Berita Terbaru
Menebar Berkah Ramadan hingga Pelosok Desa, BAZNAS Santuni 36 Marbot di 18 Masjid
Dalam rangka menyemarakkan Amaliyah Ramadan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan Tarling ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang dilaksanakan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat. Pada tahap awal, Tarling digelar di dua titik, yakni Masjid Nurul Iman Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu dan Masjid Al Muttaqin Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja.
Di lokasi pertama, kegiatan dihadiri oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Tri Gunawan Setiadi selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan. Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, beserta jajaran.
Sementara itu, pada lokasi kedua di Masjid Al Muttaqin Desa Tlahab Lor, kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Dimas Prasetyahani serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Purbalingga, KH Mashudi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para petugas masjid (marbot) yang telah berkhidmat dalam memakmurkan rumah Allah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan sebesar Rp2.000.000,- untuk empat orang petugas masjid di masing-masing titik Tarling. Bantuan ini merupakan apresiasi atas dedikasi para marbot dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan masjid, khususnya selama bulan Ramadan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, disela – sela kegiatan menegaskan bahwa Tarling bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan zakat secara langsung di tengah masyarakat.
“Melalui Tarawih Keliling ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa. Bantuan ini adalah bentuk penghargaan atas pengabdian para marbot. Semoga zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS menjadi wasilah keberkahan dan memperkuat kesejahteraan umat,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, kegiatan Tarling Ramadan 1447 H ini akan dilaksanakan di 18 titik masjid yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Dengan skema bantuan Rp2.000.000,- di setiap titik, total bantuan yang digelontorkan BAZNAS Kabupaten Purbalingga mencapai Rp18.000.000,-.
Melalui program ini, BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap semangat Ramadan dapat semakin memperkuat kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan dampak nyata bagi kemakmuran masjid dan kesejahteraan masyarakat Purbalingga.
BERITA24/02/2026 | Admin
Petani BAZNAS di Kaligondang Lakukan Monitoring dan Pembersihan Lahan Secara Intensif
Petani binaan Program Lumbung Pangan BAZNAS di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, terus berkomitmen menjaga kualitas dan keberlanjutan hasil pertanian. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Pak Edi, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra Desa Cilapar, melalui kegiatan monitoring dan pembersihan galengan sawah sebelum masa tanam.
Kegiatan pembersihan galengan dilakukan pada lahan sawah seluas 2.800 meter persegi sebagai langkah awal dalam menyiapkan budidaya padi yang optimal. Pembersihan ini bertujuan untuk memastikan aliran air tetap lancar, sekaligus menekan pertumbuhan gulma dan potensi hama yang dapat mengganggu tanaman padi.
Pak Edi menyampaikan bahwa perawatan lahan sebelum tanam menjadi kunci keberhasilan budidaya padi. “Pembersihan galengan ini kami lakukan agar aliran air tetap lancar dan tidak terhambat. Dengan kondisi lahan yang bersih, tanaman padi bisa tumbuh lebih sehat dan risiko hama dapat ditekan sejak awal,” ujarnya.
Program Lumbung Pangan BAZNAS hadir untuk mendorong kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat, khususnya petani mustahik. Melalui pendampingan dan penguatan budidaya pertanian, BAZNAS berupaya membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kualitas produksi secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Pak Edi berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi petani. “Kami merasakan manfaat dari pendampingan ini. Hasil panen lebih terjaga dan pendapatan petani bisa lebih berkelanjutan,” tambahnya.
Upaya yang dilakukan oleh petani binaan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi, menekan biaya perawatan, serta berdampak pada peningkatan pendapatan petani. Program Lumbung Pangan BAZNAS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.
BERITA04/02/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Terima Bantuan Kemanusiaan dari BIMBA AIUEO untuk Korban Banjir Bandang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menerima bantuan kemanusiaan dari BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga sebesar Rp24.954.500 untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Purbalingga pada Rabu (04/02/2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Purbalingga dan diterima oleh bagian pengumpulan BAZNAS, Mulyono.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang, sekaligus dukungan terhadap upaya kemanusiaan yang dilakukan BAZNAS dalam penanganan pascabencana.
