Saidah Sakwan: Program BAZNAS Sejalan dengan RPJMN 2025-2029
28/08/2025 | Penulis: Admin
RAKORNAS BAZNAS 2025
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan program BAZNAS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurutnya, dana sosial syariah, termasuk zakat, telah diturunkan menjadi arah kebijakan tingkat menengah.
"Untuk itu kita arahkan semua ekosistem binaan kita bisa diseleraskan untuk memenuhi kebutuhan penyuksesan program prioritas pemerintah," ujar Saidah.
Saidah mengatakan, dana keagamaan seperti zakat, diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah dan mendukung penanganan masalah sosial serta bencana. Pemanfaatan dana keagamaan Islam dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pengembangan ekonomi syariah serta berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Hal ini disampaikan Saidah dalam Plenary Session “Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Saidah juga menegaskan pentingnya membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam paparannya, Saidah menyampaikan capaian BAZNAS dalam kurun 2020–2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian ZIS. “Zakat telah menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Namun, lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki,” ungkapnya.
Saidah menjelaskan, selama periode pandemi 2021–2022, BAZNAS fokus pada program pemulihan mustahik melalui bantuan langsung, ketahanan pangan, hingga penguatan modal produktif. Sementara sejak 2023 hingga 2024, fokus diarahkan pada penguatan program pengentasan kemiskinan struktural melalui desa zakat, pengembangan ekonomi mustahik, serta dukungan kepada UMKM.
“Dari pengalaman lima tahun terakhir, kita belajar bahwa distribusi konsumtif memang penting untuk kondisi darurat, tetapi pendayagunaan produktif adalah kunci bagi kemandirian mustahik. Inilah yang kita maksud dengan pemberdayaan berkelanjutan,” lanjutnya.
Menurut Saidah, BAZNAS telah menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, dengan minimal 28% dana dialokasikan khusus untuk program pemberdayaan. Hal ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025–2029 yang menekankan penguatan dana sosial syariah dalam pembangunan nasional.
Capaian kinerja juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, penyaluran zakat secara nasional mencapai Rp39,48 triliun, dan pada 2025 ditargetkan menembus Rp45,5 triliun. Peningkatan ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif .
Di sisi lain, Saidah juga menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah. "Apa yang kita lakukan harus sejalan dengan apa yang diprioritaskan oleh Pemerintah. Alhamdulillah zakat sudah masuk dalam kebijakan nasional," jelasnya.
Menurutnya, ini bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kontribusi terhadap target angka yang telah ditetapkan negara.
Zakat, menurutnya, dipandang sangat strategis karena keterkaitannya yang erat dengan berbagai aspek pembangunan, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan wilayah, pendanaan pembangunan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Posisi strategis ini mendapatkan apresiasi dari negara.
"Ini membuktikan bahwa negara atau pemerintah menghargai kehadiran para amil zakat di pusat maupun di daerah," ungkap Saidah.
Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Berita Lainnya
BAZNAS Purbalingga Gelar Kuliah Amil UPZ, Perkuat Kapasitas Pengelola Zakat yang Profesional dan Akuntabel
BAZNAS Purbalingga Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Silaturahmi Saudagar Z Mart BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Dorong Penguatan Usaha dan Kemandirian Ekonomi
Bersama BAZNAS ada Setitik Harapan untuk Mbah Minem
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga Gelar Madrasah Tanggap Bencana di MI Maarif NU 01 Maribaya
BAZNAS Tanggap Bencana Bantu Evakuasi Jenazah Korban yang Ditemukan di Sungai Kaliori
Di Tengah Sakit, Nofal Tetap Berjuang Mengejar Mimpi Sekolah
BAZNAS Purbalingga dan MWCNU Bukateja Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM Kuliner Melalui Pelatihan Bidang Boga
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Purbalingga Bentuk Kampung Tanggap Bencana di Desa Sangkanayu
Kursi Roda untuk Mbah Wayem, Wujud Kepedulian Zakat Membantu Lansia Tetap Beraktivitas
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp138,57 Juta dan Raih Penghargaan pada Soft Launching Program Purbalingga Gotong Royong
BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Karangcegak
Rumah Layak Huni untuk Mbah Satimi, Menghadirkan Harapan di Usia Senja
Harapan dan Kepedulian untuk Elvan, Pejuang Kecil dari Kutasari
BAZNAS Purbalingga Berkolaborasi Fasilitasi Kepulangan Warga Terlantar dari Situbondo

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purbalingga.
Lihat Daftar Rekening →