNAS dan TNI. Semoga Allah membalas kebaikan panjenengan (Anda-red) semua,” ucap Bapak Sarengat dengan mata berkaca-kaca. Program bantuan RTLH ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi jalan kebaikan untuk mengangkat martabat sesama. BAZNAS Purbalingga terus berkomitmen menjangkau masyarakat prasejahtera, agar mereka juga bisa hidup lebih layak, sehat, dan bermartabat. Mari terus bersinergi dalam kebaikan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA21/07/2025 | Admin
HARI KEDUA PELATIHAN UMKM BOGA BAZNAS PURBALINGGA, PESERTA ANTUSIAS PRAKTIK BUAT ROTI DAN JAJANAN PASAR
HARI KEDUA PELATIHAN UMKM BOGA BAZNAS PURBALINGGA, PESERTA ANTUSIAS PRAKTIK BUAT ROTI DAN JAJANAN PASAR
Purbalingga – Memasuki hari kedua, pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang usaha boga yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga, Jumat–Sabtu, 18–19 Juli 2025, semakin semarak. Bertempat di aula BAZNAS, para peserta yang merupakan mustahik produktif dari berbagai wilayah di Purbalingga tampak antusias mengikuti sesi praktik pembuatan aneka produk kuliner. Jika pada hari pertama peserta dibekali materi kewirausahaan dari narasumber Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga, maka di hari kedua, Sabtu (19/7), peserta langsung terjun ke dapur untuk praktik membuat berbagai jenis olahan makanan. Di antaranya roti manis yang empuk dan lembut, serta jajanan pasar favorit seperti sosis solo dan onde-onde. Dengan penuh semangat, peserta mengikuti setiap tahap proses, mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, hingga teknik memasak dan penyajian. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri bagi para mustahik untuk mengembangkan usaha boga secara mandiri di lingkungan masing-masing. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap, melalui pelatihan ini, para peserta dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemandirian ekonomi mustahik menuju muzaki.
BERITA19/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN UMKM BOGA DORONG MUSTAHIK PRODUKTIF KEMBANGKAN USAHA KULINER
BAZNAS PURBALINGGA GELAR PELATIHAN UMKM BOGA DORONG MUSTAHIK PRODUKTIF KEMBANGKAN USAHA KULINER
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang usaha boga, yang digelar selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (18–19 Juli 2025), bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Pelatihan ini diikuti oleh para mustahik produktif dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga yang memiliki ketertarikan dan potensi dalam bidang kuliner. Melalui pelatihan ini, BAZNAS berharap dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi mustahik serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mereka, khususnya dalam olahan roti manis dan jajan pasar. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga, Endi Astono, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas inisiatif pelatihan yang selaras dengan program pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha kecil dan menengah. "Hari ini, kita tidak hanya berbicara soal keterampilan membuat makanan, tapi juga tentang membangun keberanian dan daya saing. Para mustahik memiliki potensi besar jika dibekali dengan ilmu dan semangat berwirausaha," ujar Endi Astono. Pada hari pertama, peserta dibekali materi dasar hingga lanjutan oleh para narasumber profesional, yaitu Adi Purwanto, S.S., M.Si, Sugeng Riyanto, SE, MM, dan Basuki, S.P. Ketiganya merupakan praktisi sekaligus pendamping UMKM yang telah berpengalaman dalam pengembangan produk kuliner lokal dan strategi pemasaran. Materi yang diberikan mencakup teknik pembuatan roti manis, jajan pasar yang higienis, inovatif, serta pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran digital agar produk dapat menembus pasar lebih luas. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam kesempatan terpisah menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik yang secara berkelanjutan dilaksanakan BAZNAS. "Tujuan kami sederhana tapi berdampak: dari mustahik menjadi muzakki. Kami ingin para peserta mampu mandiri, naik kelas, dan kelak bisa menjadi donatur yang membantu sesama," ujarnya. BAZNAS Purbalingga terus mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha mandiri. Melalui pelatihan boga ini, diharapkan tercipta wirausaha baru di sektor kuliner yang mampu bersaing di pasar lokal hingga nasional.