Perwakilan BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah banjir bandang yang melanda Purbalingga. Melalui BAZNAS, kami menyalurkan bantuan kemanusiaan ini agar dapat dimanfaatkan secara tepat dan membantu proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Mulyono selaku bagian pengumpulan BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan amanah dari BIMBA AIUEO Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga terdampak banjir bandang secara transparan dan bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam aksi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana, sebagai wujud komitmen menghadirkan manfaat zakat dan dana sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA04/02/2026 | Admin
Pimpinan BAZNAS se-Barlingmascakeb Perkuat Sinergi Program dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Purbalingga
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Barlingmascakeb yang meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen menggelar kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama di kawasan Mount Slamet, Rabu (04/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan BAZNAS dari masing-masing daerah sebagai upaya mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi kelembagaan, serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Barlingmascakeb.
Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan BAZNAS membahas sejumlah program bersama yang strategis, di antaranya rencana pelatihan amil zakat guna meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas layanan kepada muzaki dan mustahik. Selain itu, turut dibahas penguatan kapasitas relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) melalui pelatihan penanganan kebencanaan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dan respon cepat BAZNAS terhadap kondisi darurat bencana.
Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kemanusiaan bagi warga Kabupaten Purbalingga yang terdampak bencana banjir. Bantuan sebesar Rp45 juta tersebut berasal dari sinergi BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Kebumen, dan Banyumas, yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Purbalingga. Bantuan diserahkan secara simbolis sebagai wujud kepedulian dan solidaritas antar-BAZNAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Selain itu, kegiatan ini diisi dengan diskusi inspiratif terkait program-program unggulan yang telah dijalankan oleh masing-masing BAZNAS daerah. Salah satu praktik baik disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Kebumen .Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, H. Ahmad Sahli Syam, ST, MT, menyampaikan bahwa penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa menjadi kunci dalam peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Kebumen.
“Kami meyakini bahwa kekuatan zakat ada di desa. Dengan mengoptimalkan UPZ desa, alhamdulillah pada tahun 2025 pengumpulan ZIS BAZNAS Kebumen mencapai Rp11.703.674.901. Dari jumlah tersebut, kontribusi UPZ desa secara keseluruhan mencapai Rp890.999.676 per tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, salah satu UPZ desa dengan capaian tertinggi adalah UPZ Desa Pesalakan, Kecamatan Kutowinangun, yang mampu menyetorkan ZIS sebesar Rp75.338.300 per tahun.
“Capaian ini menunjukkan bahwa ketika UPZ desa dikelola dengan baik dan didukung kepercayaan masyarakat, zakat dapat tumbuh dari tingkat paling bawah dan memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan umat,” tuturnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sudijanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial antarwilayah.
“Silaturahmi dan koordinasi ini tidak hanya menjadi ruang berbagi program dan penguatan kapasitas amil, tetapi juga wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Bantuan kemanusiaan ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan secara bersama untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Purbalingga,” ujarnya.
Pertemuan pimpinan BAZNAS se-Barlingmascakeb ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali sebagai forum sinergi, evaluasi, dan penguatan program bersama. Pertemuan selanjutnya dijadwalkan akan diselenggarakan di BAZNAS Kabupaten Kebumen.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS se-Barlingmascakeb meneguhkan komitmen untuk terus mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, serta menguatkan branding BAZNAS sebagai lembaga pengelola ZIS yang profesional, amanah, dan responsif terhadap kebutuhan umat.
BERITA04/02/2026 | Admin
Petani Binaan BAZNAS Purbalingga Mulai Budidaya Timun di Desa Cilapar
Petani binaan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Purbalingga dari Gapoktan Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, mulai mengembangkan budidaya timun sebagai upaya penguatan ekonomi petani dan diversifikasi usaha pertanian. Kegiatan ini dilakukan oleh Pak Tarso bersama Pak Saryono dengan mempersiapkan lahan secara matang sebelum masa tanam.
