WhatsApp Icon
232 Ribu Liter Air Bersih BAZNAS Mengalir, Ribuan Warga Purbalingga Terbantu

Memasuki hari ke-12 distribusi air bersih, BAZNAS terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, sebanyak 232.000 liter air bersih telah disalurkan dan diterima oleh 9.655 jiwa yang tersebar di 15 desa di Kabupaten Purbalingga.

Distribusi air bersih tersebut mencakup Desa Kasih dan Margasana, Kecamatan Kertanegara; Desa Slinga, Pagerandong, dan Sidanegara, Kecamatan Kaligondang; Desa Tegalpingen, Tetel, dan Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan; Desa Candinata dan Karangjengkol, Kecamatan Kutasari; Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar; serta Desa Gumiwang dan Bandingan, Kecamatan Kejobong.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga untuk memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Air bersih yang disalurkan tidak hanya menjadi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi harapan bagi warga untuk tetap dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan layak di tengah kondisi kekeringan.

BAZNAS memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di wilayah terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Melalui gerakan ini, BAZNAS mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama. Setiap tetes air yang disedekahkan, menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.

26/08/2026 | Kontributor: Admin
Silaturahmi Saudagar Z Mart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Dorong Penguatan Usaha dan Kemandirian Ekonomi

Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Silaturahmi Saudagar Z Mart bersama para penerima bantuan Program Z Mart pada Sabtu (23/8/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara BAZNAS dengan para penerima manfaat Program Z Mart. Selain itu, pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi, memperkuat semangat berusaha, serta mendorong para penerima agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para saudagar Z Mart mendapatkan motivasi dan penguatan mengenai pentingnya mengelola usaha dengan tekun, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta terus berupaya mengembangkan kapasitas usaha. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga mendorong para penerima manfaat agar tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi BAZNAS dalam bentuk usaha ritel mikro. Program ini diarahkan untuk meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga dapat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di wilayah urban.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan Z Mart bukan sekadar pemberian modal usaha, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf kehidupannya.

“Program Z Mart ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana bantuan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kami berharap para saudagar Z Mart terus semangat, menjaga amanah, dan mengelola usahanya dengan baik sehingga ke depan dapat semakin mandiri,” ujar Sudijanto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan saling berbagi pengalaman antar penerima manfaat. Menurutnya, keberhasilan Program Z Mart tidak hanya diukur dari berkembangnya usaha, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlahan keluar dari keterbatasan ekonomi.

Melalui silaturahmi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap para saudagar Z Mart dapat terus berkembang, saling menguatkan, dan menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan kemandirian serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

22/08/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Purbalingga Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño 2026, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan risiko kekeringan, termasuk Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam menghadapi kondisi ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir membantu masyarakat melalui program pendistribusian air bersih.

Sejak Kamis (13/8/2026), BAZNAS mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Di antaranya, distribusi dilakukan di Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, sebanyak 4 titik, serta Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, sebanyak 3 titik.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.000 liter air bersih telah didistribusikan dan diterima oleh 282 kepala keluarga (KK). Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Distribusi air bersih ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga musim penghujan tiba, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan. BAZNAS juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air, menghemat persediaan air, serta saling membantu sesama selama musim kekeringan. Sebab, bagi sebagian masyarakat, setetes air bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Mari bersama hadirkan manfaat di tengah kekeringan. Salurkan sedekah air melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, karena setiap tetes yang kita sedekahkan dapat menjadi sumber kehidupan dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

 

15/08/2026 | Kontributor: Admin
Di Tengah Sakit, Nofal Tetap Berjuang Mengejar Mimpi Sekolah

Di usia 12 tahun, ketika sebagian anak seusianya sedang sibuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, Nofal Putra, anak asal Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari, justru harus berjuang menghadapi sakit yang telah lama dideritanya. Tumor liver yang ia derita membuat kondisi tubuh Nofal perlahan semakin melemah. Namun, rasa sakit tidak serta-merta memadamkan semangatnya untuk belajar.

Nofal merupakan siswa kelas 6 sekolah dasar. Di tengah kondisi kesehatannya, ia tetap berusaha mengikuti kegiatan belajar hingga menyelesaikan ujian sekolah. Ada satu mimpi yang terus ia genggam, yaitu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Mimpi sederhana itu menjadi salah satu alasan Nofal untuk tetap bersemangat menjalani hari-harinya, meski tubuhnya harus menahan rasa sakit.

Sayangnya, kondisi kesehatan Nofal semakin memburuk setelah menyelesaikan ujian sekolah. Ia harus lebih sering bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga akhirnya, keinginannya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP harus tertunda. Nofal harus menjalani perawatan intensif dan mendapatkan rujukan ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Di tengah kondisi tersebut, orang tua Nofal hanya bisa menemani dan menguatkan buah hatinya. Keterbatasan ekonomi membuat perjuangan keluarga ini terasa semakin berat. Sang ayah dan ibu hanya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika sakit datang dan membutuhkan biaya, kemampuan mereka pun sangat terbatas.

Sebagai orang tua, harapan mereka kini sederhana. Mereka ingin Nofal segera mendapatkan kesembuhan, kembali sehat, dan suatu hari dapat melanjutkan sekolah serta mengejar cita-citanya yang sempat tertunda.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga turut hadir meringankan beban keluarga Nofal dengan memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi Nofal dan keluarganya dalam melewati masa sulit yang sedang mereka hadapi.

Kisah Nofal mengingatkan kita bahwa di balik setiap bantuan, ada harapan yang sedang diperjuangkan. Ada anak-anak yang ingin tetap sekolah, ada keluarga yang ingin tetap bertahan, dan ada doa-doa yang menanti untuk dikabulkan. Melalui zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga semakin banyak zakat yang ditunaikan, semakin banyak pula Nofal-Nofal lainnya yang dapat dibantu dan dikuatkan dalam menghadapi ujian kehidupan.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin
Rumah Layak Huni untuk Mbah Satimi, Menghadirkan Harapan di Usia Senja

Purbalingga,— Di usia yang telah menginjak 80 tahun, Mbah Satimi menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah rumah sederhana di Desa Tidu, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Rumah yang selama ini menjadi tempatnya berteduh masih berdinding bambu, dengan lantai tanah. Sementara untuk memasak sehari-hari Mbah Satimi hanya mengandalkan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Ia juga belum memiliki kamar mandi yang layak. Kondisi tersebut membuat kehidupan Mbah Satimi semakin berat, terlebih di usia senjanya.