BERITA18/07/2025 | Admin
SINERGI TNI DAN BAZNAS WUJUDKAN KEPEDULIAN UMAT LEWAT PEMBENTUKAN UPZ DI KODIM 0702 PURBALINGGA
SINERGI TNI DAN BAZNAS WUJUDKAN KEPEDULIAN UMAT LEWAT PEMBENTUKAN UPZ DI KODIM 0702 PURBALINGGA
Purbalingga - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan sosialisasi pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kodim 0702/Purbalingga pada Kamis (17/07/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Untung Iswahyudi, S.Sos., M.Hum., M.Han., beserta jajaran prajurit dan staf Kodim. Acara diawali dengan tausiyah yang menggugah semangat berbagi, disampaikan oleh KH Mashudi Munir AH, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Dalam tausiyahnya, KH Mashudi menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen penyucian harta dan penyeimbang sosial dalam masyarakat. Dalam sambutannya, Komandan Kodim Letkol Inf Untung Iswahyudi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk berzakat sebagai bentuk kepedulian sosial. “Ini adalah langkah bersama untuk membangun kesadaran berzakat, sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap sesama yang membutuhkan. Saya mendukung penuh sinergi Kodim dan BAZNAS untuk kebaikan umat,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Soedijanto, S.Sos., M.Si, dalam paparannya menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang diberi amanah untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah. “BAZNAS siap menyalurkan dana umat dengan prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Setiap rupiah dana zakat akan dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya. Sosialisasi ini juga menghadirkan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Sukarman, S.Ag, yang membawakan materi utama. Dalam penyampaiannya, H Sukarman menekankan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang hartanya telah mencapai nisab. “Zakat adalah ibadah yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan. Dengan berzakat, kita turut membantu menciptakan keadilan sosial,” terangnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan hangat. Para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar zakat dan pengelolaan dana di lingkungan TNI. Suasana akrab dan interaktif tersebut memperkuat sinergi antara BAZNAS dan aparat TNI dalam upaya membangun kesadaran dan budaya zakat di tengah masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan terbentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kodim 0702/Purbalingga sebagai langkah nyata mendekatkan pelayanan zakat kepada muzakki serta memperluas dampak zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/07/2025 | Admin
PETANI GAPOKTAN CITRA CILAPAR TERAPKAN KOMPOS DEMI PERTANIAN BERKELANJUTAN
PETANI GAPOKTAN CITRA CILAPAR TERAPKAN KOMPOS DEMI PERTANIAN BERKELANJUTAN
Para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra Cilapar, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, kini semakin mantap menerapkan pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan pupuk kompos. Program ini merupakan hasil pembinaan dan pendampingan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang terus mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian. Kompos yang digunakan merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga maupun sisa tanaman yang dikelola langsung oleh para petani. Dengan bahan baku yang mudah didapat dan ramah lingkungan, penggunaan kompos menjadi alternatif yang efektif dan ekonomis dibanding pupuk kimia. Ketua Gapoktan Citra Cilapar, Baryanto, menjelaskan bahwa penggunaan kompos tidak hanya mampu menekan biaya produksi, tetapi juga meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen. "Tanah jadi lebih gembur, tanaman lebih tahan penyakit, dan hasil panen meningkat. Ini jadi semangat baru bagi kami untuk terus bertani secara lestari," ujarnya. Langkah Gapoktan Citra Cilapar menjadi contoh nyata bahwa petani bisa maju dan mandiri dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak. Dengan pertanian berkelanjutan, bukan hanya hasil panen yang melimpah, tetapi juga kelestarian lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang.
BERITA17/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA BERSAMA SETYOWATI GROUP ANTAR 6 PASIEN RUJUKAN KE RSUP Dr. KARIADI SEMARANG
BAZNAS PURBALINGGA BERSAMA SETYOWATI GROUP ANTAR 6 PASIEN RUJUKAN KE RSUP Dr. KARIADI SEMARANG
Purbalingga — BAZNAS Purbalingga bekerja sama dengan Setyowati Group memberangkatkan enam pasien rujukan menuju RSUP Dr. Kariadi Semarang dengan layanan ambulans gratis, pada Kamis (17/7) malam. Sinergi ini menghadirkan 2 unit ambulan yang digunakan untuk mengantar para pasien, masing-masing milik BAZNAS Purbalingga dan Setyowati Group. Para pasien berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Purbalingga yang memerlukan penanganan medis lanjutan di rumah sakit pusat. Salah satu pendamping pasien, Bagus Willy (15 tahun) asal Krangean, Kertanegara mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia mendampingi pasien anak yang didiagnosa Ventricular Septal Defect (VSD), atau kelainan pada sekat jantung. "Kami merasa sangat terbantu dengan adanya ambulans gratis ini. Terima kasih kepada BAZNAS Purbalingga dan Setyowati Group atas dukungannya. Ini sangat meringankan kami yang harus menjalani pengobatan ke Semarang," ujarnya. Program ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Purbalingga dalam membantu mustahik mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, sekaligus memperluas kemanfaatan zakat melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin demi kebermanfaatan umat.