Persiapan lahan dilakukan melalui pengolahan bedengan, pemupukan dasar, serta pemilihan benih unggul sebagai fondasi awal keberhasilan budidaya. Langkah ini menjadi semakin penting mengingat kondisi musim hujan yang membutuhkan pengelolaan kelembapan lahan secara optimal agar tanaman dapat tumbuh sehat dan produktif.
Pak Tarso menyampaikan bahwa kesiapan lahan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan musim hujan. “Kami memulai dari persiapan lahan yang benar, mulai dari benih yang bagus, bedengan yang rapi, sampai pemupukan dasar. Pengendalian kelembapan sangat penting supaya tanaman tidak mudah terserang penyakit,” ungkapnya.
Program pemberdayaan ekonomi BAZNAS hadir untuk mendorong kemandirian petani mustahik melalui pendampingan dan penguatan praktik budidaya yang berkelanjutan. Budidaya timun ini diharapkan mampu menghasilkan panen yang berkualitas sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Lebih lanjut, Pak Tarso berharap upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang. “Dengan pendampingan dari BAZNAS, kami optimis tanaman bisa tumbuh lebih sehat dan hasil panen nanti dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berupaya menghadirkan zakat produktif yang berdampak nyata, mendorong kemandirian ekonomi petani, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat desa.
BERITA02/02/2026 | Admin
Di antara harap dan lelah, Ambulans Gratis BAZNAS selalu dinantikan kehadirannya
Bagi sebagian orang, ambulans hanyalah kendaraan. Namun bagi warga yang tengah berjuang melawan sakit, ambulans gratis BAZNAS adalah penyambung harapan—datang tepat waktu, tanpa meminta biaya, dan membawa rasa aman.
Seperti yang dirasakan Swasti Rochyani (52) dan Kantiyah (35), warga Desa Bobotasri. Keduanya adalah penderita gagal ginjal yang harus menjalani hemodialisa dua kali dalam sepekan di RST Wijaya Kusuma Purwokerto. Perjalanan dari desa ke rumah sakit bukanlah hal mudah. Jarak yang jauh dan kondisi tubuh yang lemah membuat transportasi menjadi kebutuhan vital—namun juga beban berat jika harus ditanggung sendiri.
Hal serupa dialami Siti Fatimah (57), warga Karanglewas, Kecamatan Kutasari. Setiap pekan, ia harus bolak-balik ke RST Wijaya Kusuma Purwokerto untuk mempertahankan hidupnya melalui cuci darah. Di tengah keterbatasan ekonomi, biaya transportasi yang mahal kerap menjadi kecemasan tersendiri, bahkan sebelum rasa sakit itu datang.
Di Kecamatan Karangmoncol, Bapak Darsono (50), warga Desa Tunjungmuli, juga menjalani perjuangan yang sama. Dua kali sepekan ia harus menjalani hemodialisa di RSUD Pantinugroho Purbalingga. Tanpa ambulans gratis, ongkos perjalanan dari desa ke rumah sakit bisa menguras penghasilan keluarga, bahkan lebih besar dari biaya kebutuhan harian.
Di sinilah Layanan Ambulans Gratis BAZNAS hadir dengan makna yang sesungguhnya. Tidak hanya mengantar pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan, tetapi juga mengurangi beban pikiran, meringankan biaya, dan memberi ketenangan bagi keluarga. Biaya transportasi yang sebelumnya mahal kini tak lagi menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
Bagi para pasien, ambulans ini bukan sekadar kendaraan, melainkan bukti nyata kepedulian dan solidaritas umat. Sebuah layanan yang memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi seseorang untuk berobat dan bertahan hidup.