Mbah Satimi tidak memiliki anak. Suaminya pun telah lama meninggal dunia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dan desa. Dalam kesederhanaannya, Mbah Satimi tetap menjalani kehidupan dengan penuh ketabahan.

Kondisi Mbah Satimi kemudian mendapat perhatian Bupati Purbalingga saat melakukan kunjungan ke Desa Tidu. Melihat kondisi tempat tinggal yang membutuhkan perhatian, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga bergerak untuk memberikan solusi agar Mbah Satimi dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Hari ini, Senin (10/8/2026), langkah tersebut mulai diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Mbah Satimi. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, Camat Bukateja, dan Kepala Desa Tidu sebagai tanda dimulainya proses rehab rumah.

BAZNAS Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan sebesar Rp12.000.000 yang akan digunakan untuk membantu merehab rumah Mbah Satimi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sekaligus memberikan rasa aman bagi Mbah Satimi dalam menjalani hari-harinya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan bahwa bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan memiliki tempat tinggal yang belum memenuhi standar kelayakan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Mbah Satimi. Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat untuk merasa aman dan nyaman. Di usia beliau yang sudah lanjut, tentu kami ingin Mbah Satimi dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan sehat.”

Sudijanto juga menyampaikan bahwa terlaksananya program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BAZNAS dalam membantu masyarakat.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Mbah Satimi ini tentu memiliki arti yang besar. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi beliau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan membantu.”

Sementara itu, Camat Bukateja yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bukateja, Galih Nirmala, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta BAZNAS terhadap kondisi Mbah Satimi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan BAZNAS kepada Mbah Satimi. Kondisi beliau memang membutuhkan perhatian kita bersama. Semoga dengan adanya bantuan ini, rumah Mbah Satimi dapat segera diperbaiki dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.”

Galih juga berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan.

Peletakan batu pertama rumah layak huni Mbah Satimi menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menghadirkan perubahan nyata. Di balik rumah sederhana yang mulai dibangun, ada harapan seorang perempuan lanjut usia untuk menjalani sisa hidupnya dengan lebih nyaman dan tenang.

Semoga ikhtiar bersama ini menjadi jalan kebaikan bagi Mbah Satimi dan seluruh pihak yang terlibat. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS, kepedulian masyarakat dapat terus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Karena setiap rupiah yang ditunaikan bukan sekadar bantuan, tetapi dapat berubah menjadi rumah yang lebih layak, kehidupan yang lebih nyaman, dan harapan baru bagi sesama.

 