BERITA17/07/2025 | Admin
DENGAN ULURAN TANGAN BAZNAS WIDYA KEMBALI MELANGKAH MENUJU IMPIANNYA
DENGAN ULURAN TANGAN BAZNAS WIDYA KEMBALI MELANGKAH MENUJU IMPIANNYA
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melalui program bantuan bidang Pendidikan menyalurkan bantuan kepada Widya Aprianto (13) asal Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi untuk melunasi tanggungan sekolahnya. Widya merupakan siswa di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Karanganyar. Meskipun telah menyelesaikan pendidikannya, ia belum dapat mengambil ijazah karena masih memiliki tunggakan administrasi. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas menjadi kendala utama. Ayah Widya bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, sementara ibunya harus mengurus rumah dan dua anaknya. Melalui program bantuan pendidikan, BAZNAS Purbalingga menyalurkan dana zakat untuk membantu pelunasan tanggungan biaya sekolah Widya, sehingga ia bisa segera mengambil ijazah sebagai syarat penting untuk melanjutkan pendidikan maupun keperluan administrasi lainnya di masa depan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi Widya untuk terus melanjutkan pendidikannya. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan BAZNAS hadir untuk mendukung itu,” ungkap Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Dengan disalurkannya bantuan ini, BAZNAS Purbalingga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh yang benar-benar membutuhkan.
BERITA16/07/2025 | Admin
PEMDES BABAKAN AJUKAN SOSIALISASI PERSONAL SOAL PEMBENTUKAN UPZ
PEMDES BABAKAN AJUKAN SOSIALISASI PERSONAL SOAL PEMBENTUKAN UPZ
Purbalingga — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan sosialisasi personal pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, pada Selasa (15/7/2025). Kedatangan BAZNAS disambut langsung oleh Kepala Desa Babakan, Wahyu Widodo. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan masyarakat dalam optimalisasi pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan dan tepat sasaran. Melalui UPZ desa, pengumpulan zakat akan lebih dekat dengan muzakki (pemberi zakat) dan penyaluran kepada mustahik (penerima zakat) bisa dilakukan lebih cepat dan sesuai kebutuhan warga sekitar. Ismail, bagian pengumpulan BAZNAS Purbalingga menyampaikan, “Dengan terbentuknya UPZ di Desa Babakan, harapannya akan tumbuh kesadaran kolektif untuk berzakat serta meningkatkan efektivitas pelayanan zakat di lingkungan desa. Ini adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan.” Dengan langkah ini, BAZNAS Purbalingga berharap Desa Babakan bisa menjadi percontohan dalam pengelolaan zakat berbasis desa yang partisipatif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA15/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA DAN SETYOWATI GROUP FASILITASI KEBERANGKATAN 15 PASIEN KE RSUP SARDJITO YOGYAKARTA
BAZNAS PURBALINGGA DAN SETYOWATI GROUP FASILITASI KEBERANGKATAN 15 PASIEN KE RSUP SARDJITO YOGYAKARTA
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan Setyowati Group Purwokerto memberangkatkan sebanyak 15 pasien asal Purbalingga menuju RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk menjalani perawatan rutin. Pemberangkatan dilakukan pada Ahad (13/7/2025) malam menggunakan 1 unit mobil elf dan 1 unit ambulans milik Setyowati Group. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam membantu pasien-pasien yang memerlukan penanganan medis lanjutan di luar daerah. Selama menjalani pengobatan di Yogyakarta, para pasien akan memanfaatkan fasilitas rumah singgah pasien milik Yayasan Perwira Sejahtera Purbalingga (YPSP) yang telah bekerja sama dengan BAZNAS. Rumah singgah ini berlokasi tidak jauh dari RSUP Dr. Sardjito dan disiapkan untuk memberikan tempat istirahat yang nyaman dan layak bagi pasien serta pendampingnya secara gratis. Salah satu pendamping pasien, dari Adiba Khanza — balita berusia 9 bulan asal Desa Panican, Kecamatan Kemangkon — menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Adiba diketahui mengidap penyakit jantung bocor (Ventricular Septal Defect/VSD) dan harus menjalani kontrol rutin di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Purbalingga dan Setyowati Group atas bantuan transportasi gratis ini. Kami merasa sangat terbantu, karena biaya transportasi ke Yogyakarta cukup berat bagi kami. Alhamdulillah, kami juga difasilitasi rumah singgah yang nyaman selama pengobatan. Semoga semua kebaikan ini menjadi amal jariyah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT," ungkapnya haru. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara BAZNAS dan pihak swasta seperti Setyowati Group benar-benar membawa dampak positif dan harapan baru bagi para pasien dhuafa yang sedang berjuang untuk sembuh. Melalui program ini, BAZNAS Purbalingga terus membuktikan peran strategisnya dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam mendukung akses pelayanan kesehatan yang lebih baik.