Karena bagi mereka yang tengah berjuang melawan sakit, hadir tepat waktu dan tanpa biaya adalah bentuk kasih sayang yang tak ternilai. Dan Ambulans Gratis BAZNAS, setiap hari, terus bergerak membawa harapan itu.
BERITA31/01/2026 | Admin
BAZNAS Terima Bantuan Kemanusiaan dari Alumni Haji 2025 untuk Warga Terdampak Bencana di Purbalingga
BAZNAS Kabupaten Purbalingga menerima bantuan kemanusiaan dari Alumni Haji Tahun 2025 sebesar Rp9.025.000 untuk membantu warga terdampak bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Bantuan tersebut diterima secara resmi pada Jumat, 30 Januari 2026, oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna.
Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Alumni Haji 2025 terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana dan membutuhkan uluran tangan untuk bangkit kembali.
Perwakilan Alumni Haji 2025 menyampaikan bahwa bantuan ini lahir dari semangat kebersamaan dan nilai kemanusiaan yang tumbuh selama menunaikan ibadah haji.“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa syukur kami, agar keberkahan ibadah haji juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Waka II BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Suparna, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS.“Kami mengucapkan terima kasih kepada Alumni Haji 2025 atas kepeduliannya. Insyaallah bantuan ini akan kami salurkan secara amanah dan tepat sasaran kepada warga terdampak bencana di Purbalingga,” tutur H. Suparna.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan setiap bantuan yang diterima dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi para penerima manfaat.
BERITA31/01/2026 | Admin
Kolaborasi Kemanusiaan, BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Diapers bagi Penyintas Banjir Bandang dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa diapers sebanyak 3.000 pcs yang bersumber dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kepada para penyintas bencana banjir bandang di Kabupaten Purbalingga. Bantuan ini merupakan bagian dari respon kemanusiaan untuk membantu pemenuhan kebutuhan kelompok rentan pascakejadian bencana.
Sebagaimana diketahui, bencana banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Mrebet pada Jumat, 23 Januari 2026, akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan hulu. Peristiwa tersebut mengakibatkan meluapnya aliran sungai disertai material lumpur dan batu, sehingga berdampak pada permukiman warga serta memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Sebagai bentuk kepedulian dan penguatan layanan bagi para penyintas, penyaluran bantuan diapers dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah, Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K, di Posko Induk Desa Serang, Kabupaten Purbalingga, yang menjadi pusat koordinasi penanganan darurat bencana.
Dalam mekanisme pendistribusiannya, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan ke tiga pos layanan dengan rincian 720 pcs diapers ditempatkan di Posko Induk Desa Serang, sementara 2.280 pcs lainnya didistribusikan melalui Pos BAZNAS–PMI. Skema ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau para penyintas secara cepat, tepat, dan merata, khususnya bagi balita, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Melalui sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Purbalingga, serta berbagai unsur terkait, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir dan mengambil peran aktif dalam setiap upaya kemanusiaan sebagai wujud amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat.
BERITA31/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Laksanakan Latihan Dasar Kelompok Program ZMart
BAZNAS Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan BAZNAS RI menggelar Latihan Dasar Kelompok (LDK) Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional melalui Program ZMart sebagai upaya nyata dalam penguatan ekonomi mustahik dan penanggulangan kemiskinan, khususnya di wilayah perkotaan, pada Kamis (29/1/2026) di aula BAZNAS. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga yang merupakan pemilik warung kelontong skala mikro hingga kecil.
Kegiatan LDK secara resmi dibuka oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sudijanto, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Program ZMart merupakan salah satu program strategis BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan usaha riil yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Program ZMart ini bukan sekadar bantuan usaha, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk mengangkat mustahik agar berdaya dan mandiri. Melalui pelatihan dan pendampingan, kami berharap warung-warung milik mustahik dapat tumbuh, naik kelas, dan menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi keluarga,” ujar H. Sudijanto.
Program ZMart sendiri merupakan program unggulan BAZNAS RI. Program ini fokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan warung atau toko kelontong agar mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan ritel modern serta menjadi solusi nyata dalam mengatasi kemiskinan.
Dalam pelaksanaan LDK, peserta mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan warung secara profesional, meliputi manajemen usaha sederhana, pencatatan keuangan, penataan produk, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Seluruh rangkaian pelatihan disambut antusias oleh peserta yang berharap dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha mereka.
Pendamping ZMart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Farhan Ma’ruf, SE, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mustahik agar mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.
“LDK ini bertujuan membekali para pelaku usaha warung dengan dasar pengelolaan yang lebih profesional. Harapannya, warung ZMart tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang, meningkatkan pendapatan, dan secara bertahap mengeluarkan keluarga dari jerat kemiskinan,” jelas Farhan.
Melalui Program ZMart, BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Purbalingga.
BERITA29/01/2026 | Admin
Dari Dapur Umum hingga Aksi Bersih, BAZNAS Terus Dampingi Penyintas Bencana
Memasuki masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, upaya penanganan terus dilakukan secara intensif oleh berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga hingga saat ini masih aktif terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas, khususnya melalui layanan dapur umum bersama Palang Merah Indonesia (PMI).
Setiap harinya, dapur umum tersebut mampu memproduksi dan menyalurkan lebih dari 1.000 porsi makanan siap saji yang diperuntukkan bagi para penyintas terdampak bencana serta relawan yang bertugas di lokasi. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan konsumsi tetap terpenuhi selama masa darurat berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, Tim BAZNAS Purbalingga terbagi menjadi dua tim utama. Tim pertama difokuskan pada operasional dapur umum yang berlokasi di Sangkanayu Hills, sementara tim kedua diterjunkan langsung ke Dusun Kaliurip, Desa Serang, untuk membantu proses pembersihan material longsor yang menutup akses dan lingkungan warga.
Namun demikian, proses penanganan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Curah hujan yang terus mengguyur wilayah terdampak menyebabkan kegiatan pembersihan material longsor kerap terhenti demi menjaga keselamatan relawan. Bahkan, pada Selasa, kondisi diperparah dengan kembali meluapnya aliran sungai, sehingga meningkatkan risiko dan memperlambat proses pemulihan.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga bersama para mitra kemanusiaan berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak, sembari berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan lebih optimal.
BERITA28/01/2026 | Admin
Bupati Fahmi Hanif Bersama BAZNAS Sambangi Keluarga Korban Banjir Bandang Desa Serang
Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, mendampingi Bupati Purbalingga Fahmi M. Hanif menyambangi keluarga korban banjir bandang di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, pada Rabu (28/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk belasungkawa dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Purbalingga terhadap warga yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.
Korban meninggal dunia atas nama Solikhah, warga Desa Serang, yang menjadi salah satu korban banjir bandang yang terjadi pada 23–24 Januari 2026. Dalam peristiwa tersebut, korban sempat hanyut terbawa arus, berhasil diselamatkan oleh warga, namun akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Siaga Medika akibat gagal napas.
Bupati Purbalingga Fahmi M. Hanif menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan pendampingan, perhatian, dan dukungan moril maupun materiil bagi keluarga korban serta masyarakat terdampak bencana.
“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Meski hanya satu korban jiwa, tentu kami berharap tidak ada korban sama sekali. Namun ini adalah takdir musibah yang harus kita hadapi bersama,” ujar Bupati Fahmi.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyalurkan santunan uang tunai sebesar Rp5.000.000 serta dua paket logistik keluarga, yang diserahkan langsung oleh Bupati Purbalingga kepada keluarga korban.
Disisi lain, Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan bahwa santunan tersebut merupakan wujud kepedulian dan amanah dari para muzaki untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
“Santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BAZNAS bersama pemerintah daerah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban, serta menjadi penguat di tengah masa duka,” tutur Sudijanto.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan BAZNAS, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial bagi masyarakat terdampak bencana alam.
BERITA28/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Perkuat Peran UPZ Desa Melalui Sosialisasi di Kecamatan Karangjambu
Purbalingga — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga melaksanakan Sosialisasi Penguatan Peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bagi para Kepala Desa se-Kecamatan Karangjambu, bertempat di Pendopo Kecamatan Karangjambu, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas UPZ desa dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat desa.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Sudijanto, S.Sos., M.Si, Wakil Ketua III KH. Mashudi, serta Wakil Ketua IV H. Sukarman. Hadir pula Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H., beserta jajaran pemerintah kecamatan dan para kepala desa.
Materi sosialisasi disampaikan oleh H. Sukarman selaku Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Purbalingga, yang menekankan pentingnya peran strategis UPZ sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di desa. Dalam pemaparannya, H. Sukarman menyampaikan bahwa UPZ tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul zakat, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat.
“UPZ desa memiliki peran yang sangat strategis dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. UPZ bukan sekadar menghimpun, tetapi juga memastikan zakat tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” ujar H. Sukarman.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan UPZ menjadi bagian penting dalam mendukung program-program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan yang dijalankan BAZNAS.
Sementara itu, Camat Karangjambu, Puji Muslihun, S.H., menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan mengapresiasi komitmen BAZNAS dalam membangun sinergi dengan pemerintah desa.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para kepala desa semakin memahami peran UPZ dan mampu menggerakkannya secara aktif di desa masing-masing, sehingga zakat benar-benar menjadi solusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Puji Muslihun.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap terwujud UPZ desa yang lebih kuat, profesional, dan amanah, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menumbuhkan semangat gotong royong berbasis zakat.
BERITA26/01/2026 | Admin
BAZNAS Dampingi Bupati Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir, Pastikan Penanganan Cepat
Purbalingga — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga mendampingi Bupati Purbalingga melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (25/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi, sekaligus melihat secara langsung kondisi warga serta dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Bencana banjir dan tanah longsor tersebut terjadi pada Jum’at, 23 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah lereng Gunung Slamet. Berdasarkan pantauan visual pada pagi hari, ditemukan empat titik longsor yang menyebabkan aliran material kayu dan bebatuan terbawa banjir bandang ke sejumlah desa.
Lokasi terdampak berada di Desa Kutabawa dan Desa Serang, Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu dan Desa Lambur, Kecamatan Mrebet. Dampak paling signifikan terjadi di Desa Serang, dengan total 48 rumah rusak berat atau tertimbun, 265 jiwa mengungsi, serta sekitar 150 hektare lahan pertanian terdampak. Selain itu, beberapa dusun mengalami keterisolasian akibat dua akses jalan kabupaten dan sejumlah jembatan yang terputus.
Sementara itu, di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, tercatat 78 rumah terdampak, 3 rumah rusak berat, 2 jembatan putus, serta 105 jiwa mengungsi. Banjir bandang juga menyebabkan 12 unit kendaraan hanyut, lahan pertanian jagung terdampak, serta 30 ekor kambing terbawa arus. Di Desa Kutabawa, bencana mengakibatkan 29 rumah rusak ringan, sekitar 50 hektare lahan pertanian gagal panen, hilangnya 1.000 sak pupuk dan alat pertanian, serta akses jalan kabupaten tertutup material longsor sepanjang kurang lebih 12 meter.
Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah bersama BAZNAS Kabupaten Purbalingga melakukan pendataan langsung, meninjau kondisi pengungsi, serta memastikan kebutuhan darurat seperti logistik, layanan kesehatan, dan akses evakuasi segera terpenuhi. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Dalam peristiwa ini, tercatat satu korban luka berat serta satu korban meninggal dunia, yakni Solehah (Si Sol), warga Desa Serang, yang telah dimakamkan di Desa Serayu Larangan. BAZNAS Kabupaten Purbalingga menyampaikan duka cita mendalam serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian bagi para penyintas.
BAZNAS akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, relawan, dan masyarakat luas guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta membantu warga terdampak untuk bangkit dan pulih secara bertahap.