10/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

PETANI BINAAN BAZNAS DI PURBALINGGA JADI PILOT PROYEK UBINAN AKURAT UNTUK KEBIJAKAN PANGAN NASIONAL
PETANI BINAAN BAZNAS DI PURBALINGGA JADI PILOT PROYEK UBINAN AKURAT UNTUK KEBIJAKAN PANGAN NASIONAL
Purbalingga – Program Lumbung Pangan BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Gapoktan Citra, dan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei ubinan pada lahan milik Bapak Muntarjo, salah satu petani binaan BAZNAS di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Hasil survei tersebut menunjukkan estimasi produktivitas mencapai 8,9 ton per hektare, sebuah capaian yang menggambarkan keberhasilan pendampingan dan peningkatan kualitas budidaya yang dilakukan melalui program pemberdayaan petani BAZNAS. Kegiatan survei dilakukan dengan pendataan detail, pengukuran lahan, hingga wawancara teknis terkait pola tanam, penggunaan pupuk, serta teknik budidaya yang diterapkan petani. Kolaborasi ini membantu memperkuat akurasi data produktivitas pangan di tingkat petani binaan. Selain menghasilkan data teknis, survei ubinan ini memiliki dampak langsung bagi petani. Petani mendapatkan gambaran awal potensi hasil panen, yang dapat digunakan sebagai dasar penentuan harga, perencanaan penjualan, serta evaluasi budidaya untuk musim tanam berikutnya. Lebih jauh, data ini menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan ketahanan pangan nasional, khususnya terkait pemetaan produktivitas sektor pertanian di daerah. Melalui Program Lumbung Pangan, BAZNAS berkomitmen terus memperkuat kapasitas petani binaan dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani di berbagai daerah, termasuk Purbalingga.
BERITA28/11/2025 | Admin
PERKUAT INOVASI LAYANAN, BAZNAS PURBALINGGA IKUTI RAKERNIS DIGITAL DAN ZAKAT TECH EXPO 2025
PERKUAT INOVASI LAYANAN, BAZNAS PURBALINGGA IKUTI RAKERNIS DIGITAL DAN ZAKAT TECH EXPO 2025
Purbalingga – Staf Bagian Keuangan BAZNAS bersama Staf Media BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengikuti kegiatan Rakernis Transformasi Digital dan Zakat Tech Mini Expo 2025 yang berlangsung di Asrama Embarkasi Jakarta, pada 26–27 November 2025. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi BAZNAS se-Indonesia untuk memperkuat pemahaman terkait inovasi digital, tata kelola keuangan modern, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pengembangan sistem digital, peningkatan transparansi dan akuntabilitas lembaga, strategi komunikasi digital, serta pengenalan teknologi terbaru yang dapat mendukung optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat. Keikutsertaan staf BAZNAS Kabupaten Purbalingga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam pengelolaan keuangan berbasis digital dan penguatan publikasi lembaga, sehingga layanan kepada masyarakat dapat semakin efektif, cepat, dan terpercaya. Dengan semangat transformasi digital, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik dan berinovasi dalam menyampaikan amanah umat.
BERITA26/11/2025 | Admin
Tim BTB Purbalingga Terus Bantu Operasi Pencarian dan Dapur Umum BAZNAS RI di Pandanarum
Tim BTB Purbalingga Terus Bantu Operasi Pencarian dan Dapur Umum BAZNAS RI di Pandanarum
BANJARNEGARA – Upaya penanganan darurat pascalongsor di Kecamatan Pandanarum masih terus berlangsung. Hingga hari ini, Senin (24/11/2025), Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga tetap berada di lokasi untuk mendukung operasi pencarian korban serta pelayanan Dapur Umum BAZNAS RI bagi para penyintas. Tim BTB Purbalingga bergabung dengan personel BAZNAS lainnya yang diterjunkan sejak awal kejadian, dengan total 28 personel, terdiri dari: 14 personel BAZNAS Tanggap Bencana RI 6 personel BAZNAS Kabupaten Banjarnegara 4 personel BAZNAS Kabupaten Banyumas 4 personel BAZNAS Kabupaten Purbalingga Untuk menunjang operasional di lapangan, dikerahkan armada berupa 2 unit mobil rescue, 1 unit mobil dapur umum, 2 unit mobil operasional, serta 5 unit sepeda motor. Seluruh personel terlibat aktif dalam proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga pengelolaan dapur umum. Berdasarkan informasi terbaru, jumlah korban yang masih tertimbun mencapai 25 orang. Kondisi cuaca yang kerap turun hujan serta pergerakan tanah yang masih terjadi membuat tim SAR gabungan harus bekerja ekstra hati-hati. Bila hujan mulai turun, proses evakuasi terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan seluruh personel. Layanan BAZNAS Sejak 17 November 2025 Sejak awal respon, BAZNAS telah memberikan berbagai layanan di wilayah terdampak, meliputi: Assessment Desa Beji, Kecamatan Pandanarum. Evakuasi Dusun Situkung RT 01–04 RW 03, Desa Pandanarum. Dapur Air Gedung IPHI Pos Pengungsian Pring Amba: 150 paket/hari Titik kumpul Pos Dusun Temon: 200 paket/hari Dapur Umum Pos Pengungsian Desa Beji, Kecamatan Pandanarum: 1.200 porsi/hari Distribusi Selimut Pos Pengungsian Desa Beji: 150 pcs Selain itu, BAZNAS juga menyediakan layanan distribusi makanan di Pos Pengungsian GOR Beji, layanan dapur air untuk penyintas dan petugas, serta mendukung penuh proses evakuasi korban bersama tim SAR gabungan. Seluruh aktivitas BAZNAS dilakukan dengan koordinasi intensif bersama Posko Induk di lokasi terdampak longsor. Dapur Umum BAZNAS di Pos Pengungsian Desa Beji menjadi salah satu pusat layanan utama bagi ratusan warga yang kini mengungsi. Tim di lapangan juga terus mempersiapkan kebutuhan evakuasi serta memastikan distribusi bantuan berjalan lancar setiap hari. BAZNAS berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terbaik hingga seluruh proses penanganan darurat dan pemulihan awal dapat berjalan secara optimal.
BERITA24/11/2025 | Admin
Program Lumbung Pangan BAZNAS di Cilapar Catat Hasil Menggembirakan pada Musim Tanam Kedua
Program Lumbung Pangan BAZNAS di Cilapar Catat Hasil Menggembirakan pada Musim Tanam Kedua
Program Lumbung Pangan BAZNAS di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan hasil yang membanggakan pada musim tanam kedua tahun ini. Salah satu petani binaan, Barianto, berhasil meraih pendapatan hingga Rp56,7 juta dari panen padi varietas Inpari 32 di lahan seluas 12.656 m² dengan produktivitas mencapai 9 ton. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan sarana produksi dan pendampingan intensif dari BAZNAS mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani. BAZNAS RI menyampaikan bahwa peningkatan hasil panen tersebut menggambarkan efektivitas program pemberdayaan yang dijalankan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga fokus pada peningkatan keterampilan, pemahaman agronomi, serta efisiensi budidaya agar petani dapat mengelola lahan secara lebih optimal dan berkelanjutan. Panen raya Gapoktan Citra di Desa Cilapar sendiri masih berlangsung hingga akhir November, dengan target peningkatan output dari seluruh petani binaan. Antusiasme petani semakin tinggi seiring dengan hasil yang diraih pada musim ini. Selain peningkatan produktivitas, penggunaan alat combine harvester turut membantu mempercepat proses panen dan menghasilkan gabah yang lebih bersih. Teknologi ini menjadi bagian penting dari upaya modernisasi pertanian yang terus didorong BAZNAS untuk meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan. Melalui capaian ini, Program Lumbung Pangan BAZNAS diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Purbalingga.