BERITA14/07/2025 | Admin
BAZNAS HADIR UNTUK PENDIDIKAN 18 SISWA YATIM DAN DHUAFA TERIMA BANTUAN DI SMPN 2 KEMANGKON
BAZNAS HADIR UNTUK PENDIDIKAN 18 SISWA YATIM DAN DHUAFA TERIMA BANTUAN DI SMPN 2 KEMANGKON
Purbalingga — Wajah-wajah haru penuh syukur tampak dari para siswa yatim-piatu dan dhuafa di SMPN 2 Kemangkon saat menerima bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga. Sebanyak 18 siswa mendapatkan bantuan senilai total Rp3.600.000 atau masing-masing siswa menerima Rp200.000. Bantuan ini disalurkan melalui UPZ SMPN 2 Kemangkon, mitra BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga siswa serta mendorong semangat belajar agar mereka tetap memiliki harapan dan motivasi untuk terus bersekolah, meskipun dalam keterbatasan. Dana bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan sekolah, atau kebutuhan pendukung lainnya yang menunjang proses belajar. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa pendidikan adalah tangga menuju masa depan yang lebih baik, terutama bagi anak-anak yang saat ini harus berjuang tanpa kehadiran orang tua secara utuh. “Bantuan ini diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak-anak kurang mampu.. Melalui zakat, kami hadir untuk mendampingi anak – anak menuju masa depan yang lebih baik. Semoga bantuan ini bisa menjadi penyemangat agar terus belajar dan kelak menjadi orang-orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan agama,” tutur H. Ketua BAZNAS Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran BAZNAS membawa harapan dan semangat baru bagi para siswa untuk terus bermimpi dan berusaha. Semoga kebaikan ini menjadi ladang amal yang terus mengalir dan mendorong kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa.
BERITA12/07/2025 | Admin
BAZNAS KUNJUNGI KAMPLENG, SANG PEJUANG DARI GUNUNG WULED
BAZNAS KUNJUNGI KAMPLENG, SANG PEJUANG DARI GUNUNG WULED
Di sudut tenang Desa Gunung Wuled, Rembang, terselip kisah luar biasa dari sosok Kampleng—seorang penyandang disabilitas yang tak pernah berhenti bermimpi. Hari ini, tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkesempatan mengunjungi rumah Kampleng, mustahik penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hasil kolaborasi antara BAZNAS dan PMI TAHUN 2021. Rumah yang dulunya rapuh dan hampir roboh serta terletak diujung bukit, kini berdiri kokoh, menjadi saksi bisu perjuangan dan ketekunan pemiliknya. Akses ke rumahnya pun kini lebih mudah. Kampleng bukan hanya penerima manfaat—ia adalah inspirasi. Meski hidup dalam keterbatasan fisik, ia tetap berkarya sebagai pengrajin kayu. Dengan tangan-tangan terampilnya, ia mengukir tidak hanya kayu, tetapi juga harapan. Di bengkel kecilnya, potongan-potongan kayu disulap menjadi karya penuh makna. Pada kunjungan kali ini BAZNAS juga membawa Paket Logistuk Keluarga (PLK) untuk Kampleng. Sosokn yang hangat, ramah dan riang saat diajak berbicara masih sama seperti saat BAZNAS pertama kalinya berjumpa. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi. Ini adalah pengingat bahwa bantuan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki telah menjelma menjadi kekuatan nyata yang mengangkat kehidupan. Dari Kampleng, kita belajar: keterbatasan bukan akhir, selama masih ada tekad dan tangan-tangan yang peduli.