BERITA24/01/2026 | Admin
BAZNAS Nyambung Rasa, Menguatkan Ikatan dengan Pasien di Momen HUT ke-25
Purbalingga — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-25, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan BAZNAS Nyambung Rasa sebagai ajang silaturahmi dan penguatan hubungan persaudaraan antara BAZNAS dan para pasien yang selama ini mendapatkan layanan BAZNAS Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Panggih Wisata Purbasari Pancuran Mas ini diikuti oleh para pasien beserta pendamping. Total peserta yang hadir mencapai 147 orang, terdiri atas pasien layanan BAZNAS dan pendampingnya. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, di mana para peserta saling berbagi cerita, pengalaman, serta kesan selama mendapatkan pendampingan dan layanan dari BAZNAS.
Melalui kegiatan BAZNAS Nyambung Rasa, BAZNAS Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya sebatas bantuan fasilitas, tetapi juga menghadirkan kepedulian, perhatian, dan kebersamaan yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat ikatan emosional serta tali persaudaraan antara BAZNAS dan para pasien sebagai bagian dari keluarga besar BAZNAS.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta diberikan kesempatan untuk menikmati seluruh wahana wisata di Purbasari Pancuran Mas secara bebas setelah acara selesai. Momen ini menjadi sarana rekreasi dan kebahagiaan bersama bagi para peserta dan keluarga.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan kemanusiaan dapat terus tumbuh dan menguat, sejalan dengan semangat HUT BAZNAS ke-25 dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya membantu, tetapi juga menguatkan.
BERITA24/01/2026 | Admin
Baznas Kabupaten Purbalingga Laksanakan Korpe Berkah di Masjid Jami’ Al Falah
Purbalingga – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan Korpe Berkah pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami’ Al Falah, Kelurahan Kembaran Kulon 3/3, Kabupaten Purbalingga, sebagai bentuk sinergi dan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan Korpe Berkah ini diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Baznas, PMI, serta sejumlah relawan lainnya yang turut berpartisipasi secara aktif. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menebar kebaikan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Melalui Korpe Berkah, Baznas Kabupaten Purbalingga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara lembaga, aparat, dan masyarakat setempat.
Baznas Kabupaten Purbalingga berharap kegiatan Korpe Berkah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di Kabupaten Purbalingga.
BERITA23/01/2026 | Admin
Lumbung Pangan Purbalingga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani Binaan
Purbalingga — BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus menguatkan peran zakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui Program Lumbung Pangan yang disertai pendampingan intensif kepada petani binaan. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi petani secara berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Pak Tori, petani binaan BAZNAS yang berasal dari Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Saat ini, Pak Tori bersama pendamping program tengah melaksanakan proses persemaian benih padi sebagai tahapan awal dalam siklus tanam. Persemaian dilakukan dengan metode persemaian basah yang telah disesuaikan dengan kondisi lahan serta karakteristik benih yang digunakan.
Dalam prosesnya, petani binaan mendapatkan pendampingan teknis mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan lahan persemaian, hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Penerapan SOP ini bertujuan memastikan bibit padi tumbuh sehat, seragam, dan memiliki daya tahan yang baik saat dipindahkan ke lahan tanam. Bibit yang berkualitas diharapkan mampu meningkatkan potensi hasil panen serta meminimalisir risiko gagal tanam.
Melalui Program Lumbung Pangan, BAZNAS Kabupaten Purbalingga tidak hanya memberikan dukungan sarana dan prasarana pertanian, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar petani memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan keluarga petani, serta menjadi penggerak ekonomi desa.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang produktif, khususnya di sektor pertanian. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, Program Lumbung Pangan diharapkan mampu melahirkan petani yang mandiri, sejahtera, dan berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
BERITA22/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Gelar Bimtek Mitra BAZNAS Bersama Penyuluh Agama se-Kabupaten Purbalingga
BAZNAS Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mitra BAZNAS Kabupaten Purbalingga yang dihadiri oleh perwakilan penyuluh agama dari setiap kecamatan se-Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas mitra dalam mendukung program-program BAZNAS di tingkat kecamatan dan desa.
Acara Bimtek secara resmi dibuka oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purbalingga, H. Soedijanto, S.Sos., M.Si, didampingi oleh Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Bapak M. Nur Hidayat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya peran penyuluh agama sebagai mitra strategis dalam menyosialisasikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat serta mendukung optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di wilayah masing-masing.
Kegiatan Bimtek ini diisi dengan materi yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Bapak Rahmat Basuki, S.Pd, yang memaparkan berbagai program BAZNAS, mekanisme kerja sama dengan mitra, serta strategi penguatan peran penyuluh agama dalam pendampingan dan edukasi masyarakat. Melalui Bimtek ini, diharapkan para penyuluh agama memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan zakat dan mampu menjadi penghubung antara BAZNAS dan masyarakat di tingkat akar rumput.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga berharap kegiatan ini dapat mempererat kolaborasi dengan para penyuluh agama sebagai mitra BAZNAS, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Purbalingga.
BERITA19/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Kolaborasi Bersama Komunitas Ummu Mahjan Gelar Bersih-Bersih Masjid di Desa Tlahab Lor
Dalam rangkaian kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melaksanakan aksi bersih-bersih masjid yang berkolaborasi dengan komunitas peduli kebersihan masjid Ummu Mahjan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di masjid Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan bersih-bersih masjid ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Purbalingga untuk tidak hanya menghadirkan bantuan sosial dan pemberdayaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta kenyamanan tempat ibadah masyarakat. Bersama relawan komunitas Ummu Mahjan, tim BAZNAS Purbalingga membersihkan area dalam masjid, halaman, tempat wudu, serta fasilitas pendukung lainnya agar jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.
Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong dan sinergi antara lembaga zakat dan komunitas masyarakat dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas. Kegiatan bersih-bersih masjid juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari nilai ibadah.
Melalui rangkaian kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik ini, BAZNAS Purbalingga berharap dapat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menghadirkan program-program yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga spiritual, demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.
BERITA19/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tlahab Lor dalam Rangkaian HUT BAZNAS ke-25
BAZNAS Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Edi Sutarno, warga Desa Tlahab Lor RT 3 RW 6, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, yang menjadi salah satu penerima manfaat dalam kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik.
Rehabilitasi rumah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-25, yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Purbalingga sebagai bentuk nyata kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat. Program ini bertujuan untuk membantu mustahik agar memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan sehat untuk ditinggali bersama keluarga.
Melalui bantuan rehab RTLH ini, BAZNAS Purbalingga berharap dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang amanah dan tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam momentum HUT BAZNAS ke-25, sebagai langkah memperkuat peran zakat dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA19/01/2026 | Admin
BAZNAS Purbalingga Laksanakan BAZNAS Sambang Mustahik ke-3 di Desa Tlahab Lor dalam Rangka HUT BAZNAS ke-25
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-25, BAZNAS Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan BAZNAS Sambang Mustahik ke-3 yang bertempat di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian HUT BAZNAS ke-25 sekaligus wujud nyata kepedulian BAZNAS Purbalingga kepada masyarakat mustahik.
Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan kepada warga Desa Tlahab Lor dengan total nilai Rp20.150.000. Bantuan disalurkan melalui berbagai program, meliputi bantuan kesehatan, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan pendidikan, bantuan modal usaha, serta penyaluran 10 paket sembako bagi keluarga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan Sambang Mustahik, BAZNAS Purbalingga hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyapa, mendata, dan memastikan bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diterima secara tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.
BAZNAS Purbalingga berharap rangkaian kegiatan HUT BAZNAS ke-25 ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengelola ZIS secara amanah, profesional, dan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Purbalingga yang lebih sejahtera.
BERITA19/01/2026 | Admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.
Lihat Daftar Rekening →