BERITA24/11/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Terjunkan Relawan untuk Bantu Evakuasi dan Dapur Umum di Lokasi Longsor Banjarnegara
BAZNAS Purbalingga Terjunkan Relawan untuk Bantu Evakuasi dan Dapur Umum di Lokasi Longsor Banjarnegara
Banjarnegara – BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengerahkan empat relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu proses evakuasi serta pengoperasian Dapur Umum BAZNAS RI di lokasi bencana longsor Banjarnegara, Sabtu (22/11/2025). Sejak Senin (17/11/2025), tim BTB RI bersama relawan daerah telah melakukan asesmen kebutuhan, pendataan para pengungsi, serta koordinasi erat dengan posko induk dan pemerintah desa setempat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran. Dengan jumlah pengungsi yang mencapai ratusan jiwa, BAZNAS mendirikan dapur umum di Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, yang beroperasi setiap hari guna memenuhi kebutuhan pangan para penyintas. Setiap hari, dapur umum mampu menyiapkan sekitar 750 porsi makanan untuk penyintas dan relawan. Selain itu, layanan dapur air juga disediakan di Gedung IPHI Pos Pengungsian Pring Amba, dengan distribusi hingga 150 paket per hari. Hingga kini, tim BAZNAS Tanggap Bencana masih berada di lokasi terdampak. Mereka terus mendukung operasi pencarian, asesmen lanjutan, serta pendistribusian bantuan bagi warga yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas dan mempercepat pemulihan pascabencana.
BERITA22/11/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA TUNJUKKAN TOTALITAS DALAM MEMBANTU KORBAN TANAH BERGERAK DI MARIBAYA
BAZNAS PURBALINGGA TUNJUKKAN TOTALITAS DALAM MEMBANTU KORBAN TANAH BERGERAK DI MARIBAYA
Purbalingga – BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan totalitas dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar. Pada Kamis (20/11/2025), Ketua BAZNAS Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si bersama Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana serta dapur umum yang hingga kini masih beroperasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus memastikan bahwa seluruh proses penanganan berjalan baik, mulai dari pendistribusian logistik, pelayanan konsumsi, hingga pemetaan kebutuhan lanjutan bagi para penyintas. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp11 juta kepada 22 KK terdampak tanah bergerak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang harus mengungsi dan mengalami kerusakan hunian. BAZNAS juga telah mengerahkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) secara penuh dalam operasi kemanusiaan ini, termasuk membantu di dapur umum, asesmen lapangan, serta distribusi logistik selama beberapa hari terakhir. Ketua BAZNAS Purbalingga menegaskan komitmen lembaganya untuk terus hadir memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat. “BAZNAS akan selalu berada di garda terdepan untuk membantu warga yang terdampak bencana, baik melalui bantuan logistik, layanan dapur umum, maupun dukungan kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya. Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Purbalingga, serta para relawan, diharapkan proses pemulihan bagi warga Maribaya dapat berjalan lebih cepat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
BERITA20/11/2025 | Admin
BAZNAS dan Polres Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Tanah Bergerak di Maribaya
BAZNAS dan Polres Purbalingga Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Tanah Bergerak di Maribaya
Purbalingga — Dalam upaya membantu warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama Polres Purbalingga menyalurkan bantuan logistik pada Rabu (19/11/2025). Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan nyata bagi warga yang saat ini harus tinggal di pengungsian. Bantuan yang diberikan meliputi 22 Paket Logistik Keluarga (PLK) dari BAZNAS, serta berbagai kebutuhan pokok seperti mie instan, selimut, beras, telur, minyak goreng, air mineral, dan perlengkapan lainnya. Penyerahan PLK dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna. Selain menyalurkan bantuan logistik, BAZNAS Kabupaten Purbalingga juga telah mengerahkan personel BAZNAS Tanggap Bencana yang bertugas selama sepekan di Dapur Umum Maribaya. Kehadiran para relawan ini membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga terdampak serta mendukung koordinasi penanganan darurat di lapangan. Sementara itu, Polres Purbalingga turut memberikan bantuan logistik dan memastikan proses pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran. Sinergi antara BAZNAS dan Polres ini menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS dan Polres Purbalingga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga hingga situasi kembali stabil.
BERITA19/11/2025 | Admin
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Kirim Delegasi pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas Nazhir dan Pengelolaan Ziswaf di Banyumas Raya
BAZNAS Kabupaten Purbalingga Kirim Delegasi pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas Nazhir dan Pengelolaan Ziswaf di Banyumas Raya
Purwokerto — BAZNAS Kabupaten Purbalingga mengirimkan dua delegasinya, yakni Sri Budiningsih dan Ismail dari Staf Pengumpulan, untuk mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Nazhir dan Pengelolaan Ziswaf di Banyumas Raya Menuju Ekosistem Ziswaf Produktif Berkelanjutan. Acara ini berlangsung di Purwokerto pada 19–20 November 2025, dengan peserta dari berbagai lembaga pengelola zakat dan nazhir se-Banyumas Raya. Kegiatan resmi dibuka oleh Chistoveny, Deputi Direktur Bank Indonesia Purwokerto, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas nazhir dan pengelola ZISWAF untuk mewujudkan tata kelola yang profesional, akuntabel, dan sejalan dengan perkembangan ekosistem ekonomi syariah. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi para pengelola ZISWAF agar mampu menjalankan tugas secara lebih efektif serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif, yang diarahkan pada keberlanjutan dan dampak jangka panjang bagi mustahik. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antar-lembaga guna memperkuat sinergi dan menciptakan ekosistem ZISWAF yang lebih produktif di wilayah Banyumas Raya. BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap keikutsertaan delegasinya dapat membawa manfaat besar, terutama dalam peningkatan kualitas tata kelola, inovasi pengumpulan, serta penguatan implementasi program ZISWAF produktif di daerah. Wawasan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan menjadi dorongan nyata untuk memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan modern.
BERITA19/11/2025 | Admin
Di Balik Dinding Rapuh Itu, Seorang Ayah Berjuang Menjaga Harapan Anaknya
Di Balik Dinding Rapuh Itu, Seorang Ayah Berjuang Menjaga Harapan Anaknya
Purbalingga — Di balik tenangnya alam pegunungan Bumisari, tersimpan kisah perjuangan seorang ayah bernama Rikin, seorang penderes nira kelapa yang setiap hari bergelut di ketinggian demi menafkahi keluarga. Dengan penghasilan rata-rata hanya Rp1.000.000 per bulan, ia harus membagi hidupnya antara bekerja, merawat rumah yang sudah tak layak huni, dan menjaga putri kecilnya yang menderita Mikrosefalus serta termasuk kategori stunting. Saat tim BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan asesmen pada Senin (17/11/2025), kondisi rumah Rikin tampak memprihatinkan. Atap seng yang sudah berkarat dipenuhi lubang, dinding bilik anyaman bambu mulai rapuh, dan lantai tanah yang lembap menjadi tempat keluarga itu bertahan hidup. Cahaya masuk dari sela-sela papan yang mulai lapuk, sementara bagian dalam rumah tampak penuh barang sederhana yang tersusun sebisanya. Rumah kecil itu menjadi ruang tidur, tempat berkumpul, dan sekaligus ruang perawatan bagi anaknya yang membutuhkan perhatian khusus setiap hari. Putri Rikin didiagnosa Mikrosefalus, kondisi yang membuat ukuran kepala dan perkembangan otak tidak optimal. Untuk bisa bertumbuh lebih baik, ia membutuhkan makanan khusus, asupan bergizi, dan perhatian ekstra. Namun dengan pendapatan yang pas-pasan, kebutuhan itu sering kali sulit dipenuhi. “Yang penting anak bisa makan dulu… sisanya saya pikir belakangan,” ujar Rikin lirih saat asesmen dilakukan. Selain penghasilan yang kecil dan tidak menentu, Rikin juga masih harus menanggung hutang yang harus dibayar setiap hari Kamis.Listrik di rumahnya pun masih menumpang dari tetangga, membuat biaya bulanannya semakin berat. Meski begitu, ia tetap bekerja keras sebagai penderes — profesi penuh risiko yang menuntut fisik kuat, ketelitian, dan keberanian. Semua dilakukan demi keluarganya. Asesmen ini dilakukan dalam rangka memastikan ketepatan sasaran program bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). BAZNAS ingin memastikan setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. Hasil asesmen menunjukkan bahwa rumah Rikin sangat layak menjadi prioritas bantuan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga akan: Menelaah kondisi struktural rumah Menentukan kebutuhan material rehab Menghitung estimasi biaya Mengupayakan kolaborasi program demi percepatan perbaikan Harapannya, keluarga Rikin segera menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak, sehingga ia dapat fokus bekerja dan memberikan perawatan yang lebih baik untuk putrinya. Di tengah keterbatasan hidup, Rikin tetap berusaha tegar. Namun perjuangannya tidak bisa ia lakukan sendirian. Melalui zakat dan infak yang ditunaikan masyarakat, BAZNAS berkomitmen hadir untuk meringankan beban para mustahik seperti Rikin. Karena setiap rumah yang diperbaiki bukan hanya tentang bangunan—tetapi tentang harapan baru bagi keluarga yang sedang berjuang untuk bertahan hidup.
BERITA17/11/2025 | Admin
BAZNAS dan Lintas Instansi Siapkan Dapur Umum untuk Korban Terdampak Pergesaran Tanah di Maribaya.
BAZNAS dan Lintas Instansi Siapkan Dapur Umum untuk Korban Terdampak Pergesaran Tanah di Maribaya.
Di tengah kepanikan warga yang harus meninggalkan rumah akibat pergerakan tanah yang kian meluas, BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama BPBD dan lintas instansi, mendirikan dapur umum di Desa Maribaya, Karanganyar, Sabtu (15/11/2025), sebagai bentuk kepedulian bagi keluarga yang kini terpaksa mengungsi. Kehadiran ini menjadi pengingat bahwa di saat sulit, selalu ada tangan-tangan yang siap menolong. Hingga hari ini, kondisi pergerakan tanah masih terus berlangsung. Retakan baru kembali muncul dengan pergeseran mencapai kurang lebih 50 sentimeter, membuat warga semakin waspada. Situasi yang tidak menentu ini memaksa empat Kepala Keluarga tambahan untuk dievakuasi ke rumah kerabat, demi memastikan keselamatan mereka. Di tengah suasana cemas dan penuh ketidakpastian, dapur umum menjadi dukungan nyata bagi para penyintas. Tim gabungan menyiapkan 100 paket makanan untuk 100 warga terdampak yang kini mengungsi di tempat keluarga masing-masing. Setiap makanan hangat yang dibagikan bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghadirkan ketenangan, seolah berkata bahwa masyarakat Maribaya tidak pernah sendirian. Para relawan dari berbagai unsur tampak bekerja bahu-membahu di lokasi. Ada yang memasak, mengemas, hingga mengantarkan makanan ke titik-titik pengungsian mandiri. Kepedulian sederhana ini menjadi simbol kuat dari semangat gotong royong yang selalu mengakar dalam diri masyarakat Purbalingga. BAZNAS Kabupaten Purbalingga memastikan layanan darurat ini terus berjalan selama warga masih berada dalam situasi rawan. Selain dapur umum, asesmen lanjutan juga dilakukan untuk memetakan kebutuhan mendesak para penyintas—mulai dari logistik, hingga dukungan psikososial yang mereka perlukan untuk bertahan di masa krisis. Di tengah segala ketidakpastian, harapan tetap dijaga. Solidaritas lintas instansi menjadi penguat bagi warga Maribaya bahwa setiap ujian dapat dihadapi bersama. BAZNAS Purbalingga berkomitmen untuk terus hadir, memberikan yang terbaik demi keselamatan, ketenangan, dan kemanusiaan.
BERITA15/11/2025 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Lakukan Asesmen dan Berikan Bantuan Awal di Lokasi Pergerakan Tanah Desa Maribaya
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Lakukan Asesmen dan Berikan Bantuan Awal di Lokasi Pergerakan Tanah Desa Maribaya
Purbalingga – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga melakukan asesmen lapangan bersama BPBD Purbalingga, Pemerintah Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, PMI, dan BAGANA di lokasi pergerakan tanah yang terjadi di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Jumat (14/11/2025). Asesmen terpadu ini dilakukan untuk memastikan penanganan cepat, tepat, dan menyeluruh bagi warga terdampak. Pergerakan tanah terjadi pada Jumat, 14 November 2025 pukul 10.00 WIB, tepatnya di RT 04 dan RT 05/RW 03 Dusun Karangtengah. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi pada Kamis (13/11/2025) yang menyebabkan tanah bergerak sejak pukul 17.00 WIB dan terus berlanjut hingga hari ini. Akibat kejadian tersebut 20 KK / 65 jiwa terdampak dan 19 rumah dievakuasi ke tempat aman. Selain itu pergerakan tanah semakin cepat sehingga warga mengevakuasi barang-barang berharga. Dilaporkan juga 2 rumah warga roboh pada Jumat pagi. Tanah mengalami amblesan sedalam 2–3 meter, dan semua aktivitas harian warga dihentikan demi keselamatan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Purbalingga melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk mendukung proses asesmen, pemetaan risiko, dan pendampingan warga. BTB berdampingan dengan tim BPBD, Pemdes Maribaya,Kecamatan Karanganyar, PMI, BAGANA, serta relawan lokal lainnya. Komamndan BTB Kab. Purbalingga menyampaikan bahwa BAZNAS bergerak cepat karena keselamatan warga adalah prioritas utama. “BAZNAS hadir sejak awal untuk memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan yang sesuai kebutuhan. Kolaborasi lintas instansi memudahkan kami mendapatkan gambaran lengkap di lapangan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ungkapnya. “Selain asesmen, relawan kami ikut membantu evakuasi dan pendampingan. Tanah masih aktif bergerak, sehingga fokus utama adalah keamanan warga dan pengamanan barang-barang penting,” jelasnya. Sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan darurat warga, BAZNAS Purbalingga menyalurkan 5 Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk dapur umum di Desa Maribaya. Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan dasar warga yang terdampak, terutama mereka yang mengungsi. Ketua BAZNAS menegaskan jika BAZNAS berusaha merespon dengan cepat kejadian bencana alam ini, dengan memberikan dukungan sepenuhnya kepada warga terdampak. “Bantuan awal ini adalah langkah pertama. BAZNAS akan terus memantau kondisi dan menyalurkan dukungan lanjutan sesuai hasil asesmen,” tegas Ketua BAZNAS Kab. Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si Tim gabungan telah melakukan sejumlah langkah cepat, di antaranya, koordinasi BPBD dengan Desa Maribaya dan KecamatanKaranganyar, evakuasi warga dan barang-barang berharga, himbauan resmi agar warga mengungsi ke zona aman, pendataan kebutuhan darurat oleh BPBD dan BAZNAS, pendirian tenda pengungsi, posko lapangan, dan persiapan dapur umum. Sementara itu, beberapa kebutuhan prioritas yang masih dibutuhkan, dapur umum untuk 6 hari ke depan, logistik pangan dan sembako, selimut dan Kasur, pos kesehatan, dan penerangan darurat. BAZNAS Purbalingga memastikan akan terus bersiaga dan menjaga koordinasi dengan seluruh instansi hingga kondisi benar-benar aman dan kebutuhan warga terpenuhi secara menyeluruh.
BERITA14/11/2025 | Admin
Rumah Cinta di Majasari: Jejak Kebaikan dari Zakat
Rumah Cinta di Majasari: Jejak Kebaikan dari Zakat
Setiap rumah memiliki cerita, begitu pula rumah milik Ibu Niti di Desa Majasari, Kecamatan Bukateja. Dulu, rumah itu berdiri rapuh dengan dinding dari anyaman bambu yang mulai lapuk, sebagian papan sudah keropos dimakan usia. Saat hujan turun, air merembes ke dalam rumah, membuat lantai tanah becek dan dingin menusuk tulang. Namun di tengah kesederhanaan itu, Ibu Niti tetap bertahan dengan sabar — berpegang pada keyakinan bahwa Allah tak pernah meninggalkan hamba-Nya. Doa itu akhirnya terjawab melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), hasil kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Program ini hadir sebagai wujud nyata dari semangat zakat yang memberdayakan — bukan hanya membantu secara sesaat, tetapi memberikan perubahan jangka panjang bagi kehidupan mustahik. Program RLHB BAZNAS bertujuan untuk membangun dan merehabilitasi rumah-rumah warga miskin agar mereka dapat tinggal di tempat yang aman, sehat, dan layak. Melalui program ini, para penerima manfaat tak lagi harus hidup dalam rumah yang bocor, sempit, atau tidak layak huni. Mereka mendapatkan hunian yang kokoh, bersih, dan penuh harapan baru — tempat di mana keluarga bisa beristirahat dengan tenang dan menata masa depan dengan lebih baik. Kini, rumah Ibu Niti berdiri tegak dan indah. Dindingnya sudah diplester rapi, jendela kayu baru menghiasi, dan di terasnya ada bangku sederhana yang menjadi tempat favoritnya untuk bersyukur setiap pagi. Ia menyebut rumah barunya sebagai “rumah cinta”, karena dibangun dari cinta dan kepedulian umat melalui zakat yang ditunaikan dengan tulus. “Dulu saya hanya bisa bermimpi punya rumah seperti ini. Sekarang Allah mewujudkannya lewat BAZNAS,” ujar Ibu Niti dengan mata berkaca-kaca. Bagi BAZNAS, rumah ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol dari keadilan sosial yang diperjuangkan melalui zakat. Setiap rumah yang dibangun dalam program RLHB adalah bentuk nyata bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki telah berubah menjadi tempat berteduh, sumber kebahagiaan, dan harapan baru bagi keluarga-keluarga mustahik. Melalui Rumah Layak Huni BAZNAS, kehidupan Ibu Niti kini lebih tenang, sehat, dan bermartabat. Dan bagi para muzaki, rumah itu menjadi saksi bahwa setiap zakat yang ditunaikan dengan ikhlas dapat benar-benar mengubah kehidupan seseorang. Mari terus dukung Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Karena dari zakat, lahir rumah-rumah penuh cinta, dan dari rumah-rumah itu, tumbuh kehidupan yang lebih baik.
BERITA13/11/2025 | Admin
BAZNAS Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Musim Kedua Gapoktan Citra
BAZNAS Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Musim Kedua Gapoktan Citra
Purbalingga – Suara mesin Power Thresher berpadu dengan canda tawa petani di hamparan sawah Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang. Hari itu menjadi momen istimewa bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra, yang memulai panen musim kedua bersama dukungan dari BAZNAS. Panen kali ini dilakukan oleh salah satu anggota Gapoktan, Bapak Cahyo Suwito, yang menanam varietas padi Inpari 32 di lahan seluas 3.640 meter persegi. Dengan memanfaatkan sistem panen Mbawon — sebuah tradisi gotong royong khas pedesaan — kegiatan ini tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antarpetani. Untuk meningkatkan efisiensi kerja, para petani juga menggunakan alat Power Thresher yang membantu mempercepat proses perontokan gabah. Dari hasil panen tersebut, diperkirakan akan diperoleh sekitar 2 ton gabah kering panen dengan omzet mencapai Rp15.600.000. Kegiatan panen musim kedua ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS Purbalingga. Melalui dukungan terhadap sektor pertanian, BAZNAS berupaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan semangat gotong royong dan pemanfaatan teknologi pertanian sederhana, Gapoktan Citra Desa Cilapar menunjukkan bahwa kolaborasi antara petani, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS dapat menjadi fondasi penting bagi terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian pangan di tingkat lokal.
BERITA12/11/2025 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Karangjambu
BAZNAS Tanggap Bencana Purbalingga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Karangjambu
Purbalingga – Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purbalingga bersama warga melaksanakan aksi gotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah milik Bapak Salimi, warga Dusun Tungkep, Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, pada Ahad (9/11/2025). Peristiwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang 13 meter di samping rumah Bapak Salimi ambrol. Material tanah dan batu menimpa dinding rumah hingga tembok sepanjang 2 meter jebol, serta mengakibatkan perubahan struktur bangunan. Rumah berukuran 6x12 meter yang dihuni 7 orang anggota keluarga itu dinyatakan rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta. Selain itu, terdapat empat rumah warga di sekitar lokasi yang kini juga terancam longsor susulan. Sementara itu, akses jalan kabupaten alternatif yang menghubungkan Dusun Tungkep menuju Dusun Welirang, Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, sempat tertimbun material longsor. Berkat kesigapan warga bersama perangkat desa, jalan tersebut kini sudah dapat dilalui kembali setelah dilakukan kerja bakti bersama. Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Rahmat Basuki, S.Pd, menyampaikan bahwa kehadiran tim BTB di lokasi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. “Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Salimi. Sejak mendapat laporan, tim langsung bergerak membantu warga membersihkan material longsor dan memastikan area sekitar aman dari potensi longsor susulan,” ujar Rahmat. “BAZNAS akan terus berkomitmen hadir dalam setiap kondisi darurat. Kami tidak hanya datang saat bencana terjadi, tetapi juga berupaya membantu masyarakat agar bisa bangkit kembali,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Purbalingga melalui unit tanggap bencana juga akan terus memantau kondisi di lokasi, serta menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk bantuan pemulihan bagi keluarga terdampak. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan warga dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
BERITA10/11/2025 | Admin
Panen Padi Petani Binaan BAZNAS Kuatkan Ketahanan Pangan di Purbalingga
Panen Padi Petani Binaan BAZNAS Kuatkan Ketahanan Pangan di Purbalingga
Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga kembali menorehkan kisah optimisme di tengah hamparan hijau padi yang menguning. Di lahan seluas 2.812 meter persegi, kelompok petani binaan BAZNAS memulai musim panen padi varietas Inpari 32, simbol kerja keras dan harapan baru bagi petani desa. Panen kali ini terasa istimewa. Di tengah semilir angin sawah, sistem tradisional Mbawon berpadu dengan sentuhan teknologi modern melalui penggunaan Power Thresher. Kolaborasi dua pendekatan ini bukan hanya mempercepat proses panen, tetapi juga memastikan hasil yang lebih optimal—menandai keseimbangan antara kearifan lokal dan kemajuan zaman. Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan solidaritas sosial di antara warga desa. Tradisi gotong royong yang melekat dalam budaya Mbawon menghidupkan kembali semangat saling membantu di antara petani, sementara dukungan BAZNAS memberi dorongan nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan. Melalui program pemberdayaan petani, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen menjadikan pertanian bukan hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai jalan menuju kesejahteraan dan kemandirian umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan panen di Desa Cilapar merupakan wujud nyata sinergi antara zakat dan produktivitas masyarakat.“BAZNAS hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi mendorong lahirnya kemandirian. Melalui program pemberdayaan seperti ini, kita ingin memastikan bahwa setiap zakat yang disalurkan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi umat, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya. Panen di Cilapar menjadi bukti bahwa ketika masyarakat dan lembaga bergandengan tangan, hasilnya tak hanya berupa bulir padi yang melimpah—tetapi juga tumbuhnya semangat baru menuju Purbalingga yang lebih berdaya dan sejahtera.
BERITA05/11/2025 | Admin
BAZNAS PURBALINGGA CANANGKAN DESA SADAR ZAKAT DI CILAPAR, WUJUDKAN KOLABORASI UNTUK KEMASLAHATAN UMAT
BAZNAS PURBALINGGA CANANGKAN DESA SADAR ZAKAT DI CILAPAR, WUJUDKAN KOLABORASI UNTUK KEMASLAHATAN UMAT
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus menguatkan peran zakat dalam pembangunan masyarakat desa. Hari ini Jumat (31/10/2025), BAZNAS melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus pencanangan Desa Sadar Zakat di Balai Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, Kepala Desa Cilapar, Pendamping Lumbung Pangan, serta Ketua UPZ Desa Cilapar, Baryanto, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan bahwa pembentukan UPZ dan pencanangan Desa Sadar Zakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan semangat berbagi di tingkat desa. “Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga sarana membangun kemandirian dan solidaritas sosial. Melalui UPZ, kita ingin zakat benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi bagi kebutuhan umat,” ujar H. Soedijanto. Selain penyerahan SK UPZ, kegiatan ini juga menjadi momentum kolaborasi program antara BAZNAS, pemerintah desa, dan pendamping lumbung pangan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Kepala Desa Cilapar menyambut baik langkah ini dan menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya. “Kami berkomitmen mendukung penuh program Desa Sadar Zakat. Semoga kehadiran UPZ dapat menjadi penggerak kebaikan dan menumbuhkan budaya peduli sesama di tengah masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua UPZ Desa Cilapar, Baryanto, menyampaikan kesiapan untuk mengelola zakat secara profesional, amanah, dan transparan. “Kami siap bersinergi dengan BAZNAS dan pemerintah desa agar manfaat zakat bisa benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya. Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen bersama untuk menjadikan Desa Cilapar sebagai desa yang berdaya dan peduli melalui semangat zakat, infak, dan sedekah
BERITA31/10/2025 | Admin
BAZNAS Hadir, Menyapa dan Mendengar Suara Mereka yang Membutuhkan
BAZNAS Hadir, Menyapa dan Mendengar Suara Mereka yang Membutuhkan
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip syar’i dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu langkah penting yang dilakukan ialah kegiatan asesmen lapangan terhadap setiap permohonan bantuan yang masuk ke BAZNAS. Tim BAZNAS Purbalingga secara rutin turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pendataan kepada calon penerima manfaat. Asesmen dilakukan dengan penuh kehati-hatian, meliputi kondisi ekonomi, kebutuhan mendesak, serta kesesuaian dengan kategori mustahik yang ditetapkan syariat. Dalam kegiatan asesmen terbaru, BAZNAS meninjau beberapa permohonan yang masuk, antara lain permohonan bantuan modal usaha kecil, kursi roda untuk penyandang disabilitas, serta bantuan biaya hidup bagi warga yang sedang sakit dan tidak mampu bekerja. Melalui kegiatan ini, tim asesmen tidak hanya mencatat kebutuhan secara administratif, tetapi juga menyapa langsung para calon penerima manfaat, mendengarkan kisah perjuangan mereka, dan memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Pendekatan humanis ini menjadi ciri khas BAZNAS Purbalingga dalam menyalurkan bantuan dengan empati dan ketepatan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H Suparna yang membidangi pendistribusian, menjelaskan bahwa asesmen merupakan tahapan penting agar bantuan yang diberikan benar-benar membawa kemaslahatan. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dititipkan melalui BAZNAS tersalurkan kepada yang benar-benar berhak, sesuai dengan ketentuan syar’i. Melalui asesmen, kami dapat menilai kebutuhan secara nyata, sehingga setiap rupiah dana umat memiliki manfaat yang maksimal,” ungkapnya. Asesmen juga menjadi sarana untuk menggali potensi mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan, terutama bagi penerima bantuan usaha produktif. Dengan semangat “Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan aman NKRI”, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menghadirkan kehadiran nyata zakat di tengah masyarakat—tidak sekadar berupa bantuan material, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang, kepedulian, dan dorongan untuk bangkit menuju kemandirian.
BERITA30/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Lakukan Silaturahmi ke RSUD Goeteng Bahas Peningkatan Zakat, Infak, dan Sedekah
BAZNAS Purbalingga Lakukan Silaturahmi ke RSUD Goeteng Bahas Peningkatan Zakat, Infak, dan Sedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan silaturahmi ke RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada Senin, 27 Oktober 2025. Rombongan BAZNAS diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Goeteng, dr. Sigit Purnomohadi, Sp.PD, beserta jajaran manajemen rumah sakit. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Purbalingga, dengan tujuan mempererat sinergi kelembagaan serta membahas upaya peningkatan penghimpunan dan pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan RSUD Goeteng. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Purbalingga menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berhak menerima (asnaf). BAZNAS juga memaparkan secara rinci tujuan utama pengelolaan dana zakat, yaitu: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan menyalurkan zakat kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam. Mengentaskan kemiskinan, melalui program zakat produktif yang membantu modal usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu. Mendukung pendidikan bagi anak-anak dhuafa, lewat program beasiswa, bantuan perlengkapan sekolah, serta dukungan biaya pendidikan. Memperluas manfaat di bidang kesehatan, dengan membantu biaya pengobatan pasien tidak mampu dan mendukung layanan kesehatan berbasis sosial. Menumbuhkan kepedulian sosial dan solidaritas umat, melalui ajakan berzakat, berinfak, dan bersedekah secara teratur di kalangan ASN dan masyarakat umum. Menciptakan kemandirian mustahik, agar penerima manfaat zakat dapat berkembang menjadi muzakki di masa depan. Plt. Direktur RSUD Goeteng, dr. Sigit Purnomohadi, Sp.PD, menyambut baik inisiatif dan kunjungan dari BAZNAS Purbalingga. Ia menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan kesadaran zakat di lingkungan RSUD sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual pegawai. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran BAZNAS Purbalingga. Pengelolaan zakat yang profesional dan transparan tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial bagi para pegawai RSUD Goeteng,” ujar dr. Sigit. Sementara itu, Ketua BAZNAS Purbalingga menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat berlanjut dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di RSUD Goeteng. Dengan adanya UPZ, diharapkan pengumpulan dan penyaluran dana ZIS di lingkungan rumah sakit dapat berjalan lebih terkoordinasi dan berkesinambungan. Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama antara jajaran pimpinan BAZNAS Purbalingga dan manajemen RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
BERITA28/10/2025 | Admin
BAZNAS Purbalingga Rutin Dukung Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama Komunitas Ummi Mahjan
BAZNAS Purbalingga Rutin Dukung Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama Komunitas Ummi Mahjan
PURBALINGGA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga aktif mendukung kegiatan sosial-keagamaan di tengah masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah dukungan rutin terhadap kegiatan Komunitas Ummi Mahjan, relawan yang berfokus pada gerakan bersih-bersih masjid di wilayah Kabupaten Purbalingga. Komunitas Ummi Mahjan dikenal sebagai kelompok relawan yang secara konsisten melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid setiap hari Ahad, berkeliling dari satu masjid ke masjid lainnya di berbagai kecamatan. Aksi ini telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan mendapat sambutan positif dari masyarakat serta pengurus masjid di setiap lokasi kegiatan. Pada Ahad (26/10/2025), kegiatan bersih-bersih kembali digelar di Masjid Besar Al Muttaqin, Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Sejak pagi, para relawan bersama tim dari BAZNAS Purbalingga sudah tampak sibuk membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari lantai utama, karpet, tempat wudhu, hingga halaman masjid. Suasana gotong royong dan kekeluargaan terasa hangat di antara para relawan, masyarakat sekitar, dan pengurus masjid.
BERITA27/10/2025 | Admin
LATIHAN GABUNGAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI: BPBD PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS, PMI, DAN BANSER
LATIHAN GABUNGAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI: BPBD PURBALINGGA BERKOLABORASI DENGAN BAZNAS, PMI, DAN BANSER
Purbalingga - Pada hari Sabtu, (25/10/2025), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Latihan Gabungan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi yang berlangsung di Lembah Silangit, Desa Patemon, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan teknis, serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi saat musim penghujan. Dalam kesempatan ini, BPBD Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga, serta unsur BANSER. Sinergi lintas lembaga ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 140 peserta yang didominasi oleh relawan SAR se-Kabupaten Purbalingga. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan simulasi di lapangan. Salah satu fokus utama latihan adalah pelatihan water rescue atau penyelamatan di air. Materi yang diberikan meliputi teknik penyelamatan korban tenggelam, penggunaan mesin pompa air, pengoperasian perahu karet dan mesinnya, cara mengapung dan bertahan di air, serta teknik mengevakuasi korban ke atas perahu dengan aman. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dan praktik pertolongan pertama pada korban tenggelam, yang difasilitasi oleh tenaga medis dan instruktur dari PMI Purbalingga. Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, BAZNAS Purbalingga turut memberikan dukungan penuh berupa bantuan logistik bagi peserta serta dukungan operasional dapur umum, yang dikelola secara kolaboratif bersama PMI Purbalingga. Melalui latihan gabungan ini, diharapkan seluruh unsur relawan dan lembaga terkait semakin siap, terampil, dan solid dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi keselamatan masyarakat.
BERITA27/10/2025 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.

Lihat Daftar Rekening →