BERITA10/07/2025 | Admin
STRATEGI TANI MODERN, GAPOKTAN CITRA TUMPAS HAMA TIKUS DEMI KETAHANAN PANGAN
STRATEGI TANI MODERN, GAPOKTAN CITRA TUMPAS HAMA TIKUS DEMI KETAHANAN PANGAN
Purbalingga – Petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, menunjukkan langkah nyata dalam menjaga ketahanan pangan melalui penerapan strategi pertanian modern. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pengendalian hama tikus menggunakan metode Trap Barrier System (TBS). Strategi ini dilakukan dengan menanam padi lebih awal serta memagari lahan pertanian, sehingga menciptakan jebakan alami yang efektif dalam mengurangi populasi tikus. Hasilnya, hama tikus dapat dikendalikan secara signifikan tanpa mengandalkan bahan kimia berlebihan. Dengan penerapan metode TBS ini, para petani merasakan dampak positif berupa peningkatan hasil panen, pengurangan kerugian, dan efisiensi dalam pengelolaan lahan. Program ini tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat pendampingan langsung dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT). Langkah proaktif yang diambil Gapoktan Citra menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara petani, penyuluh, dan teknologi tepat guna demi mewujudkan ketahanan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Desa Cilapar menegaskan bahwa pertanian bukan hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan berdaya saing di tengah tantangan zaman.
BERITA10/07/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN SUSU UNTUK BALITA STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGREJA
BAZNAS PURBALINGGA SALURKAN BANTUAN SUSU UNTUK BALITA STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGREJA
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga kembali menyalurkan bantuan susu untuk balita stunting, Rabu (9/7/2025). Kali ini, bantuan disalurkan kepada dua balita yang terindikasi stunting di wilayah kerja Puskesmas Karangreja, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Puskesmas Karangreja. Bantuan yang diberikan merupakan bantuan lanjutan tahap 2 hingga tahap 6, sebagai bagian dari program berkelanjutan BAZNAS dalam mendukung penanganan stunting di Kabupaten Purbalingga. Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi balita, tetapi juga mengedukasi orang tua untuk terus menjaga pola asupan dan kesehatan anak. “Penyaluran bantuan ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting, terutama bagi keluarga kurang mampu,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan UPZ Puskesmas menjadi strategi penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan. Petugas gizi dari Puskesmas Karangreja menyampaikan apresiasi atas dukungan BAZNAS, karena bantuan ini sangat membantu keluarga penerima yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki komitmen untuk memperbaiki gizi anak-anak mereka. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat mendorong tumbuh kembang optimal bagi anak-anak di Purbalingga, serta turut berkontribusi dalam mencetak generasi sehat dan kuat sebagai aset masa depan bangsa.
BERITA09/07/2025 | Admin
LEWAT ZOOM BAZNAS PURBALINGGA MERIAHKAN LEBARAN YATIM BERSAMA BAZNAS RI
LEWAT ZOOM BAZNAS PURBALINGGA MERIAHKAN LEBARAN YATIM BERSAMA BAZNAS RI
Purbalingga – Dalam semangat bulan Muharram sekaligus momentum “Lebaran Yatim”, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga turut ambil bagian dalam kegiatan nasional bertajuk Lebaran Yatim 25.000 Perlengkapan Sekolah: Tebarkan Kebaikan, Tumbuhkan Keceriaan, yang digelar BAZNAS RI secara daring via Zoom pada Selasa (8/7/2025) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa agar tetap semangat menuntut ilmu. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada 10 siswa yatim-piatu dari SMP Negeri 1 Purbalingga. Tak hanya itu, secara keseluruhan BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan kepada total 930 siswa yatim-piatu dan dhuafa dari 54 SMP Negeri se-Kabupaten Purbalingga. Ketua BAZNAS Kab. Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong akses pendidikan yang layak bagi anak-anak yang kurang mampu. “Kami berharap bantuan ini bisa memberikan semangat baru bagi anak-anak kita untuk terus belajar dan menggapai cita-cita,” ungkapnya. Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar menerima bantuan, namun juga menjadi pengingat bahwa masih banyak tangan-tangan peduli yang siap mendukung masa depan mereka. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga terus berupaya menghadirkan kebahagiaan dan menumbuhkan harapan di hati anak-anak yatim-piatu, agar mereka tak merasa sendiri dalam perjuangan hidup dan pendidikan mereka.
BERITA08/07/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →